Union Pacific Heritage sudah menjadi vintage

June 11, 2017

Union Pacific pada tahun 2005 menambah armada EMD SD70ACe dengan melabur armada sesuai dengan armada yang telah diakuisisi termasuk dari armada Southern Pacific, Katy, Denver and Rio Grande Western, Chicago and Northern Western, Western Pacific, Missouri Pacific, loko Union Pacific heritage  menyandang road number sesuai dengan tahun saat mengakuisisi perusahan tersebut.

Desain yang unik pada lokomotive seri SD70 ini bahkan menerima penghargaan pada tahu 2011 sebagai best industrial design, corporate branding and graphic…..dan para penggemar Kamod pun gembira karena pabrikan kamod ternama MTH telah memproduksi seri ini lengkap dengan 6 unit loko Diesel seri EMD SD70ACe.

 

 

Note : Dalam tahap editing teks dan foto


Union Pacific Streamliner

March 31, 2016

Masih mengenai kereta penumpang di Amrik sana, sebuah perusahaan kereta api raksasa Union Pacific telah mengukir legenda kereta api penumpang Union Pacific Streamliner dengan nama City of San Francisco….kereta penumpang ini memiliki kelas no. 1 yang sangat diminati para penumpang yang bepergian dari Los Angeles ke San Francisco . Selain nama City of San Francisco juga populer rangkaian lain dengan nama City of Los Angles.

Rangkaian kereta api penumpang dari armada Union Pacific ini sangat menarik perhatian masyarakat karena terkenal menggunakan warna Kuning mencolok khas Union Pacific dengan dihiasi strip merah..

Seluruh legenda tersebut masih tetap terukir dihati para masyarakat Amrik karena para ahli pembuat kereta model telah membuat dengan skala 1:87 secara akurat.

1 2 3 4

Rangkaian kereta penumpang Union Pacific Streamliner ditarik oleh motive power yang sangat mumpuni yaitu loko Diesel seri E8 dari EMD terdiri dari konfigurasi ABB. Rangkaian ini menempuh perjalanan cukup jauh dari Chicago menuju San Francisco.

Sesuai dengan rute peta yang menunjukkan jalur COS (City of San Francisco) rangkaian ini terbagi menjadi 3 area yang merupakan gabungan dari tiga jalur yang dioperasikan 3 perusahaan kereta api.

Di Midi LO Mbt mencoba mempertemukan kedua rangkaian Loko ABB City of San Francisco dan loko city ABB City of Los Angles…diakhir simulasi kedua loko tersebut akan berjalan consist dengan menggunakan controller Digitrax Super Chief.

                            

Jalur dari Chicago hingga Council Bluffs dioperasikan oleh armada C&NW, dan dari Council Bluffs-Omaha-Odgen merupakan jalur milik UNION PACIFIC, dilanjutkan dari Odgen hingga San Francisco oleh Southern Pacific.

Untuk memperjelas rute perjanan rangkaian kereta COS….terlihat peta diatas yang MbT pinjam dari peta yang diposting oleh pihak UP lengkap dengan logo THe Streamliner….yang kalau kita perhatikan logo ini tertulis diatas pelampung penyelamat yang sangat bermakna.

Konon rangkaian COS ini menyuguhkan layanan prima yang diminati para penumpang menengah keatas dan menempuh jalur Chicago – San Francisco hingga 40 jam tiap trip nya.

5 6 7 8

Jenis loko Diesel dengan hidung bulat dan wajah seperti bulldog ini sangat terkenal hingga beberapa era keemasan perkereta apian di Amrik sana…loko ini wira wiri dari bentang tahun 1936 dan berakhir 1971.

Loko yang MbT tampilkan sengaja memilih jenis EMD seri E8  konfigurasi ABB, loko ini memiliki power 2,250hp dan digunakan oleh pihak UP pada era akhir tahun 1949 hingga tahun 1954 dan dilanjutkan dengan seri  E9 yang memiliki power lebih besar sedikit 2,400hp.

Loko milik Union Pacific seri E7, E8 dan E9 memeng sangat populer lantaran model skala HO diproduksi oleh beberapa pabrikan kereta model termasuk BLI Paragon series2.

9 10 11 12

Model dengan skala HO yang tampil ini lokonya merupakan produk BLI Paragon2 dan gerbongnya merupakan produk Walthers yang sengaja mengangkat legenda gerbong penumpang jenis Streamliner. Walthers dengan bangga memproduksi seri lengkap gerbong penumpang ini.

Jenis gerbong yang bermacam-macam mulai dari gerbong bagasi hingga gerbong penumpang type dome,untuk gerbong type sleeper nya juga berbagai type…termasuk gerbong restorasi yang sangat terkenal dengan masakan kelas hotel.

Rangkaian City of San Francisco dan City of Los Angles masing2 memiliki rangkaian gerbong yang sedikit berbeda, City of San Francisco terdiri dari gerbong 4-4-2 Sleeper, 44 Seat Coach, 48 Seat Dinner, Cafe Lounge, Baggage Dormitory, Baggage, 10-6 Sleeper, 6-6-4 Sleeper dan untuk City of Los Angles rangkaian terdiri dari gerbong 4-4-2 Sleeper, 11 Double bed Sleeper, 5-2-2 Sleeper 5 Double bed room Buffet Lounge,  Baggage Dormitory, Baggage, 10-6 Sleeper, Dome Dinner, Observation Dome Lounge…terlihat perbedaan yang seknifikan adalah tidak adanya gerbong Dome pada City of San Francisco.

s11 s12 s16 s17

Walthers menampilkan produknya tidak saja detail pada gerbong bagian luarnya namun juga termasuk detail bagian dalam gerbong tersebut. Produk Walthers ini juga telah disiapkan untuk pemasangan lighting yang sengaja dijual optional.

Leter yang tertulis pada setiap gerbong nya pun terlihat sangat rapi termasuk tulisan UNION PACIFIC serta warna kuning khas UP…dan pada bagian belakang box terdapat gambar grafis seluruh jenis gerbong Streamliner termasuk Lokomotiv nya.

Untuk melengkapi kehebatan produk ini Walthers telah membuat box khusus untuk seri ini, dan yang lebih eksklusiv lagi adalah dengan dikeluarkannya sertifikat keaslian untuk setiap gebongnya dengan nomor unik yang tertera pada setiap sertifikat…selain itu dilampirkan juga daftar nama Union Pacific City Streamliners lengkap dengan jenis rangkaian gerbongnya…..Walthers sudah naik peringkat dalam hal keseriusannya.

s13 s14 s15 s18

Kalau diperhatikan secara detail seluruh gerbong rangkaian City of Sanfrancisco tidak ada gerbong yang sama…ke unikan jenis gerbong inilah yang menjadi daya pikat penggemar kereta model …dan apabila penggemar sempat membaca berkas lampiran di dalam box maka terlihat jelas spesifikasi teknis yang berbeda disetiap gerbongnya…termasuk nomoe seri, tahun pembuatan, berat gerbong, sistim kelistrikannya, kapasitas muat dan kapasitas tanki air tawar nya.

Setiap gerbong UP ini juga memiliki nama yang berbeda yang terpampan pada body samping setiap gerbong. Warna kuning dan Abu2 dihiasi strip merah khas UP terlihat mewah dengan warna silver pada bagian boogie setiap gerbong…yang oleh pihak Walthers disarankan untuk melalui curve track minimum 24″.

s19 s20 s21 s37

Pada midi LO MbT memang sudah dipersiapkan dengan curve yang memiliki radius 24″ dan 26″…namun masih menjadi pertanyaan saat melintas di curve 24″ beberapa gerbong Walthers ini ada yang mengalami derail sehingga MbT lebih aman mengoperasikan rangkaian UP City Streamliner melalui curve 26″.

Terlihat boogie silver dengan roda metal menapak pada track keluaran Roco code 83, Loko seri E8 dengan konfigurasi A-B-B penarik rangkaian ini pun terlihat maju lancar melintas didepan station dengan menarik 11 gerbong UP keluaran Walthers yang lumayan berat.

Karena begitu panjangnya rangkaian ini maka MbT sempat mengabadikan gerbong jenis Dome yang terakhir dengan latar belakang terlihat bagian ujung Lokomotiv nya.

s23 s24 s25 s26

Terlihat rangkaian City of San Francisco berpapasan dengan set Lokomotiv City of Los Angles tepat didepan station…hal ini disengaja karena set loko City of Los Angles sedang mengarah pada loop track untuk berbalik arah dan pada simulasi akhir set loko City of Los Angles akan menggantikan loko City of San Francisco.

Pernah diulas sebelumnya bahwa midi LO MbT ini dilengkapi dengan loop track di kedua ujung lingkaran yang digunakan untuk berbalik arah…sangat bermanfaat.

Hal lain pada posting kali ini terlihat ada sedikit perbedaan didaerah station dan tempat lain yaitu telah tumbuhnya pohon baru sejumlah 10 pohon besar berwarna hijau…lebih teduh.

s27s28s30s29

Sebuah LO seperti Midi LO MbT ini yang mengetengahkan nuansa alam pegunungan dan industri sangatlah perlu diselingi dengan hijau vegetasi dan pohonan. MbT secara berkala terus berusaha menanam pohon besar….dan baru saja sejumlah 10 pohon ditanam diantara bangunan. Pohon ini merupakan produk kondang scenery yaitu Heki, produk Heki ini terpaksa harus diimpor dari Jerman karena banyak beredar di hobby shop Jerman menyaingi Noch.

Pohon2 tersebut dapat dijadikan tanda pada sebuah bangunan…contohnya didaerah station dan staion pompa bensin MbT telah menanam 2 buah pohon besar….lumayan saat ini di midi LO MbT sudah tertanam 20 lebih pohon besar setinggi rata2 18cm.

s31 s32 s34 s33

Pada Jalan Raya disamping track lurus didepan station pun makin ramai lalu lalang kendaraan..sebuah truck trailer Union Pacific juga sebuah pick up UP terlihat mejeng dengan warna kuning khas UP nya…model car untuk rail road ini merupakan produk Mini Metals yang terkenal sebagai pelengkap midi LO MbT..

s34 s35 s36 s38

Bird view merupakan sudut kamera yang dapat mengabadikan object lebih banyak…termasuk kereta, dan LO nya.. MbT untuk dapat mengabadikan bagian midi LO selain menggunakan camera lensa lebar MbT terkadang harus menggunakan tangga supaya mendapatkan pandangan dari atas.

Bird view dapat melihat sebagian besar rangkaian kereta ….yang apabila rangkaian tersebut cukup panjang maka alternatif bird view merupakan pilihan yang tepat. Pada pengambilan sudut ini tetap harus cerdik sehingga bagian samping kereta masih terwakili.

s37 s39 s40 s41

Terlihat rangkaian dome car yang menempati posisi 3 gerbong belakang…pengambilan gambar yang memperlihatkan ujung loko dan ujung buntut rangkaian gerbong sangat dimungkinkan saat rangkaian melingkar pada daerah curve..

Dome car merupakan gerbong penumpang yang konstruksinya dibuat terbuka diabagia atapnya dan diberi kaca jendela sehingga para penumpang yang duduk di bangku atas dapat menikmati panorama sekeliling.

Pihak Walthers telah membuat beberapa jenis Dome car sesuai dengan prototype…dan tentu saja gerbong jenis Dome car ditawarkan dengan harga diatas gerbong biasa.

s42 s43 s44 s45

Setelah rangkaian City of San Francisco melingkar curve 26″ pada jalur lingkar sebelah kanan…terlihat sejajar dengan rangkaian loko City of Los Angles yang berjalan dari jalur dalam dan menuju loop track untuk nantinya menjadi searah dengan Citi of San Francisco..

Loko ABB City of San Francisco dan loko city ABB City of Los Angles terlihat beriringan seperti rangkaian loko kembar…hanya tulisan di badan sampingnya yang membedakannya….MbT mencoba akan menggabungkan kedua loko ini berjalan secara consist.

s46 s47 s48 s49

MbT sengaja membuat beberapa jalur track hampir ketemu sehingga dapat menjadi kamuflase seolah rangkaian kereta di kedua jalur yang sebenarnya berlawanan arah itu seolah kereta berjalan searah paralel.

Jalur pada Midi LO MbT ini terlihat demikian karena pada posisi tertentu memang bertemu antara jalur yang berlawanan bahkan secara elektronik berbeda polar…hal inilah kelebihan menggunakan sistim Loop. Looping system di midi LO MbT terletak dikedua bagian putaran kiri dan bagian putaran kanan….MbT sangat puas dengan sistim looping ini.

s50 s51 s52 s53

Terlihat rangkaian UP City of Los Angles telah memasuki turn out sebagai pintu looping..track looping merupakan jalur sejajar yang terletak di putaran kiri bagian dalam dengan curve radius 24″, pada looping track ini polarity sudah disiapkan untuk dapat menampung locomotive hingga 4 unit loko….sehingga sangat memungkinkan apabila consist 4 loko akan berbalik arah melalui looping track ini.

Sampai saat ini MbT masih mempercayakan sistim kontroler termasuk looping kepada produksi kondang Digitrax buatan USA, type yang MbT gunakan adalah Super Chief yang berpasangan dengan booster dan Looping Digitrax DB 150.

s54 s55 s56 s57

Kedua loko masih terlihat berjalan searah…sambil meraung raung loko Diesel COS sedikit menanjak pada bukit lingkaran kiri dengan sedikit berat lantaran menarik 11 gerbong penumpang nya, sementara rangkaian loko COLA melaju dengan ringan tanpa beban melingkar pada jalur looping.

Kedua jalur ini tidak tampak arahnya kalau tidak dilihat dari pandangn atas..

s58 s59 s60 s61

Terlihat rangkaian City of San Francisco dan rangkaian loko City of Los Angles berjalan mengeliling area industri pabrik minyak jagung..

s62 s63 s64 s65

Daerah industri minyak jagung ini terlihat semakin hijau dengan telah ditambahkan tanaman pohon besar…5 pohon baru sudah ditanam menjulang tinggi.. Daerah industri yang banyak terdapat tanki2 timbun minyak jagung merupakan bangunan yang dengan segaja digunakan untuk mengisi lingkaran putar sebelah kiri.

Pada tepian daerah industri tersebut MbT menanam pohon besar untuk memperlihatkan bahwa daerah industri juga bernuansa hijau.

s66 s67 s68 s69

Rangkaian UP City of San Francisco yang cukup panjang terlihat hampir ketemu antara ujung loko dan ujung gerbong terakhir…MbT terpaksa harus manjat tangga lagi untuk dapat mengabadikan seluruh bagian rangkaian tersebut.

Terlihat denganjelas mentuk lingkaran dan arah track pada bagian lingkaran ini…dibagian lingkaran paling dalam terlihat track yang merupakan looping area.

s70 s71 s72 s73

Kedua rangkaian loko berlomba ingin segera sampai didaerah yard untuk proses consist..rangkaian loko City of Los Angles setelah keluar dari looping track maka saat ini sudah dalam posisi benar2 parallel dengan rangkaian UP City of San Francisco. Selanjutnya rangkaian COSF melepaskan diri dari rangkaian gerbong…dan langsir kedepan.

COLA dengan cepat memasuki jalur luar dan langsir mundur menggandeng rangkaian kereta penumpang. Setelah cukup rapi maka menunggu rangkaian COSF untuk bergabung kembali..

s74 s75 s76 s77

Kedua rangkaian loko The Streamliner telah sampai dilokasi Yard untuk proses consist, kalau diperhatikan bahwa bagian depan loko City of Los Angles sudah dipersiapkan dengan dipasang coupler untuk bergabung diposisi dibelakang rangkaian loko City of San Francisco…sedang kan rangkaian loko City of San Francisco pada loko depan tidak dilengkapi dengan sistim coupler…

Apabila suatu saat MbT akan merobah rangkaian dengan COLA diposisi depan maka tidak sulit cukup membuka penutuk coupler dang memasangnya sesuai dengan parts yang telah disediakan.

s78 s79 s80 s81

Setelah rangkaian loko COLA pindah jalur memasuki jalur luar ..terlihat persiapan consist dengan langsirnya rangkaian loko2 tersebut. Tidak sulit untuk menggabung kedua rangkaian loko ABB tersebut dikarenakan memiliki copler yang sesuai.

Double slip cross track yang terletak dijalur lurus didepan station sangat berjasa untuk proses langsir rangkaian COSF yang terlihat dengan sangat presisi melintas pada double cross buatan Wlthers/ Shinohara code 83 tersebut.

s82 s83 s84 s85

Setelah kedua rangkaian loko COS dan COLA bergabung maka terlihat semakin panjang rangkaian ini memenuhi track lurus midi LO MbT…terlihat bahwa track lurus midi LO MbT tidak mampu menampung total unit 3 + 3 + 11 unit…

Kedua jenis type dari rangkaian kereta penumpang produk BLI seri Paragon2 ini dan gerbong penumpang yang dikeluarkan khusus oleh Walthers untuk Union Pacific merupakan must have item bagi para kolektor kereta model.


Rio Grande tampil bercahaya..

January 25, 2016

Rangkaian kereta penumpang Rio Grande tampil terang benderang melaju dengan ditarik loko seri ALCO PA A-B, dengan warna kombinasi Kuning dan Silver terlihat kalem dan tidak terlalu mencolok…diantara warna terdapat strip tiga garis yang sangat artistik.

Loko Diesel ALCO PA ini memang dibuat khusus untuk menarik rangkaian kereta penumpang, loko ini dibuat di Schenectady, New York  di United States yang merupakan kerjasama antara pabrik American Locomotive Company (ALCO) dan General Electric (GE) pada rentan waktu Juni 1946 hingga Desember 1953.

r7 r8 r5 r4

Memang tidak membosankan untuk melihat rangkaian kereta penumpang Rio Grande dengan loko ALCO PA meliuk dijalur penuh curve midi LO MbT ditambah beberapa pepohonan dan bukit karang serta berbagai jembatan termasuk Truss Bridge yang antik dan Girder Bridge dengan logo Union Pacific. ALCO PA dibuat oleh pabriknya lumayan banyak hingga 297 unit dan diantaranya selain untuk armada Rio Grande juga ada yang dibuat untuk armada Santa Fe dan Union Pacific.

Midi LO MbT merupakan LO yang tidak besar bertempat dalam ruang 4 x 7m….konsep bahwa seluruh track atau saat kereta meluncur harus dapat dilihat dengan mata dan dipantau merupakan konsep mutlak midi Lo MbT….sehingga contohnya perjalanan rangkaian kereta penumpang Rio Grande ini dapat diikuti dengan mata…..tidak ada tunnel hanya beberapa jembatan yang menghalangi sebagian pandangan.

r2 r3r9r10

Loko ALCO PA memiliki wajah yang tidak jelek dengan kontur yang tidak membulat ditandai nyaris hidungnya panjang. ALCO PA merupakan loko Diesel dengan cankokkan mesin cukuk besar berbasis V type 16 cylinder four stoke. Mesin ini menyemburkan tenaga hingga 2,000 HP.

Loko Diesel ALCO PA keluar dengan dua type yaitu type A yang dilengkapi dengan cabin dan sistim kontrol…disusul ALCO PA type B yang merupakan generator unit saja tanpa kabin. Pada ALCO PA – B dilengkapi dengan engine 2,250 HP yang mensupport loko A nya.

r11 r12 r13 r14

Fisik loko yang memiliki panjang hingga 20m ini apabila ditambah dengan unit B nya maka sudah memiliki panjang 40m lebih…ditambah dengan gerbong penumpang yang berjumlah 7 unit dibelakangnya sudah cukup lumayan panjang terlihat di midi LO MbT.

Bayangkan kalau rangkaian kereta ini berjalan 177 mph atau sekitar 188 km per jam…tentu saja kalau di midi LO MbT tidak bisa karena sistim kontrol Digitrax yang MbT gunakan memiliki skala maksimum 100mph.

r15 r16 r17 r18

Beberapa foto close up dari bagian loko dan gerbong Rio Grande menunjukkan artis tersendiri dari desainer pembuat Loko ALCO PA ataupun kereta penumpang yang dilengkapi dengan gerbong buntut panorama.

Seperti tertera pada judul posting kali ini…istilah terang benderang merupakan tanda bahwa gerbong tersebut sudah dilengkapi dengan interior lighting. Pabrikan kereta model yang membuat rangkaian gerbong lengkap dengan lignting ini adalah MTH….sistim lighting nya juga sederhana tanpa perlu on off…begitu diletakkan diatas track tidak berapa lama lampu akan menyala terang benderang, sistim lampu juga dilengkapi dengan kapisitor tentunya…MTH memang cerdik menjual produknya.

Khusus gerbong penumpang ini MTH menawarkan set dengan 5 unit gerbong dan menawarkan pula add on gerbongnya yang berisi 2 unit secara terpisah.

r19 r20 r21 r22

Cuaca disekitar track memang mulai meredup dan rangkaian kereta penumpang Rio Grande ini masuk jalur station pada jalur luar artinya kereta penumpang ini tidak berhenti menurunkan atau menaikkan penumpang saat ini…..hmmm satu putaran lagi MbT akan membuka sinyal untuk masuk ke jalur dalam guna berhenti distation kecil untuk mengambil atau menurunkan penumpang.

Sambil menunggu rangkaian kereta barang yangditarik oleh loko Southern Pacific Bloody nose akan keluar station, rangkaian kereta penumpang ini berputar pada midi LO untuk masuk jalu dalam supaya langsung dapat merapat di platform station.

r23 r24 r25

Terlihat dari kejauhan loko ALCO PA dengan dua lampu besarnya yang terpasang pada hidung…salah satu lampunya menyala osilasi cukup terang menghampiri station kecil…sementara gerbong buntut juga terlihat terang benderang masih tertinggal di atas truss bridge yang sangat berkarakter Amrik.

Model loko ALCO PA ini juga merupakan produk merk kondang MTH…yang menjual sekaligus set ALCO PA A – B…kedua set ini dilengkapi dengan DCC sound yang mumpuni. Selain sound system yang lengkap…MTH selalu memberikan opsi digital remote uncoupler.

r27 r28 r29 r30

Memperhatikan midi LO MbT khususnya didaerah station terlihat perbedaan yaitu sudah dipasangnya PJR alias penerangan jalan raya, hal ini juga mengakibatkan suasana menjadi terang benderang didaerah tersebut. MbT memasang PJR disekitar tepi jalan raya…lampu yang dipasang merupakan lampu dengan cahaya warm…atau kuning. Cahaya warm/kuning ini dapat digunakan pada kondisi era jadul atau era modern…artinya kalo jadul sebagai lampu pijar dan modern dianggap lampu mercury.

Untuk lampu PJR MbT mempercayakan produknya Viessmann….produk ini terlihat sangat artistik dan kokoh, selain itu Viessmann memang terkenal memproduksi pernik kereta model termasuk lampu2, big clock untuk station dan sinyal semagphore.

r31 r32 r33 r34

Saat memasuki track depan station terlihat sebuah loko dari armada Southern Pacific yang menarik beberpa gerbong kosong milik armada Union Pacific jenis ribside hopper yang akan menuju pabrik gandum. MbT sengaja mencari jenis loko Diesel penarik rangkaian gerbong barang yang wajahnya juga dihiasi dengan hidung panjang low nose….siapa lagi kalau bukan loko ALCO RSD15 yang memiliki power 2,400hp.

Rangkaian kereta barang yang ditarik bloody nose ini berjalan keluar station melangkah dengan tegarnya, loko produk BLI ini memiliki sound system yang sangat mumpuni horn soundnya maraung – raung terdengar hingga kekamar sebelah..

DSCN4865 DSCN4866 DSCN4868 DSCN4869

Rangkaian loko dengan gerbong barang type ribside hopper ini memang tidak panjang…hanya enam gerbong dan terlihat kualitas gerbong yang bagus tentu saja karena model ribside gerbong ini buatan Exactrail seri Platinum. Type dengan armada Union Pacific ini sudah tidak diproduksi lagi…lambat laun item ini menjadi vintage dan langka di pasaran kereta model..

Seperti disebutkan sebelumnya untuk lokonya MbT memilih produk pabrikan BLI lengkap dengan DCC sound tsb lantaran suara produk BLI ini sudah teruji…loko type RSD15 ini juga buatan pabrik kereta ALCO …memiliki warna abu2 tua dengan bloody nose warna merah yang sangat legendaris itu….disebutkan diatas loko dengan tenaga 2,400hp ini memang merupakan kuda kerja diera 56 – 60an. Armada Southern Pacific memiliki loko jenis ini sebanyak 3 unit.

r37 r40 r41 r42

Rangkaian loko dan kereta penumpang terlihat maju lancar mipir disebelah jalan raya….pada daerah ini MbT memang menyiapkan sebuah jalan raya yang sejajar dengan track kereta api. Hal ini menjadi kesempatan untuk tampilnya beberapa model mobil dan kendaraan die cast yang dapat selalu berobah sesuai selera dan tahun.

Yang menjadi primadona saat ini adalah sebuah bus penumpang  cepat “Greyhound” yang sangat digemari penduduk  Amrik saat bepergian antar kota. Model car yang terbuat dari die cast ini produksi dari pabrikan Mini Metals yang membuat berbagai model kendaraan khusus untuk kebutuhan LO yang dibuat dengan skala 1 : 87.

r46 r47 r48 r49

Terang benderang memang benar…dengan sudah ditambahkannya lampu PJR pada midi LO MbT sebagian area sudah dapat diabadikan hanya dengan menggunakan lampu LO…lampu ruangan dimatikan sebagian sehingga lampu PJR lebih terlihat dramatis…namun sistim pemotretan harus menggunakan bukaan lensa lebar dan kecepatan rana lebih perlahan.

Lampu yang terpasang menggunakan voltage 12V dengan dihubungkan ke Travo buatan Marklin…untuk menyalakan lampu cukup menggunakan switch on-off….trafo Marklin ini memang digunakan khusus untuk lampu PJR. Lampu buatan Viessmann ini memiliki warna kuning yang lumayan terang.

r52 r56r53r55

Mobil sedan Bell Air, Impala, Ford 57 juga sebuah station pompa bensin juga terlihat cukup terang dengan penerangan PJR seadanya…memiliki daya tarik sendiri dalam sebuah LO.

Selanjutnya rangkaia kereta penumpang Rio Grande melaju cepat dilajur luar dan akan memasuki lajur dalam setelah menempuh satu putaran….Sebetulnya MbT merencanakan untuk approaching ke station rangkaian kereta penumpang harus kembali berlawanan arah.

r57 r58 r59 r60

Didepan putaran area industri pabrik minyak jagung terdapat sebuar curve turnout yang menghubungkan jalur luar masuk kejalur dalam….curve turn out nomor 8/10 membuat laju rangkaian kereta penumpang tetap meluncur dengan kecepatan normal….hingga keseluruhan rangkaian berada di jalur dalam. Curve disini pengoperasiannya secara manual, MbT menempatkan seluruh turn out manual dalam posisi jangkauan tangan untuk pengoperasiannya.

Turn out curve tersebut merupakan stok lama dari pabrikan Roco code 83…barang ini merupakan produk antik dari Roco yang MbT sempat simpan lebih dari lima tahun.

r61 r62 r63 r64

Setelah melewati jembatan model Truss bridge rangkaian loko berpindah jalur lagi kearah station dengan melalui double slip yang juga merupakan produk Roco code 83….juga barang ini merupakan produk antik dari Roco yang MbT sempat simpan lebih dari lima tahun.

Didaerah ini terdapat dua buah double slip yang digabung sehingga dapat mengatur arah kereta dari tiga track yang berbeda termasuk salah satu merupakan pintu masuk ke loop track. Pengoperasian double slip secara manual untuk produk Roco lumayan nyaman dan presisi.

r65 r66 r67 r68

Akhirnya rangkaian kereta penumpang Rio Grande yang ditarik oleh loko ALCO PA A-B tiba distation kecil untuk menaikkan penumpang….waktu sudah menunjukkan tengah malam terlihat dari jam station yang berdiri kokoh didepan sebelah kanan. Jam station ini merupakan produk Viessmann yang cukup menarik lantaran dengan dilengkapi sebuah batt kecil jam ini dapat berfungsi baik.

Didaerah station ini MbT menempatkan dua buah lampu yang cukup terang juga merupakan produk Viessmann dengan nyala warna kuning….terlihat para calon penumpang lalu lalang di peron station…merupakan figure produk Woodland scenics.

r69 r70 r71 r73

Rangkaian kereta penumpang Rio Grande terang benderang cocok dengan nuansa station dan small town yang juga terang dengan lampu Penerangan Jalan Raya. MbT sedang mempersiapkan lampu untuk daerah lain khususnya daerah industri dan juga lampu pada beberapa bangunan.

Memang berbeda kalau sebuah LO dilengkapi dengan penerangan atau lampu2…namun harus teliti dan benar2 dipersiapkan daerah2 mana saja yang perlu penerangan supaya tidak boros


Amtrak diantara cemara…

December 28, 2015

Loko lengkap dengan rangkaian kereta penumpang terkenal dari Amrik adalah Amtrak…rangkaian ini menjadi primadona para pengguna setia fasilitas kereta api…melanjutkan era emas kejayaan kereta penumpang Union Pacific City Streamline…juga rangkaian kereta api penumpang milik Santa Fe…California Zephyr.

Kereta api penumpang ini sangat terkenal dan tampil khas dengan strip warna MERAH, PUTIH dan BIRU yang juga merupakan warna bendera Amrik….diawal mula yaitu sekitar tahun 1971 kereta api penumpang ini memiliki beberapa warna gerbong yang berasal dari perusahaan kereta api sebelumnya….dan lambat laun munculah warna Amtrak yang sesungguhnya secara betahan yaitu sekitar tahun 1972..dan diberi nama Amtrak phase I.

a1 a2 a3 a4

Amtrak berlanjut terus dan sekitar tahun 1978 lahir Amtrak phase II…..pada posting kali ini MbT langsung loncat ke warna kereta api penumpang ini yang beroperasi ditahu 80 an yaitu menginjak Amtrak phase III…..rangkaian kereta api penumpang dengan laburan warna Silver dan strip Merah Putih dan Biru tidak banyak beda dengan warna Phase II.

Perbedaan phase III adalah warna strip terlihat langsung warna MERAH..PUTIH..BIRU tanpa ada strip kecil warna putih ditepi warna Merah dan Biru…..Amtrak phase III ini pun memiliki gerbong penumpang duble decker yang sangat unik dan terlihat modern.

a5 a6 a7 a8

MbT mencoba rangkaian kereta api penumpang Amtrak phase III ini meluncur di midi LO MbT yang sudah memiliki curve lebar, selain hal tersebut dibeberapa daerah pada midi LO ini sudah ditumbuhi dengan hutan cemara….dan Amtrak phase III terlihat meliku-liku diantara hutan cemara tersebut.

Rangkaian gerbong Amtrak yang memiliki fisik cukup panjang ini memiliki boogi yang hebat artinya gerbong panjang ini tetap aman diajak manuver di curve 22″….sehingga saat bermanuver di curve lebih besar 24″ dan 26″ tentu saja tidak menjadi masalah.

a9 a10 a11 a12

Midi LO MbT yang sebagian besar berupa jalur yang memiliki curve…boleh dikatakan 60% merupakan track curve sehingga menjadi tantangan pihak masinis untuk selalu waspada saat menjalankan lokonya…terlebih saat melintas ditepi jurang…secara keseluruhan speed rata2 maksimum 60 mile perjam walau pada track lurus yang panjangnya sekitar 5m dapat dipacu hingga kecepatan 80 mile perjam….ngebut nih yee..

Pada posting kali ini memang MbT masih mencoba menampilkan flora berupa pepohonan jenis CEMARA yang sangat indah dipandang berkelompok disudut midi LO MbT ini….warna hijau tua dan hijau muda sangat teduh dipandang mata….pohon Cemara ini merupakan produk pabrikan scenery Woodland dan NOCH. Kedua pabrik piranti dan pernik untuk LO ini sangat serius dan berpengalaman dalam membuatnya.

a13 a14 a15 a16

Pada putaran sebelah kanan terdapat bukit kecil yang juga ditumbuhi vegetasi dan rerumputan diatas bukit karang…terselip juga tumbuh pohon pendek dan semak semak…menandakan musim hujan sudah mulai tiba… Rumput hijau yang merupakan rumput tabur merupakan produk Noch dengan diselingi semak buatan Woodland scenic…

Pada lingkar putar ini rangkaian loko dan gerbong double decker Amtrak phase III Superliner melaju dengan lancar..menyusul jalur track keluar station yang banyak terdapat beberapa double slip turn out, disini MbT sedikit mendapat kesibukan  lantaran harus mengatur wessel ….

a17 a18 a19 a20

Loko Amtrak F40PH ini terlihat berjalan tandem head to head yang secara kontroler berjalan dengan sistim consist, model loko Amtrak F40PH ini merupakan loko yang menarik kereta penumpang Amtrak Superliner…model gerbong kereta penumpang buatan pabrik KATO Japan ini ternyata memiliki bobot yang lumayan berat sehingga MbT menempatkan loko consist supaya dapat menarik saat nanjak.

Jujur loko model Amtrak F40PH ini kalau berjalan sendiri tenaganya masih tidak mencukupi padahal hanya untuk menarik 4 gerbong penumpang plus 1 gerbong bagasi…hal ini karena pihak pabrikan model kurang menempatkan pemberat pada loko ini..

a21 a22 a23 a24

Setelah rangkaian Amtrak ini keluar dari area station maka kecepatan mulai ditingkatkan …sekaligus mengambil ancang-ancang untuk menempuh jalan/track tanjakan. Loko yang berjalan di track luar memang tidak berhenti di station kecil midi LO MbT….uuhh terlihat lagi sebuah Mercedes Tiger lagi pindahan sambil membawa sepeda dibagasi atas..

Sementara itu di station terlihat sebuah loko penarik gerbong barang dengan beberapa crew terlihat melambaikan tangan tanda mengucapkan selamat jalan kepada rangkaian Amtrak yang melintas. Tepat setelah keluar dari daerah station terlihat palang pintu yang tidak menutup…hal ini terjadi karena masih terdapat pemeliharaan sensor penutup..namun terlihat sebuah truck pengangkut DelMonte berhenti menanti semua rangkaian liwat.

a25 a26 a27 a28

Kalau diperhatikan beberapa foto diatas ….didaerah jalan raya didepan station terlihat beberapa sedan keren khas Amrik berwarna biru muda dan coklat muda, ini jenis mobil Chevrolete type Impala tahun 1957 disusul Ford Custom 1967 yang merupakan model dari Classic Metal Work …produk ini sangat disukai MbT lantaran sangat kental dengan Amrik nya dan memang merupakan legendaris.

Selain itu terdapat juga sedan yang memiliki warna Two tone color April Green yaitu sedan Ford 1959 type Fairlane juga merupakan sedan legendaris hingga tahun 60 an. Detail mobil-mobil/sedan buatan Classic Metal Work dengan skala HO ini sudah lumayan dan apabila dipajang di LO sudah terlihat mumpuni.

a37 a38 a39 a40

Loko Amtrak F40PH lengkap dengan gerbong penumpang double decker seri Amtrak Phase III Superliner keduanya merupakan produk dari pabrikan kereta model KATO dari Japan yang sangat terkenal. Pabrik KATO ini memang jeli sejak 10 tahun lalu saat pertama kali memproduksi seri Amtrak ini….terlihat laku laris manis…sehingga versi Amtrak Phase III ini telah dirilis ulang beberapa kali…dan seri terakhir bahkan mengeluarkan produk lengkap dengan DCC sound.

Untuk gerbong penumpangnya KATO juga menambah jajaran produknya dengan type gerbong penumpang panoramic, selain beberapa gerbong penumpang untuk seri lain dengan berbeda car number nya. KATO juga terkenal karena merupakan satu-satunya pabrikan yang mengeluarkan loko UP seri SD90 dan SD38-2 yang seperti terlihat distation midi LO MbT.

a29 a30 a31 a32

Meluncur dengan warna cemerlang silver dihiasi strip warna MERAH PUTIH BIRU terlihat menyala diatas LO sekitar pegunungan karang…rangkaian gerbong ini memang tidak dilengkapi dengan interior lighting…namun demikian cukup terang karena MbT mengoperasikan dinuansa daylight.

Amtrak terlihat juga melewati beberapa daerah yang ditumbuhi pohon besar yang rindang yang tumbuh didekat girder bridge berlogo Union Pacific….warna hijau pohon memang sengaja ditampilkan untuk memberikan aksen pada midi LO MbT ini untuk menambah hijau semak2 rendah disamping track.

a41 a42 a43 a44

Kalau diperhatikan..loko F40PH ini detailnya sangat sederhana…tidak terdapat platform ataupun hidung…loko ini memang didesain untuk menarik kereta penumpang cepat sehingga aspek aerodinamisnya sudah mulai diperhatikan. Tentu saja KATO tetap mempersiapkan detail berupa railing belakang dan hand grab pada tangga naik…sementara dibagian roof terdapat detail antenna dan lobang fan.

Sedangkan untuk detail pada gerbong penumpangnya…MbT sangat menyukai pemasangan jendela lebar yang terpasang berderet rapi dilantai atas…dan pada bagian lantai bawah yang merupakan jalan atau gangway terdapat beberapa jendela. Untuk jenis gerbong tertentu terdapat beberapa tempat duduk dibagian bawah…dan untuk jenis panoramic yang dilengkapi jendela atas terlihat sangat keren..dan untuk jenis ini pihak Amtrak mendesin strip MERAH PUTIH BIRU nya sedikit berbeda yaitu dengan posisi naik keatas melintas pada barisan jendela.

a45 a46 a47 a48Kembali melihat sudut-sudut midi LO MbT…sejak permulaan MbT sudah memikirkan posisi-posisi untuk pengambilan fotography ala LO yang sering ditampilkan di beberapa majalah Model Railroader yang sangat terkenal tersebut….inspirasi ini antara lain bagaimana mendapatkan gambar atau foto kereta dengan sudut sedikit dari bawah sehingga terkesan kereta/object berada diatas kita. Salah satunya harus membuat jalur kereta sedikit diatas dan terdapat tempat cukup bebasmeletakkan camera…salah satu foto diatas sudah membuktikan.

Selain hal tersebut…MbT juga harus mencari posisi pada midi LO supaya dapat dipasang jembatan atau trussbridge yang dapat menjadi salah satu icon sudut LO….posisi jembatanpun harus ditempatkan sedemikian rupa supaya pengambilan foto dapat dilakukan sedikit dari bawah..sehingga terkesan posisi kita dekat dibawah jembatan.

a33 a34 a35 a36

Dan suasana yang paling menyegarkan adalah saat rangkaian Amtrak ini melintas didaerah bukit yang ditumbuhi pohon cemara…suasana terlihat teduh Amtrak menyelinap diantara pohon cemara. MbT sengaja mengangkat tema pohon cemara pada judul posting ini karena ternyata pohon cemara memang yang paling menarik tumbuh dipegunungan disekitar track.

Warna cemara hijau yang tidak terlalu tua merupakan salah satu jenis cemara yang tumbuh disana….dan MbT berencana akan menanam beberapa gerombolan cemara lagi dibagian sudut midi LO ini…warna cemara hijau tua sedang menjadi item untuk ditanam kemudian.

Pohon cemara ini merupakan produk dari NOCH yang dibuat cukup detail dengan ukuran yang khusus untuk skala HO….produk ini mudah dicari dibeberapa hobby shop termasuk di jakarta ini.

a49 a50 a51 a52

Pemandangan dengan lereng terjal bebatuan merupakan khas nuansa secara keseluruhan midi LO MbT….untuk membuat detail LO lebih terlihat maka MbT memunculkan beberapa batu karang ataupun batu lepas yang terdapat disekitar lereng bukit….beberapa batu merupakan produk dari Woodland scenics yang ditabur acak dan menempel pada lereng dengan menggunakan perekat.

Untuk tetap menimbulkan kesan hijau maka disekitar lereng dan batu ditumbuhi semak dan rumput yang juga merupakan produk Woodland.

a53 a56 a57 a58

Setelah meninggalkan area bukit karang dan jembatan maka rangkaian Amtrak melintas disekita daerah industri minyak jagung…sebagai ciri khas pabrik minyak maka MbT menampilkan beberapa set tanki timbun ataupun tangki pemrosesan….komplek industri ini merupakan salah satu icon yang ditempatkan diputaran kiri midi LO MbT.

Terlihat tiga jalur track terdiri dari track luar, track dalam dan yang terakhir terletak pada lingkar paling dalam merupakan track loop kedua…looping track yang ini berbentuk lingkar namun sebagian memiliki curve 22″ sehingga hanya dapat dilalui dengan mulus oleh kereta barang saja.

a59 a60 a61 a62Daerah industri minyak jagung ini terdapat beberapa set bangunan yang merupakan produk dari Walthers Cornerstone, tidak mudah mencari lahan untuk membangun area ini…dan yang paling memungkinkan adalah menempatkan industri didaerah lingkaran yang memang merupakan area yang tersisa dan tidak dapat dilintasi track ditengahnya…

MbT masih terus mengembangkan daerah industri ini yang nantinya harus dilengkapi fasilitas jalan raya, lampu2 dan juga beberapa tiang telpon. Perlu diketahui bahwa seluruh midi LO MbT ini masih terus dikembangkan…semoga pada posting yang akan datang sudah dapat menampilkan pernik baru pada LO.

a55a54 a63 a64

Amtrak phase III lengkap dengan gerbong penumpang, gerbong bagasi box car dan ditarik dengan dua unit loko F40PH telah berhasil melintas pada midi LO MbT….sekaligus para penumpang digerbong panoramic puas menyaksikan kehijauandan pohon cemara yang membuat segar mata.

MbT merekomendasikan bahwa setiap LO hendaknya diperbanyak pohon dan semak hijau…


UP SD70ACe dan ES44AC diantara vegetasi dan bebatuan

November 29, 2015

Loko Diesel dengan type SD70AC milik armada Union Pacific memang merupakan loko handal era modern ini, pesaing loko Diesel EMD SD70 ini adalah seri GE ES44AC, kedua pabrikan loko raksasa ini saling berebut pasar untuk armada kereta api raksasa USA.

GE ES44AC merupakan loko Diesel yang selalu menjadi perbincangan antar armada kereta api bahkan media massa pun selalu meliput keberadaan loko GE ES44AC ini…tak ketinggalan sebuah majalah kereta api dari Amrik menempatkan loko GE ES44AC menjadi issue utama untuk dibahas.

sd20 sd21 sd22 sd23

Armada kereta api raksasa Amrik juga sengaja membuat pabrik EMD dan GE terus bersaing ketat dengan selalu memesan dikedua pabrik Diesel EMD dan GE tersebut….Union Pacific contohnya selalu memesan loko Dieselnya dikedua pabrik EMD maupun GE dengan jumlah puluhan unit bahkan ratusan unit.

Pangsa pasar yang selalu tumbuh ini membuat pabrikan loko Diesel EMD dan GE selalu memperbaharui jenis ataupun performance loko Diesel produksinya. Loko kedua yang menjadi buah bibir perkereta apian yaitu SD70AC…yang juga selalu tampil dengan segala keunggulannya.

sd8 sd9 sd10 sd11

Kedua loko Diesel kondang tersebut GE ES44AC dan SD70ACe dimiliki oleh berbagai perusahaan kereta api….dan yang terpenting kedua jenis loko tersebut dengan sempurna sudah dibuat kereta model nya dangan berbagai skala…tentunya pada kesempatan ini MbT menampilkan sosok dengan skala 1:87.

Terlihat dua unit loko GE ES44AC dengan nomor #5252 dan #5471 sedang melenggang menuju arah station untuk selanjutnya akan membantu rangkaian dua tandem loko SD70ACe yang menggandeng rangkaian closed hopper car milik armada Union Pacific. Kedua loko seri GE ES44AC ini tentunya akan bergabung dengan mengarah kejalur lingkar dalam midi LO MbT.

sd12 sd13 sd14 sd15

Mujur midi LO MbT dilengkapi fasilitas track yang terhubung secara looping…sehingga kedua loko jenis GE ES44AC dapat dengan mudah pindah jalur ke lingkar dalam setelah sebelumnya kedua loko tersebut bergabung sesama jenis GE ES44AC. Loko dengan nomor #5252 telah lebih dulu menanti parallel di jalur luar station…yang tidak lama lagi akan consist dengan loko #5471.

Terlihat bahwa posisi station Union Pacific country style ini terletak sejajar dengan jalan raya yang membelok memotong tiga (3) lintasan track kereta api….walaupun lintasan ini dilengkapi palang/pintu crossing namun pengemudi harus ekstra hati2 karena palang crossing ini sering tidak berfungsi…

sd16 sd17 sd18 sd19

Sebuah gas station alias pompa bensin berdiri tepat disamping station UP…daerah ini cukup ramai dengan kegiatan langsir kereta api…sehingga banyak railfan yang sengaja menunggu kedatangan loko/rangkaian kereta pujaannya.

Sementara diseberang track terdapat jalan raya yang mulus dengan hot mix warna abu2 tua…jalan raya ini digelar dari produk pabrikan NOCH…dan tersambung dengan country road yang berada disekitarnya. MbT melihat didekat crossing gate dan disamping station berdiri sebuah pohon berdaun hijau ….yang terlihat sudah cukup tinggi menandakan pohon ini sudah cukup tua.

sd31 sd32 sd33 sd34

Sebelum membahas lebih lanjut kedua jenis loko kondang tersebut..MbT ingin menyinggung sedikit perihal midi LO ……yang karena sudah mulai ada hujan turun  maka mulai terlihat daun2 hijau serta vegetasi tumbuh dibukit lereng batu karang. Pepohonan pun sudah mulai mengeluarkan hijau daun…pertanda kesegaran sudah terlihat.

MbT membagi kelompok tumbuhan menjadi tiga bagian terdiri dari rerumputan, tumbuhan semak rendah dan kelompok pohon. Untuk rumput yang terlihat di midi LO menunjukkan ada rumput liar dan rumput yang terpelihara. Sedangkan tumbuhan semak memiliki dua warna hijau tua dan hijau lebih kearah muda.

sd1 sd2 sd3 sd4

Ternyata tidak sederhana untuk munumbuhkan flora dilingkungan midi LO MbT…pertama harus mengkhayal dulu kira-kira seperti apa ya lahan yang akan ditumbuhi pepohonan2 itu….kedua harus mempersiapkan bahan2 yang tidak mudah juga untuk mendapatkannya…dan ketiga adalah eksekusi menanam tumbuhan dan pohon di midi LO MbT.

Lokasi tumbuhan dan tanaman pun sangat bermacam, termasuk daerah kota, tepi track, tepi jalan, bukit, lereng tebing dan juga lokasi dekat sungai….semua memiliki karakter yang khas sesuai lokasi… MbT menanam pepohonan semaksimal mungkin supaya midi LO terlihat hijau walau didaerah padang tandus.

sd5 sd6sd30 sd7

Kehijauan disekitar track ternyata membuat pandangan mata lebih sejuk …terutama para masinis yang menjalankan kereta lebih sehat matanya memandang hijau2 diantara batu karang dan tebing tandus. Kontur bebatuan yang terhampar juga harus dipikirkan bagaimana untuk menyelipkan hijau2 dan rumput2 diantara karang dan batu…

Jalur atau track pada midi LO MbT ini beberapa daerah melintas diantara jurang2…sehingga para masinis juga harus berhati-hati …supaya loko tidak jatuh ke….lantai..

sd24 sd25 sd26 sd27

…melanjutkan ulasan terhadap loko Diesel GE ES44AC…dua perusahaan kereta api Amrik yang memesan secara besar kepada pabrik EMD dan GE adalah perusahaan BNSF dan UP, tercatat sejak tahun 2013 hingga saat ini BNSF telah menerima loko Diesel baru buatan EMD sejumlah 100 unit, dan GE sejumlah 175 unit sedangkan UP telah menerima dar EMF sejumlah 40 unit dan dari GE sejumlah 60 unit.

Kedua pabrikan loko Diesel tersebut mengunggulkan produknya SD70AC dari EMD dan ES44AC dari GE, kedua type Diesel tersebut memiliki Diesel Engine yang sudah memenuhi tier 4 emisi gas buangnya. Karena exhaust gas dari mesin yang diusung ini harus comply dengan aturan maka jenis Engine nya juga sudah menggunakan seri terbaru.

Salah satu mesin Diesel terkenal dan terbaru yang dicangkokkan EMD adalah buatan Caterpillar, engine Diesel berwarna kuning yang sudah merajai dipakai untuk alat berat tambang…sekarang sudah mulai masuk kejajaran prime mover lokomotiv menyususl engine EMD itu sendiri.

sd28 sd29 sd35 sd36

Pada awalnya mesin Diesel buatan EMD mampu menelorkan tenaga 4,300 hp, dan dengan type  SD70ACe ini EMD sudah dianggap ramah lingkungan saat menggunakan mesin EMD’s 16-cylinder model 710G3C-T2, yang juga dilengkapi dengan pembaharuan sistim komputer , peralatan electronics nya, dan pabrik juga menerapkan sistim truck yang terkenal yaitu self-steering trucks (HTCR-II)….Diesel ini juga telah meraih posisi hingga Tier III EPA compliant.

Selanjutnya saat EPA meningkatkan regulasi terkait persyaratan emisi gas buang untuk mesin Diesel termasuk untuk Diesel lokomotiv seperti SD70 harus semakin bersih….dan standar Tier IV ini sudah mulai diterapkan sejak 1 Januari 2015 ….maka para pabrikan kembali merobah produk mesin2 Dieselnya dan  Caterpillar/Progressive Rail ternyata merupakan mesin Diesel penggerak yang telah lolos uji emisi Tier IV EPA.

sd37 sd38 sd39

Secara cepat untuk membedakan yang mana ES44AC dan mana yang SD70ACe dapat dilihat pada bagian belakangnya memiliki posisi radiator yang mencolok berbeda. Pada ES44AC terlihat berbentuk flare atau melebar kesamping sedangkan pada SD70ACe posisi radiator agak kedepan sedikit dan tidak melebar.

sd40 sd42 sd43 sd44

Kedua loko ES44AC ini setelah consist…yang artinya gabungan loko ini memiliki kekuatan tenaga tarik hampir double sehingga siap untuk menarik rangkaian gerbong berat termasuk menarik rangkaian closed hooper type yang mungkin membawa beban full.

Kedua loko consist ini yang melaju pada jalur luar akan memasuki jalur lingkar dalam dengan melewati curve turn out lebar nomor #7 buatan Roco…tujuan masuk kejalur lingkar dalam guna merobah arah berlawanan yang selanjutnya nanti akan bergabung consist 4 loko dengan sepasang SD70ACe.

sd45 sd46 sd47sd48

Track looping yang terletak diujung lingkaran dalam sebelah kanan menyebabkan loko harus berputar….pintu gerbang looping berupa turn out lebar Roco sengaja switch nya beroperasi secara manual…selain masih terjangkau juga sulit memasan motor karena tepat dibawahnya terdapat track AC.

Tidak menjadi masalah buat kedua loko ES44AC ini untuk sedikit berputar sambil beberapa kali berpose menunjukkan kegagahannya menggunakan warna body kuning khas UP lengkap dengan semangat bendera Amrik yang berkibar.

sd49 sd50 sd51 sd52

Setelah pindah track dan memasuki lajur lingkar dalam….kedua loko ini langsir mundur untuk menempatkan posisinya didepan dua loko SD70AC yang menunggu didepan station.

Double slip yang terkoneksi dengan beberapa turn out lebar produk Roco ini sangat membantu manuver kedua loko ES44AC…dilanjutkan dengan langsir melintasi daerah yang memiliki sedikit vegetasi hijau dan pohon besar yang menjadi tanda akan memasuki daerah station……pohon2 tersebut merupakan produk Woodland scenis yang memang sengaja MbT datangkan dari negeri paman Obama.

sd53 sd54 sd55 sd56

Beberapa pohon besar memiliki tinggi lebih dari 20cm berwarna hijau sangat menarik perhatian dan dapat dijadikan object pengambilan gambar saat loko lewat daerah tersebut.

MbT hanya menempatkan beberapa pohon sekedar untuk mempertahankan kelestarian alam disekitar daerah station ataupun daerah industri….dengan harapan dapat menjadi percontohan bagi tata kota khususnya daerah station di Betawi…..sebuah station dikota besar umumnya memiliki sebuah pohon besar dihalaman depannya.

sd57 sd58 sd59 sd60

Setelah keempat loko bergabung dengan posisi dua lokojenis ES44AC dengan road number #5252 dan #5471 disusul posisi ketiga sebuah loko SD70AC UP road number #8622 dengan posisi aft head alias berjalan mundur  ditambah sebuah loko UP seri Heritage SP road number #1996.

Selanjutnya MbT membuat  mode controller consist untuk keempat loko tersebut…dengan menarik rangkaian hopper keempat loko tersebut berjalan kompak menyusuri track luar midi LO MbT.

sd61 sd62 sd63 sd66

Lepas dari daerah station keempat loko langsung ngabecir dengan meraung raung…karena akan memasuki daerah nanjak dengan elevasi 3cm skala pada midi LO.

sd65 sd67 sd68 sd69

Walau flora masih belum banyak namun sudah sedikit menjadi penyedap mata….kalau kita perhatikan masih banyak daerah yang harus ditanam…kelihatannya menanam sejuta pohon harus segera dilaksanakan..

Setelah penanam flora selesai nantinya MbT akan segera melanjutkan dengan gerakan menabur balas pada area track yang ternyata lumayan banyak juga kebutuhannya. Batu2 dan flora/vegetasi/tanam2an memang tidak dapat dipisahkan pemasangannya….dan batu2 yang terdapat disekitar track merupakan produk Woodland scenic juga selain beberapa merupakan keluaran NOCH.

sd70 sd72 sd73 sd74

Pada sesi pemotretan kali ini MbT berusaha untuk menampilkan suasana track layout dibagian atas saja…walaupun terkadang tidak terhindar track AC yang dibawahnya juga terekam. Keempat loko yang tampil saat ini cukup memuaskan untuk sesi pemotretan dengan menggunakan pocket camera serta pencahayaan normal ruangan dengan lampu Osram.

Loko seri ES44AC #5252 buatan pabrik Athearn dengan seri Genesis mampu memikat MbT untuk dapat disandingkan dengan loko kedua  road number #5471 buatan Tower55 yang saat ini sudah tidak diproduksi lagi. Sedangkan dua loko dibelakang adalah seri SD70AC yang merupakan produk andalan dari pabrik kamod MTH.

sd76 sd80 sd81 sd83

Rangkaian empat loko consist beserta beberapa hopper car berhasil lolos tampil disesi pemotretan dengan mencoba menonjolkan suasana flora yang masih minim. Saat melintas pada area lingkaran sebelah kiri dari midi LO yang memiliki elevasi ringan dan radius curve 26″ ternyata area ini juga menarik untuk diabadikan.

Sebuah komplek industri tempat pengolahan minyak jagung menjadi icon didaerah lingkar putaran kiri, beberapa storage tank terlihat menjulang dan didampingi beberapa gudang dan office…semua structure ini hasil produk Walthers Cornerstone.

Sudut pandang dai daerah lingkaran kiri ini menurut MbT juga bagus dengan latar belakang beberapa truss bridge yang terlihat kokoh dan sangat berkarakter.

sd75 sd82 sd84 sd85

Melanjutkan liputan kedua loko beken tersebut…konon pada pameran dagang di Minneapolis pada October 4, 2015 yang lalu pabrik loko EMD telah memproduksi sendiri jenis mesin Diesel yang juga memenuhi Tier IV yang diusung oleh lokonya SD70ACe-T4, …mendengar namanya hampir sama dengan type2 sebelumnya SD70Ace…namun EMD menyebutkan bahwa ini bener2 loko Diesel paling baru…..menggantikan type penggerak 710 sebelumnya dengan julukan baru penggerak 1010 dengan jumlah silinder tetap 12 cyl dan menghasilkan tenaga hingga 4,600hp…..mesin ini didesain oleh  Electro-Motive, Progressive Rail Services, yang merupakan induknya Caterpillar.

Kedua jenis loko diatas memiliki sosok yang sangat besar dan termasuk loko Diesel yang modern…beberapa road name dari kedua jenis loko tersebut telah dibuat model train nya…MbT hanya mengakuisisi beberapa road name saja yang terkait dengan armada UNION PACIFIC.


sd78sd79sd82sd77

Akhir dari rangkaian MbT menampilkan beberapa sosok hopper car warna abu2 dengan logo dan motto dari UNION PACIFIC..gebong hopper ini dibuat cuku detail oleh pabrikan Athearn..yang menurut MbT layak juga disandingkan dengan produk Exactrail dan Intermountain…dan gerbong hopper ini sudah dibuat oleh Athearn sejak tahun 2009.

Secara keseluruhan MbT sangat merekomendasikan rangkaian tersebut untuk dijadikan koleksi…dan satu pesan…membuat LO dengan banyak tumbuhan..pohon..dan vegetasi sangat membuat sejuk pandangan mata.

 


BIG BOY sedang di restorasi…

October 30, 2015

Mendengar kata Big Boy …untuk penggemar kereta api model langsung terbayang sebuah Loko legenda jenis loko uap  yang sangat besar dengan konfigurasi roda 4 – 8 – 8 – 4….loko bongsor yang berwarna hitam gelap ini telah mengalami kejayaannya diera tahun 40an.

Mendengar kata RESTORASI…maka para pembaca yang sering naik kereta api langsung terbayang sebuah tempat diatas kereta api yang menyajikan makanan dan minuman….HAHAHAHA..bukan! restorasi yang dimaksud disini adalah upaya para penggemar kereta api bersama pemilik loko legenda Big Boy yaitu perusahaan raksasa Union Pacific untuk membangun ulang alias memperbaiki ulang sebuah loko BIG BOY nya.

Jelas sudah bahwa sebuah Big Boy tidak sedang makan didalam restoran.

bb1 bb2 bb3 bb4

Dimulai dari sejarahnya, bagi penggemar kereta model sejarah Big Boy memiliki cerita panjang yang tidak membosankan untuk dibaca ulang setiap saat. Konon pada tahun 1940 Dirut perusahaan kereta api raksasa Union Pacific yang bernama William Jeffers menginstruksikan kepada kepala Research and Mechanical Standard Department nya untuk mendesain dan membuat sebuah loko uap besar yang mampu menarik rangkaian gerbong panjang menempuh jalur mendaki di pegunungan Wasatch di daerah timur Odgen, Utah Amrik.

Orang yang bernama Otto Jabelmann ini ternyata telah memiliki reputasi sebelumnya dalam membuat kereta api milik Union Pacific jenis 4 – 8 – 4 yang merupakan kereta api penumpang cepat dikala itu. Juga telah berhasil membuat kereta api uap multi purpose yang sangat melegenda yaitu Challenger yang memiliki konfigurasi roda  4 – 6 – 6 – 4 .

bb5 bb6 bb7 bb8

Karena Big Boy sangat melegenda dan merupakan icon idola penggemar kereta api / rail fan juga para penggemar kereta model…maka sebuah majalah Kereta api Amrik pun telah mengupas tuntas perihal Big Boy yang telah direstorasi…bahkan sebuah DVD telah diproduksi dengan sangat menarik.

MbT pun telah beberapa kali menampilkan koleksi Big Boy dengan berbagai versi…dan seiring kemajuan atau berkembangnya industry kereta model maka setiap tahun selalu ada produk baru dari loko Big Boy ini…tentunya secara bergiliran pabrikan kamod menampilkan dengan segala kelebihannya.

Salah satu pabrikan kereta model yang sudah cukup tua di Amrik adalah pabrik kereta model “ATHEARN”…..brand atau merek ATHEARN ini hampir dikenal oleh seluruh penggemar kereta model di Amrik dan ternyata juga sangat dikenal di Indo ini….dan Athearn telah memproduksi kamod BIG BOY sangat banyak…hampir 10 model telah diproduksinya dengan berbagai road number berbeda… antara lain #4004, #4005, #4017, #4023

Kalau kita mundur sekitar 10 tahunan maka Athearn kelas GENESIS mencuat namanya dengan produk2 legendaris dari armada Amrik UNION PACIFIC…..yaitu dengan memproduksi loko steam jenis BIG BOY, dan CHALLENGER …..kedua loko ini sangat terkenal dari UNION PACIFIC (UP) dan termasuk menjadi koleksi MbT diawal mula. Selanjutnya MbT mengetahui bahwa masih banyak pabrikan kamod yang memproduksi loko jenis Big Boy ini termasuk Rivarossi, Precision Craft model, BLI, MTH, Marklin dan Trix…. MbT pernah mengkoleksi produk dari berbagai pabrikan tersebut kecuali dari Precision Craft model dan TRIX.

bb9 bb10 bb11 bb12

Kembali mengenai BIG BOY, karena jenis loko bongsor ini sangat disukai masyarakat Amrik sana maka setelah diadakan restorasi serta merta para penggemar ingin menyaksikan lahirnya kembali loko jenis uap BIG BOY ini.

Big Boy yang diproduksi sejak tahun 1940 dengan road number pertama #4000 dan terakhir tahun 1944 perusahaan pabrik kereta ALCO memproduksi 5 unit BIG BOY dengan road number #4020 – 4024…diantaranya terdapat loko yang banyak sejarahnya yaitu dengan road number #4014. Loko Big Boy ini yang dipilih untuk direstorasi yang menurut catatan terakhir berfungsi dan masih jalan pada tahun 1962…dan pada tahun 1989 loko Big Boy #4014 masuk museum.

bb13 bb14 bb15 bb16

Sejak munculnya berita bahwa sebuah loko jenis BIG BOY akan direstorasi dan akan dijalankan bahkan ternyata telah menempuh jarak hingga 1200 mile, maka MbT berusaha mencari kereta modelnya yang memiliki road number #4014. Dari beberapa produsen kamod yang memproduksi Big Boy dengan road number #4014 adalah Marklin Germany, Big Boy ini diproduksi oleh Marklin untuk kesekian kalinya dan Big Boy dengan road number #4014 tampil dalam kondisi weathered.

Namun saat ini pabrikan lain yaitu ATHEARN dan BLI juga berlomba menawarkan produk BIG BOY #4014 ini dengan gencar walau masih harus melalui preorder, BLI menjanjikan akan dapat dikirim pada March 2016….tentu hal ini membuat para penggemar kamod tidak sabar, bahkan BLI menyebutkan untuk yang road number #4014 merupakan excursion series.

Bahkan pada seri excursion ini  BLI membuat Big Boy dengan body full dari metal Die Cast, hal ini beda dengan pihak ATHEARN yang memproduksi berbagai road number Big Boy dengan ABS body with Die Cast Chassis. Sedangkan pihak Marklin, Trix dan MTH mereka memproduksi Big Boy konsisten dengan metal body yang lumayan berat, sebelumnya pihak group  BLI yang dikenal dengan PCM juga pernah memproduksi Big Boy dengan metal body juga.

bb17 bb18 bb19 bb20

Kalau kita perhatikan dan kita lihat secara detail, Big Boy memiliki segudang bagian yang sangat detail dan telihat sangat exclusive bila terbuat dari bahan metal. Bagian loko yang sangat panjang dengan steam cilinder raksasa merupakan penampakan Big Boy yang sangat masive. Pada cilinder ini terdapat sekian asesoris dan pernik yang sebagian besar terbuat dari metal.

Big Boy #4014 yang merupakan loko yang baru selesai direstorasi dilengkapi dengan aftercooler dan loko memiliki pembakaran pada boiler dengan menggunakan oilfired boiler …yang minyaknya tersimpan di oil tender dibelakang. Koleksi yang MbT tampilkan ini Big Boy #4014 adalah merupakan produk Marklin dengan tampilan weathered, model loko skala HO 1:87 ini merupakan produk tahun 2014 sebagai American loco series yang jumlahnya sangat terbatas. Marklin juga memproduksi beberapa jenis kereta barang sebagai rangkaian dengan Big Boy.

Kalau Big Boy yang terlihat tampil  dengan road number #4016 adalah merupakan produk dari pabrikan terkenal MTH, kedua Big Boy ini diproduksi dengan menampilkan body dan juga tendernya terbuat dari bahan die cast  metal….dan gerbong serta caboose yang ditarik adalah produk Marklin dan Trix.

bb21 bb22 bb23 bb24

Big Boy #4016 buatan MTH merupakan produk yang menjadi favorit MbT…..loko uap Big Boy ini dilengkapi dengan sound system Proto 3.0 yang menghasilkan suara yang sangat jernih….penggemar MTH sudah hafal apabila start maka fungsi F3 merupakan tombol awal yang harus diaktifkan….dan sebelum berjalan terdengan sound aktif, lampu menyala dan asap mengepul….selanjutnya loko dapa bergerak maju.

Kalau kita bandingkan antara sound yang terdengar dari produk MTH, Athearn, Marklin atau BLI maka akan terlihat sangat berbeda….sound hasil Proto sound 3.0 terdengar lebih bulat dan lengkap. Athearn mengandalkan Soundtraxx Tsunami nya namun dari volume suara masih kalah dibandingkan dengan MTH, kalau produk BLI sound nya kurang bersih sehingga saat nada loko berjalan aktif terdengar tidak jelas, sedangkan Marklin yang menggunakan ESU volume nadanya cukup keras tetapi Marklin tidak banyak memiliki nada sound..sangat standard.

bb25 bb26 bb27 bb28

Selain Big Boy loko uap bongsor….dapat terlihat rangkaian gerbong yang ditariknya, Big Boy #4016 menarik rangkaian panjang box car warna coklat/merah dengan tulisan Union Pacific menandakan bahwa rangkaian box car ini milik armada UP. Box car dengan ukuran 40 feet dilengkapi dengan single side door dan beberapa ada pula yang dilengkapi dengan double side door.

Untuk Big Boy dengan road number #4014 terlihat menggandeng babaranjang alias gerbong pengangkut batubara rangkaian panjang, gerbong ini entah kenapa menjadi favorit MbT…selain warna coklat khas UP ukurannya pun tidak terlalu panjang. Terlihat gundukan batubara yang menggunung….menandakan ini termasuk beban berat.

Kedua rangkaian Big Boy tersebut meliuk di midi LO MbT yang terlihat tampil gersang dimusim kemarau yang kelihatannya berkepanjangan.

bb29 bb30 bb31 bb32

Midi LO MbT memang sudah mulai bertambah dengan suasana deorama khas bukit tanah karang nuansa Amrik seperti daerah panas Nevada. Deorama yang bernuansa kering tersebut merupakan hasil warna gradasi dari pewarna buatan pernik kereta model kondang Noch…dibuat di negri Nazi.

MbT sengaja mengambil warna coklat muda dan kuning coklat yang memang diproduksi pabrikan Noch sangat cocok untuk melabur deorama yang perbukitan yang dibuat dengan bahan bubur koran dan compound.

Terlihat beberapa bebatuan yang mencuat dari dinding bukit yang sengaja dibuat dari real batu….bongkahan batu apung yang disulap menjadi batu bukit dengan dilabur warna tanah.

bb33 bb34 bb35 bb36

Pernah MbT sebutkan bahwa LO midi MbT ini dilengkapi fasilitas untuk memutar balik arah dengan sistim loop, pada track AC dilengkapi satu sistim looping pada bagian kiri putaran dan track DC dilengkapi dengan dua looping masing2 pada putaran kiri dan lingkaran kanan, tentu saja MbT membuat ini dikarenakan luas lahan yang terbatas yang sulit apabila membuat atau menempatkan sebuah Turn table.

Looping system dibandingkan dengan Turntable memang berbeda, kalau Turntable dapat digunakan untuk memutar arah loko saja dengan batas panjang loko terbatas satu loko, sedangkan looping merupakan jalur/track yang berputar arah balik dan memasuki jalur yang sama sehingga arah loko berbalik arah…..dan pada sistim loop loko beserta rangkaiannya dapat berbalik arah.

bb37 bb38 bb39 bb40

Terlihat pada putaran sebelah kanan rangkaian BigBoy #4016 lengkap dengan 25 gerbong melaju pada jalur luar berputar berlawanan arah jarum jam, jalur luar merupakan track dengan memiliki curve 26″ sehingga sangat leluasa untuk loko2 panjang meluncur.

Untuk sistim looping MbT menempatkan pada jalur dalam dengan memasang sebuah turn out kekiri dan menyambung ke track arah yang sama pada bagian seberangnya, hal ini secara DC akan mempengaruhi polarity sehingga dapat mengakibatkan short pada circuit systemnya.

Namun untuk menghindari short dan membuat looping berfungsi maka MbT menambahkan satu piranti looping produk Digitrax.

bb41 bb42 bb43 bb44

Terlihat loko bongsor Big Boy #4016 berpindah jalur dari jalur luar ke jalur dalam dengan melewati double crossing ampuh buatan Shinohara, seluruh rangkaian kereta melalui double crossing ini dengan aman dan berlanjut memasuki putaran jalur dalam yang memiliki curve diameter 24″.

Diujung lingkaran…Loko Big Boy #4016 sudah memasuki penggal looping track sementara rangkaian gerbong hingga ujung Caboose masih berada di jalur utama lingkaran dalam….kalau tidak dipasang piranti looping Digitrax pasti sudah terjadi short.

bb45bb47 bb50 bb46

Diujung lingkaran jalur dalam MbT memasang turn out #10 Roco dan menyambung dengan sebatang flex track yang merupakan track yang kedua ujungnya  dihubungkan dengan piranti looping Digitrax, MbT memasang sepenggal flex track karena sudah cukup panjang untuk menampung 4 buah loko diantara polarity yang dihubungkan ke piranti looping track.

Piranti looping Digitrax mensyaratkan maksimum 4 buah loko dengan 4 decoder yang dapat berada pada looping track….

bb52bb51bb54BB53Operasi looping track ini memang mengasyikan….dapat memutar arah loko tanpa harus menghentikan operasinya…dan saat MbT memperhatikan pada posisi perpindahan polarity pada track looping terlihat tidak ada jeda maupunperobahan laju loko…sangat smooth.

Pada turn out kiri #10 Roco yang merupakan ujung pintu untuk looping track memang terlihat sederhana…hanya pindah swicth dari lurus ke belok kiri….namun untuk keluar dari looping track..MbT memasang double crossing track yang agak rumit…namun sangat menarik karena loko Big Boy #4016 langsung dapat memotong 3 jalur track dan masuk jalur track luar yang nantinya rangkaian Big Boy #4016 berjalan searah jarum jam.

bb57 bb58 bb59 bb60

Saat memotong jalur MbT harus merobah beberapa wessel dan harus benar supaya tidak salah jalur…turn out dan double slip crossing ini memiliki sudut lebar #10 Roco dan mekanismenya digerakkan oleh motor Tortois buatan Amrik sana….wessel bergerak dengan sangat halus dan presisi.

Penggunaan turn out sudut lebar sangat berguna bagi loko besar panjang seperti Big Boy #4016 ini…tanpa terasa membelok loko sudah berada pada jalur luar dengan pergerakan pada putaran searah jarum jam.

bb61 bb62 bb63 bb64

Setelah berjalan setengah putaran melewati tanjakan pegunungan dan menurun melewati arc bridge dan truss bridge, memutar kembali didaerah bebatuan maka rangkaian loko Big Boy #4016 kembali melintas di station UP pada jalur luar dan menandakan bahwa rangkaian loko ini tidak ingin berhenti di statition ini.

Rangkaian Big Boy dengan 25 box car terlihat lumayan panjang…loko sudah sampai didepan station sedangkan buntut caboose masih terlihat pada posisi jauh didaerah perbukitan.

bb65 bb66 bb67 bb68

Daerah atau sekitar station merupakan daerah industri yang berdebu…terdapat pabrik semen, pabrik gandum, stone crushing dan beberapa pergudangan….merupakan daerah yang kurang sehat untuk pemukiman….debu dapat terhisap masuk paru-paru…bahkan kendaraan yang lalu lalang dan parkir didaerah tersebut akan terselimuti debu…

Namun pada midi LO MbT daerah ini justru menjadi daya tarik tersendiri….MbT memang berusaha untuk mempertahankan nuansa industri walau LO sudah berobah…bahkan beberapa structure masih tetap tidak berbeda dan ditambah ada ciri khas jembatan beton yang melintang LO.

bb69 bb70 bb71

Kembali perihal restorasi…. loko bongsor bak dinosaurus….dengan dimulai mengeluarkan dari museumnya di daerah Fairplex di Pamona, Los Angles, California…memang ini pekerjaan raksasa (dengan kata lain sedikit gila) yang diprakarsai oleh penggemar kereta api dan tim kereta uap UP….pembicaraan sudah dimulai sejak tahun 2013 yang memutuskan bahwa Big Boy road number #4014 dipilih untuk direstorasi.

Raksasa BigBoy ini akhirnya ditarik keluar dari musem untuk pertama kalinya ….Big Boy berdiam di museum ini sejak tahun 1980…. Big Boy #4014 ini akan ditarik keluar dan akan menempuh perjalanan hingga 1,200 miles menuju Cheyene,Wyoming untuk pelaksanaan restorasinya.

bb72 bb73 bb74 bb75

Tentu saja tim restorasi mempunyai persiapan yang matang untuk menarik Big Boy ini…mulai dengan meneliti kondisi detail Big Boy #2014 supaya layak untuk ditarik hingga 1,200 miles. Selain itu tim juga mempersiapkan track2 khusus dijalur jalanan, liwat area parkir hingga nyambung ke track yang sudah ada.

Luar biasa…untuk menjalankan Big Boy #4014 hingga menuju Cheyene,Wyoming….loko raksasa ini akan ditarik sebuah loko Diesel SD70 dengan road number #4884…dan dibagian belakang terdapat sebuah loko Diesel SD70 dari seri heritage Southern Pacific #1996 lengkap dengan beberapa unit hopper car dibelakangnya yang nantinya berfungsi sebagai rem/brake saat melalui area turun dan nanjak didaerah Wassat, California. Semua pekerjaan tersebut memang dikejar cepat pelaksanaannya oleh tim supaya tidak sampai terganggu musim winter.

bb76 bb77 bb78 bb79

MbT mencoba memberikan simulasi posisi rangkaian Big Boy yang akan menempuh jarak 1,200 miles untuk proyek restorasi….MbT menempatkan 1 unit loko Diesel SD70 dengan road number #8622…dan dibagian belakang terdapat sebuah loko Diesel SD70 dengan road number #1996 dari seri heritage Southern Pacific dan lengkap dengan beberapa unit hopper car dari armada Union Pacific dibelakangnya…demikian posisi yang serupa.

Secara consist ketiga loko Diesel SD70 – Big Boy – Diesel SD70 menyusuri midi LO secara perlahan….terlihat sangat unik karena loko consist dengan beda era…dan ketiga loko tersebut merupakan produk pabrikan kondang MTH.

Sebagai informasi MbT menampilkan foto dibawah ini yang merupakan hasil photography TRAINS dengan tim photographer nya Steve Sweeney, Thomas Bunce dan Joe Strapac…..menunjukka real perjalanan Big Boy #4014 menuju tempat untuk dilakukan restorasinya…..selama perjalanan selalu dikontrol kondisi rangkaian loko ini…termasuk saat malam hari.

bb81 bb85 bb86 bb87

RESTORASI DIJADWALKAN SELAMA 3 SAMPAI 5 TAHUN 2015 – 2019, wuiihhh pekerjaan yang harus dilakukan secara professional, focus, disiplin dan tentunya memerlukan biaya yang sangat besar…kita tunggu hasilnya nanti. MbT berfikir bahwa kemungkinan besar banyak sekali parts atau bagian yang akan diganti, terutama adalah ruang bakarnya dan juga steam drum/cylinder yang pasti akan diganti baru tentunya karena terkait faktor safety.

Seluruh bagian yang bergerak termasuk piston torak pasti mengalami penggantian atau minimal dilapis dengan bushing baru…..seluruh sistim kontrol pneumatic yang terdapat dikabin juga harus difungsikan…alhasil umumnya pekerjaan restorasi atau retrofit akan mencapai penggantian 60% part atau komponen.

Big Boy #4014 yang dibuat oleh pabrikan Marklin atau BLI merupakan item yang patut dikoleksi.


Rumput hijau sudah mulai tumbuh…

September 30, 2015

Setelah menunggu beberapa bulan…rerumputan hijau sudah mulai tumbuh dipinggir jalur kereta. Masih dengan suasana kering beberapa daerah yang tersiram hujan mengakibatkan rumput dan beberapa vegitasi mulai tumbuh menghias midi LO MbT  sehingga sedikit terlihat lebih segar.

Rumput yang tumbuh pada midi LO ini merupakan bukti bahwa beberapa area didaerah track masih menyimpan cadangan air walau kondisi cuaca tergolong panas. Diantara bebatuan balas tepi rel terlihat rumput yang menghiasi midi LO…diselingi dengan beberapa pohon yang dapat digunakan untuk berteduh.

Rumput, tanaman rendah dan pohon memang merupakan hal yang tidak boleh dilupakan pada saat kita akan membangun sebuah layout, bahkan merupakan hal wajib selain perlu menciptakan bukit2 bebatuan yang berfungsi untuk mencerminkan karakter Layout itu sendiri.

r2 r3 r4r5

MbT telah mempersiapkan rumput artificial ini sudah cukup lama….namun karena rumput produk NOCH ini termasuk asesoreis dengan kualitas prima sehingga disimpan lama tidak berubah warna. Rumput produk Noch ini tersedia dalam bentuk lembaran kecil dan ada yang besar. Noch memproduksi jenis rumput ini dalam tiga warna pilihan sesuai musim….warna hijau segar, warna hijau sedikit kering dan warna coklat kering.

Pemasangan rumput sangat sederhana, dipotong dengan gunting sesuai keperluar dan ditempel dengan menggunakan perekan/lem putih seperti produk FOX.

Gelaran rumput langsung membuat LO berbeda terlihat lebih segar…apalagi ditambah dengan taburan balas disekeliling track….walaupun hanya rumput liar.

r6 r8 r9 r10

Tidaklah menarik kalau yang tampil hanya rumput2 liar disepanjang track…tentu saja rangkaian kereta akan passing pada track yang merupakan bintang yang selalu ditunggu oleh para rail fan ataupun penggemar kereta model.

Sebagai bintang yang tampil di midi LO kali ini adalah rangkaian box car Union Pacific, rangkaian box car ini ditarik oleh loko consist ALCO C630 yang sering tampil karena memang top markotop di era tahun 70an. Box car Union Pacific yang menampilkan color serba kuning khas Armour Yellow merupakan rangkaian box car pertama rolling di midi LO ini…

Dengan memanfaatkan jalur track yang cukup panjang meliuk maka rangkaian box car dapat berbaris hingga 18 gerbong ditambah 1 unit caboose yang dapat sekaligus dijepret pada satu sisi.

r11 r12 r13 r14

Track didepan station dengan tiga jalur termasuk satu jalur siding merupakan daerah yang digunakan loko-loko majang untuk diambil gambarnya alias sebagai catwalk. Daerah ini memang memudahkan pengambilan gambar dari berbagai sisi…..MbT sengaja mempersiapkan lokasi ini.

Kalau diperhatikan …daerah station ini terdapat beberapa bangunan yang sifatnya tidak permanen…alias ijinnya setara HGB saja…sehingga kalau MbT bosan dapat merobah dengan nuansa yang lain.

Saat ini terlihat dua unit loko sedang consist dengan lead loko Alco C630…sedangkan satu unit loko lain seri U pada posisi dijalur siding sedang bersiap akan bergabung secara consist untuk melengkapi menjadi 3 unit.

 

r15 r16 r17 r18

Rumput-rumput hijau disepanjang jalur memang sangat membantu penampilan layout…selanjutnya MbT juga akan melengkapi sepanjang jalur dengan batu ballast yang berfungsi untuk memperkuat posisi track ditempatnya. Pekerjaan pemasangan alias menanam rumput dan pohon merupakan pekerjaan pertamanan yang tidak sederhana.

Saat ini tersedia bahan untuk pertamanan dari beberapa produk terkenal dari eropa dan amrik, seperti produk Bush, Noch dan produk Woodlandscenic. Produk-produk ini sudah terkenal dikalangan penggemar kereta model….hanya saja tidak mudah mencarinya….selain impor melalui belanja online, di Jakarta sudah ada toko yang menjual khusus perlengkapan pertamanan dan pernik ballast yang sangat cocok untuk LO skala HO.

r19 r20 r21 r22

Keuntungan track/jalur panjang adalah penggemar kereta model dapat menampilkan koleksinya dengan dapat dilihat sekaligus berbaris pada track…termasuk curve dengan radius besar 26″ merupakan tuntutan para penggemar kereta model kalau akan rolling kereta/gerbong jenis panjang.

Diatas terlihat rangkaian loko seri SD40-2 dan SD38  sedang passing didaerah curve 26″ yang sudah ditumbuhi rerumputan disekitarnya. Rangkaian loko consist 3 unit ini menemani rangkaian consist lain 3 unit loko seri Alco C630.

r23 r24 r25 r26

Terlihat consist loco seri Alco yang terdiri dari 2 unit loko akan bertambah consist 3 unit loko…selanjutnya ketiga loko consist tersebut akan mengganding belasan gerbong jenis box car yang dimiliki armada Union Pacific.

r28 r29 r30r47

 

Sejak awal sudah terpikir bagaimana untuk dapat memandang rangkaian loko consist – belasan gerbong – caboose pada satu jalu terlihat semua…jalan keluarnya adalah memang harus membuat track panjang lurus ataupun melingkar pada satu sisi.

MbT telah menyiapkan track lurus dengan panjang hingga 4 meter…juga track yang melingkar dengan bentangan kurang lebih juga 4 meter untuk mengantisipasi rangkaian panjang.

Track lurus yang terletak dekat dengan dinding dengan elevasi 3cm merupakan track yang dapat menampilkan rangkaian rangkaian loko consist – belasan gerbong – caboose secara bersamaan.

r31 r32 r33 r34

Melanjutkan membahas soal rumput…tepatnya rumput liar yang tumbuh disekitar track, MbT sengaja selalu menempatkan atau membiarkan rumput liar tersebut tumbuh disepanjang jalur ….dan apabila pengambilan atau sudut foto memungkinkan, MbT selalu mengkombinasikan antara loko atau gerbong yang umumnya berwarna kuning atau abu-abu dengan warna rumput liar yang masih hijau.

Kombinasi warna dan hasil foto macro menunjukkan rumput terlihat tumbuh sehat. Pada artikel/posting kali ini MbT memang sengaja mengangkat tema rumput disekitar jalur/track….yang dapat dijadikan object yang menarik.

Tentu saja rumput pun memiliki type yang beraneka macam termasuk ukuran rumputnya pun bermacam…dan rumput liar selalu terkait dengan daerah sekitar atau bukit bebatuan.

r35 r36 r37 r38

 

Midi LO MbT yang memiliki double deck track merupakan LO yang ternyata tidak sederhana untuk menyelesaikan pemasangan diorama..khususnya untuk menyelesaikan unsur pegunungan..bukit..daerah hijau..ataupun daerah kering, hal ini dikarenakan lahan atau tempat datar untuk tumbuh hamparan rumput tidak banyak. Praktis deck yang diatas telah dipenuhi dengan track dan bangunan…sehingga hanya tersisa beberapa luasan yang dapat ditumbuhi oleh rumput.

Sebenarnya MbT menilai ini merupakan keuntungan…karena dengan lahan yang terbatas maka tidak banyak material khususnya terkait dengan pemasangan area hijau…alias mengurangi budget.

r39 r40 r41 r42

Rumput pada umumnya selalu tumbuh didaerah yang rendah karena disana kandungan airnya cukup…termasuk pada pinggiran track yang memiliki posisi rendah umumnya akan ditumbuhi rumput liar. Selain itu pada daerah yang jarang dilalui atau diinjak maka dapat tumbuh rumput liar.

Pada midi LO dapat diperhatikan bahwa daerah yang rata dan rendah ditumbuhi ruput, juga tentunya pada halaman atau taman disekitar bangunan… Pada perbukitan juga terlihat rumput liar tumbuh diantara batu karang.

Jangan lupa pemasangan backdrop juga merupakan tambahan yang sangat membantu jarak pandang dan nuansa latar belakang LO…dan ternyata backdrop nuansa padang rumput dan langit biru sangat mempesona…MbT memanfaatkan produk Faller.

r43 r44 r45 r46

Untuk loko yang sedang consist…khususnya untuk para masinis juga memerlukan view yang menyejukkan…dan rerumputan dan pepohonan hijau sebenarnya sangat penting untuk mengurangi kelelahan mata.

Itu salah satu alasannya kenapa pada hidung loko pada bagian datar dicat warna hijau doff yang selain menghindarkan silau mata juga membuat pandangan teduh..

…yang pasti hamparan rumput membuat MbT mempunyai view yang teduh.. Pada awalnya midi LO MbT ini akan dirancang dengan 10% luasannya berwarna hijau, 20% diisi bukit dan bebatuan, 20% untuk bangunan dan sisanya 50% merupakan track area. Dari pembagian tersebut yang 10% untuk warna hijau ternyata sulit ditrapkan.

Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menggabungkan nuansa double decker layout dengan membagi deck atas DC rail dan deck bawah AC rail…perlu sekian banyak kompromi.

r48 r49 r50 r51 r52

Menyinggung rangkaian kereta consist dengan menarik belasan gerbong jenis box car…MbT merangkaikan dengan box car warna kuning khas Union Pacific. Box car terdiri dari box car dengan panjang 50′ yang memiliki berbagai jenis pintu samping yang digunakan untuk memasukkan dan mengeluarkan muatan.

Pintu merupakan jenis sliding door dengan sistim mekanis manual, gerbong dilengkapi dengan single door atau double door sliding, beberapa gerbong dilengkapi dengan cushion door yang tentunya dapat menutup sevara rapat kedap cuaca. Box car ini masih beredar hingga tahun 70an… Kalau dilihat dari slogan dan tulisan yang terpampang pada sisi samping…terbaca bahwa Union Pacific memang serius untuk mempersiapkan sarana transportasi kereta barang.

Terakhir sedikit rekomendasi bahwa box car buatan Athearn tersebut yang merupakan produksi tahun 2005, 2006 dan 2008 sangat layak untuk dijadikan koleksi. Athearn memproduksi dengan dilengkapi steel wheel yang sangat presisi.