Loko Gas Turbin

Setelah era BIG BOY menyusul era GAS TURBINE…loko yang satu ini merupakan loko dengan penggerak menggunakan GAS Turbine, tentu saja loko ini memerlukan bahan bakar minyak yang tidak sedikit…sehingga loko Gas Turbin ini memiliki ciri khas menarik tender berisi BBM….bahkan konsumsi bahan bakar untuk Gas Turbine sejumlah dua kali dari konsumsi bahan bakar untuk mesin Diesel.

Teknologi Gas Turbin sebetulnya saat itu bukan merupakan hal yang baru terutama sudah dikenal untuk penggerak propeler pesawat type Turboprop, penggerak kapal laut dan juga sebagai power plant. Loko jenis Gas Turbin sudah mulai diperkenalkan di era tahun 50an oleh pabrik kereta api ALCO bekerjasama dengan GE.  Pada loko jenis Turbin Gas ini, terpasang sebuah Turbin Gas yang output shaftnya akan menggerakkan sebuah alternator atau generator listrik.

Tenaga yang dihasilkan oleh loko Gas Turbin cukup besar bahkan dua kali dibanding loko Diesel era itu…..power sebesar 4,800HP memang tergolong besar sehingga mampu menarik rangkaian gerbong barang lebih banyak. Saat ini Gas Turbine telah hadir di midi LO MbT….beda dengan di Amrik sana bahwa loko jenis Gas Turbine -electric locomotive ini atau ada yang menyebut GTEL telah diproduksi dalam tiga generasi, generasi pertama sebanyak 10 unit dengan nomor punggung #51 hingga #60…..GTEL yang melaju di midi LO MbT adalah salah satu dari generasi pertama ini yaitu #59.

GTEL generasi pertama ini memiliki konfigurasi B+B-B+B sehingga kalau kita perhatikan loko ini seolah merupakan dua loko kecil yang memiliki konfigurasi roda B+B yang digabung….dan GTEL ini telah diproduksi pada rentang waktu antara 1952 sampai dengan 1961 dengan total unit untuk tiga generasi sampai 56 unit.

Tampak loko jenis GTEL ini memang gagah dan seram juga…walau telah dilabur dengan warna kuning dengan kombinasi atap abu-abu dan strip warna merah yang manis khas UNION PACIFIC masih terlihat sosok yang bongsornya…ditambah lagi dengan tender tempat bahan bakar dengan tulisan cukup besar UNION PACIFIC.

Tentu saja loko yang memiliki panjang total sekitar  25m ini kalau modelnya kita lihat berhenti didaerah station midi LO MbT sudah terlihat memenuhi panjang peron yang ada.

Loko GTEL ini dibuat dan dipesan oleh pihak UNION PACIFIC diperuntukkan untuk menarik rangkaian gerbong barang, jarak yang ditempuh cukup panjang dan dengan speed yang dapat mencapai 105 km perjam tentu saja konsumsi bahan bakarnya akan banyak….memang itu ciri khas mesin Turbin gas…alhasil harus siap dengan tanki fuel yang digandeng kemana-mana.

MbT membuat simulasi loko GTEL ini juga akan menarik rangkaian gerbong barang….terlihat loko GTEL sedang bermanuver langsir dari track luar akan masuk ke track dalam dengan berpindah melewati double cross turn out ukuran #10 yang memang ampuh untuk digunakan oleh loko yang memiliki fisik panjang.

Pada tender yang membawa bahan bakar terlihat lampu belakang yang cukup besar dan terang…lampu ini akan aktif menyala saat loko berjalan mundur…termasuk bersamaan menyalanya lampu belakang pada loko yang merupakan lampu kerja.

Pada saat loko melaksanakan langsir seperti ini MbT dapat menikmati detail nyalanya lampu belakang…selain itu pada tender terlihat coupler yang non remote…sementara pada loko dilengkapi dengan remote coupler yang menurut MbT justru yang diperlukan adalah coupler yang terdepat pada tender. Hal ini MbT mencoba saat membuka remote coupler loko bagian belakang memang coupler terbuka sempurna namun jangan lupa bahwa antara loko dan tender tedapat 2 kabel listrik untuk kebutuhan lampu tender dibelakang sehingga loko belum dapat terlepas dari rangkaian…

Rangkaian loko GTEL ini telah memasuki jalur track dalam yang merupakan simulasi akan mengambil rangkaian gerbong barang lebih dari 100 unit gerbong… Terlihat loko Gas Turbine ini bermanuver langsir maju mundur dekat dengan sebuah station yang saat itu terdapat banyak calon penumpang sehingga mereka berkesempatan melihat dengan jelas sosok bongsor loko GTEL ini.

Loko ini selain memiliki tenaga penggerak utama Gas Turbin…juga dilengkapi denga sebuah Diesel berukuran kecil yang sering disebut juga “Donkey” Diesel yang bermanfaat untuk kegiatan manuver seperti ini..sehingga lingkungan station tidak terganggu dengan bisingnya akibat suara Turbin dan juga dapat menghemat bahan bakar.

Kalu diperhatikan detail nya bagian dinding samping dari loko GTEL ini terdapat kisi-kisi yang berfungsi sebagai ventilasi udara ruang Turbin didalamnya, selain untuk kebutuhan udara turbin  juga diperlukan sebagai peranginan apabila ada orang masuk didalam, belakangan yaitu pada generasi ke 2 Gas Turbine Electric Locomotive desainya berobah yaitu pada daerah samping loko dibuat gangway untuk ornag jalan seperti suasana beranda, selain tidak panas juga mendapatkan udara segar langsun. Nick name dari GTEL generasi kedua ini adalah “VERANDA”.

Loko gas Turbin keluar dengan tiga generasi, yang pertama ini GTEL yang saat ini tampil di midi LO MbT, kemudian generasi kedua yaitu VERANDA yang nanti akan diulas tersendiri dan generasi ketiga adalah dikenal dengan sebutan BIG BLOW yang memiliki tiga rangkaian loko set. Model loko GTEL dan VERANDA telah sukses dibuat oleh pabrikan KAMOD berkualitas yaitu MTH….dan hebatnya model dibuat dengan material die cast ditambah electronic board Proto 3.0……sebelumnya jenis VERANDA pernah dibuat oleh LIONEL dan belakangan dengan body plastik ABS dibuat oleh Athearn.

Dibagian atas loko yang dilabur dengan warna harbour mist Grey atau abu2 terdapat banyak detail yang sesuai dengan kegunaan termasuk exhaust ducting untuk Turbin dan dibagian depan terdapat horn loko yang memiliki nada suara cukup keras. Pada tender bagian atas terdapat running board lengkap dengan railing pengaman, running board dan railing sangat berguna saat pengisian bahan bakar.

Loko GTEL produksi MTH ini juga dilengkapi dengan smoke system…dimana cairan smoke dimasukkan melalui lobang diatas atap yang sekaligus merupakan exhaust Turbin nya. Hembusan smoke dapat dikontrol secara digital dengan mengaktifkan fitur F9.

Semua kelebihan detail loko tersebut merupakan suguhan dari pabrik KAMOD berkualitas MTH, pabrikan ini telah memproduksi hampir semua loko2 UNION PACIFIC termasuk Big Boy, Challenger, Veranda dan GTEL. Loko legendaris produksi MTH tersebut materialnya terbuat dari die cast sehingga detail dapat tampil bagus dan realistis…bobot loko produk MTH ini juga lumayan.

MTH untuk mengimbangi produknya yang berkualitas kita ketahui dengan sukses telah mencangkokkan electronic board buatan PROTO Sound 3 yang sudah teruji, electronic system pada GTEL  memiliki fungsi untuk mengatur power, lighting, smoke, sound dan remote coupler….luar biasa hasilnya, para penggemar kereta model dapat menikmatinya dengan memanfaatkan fitur2 pada throttle control hingga 32 fitur.

Rangkaian loko GTEL sudah terlihat menarik 100 gerbong barang jenis box car yang pada simulasi di midi Lo MbT terlihat menarik hingga 30 gerbong barang dan melintas dijalur dalam atau jalur 2 didepan stasion. Loko GTEL yang merupakan kereta barang cepat ini tentu bukan merupakan kesulitan apabila menarik rangkaian gerbong barang di track yang mendatar.

Raungan mesin Turbin lumayan menggema dengan nada bising pertanda putaran tinggi turbin, sound ini sangat utuh di adobe oleh sound dari DCC system yang dipercayakan kepada Protosound 3.0….MbT mencoba rangkaian ini lari diatas track dalam midi LO MbT dan pada double crossing berpindah ke jalur luar.

Sedikit komentar pada Remote coupler yang populer dari MTH memang belum tertandingi oleh produk kamod Amrik yang lain, remote coupler memang sangat efektif saat digunakan untuk melepas sambungan antara loko dengan gerbong dibelakangnya, atau antara loko dengan loko saat berjalan consist…

Seperti MbT sebutkan diatas bahwa remote coupler untuk GTEL ini tidak cocok karena walau coupler sudah terbuka tetap saja tender masih belum lepas karena tertahan oleh 2 kabel elektronik, dan apabila memang MTH akan mengembangkan remote coupler maka lebih berfungsi kalau dipasang pada tender coupler yang belakang…sehingga berfungsi untuk melepas rangkaian gerbong.

Loko GTEL buatan MTH ini memang detailnya belum dapat lawan…diteliti dari bagian atas hingga bagian bawah seluruhnya telah disiapkan dan sesuai dengan blue print yang ada..yang membuat nilai nya plus plus lantaran material yang digunakan adalah die cast dan steel small wire untuk railing dan grab.

Bagian truck/boogi dari roda loko yang memiliki konfigurasi B+B+B+B juga boogi pada tender C+C terbuat dari metal yang dilabur warna bromith silver sesuai prototypenya. Pada loko GTEL seri lain ada yang berwarna abu2….untuk generasi kedua VERANDA juga dibuat dengan kualitas yang bagus khas MTH.

Simulasi loko GTEL pindah jalur merupakan atraksi yang ditunggu-tunggu dan cukup menarik karena bunyi klik klak klik klak roda B+B+B+B karena benturan dengan sambungan pada track double crossing lumayan menegangkan karena khawatir terjadi derail, namun GTEL produk MTH ini tetap maju lancar tanpa kendala.

Memang karena loko ini memiliki bobot yang cukup berat bunyi klik klak dengan track cukup keras…roda B+B+B+B yang merupakan gabungandari empat boogi digerakkan oleh motor yang terhubung dengan traksi pada kelompok roda BB pada bagian dalam…artinya group roda yang didepan dan belakang hanya merupakan pilot wheel saja.

Setelah pindah jalur….rangkaian yang ditarik GTEL ini meluncur kembali di jalur luar midi LO MbT dengan menikmati curve lebar pada setiap putaran dan melalui beberapa turnout lebar tanpa kendala. MbT telah mencoba GTEL ini pada berbagai jalur yang tersedia termasuk track yang memiliki elevasi menanjak dan menurun dengan hasil yang memuaskan dan ketika menaiki track menanjak MbT perlu menambah bukaan throttle untuk menambah tenaga.

Bagian depan loko GTEL ini terdapat head lamp yang tepat dipasang ditengah hidungnya, lampu ganda atas bawah menyala dengan salah satunya selalu menyala osilasi seolah berkedip memberikan isyaran bahwa loko ini bergerak maju kedepan, dan saat loko berjalan mundur kedua lampu ini secara otomatis tidak menyala. Selain itu didepan terdapat number board yang menyala sehingga road number #59 terlihat dengan jelas…dan diatas number board terdapat lampu pilot yang selalu menyala cukup terang. Lampu number board, lampu pilot dan lampu kabin dikontrol terpisah dengan lampu utama yaitu dengan mengaktifkan fitur F5.

Detail lain yang menarik pada bagian depan loko GTEL ini terlihat pintu masuk loko yang tepat terpasang ditengah, lengkap dengan hand grib kiri kanan dan handle pembuka pintu, untuk langsung masuk ke kabin juga terdapat pintu samping dikedua sisinya.

Perjalanan berlanjut kembali melingkar pada curve disebelah kanan midi LO MbT…sejajar dengan track luar terdapat road side yang dilalui beberpa truck besar termasuk terlihat truck Del Monte yang selalu wira wiri disekitar track midi LO MbT….merupakan kewajiban untuk para modelrailroader melengkapi roadside dengan berbagai pernik kendaraan termasuk rambu2 yang diperlukan…MbT selalu ingin mengupdate apabila ada kesempatan.

Loko GTEL pada track luar terlihat meluncur lebih kencang karena curve nya lebih lebar bervariasi antara 24″ dan 26″….curve ini memang disiapkan untuk gerbong kereta penumpang juga loko2 panjang seperti Big Boy, Veranda juga GTEL.

Setelah masuk curve lingkaran disusul dengan jalur yang menanjak…GTEL melanjutkan kejalur lurus dengan full speed 50m/hr bunyi Turbin meraung bising hasil produk MTH dengan Protosound nya. Untuk loko GTEL produk MTH ini MbT sangat merekomendasikan untuk dijadikan koleksi….dan type ini tidak akan lekang dengan waktu.

Pesaing dari GTEL ini adalah loko jenis VERANDA yang juga diproduksi oleh MTH…next MbT akan mengulas kehebatan VERANDA yang produksinya sudah mencapai batch ke IV….

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: