Challenger dengan gerbong penumpang

Challenger yang satu ini tampil beda dengan warna abu-abu, Challenger yang merupakan loko uap milik armada Union Pacific merupakan sosok loko uap yang sangat terkenal dengan kemampuan tarik yang sangat besar bahkan mampu melewati daerah perbukitan dengan banyak track curve. Challenger abu2 ini menarik rangkaian gerbong penumpang Heavy weight metal.

Generasi ini merupakan hasil konversi penggunaan bahan bakar fuel oil sehingga pada tender sudah tidak terlihat lagi tumpukan batu bara yang juga terkesan lebih kotor…sehingga pada ruang bakarnyapun terdapat perubahan yaitu adanya instalasi oil fired sebagai pemanas ketel didepan.

Warna abu2 merupakan daya tarik tersendiri…apalagi ditambah dengan strip warna Putih memanjang loko uap Challenger ini. Seri ini juga memiliki perbedaan dibagian depan loko dengan dipasangnya sepasang Smoke Deflector….dengan adanya smoke deflector maka aliran uap dapat mengarah lebih keatas.

Untuk seri Challenger sebelumnya belum terdapat smoke deflector sehingga bagian depan silinder terlihat jelas (terlihat pada Challenger yang melaju di track sebelah dalam). Dengan adanya smoke deflector loko uap Challenger ini juga terkesan seperti loko cepat.

Challenger seri ini merupakan hasil konversi dari penggunaaan bahan bakar batu bara menjadi menggunakan minyak, sehingga tender yang selalu nempel gandeng dengan loko selain membawa cadangan air juga membawa minyak sebagai bahan bakar…maka pembakaran juga lebih baik yang tentunya akan menghasilkan kecepatan yang bertambah…sehingga cocok digunakan untuk menarik rangkaian gerbong penumpang.

Pemasangan smoke deflector pun juga cukup sederhana …dengan memasang dua buah pelat yang dilengkapi konstruksi penguat sehingga lembaran pelat baja dikedua sisi ini cukup kuat menahan terpaan angin dan cuaca.

Challenger abu2 Union Pacific dengan gagah menarik rangkaian gerbong penumpang yang juga berwarna abu2 Union Pacific. Beberapa jenis gerbong penumpang mulai dari baggage car hingga observation car tampil di midi LO MbT dan meluncur dijalur track luar. Gerbong penumpang seri Heavy metal ini terlihat merupakan jenis yang sesuai dengan era Challenger.

Sengaja MbT mengkoleksi Challenger jenis ini untuk dipasangkan dengan gerbong menumpang Union Pacific  jenis Heavy weights warna abu2….strip warna putih yang memanjang pada loko juga terdapat pada gerbong…kombinasi warna abu2 muda dan abu2 tua terlihat sangat serasi dan terlhat klasik.

Loko Challenger ini merupakan produk yang lengkap selain pengaturan motor secara digital yang sangat halus yang menggerakkan keenam traksi roda konfigurasi 4-6-6-4 juga memiliki double smoke stake yang gagah…dan lighting pada cabin sangat serasi dengan lighting pada gerbong penumpang yang ditarik.

Rangkaian gerbong penumpangnya pun memiliki detail yang patut diacungi jempol, sesuai eranya…loko uap Challenger dan gerbong penumpang seri Heavy weights ini masih menggunakan konstruksi dengan sambungan sistim paku keling…terlihat detail yang lengkap dengan bagian paku keling disetiap sambungannya.

 

Detail dari Challenger warna abu2 ini menurut MbT belum tersaingi dengan yang lain…tentu saja karena Challenger yang satu ini buatan pabrik model railroad kondang MTH. Telah diketahui oleh para penggemar kereta model bahwa MTH selalu memproduksi loko jenis uap dengan detail yang aduhai dan tentu saja seluruh bagian termasuk frame, body dan pernik detail terbuat dari metal.

Puas rasanya saat memperhatikan detail yang nota bene sangat teliti dan akurat, digabung dengan sistim mekanis yang mendekati prototype yaitu konfigurasi roda 4-6-6-4 lengkap dengan mekanisme torak dan engkol yang sangat mengesankan saat diperhatikan dengan lebih seksama.

Perhatikan detail loko bagian depan yang terlihat gagah mulai dari lonceng kuningan, number board yang menyala, marking light kiri dan kanan, tutup silinder bulat yang dilengkapi dengan detail baut sekelilingnya, logo UNION PACIFIC shield, lampu utama depan tengah yang sangat terang, snow plow yang bagian tengahnya dapat dibuka untuk dummy coupler.

Kebagian atas dan samping detail perpipaan yang menunjukkan begitu rumitnya sistim pipa uap dan pipa air termasuk safety valve dilengkapi dengan tuas katub berwarna merah. Double stake alias cerobong asap kembar yang menunjukkan bahwa uap yang dihasilkan dari pembakaran cukup banyak membumbung keatas…sehingga para insinyur UP merancang untuk dipasang nya Smoke Deflector.

Pada bagian atas juga terlihat beberapa katup peluit berbahan kuningan yang kalau berbunyi mengeluarkan nada yang sangat klasik loko Uap…MTH telah mengatur sistim electronic sound untuk ini dengan melengkapi speaker yang ditempatkan di bagian tender. MTH juga memberikan fitur smoke yang dikontrol secara digital.

Dibagian atas masih terlihat sederet detail berupa bukaan dan hatch untuk pemeliharaan silinder uap/ketel yang detail nya dibuat berwarna hitam… merupakan kombinasi warna serasi dengan warna hitam atap kabin masinis, pada bagian atap kabin dibuat bukaan atau hatch yang berfungsi sebagai perangian atau jalan untuk inspeksi…detail ini dibuat dapat dibuka tutup.

The Challenger terlihat lari deras pada jalur lurus track midi LO MbT…jalur ini merupakan catwalk lurus untuk mengabadikan rangkaian loko lengkap dengan gerbong penumpang hingga sepuluh gerbong panjangnya, MbT sengaja membuat posisi track ini sedikit diatas sehingga tidak akan terhalang oleh loko pada track disampingnya.

Terlihat Challenger menarik tender air dan minyak, selanjutnya disusul rangkaian gerbong penumpang berbagai jenis termasuk gerbong baggage yang posisinya tepat dibelakang tender loko. Gerbong penumpang terdiri dari gerbong kombinasi tempat duduk dan juga gerbong cabin yang dilengkapi dengan tempat tidur…menunjukkan rangkaian ini menempuh perjalanan yang cukup jauh.

Jembatan berbagai jenis masih mendominasi icon pada midi LO MbT…dan memang saat rangkaian Challenger melewati truss bridge terlihat merupakan pemandangan atau sekuen yang ditunggu. Pada setiap bridge MbT telah memasang track khusus sehingga cukup aman bagi loko supaya terhindar dari derail.

Tinggi bridge lumayan lega untuk ukuran Challenger karen tinggi bridge telah dirancang untuk dapat dilewati gerbong pembawa kontainer double stak atau gerbong type double decker.

Walau midi LO MbT belum secara keseluruhan selesai terutama pada bagian detail termasuk pasir balas…pepohonan dan vegetasi namun rangkaian loko Challenger produk MTH ini meluncur dengan meraung kan horn serak nya tanpa menghiraukan area sekelilingnya. MbT sangat merekomendasikan untuk mengoperasikan rangkaian tersebut dengan melewati curve minimum 26″, hal ini untuk menghidarkan derail saat melaju.

Mujur midi LO MbT ini telah dikonstruksi dengan menggunakan curve yang lebar…itupun MbT harus memasang tender dengan menggunakan penghubung ke loko pada posisi bar terjauh/lebih renggang, terdapat dua lobang untuk penyambungan yang sekaligus sebagai penghantar listrik yaitu close coupler dan yang satu lagi sedikit lebih renggang…

Rangkaian loko Challenger dan gerbong penumpang dari armada UNION PACIFIC selalu menjadi incaran para kolektor kereta model…dan khusus yang warna abu2 ini merupakan item yang patut dimasukkan dalam urutan 10 pertama item koleksi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: