UNION PACIFIC AC 6000 masih mempesona

Sudah cukup lama loko Diesel seri AC6000 tidak tampil di midi LO MbT…kali ini secara serentak loko milik armada UNION PACIFIC sosok AC6000 tampil 4 unit sekaligus. Total jumlah 4 unit loko merupakan pemandangan yang unik..dan ini juga merupakan uji coba bagi sistim kontrol DIGITRAX SUPER CHIEF yang memang terkenal cukup ampuh.

Consist 4 unit loko ini menyusuri track luar midi LO MbT dengan lancar…sound yang dihasilkan dari elektronik board produk dari BLI Paragon2 series tidak perlu diragukan lagi. Deruman Diesel engine sebesar 6,000HP atau sekitar 4,500KW tiap loko memang memenuhi ruangan sekitar 6x4M…untung saja bunyi horn tidak berlangsung lama dan tidak bersamaan …hal ini memang untuk loko consist hanya aktif tombolnya saat diposisikan pada address loko yang akan diaktifkan horn nya.

ac10 ac11 ac12ac13

Loko seri AC6000 ini merupakan produksi pabrikan kereta api raksasa GE transportation yang saling berlomba dengan pabrik EMD yang juga terkenal memproduksi SD90. Loko seri AC 6,000 ini merupakan loko Diesel dengan single engine terbesar HP nya, sebelumnya ada type DDA40 X yang memiliki engine dengan total 6,600HP yang dihasilkan oleh dua (2) D1esel engine. AC6,000 mulai mencuat namanya karena dijuluki Green Engine yang saat itu juga memiliki body berwarna hijau.

Loko Diesel AC6,000 diproduksi pada awal 1995 yang merupakan pesanan dari armada CSX sebanyak 3 unit dan armada Union Pacific telah memesan sebanyak 10 unit dengan nomor punggung  #7,000 – 7,009…loko2 tersebut mulai beroperasi tahun 1966. Ternyata mesin yang besar ini menimbulkan masalah terutama adanya getaran/vibration akibat 2 unit turbocharger…untuk mengatasi ini pihak pabrikan mendesai ulang dan merilis type yang baru….order awal sebanyak 106 unit  merupakan pesanan UNION PACIFIC dengan type AC6000 CW

ac1 ac2 ac3 ac4

Saingan berat pabrikan GE ini juga terus berlomba untuk melahirkan loko Diesel jenis baru yang ramah lingkungan juga…setelah sukses dengan SD90MAC yang diklaim boros bbm selanjutnya keluar loko baru dengan type SD70 yang masih diproduksi hingga sekarang. Demikian juga pihak GE telah stop produksi AC6000 serias ini ditahun 2001 dan memproduksi seri baru type AC4400…loko ini lebih kompak, lebih hemat dan ramah lingkungan.

Kembali ke type AC6000 yang memiliki debut lumayan bahkan sampai negri Kanguru Australia…data mencatat bahwa perusahaan transportasi BHP pernah membuat top record dengan menggabung consist 8 unit loko (next MbT akan mencoba) untuk menarik ratusan gerbong hingga 682 gerbong hopper membawa biji besi/iron ore. Total berat yang ditarik kedelapan loko seri AC6000 itu total 99ribu ton lebih dengan panjang rangkaian mencapai panjang 7.3 KM….

ac5 ac6 ac7 ac8

Union Pacific memberi nomor lambung yang 10 units pertama dengan nomor  #7500-#7509 walaupun pada awalnya  diberi nomor 7000-7009, yang diproduksi oleh GE pada rentang waktu November 1995 & Desember 1996….kelompok pesanan selanjutnya sebanyak 45 units diberi nomor #7510-#7554 yang diproduksi mulai July & December 1998. Pada bulan Juni 1999 salah satu loko ini mengalami kebakaran karena korsleting yang menimpa loko nomor #7511 dan karena masih ditanggung asuransi maka  pihak GE membangun ulang dan diserahkan kembali ke UP sebagai pengganti pada Januari 2001. Yang terakhri sejumlah 25 units dibangun dan diselesaikan pada bulan Januari 2001 diberi nomor #7555 – #7579.

Empat unit loko Diesel buatan GE type AC6000 tersebut dengan nomor #7500, #7511, #7513 dan #7391 terlihat modelnya secara consist melaju bersama di track luar midi LO MbT .

ac14ac15ac16ac17

Setelah cukup puas memandangi sosok AC6000 dari berbagai sudut pandang…loko dengan nomor #7391 ini mulai langsir bergerak mundur yang secara simulasi akan bergabung dengan ketiga loko jenis AC6000 yang lain yang sudah menunggu didaerah station.

Kalau diperhatikan secara seksama sosok loko #7391 ini memiliki perbedaan yang seknifikan dimulai dari nomor serinya yang kelihatannya Union Pacific memberikan nomor ulang dengan kepala “73”, selain itu pihak Union Pacific melabur ulang loko AC6000 ini dengan ditambar atribut kibaran bendera Amerika pada samping kiri dan kanan lambungnya. Selain itu pada bagian depan terlihat terpampang logo UP shield lengkap dengan bentangan sayap lebarnya….demikian juga strip merah diatas yang membatasi warna Armour Yellow dengan Harbour mist Grey dilanjutkan hingga dibagian cover kompressor fan dibagian belakang…dan pada bagian deck terdapat strip warna Kuning muda mengelilingi loko.

ac18 ac19 ac20 ac21

BLI yang merupakan pabrikan kereta model yang terus berkembang sampai saat ini tidak henti mengeluarkan seri AC6000 ini, siasat bisnis yang jitu merupakan keberhasilannya….pada awal dikeluarkannya seri AC6000 dengan nomor seri #7500 warna loko khas UP terlihat polos hanya warna Kuning dan Abu2 tanpa ada USA Flag dan simbol UP ataupun sayap yang membentang. Setelah BLI melansir dengan mengeluarkan lebih dari 4 road number maka secara mengejutkan BLI melansir AC 6000 dengan tampak seperti diatas…tanpa menunggu lama MbT berusaha menampilkannya di midi LO MbT.

Bahkan belakangan BLI melansir ser AC6000 ini dengan dilengkapi smoke unit…ini merupakan satu bukti bahwa BLI terus berinovasi untuk mengembangkan hasil karyanya yang merupakan siasat bisnis.

ac22 ac23 ac24 ac25

Loko dengan road number #7391 langsir sudah memasuki area station pada jalur tengah…hal ini supaya tidak mengganggu jalur luar yang merupakan jalur cepat. Di area station sudah menunggu tiga unit AC6000 yang lain dan siap akan consist…yang merupakan tujuan MbT untuk mencoba apakah motor dari keempat loko ini syncron dengan baik.

Seperti ditampilkan diawal bahwa loko #7391 akan merupakan lead loko dengan disusul posisi loko #7500 dan #7511…untuk loko terakhir terlihat loko dengan posisi menghadap kebelakang yaitu loko dengan road number #7513 (masinisnya berkata dalam hati..wah gara pake angka 13 saya harus berjalan mundur)…posisi mundur merupakan hal biasa pada rangkaian consist loko di Amrik sana…membuktikan bahwa traksi motor tidak ada perbedaan pengaturan kecepatan putarannya untuk ahead atau astern.

ac26 ac27 ac28 ac29

Rangkaian loko AC6000 Union Pacific setelah consist 4 unit melanjutkan perjalanan untuk mengambil rangkaian gerbong hopper yang terletak tidak jauh dari area station..pada saat ini rangkaian loko consist masih berada dijalur tengah/dalam dari midi LO MbT. Selanjutnya setelah menggandeng gerbong hopper akan memasuki jalur luar midi LO MbT….memang kalau untuk ukuran loko panjang apalagi dengan situasi consist maka perlu curve yang lebar juga TO yang diatas #8 hal ini untuk menantisipasi supaya posisi coupler ukuran Medium antara Loko dapat bergerak bebas.

MbT akan memutar arah rangkaian loko ini dengan menggunakan Loop track yang terletak memang pada jalur track sebelah dalam sebelum rangkaian memasuki jalur luar midi LO MbT….memang sangat diperlukan membangun Loop track dalam sebuah LO karena selain pada midi LO MbT ini tidak memiliki turntable dengan Loop track dapat membalik arah loko secara consist.

ac32 ac34ac33 ac35

Produk BLI saat ini merupakan saingan berat Athearn namun MbT masih menyukai produk BLI…khususnya penggunaan material ABS pada bagian railing dan bagian kecil lainnya….milik BLI jauh lebih kuat dan terlihat masiv. Untuk bodynya sudah tidak diragukan lagi dengan warna Armour Yellow yang kereen…namun BLI masih kurang rapi dalam membuat gambar bendera Amrik dilambungnya…masih lebih unggul buatan KATO atau MTH..

Perihal detail loko…pihak BLI terlihat serius dan pada produk generasi belakangan tampak lebih rapi pengerjaannya menyesuaikan dengan penambahan grafis yang membuat loko AC6000 #7391 terlihat lebih UP.

ac36 ac37 ac38 ac39

Electronic yang dicangkokkan pada BLI seri Paragon2 ini tampak sudah lengkap termasuk dim light pada headlamp saat loko berhenti, demikian pula dengan ditchligth yang menyala bergantian saat horn loko diaktifkan…horn loko dapat diaktifkan dengan nada doppler dengan menekan dobel secara cepat (tapi bukan telolet). Dapat dibandingkan dengan loko AC6000 yang lansiran awal…grafis loko terlihat kosong dengan tiadanya UP shield dan wing serta belum ditambahkannya grafis Kibaran Bendera Amrik.

Yang perlu diacungi jempol juga yaitu elektronik untuk penggerak motor…dengan putaran motor yang halus BLI secara konsisten membuat tanpa ada perbedaan putaran saat loko versi baru di consist dengan loko versi lama…sinkronisasi keempat motor sangat memuaskan dengan dibantu kontroler Digtrax Super Chief serta Looping booster.

ac40 ac41 ac42 ac43

Dengan dipimpin oleh loko nomor #7391…barisan consist AC6000 ini bergerak menuju track loop yang memang posisi Turn out nya terletak di track jalur dalam midi LO MbT. Posisi Loop track arah sebelah lingkaran kiri dari station berjarak beberapa kilometer saja. Loop track disebelah kiri ini memiliki curve yang lebih kecil yaitu 22″ curve yang sebenarnya dirancang untuk consist loko kecil.

Setelah melewati double bridge yang menjadi ciri midi LO MbT….keempat loko mengurangi speed karena akan melalui curve 22″ yang melingkar penuh dan masuk kembali melalui Turn Out yang sama.

ac44 ac45 ac46 ac47

MbT pun baru pertama kali mencoba dan ingin membuktikan apakan curve 22″ yang dibangun dari track Roco curve 22″ dapat dilalui dengan baik. Saat rangkaian loko mulai masuk TO terlihat tidak bermasalah dan berlanjut keempat loko memasuki dan berada pada loop track yang berbentuk melingkar pada trck jalur dalam.

Kalau diperhatikan maka terlihat bahwa pada lingkaran sebelah kiri dari midi LO MbT ini terdapat tiga (3) jalur track pararel yang terdiri dari track luar curve 26″ kemudian curve 24″ dan paling dalam curve 22″ yang merupakan Loop track.

ac48 ac50ac49 ac51

Sekarang sudah terlihat rangkaian loko tersebut sudah keluar dari Loop track…dan loko #7391 tetap memimpin didepan. Masih pada track yang sama dan melalui bridge kembali dengan arah yang berlawanan…jalur track ini dikatagorikan layak untuk dilalui loko Diesel bongsor seperti AC6000.

Rangkaian kembali kearah station untuk pindah kejalur track luar karena akan langsir menarik beberapa gerbong yang sudah menunggu. Perpindahan jalur melalui double cross tack yang selalu merupakan daya tarik saat operasi perpindahan jalur. Double track buatan Shinohara digerakkan dengan empat motor buatan Turtle USA.

ac52 ac53 ac54 ac55

Double track yang memiliki ukuran cukup lebar setara TO nomor #8 menghasilkan pergerakan yang halus, keempat loko AC6000 tanpa terasa sudah berpindah jalur di track luar midi LO MbT. Jujur bahwa double track ini harus sering debersihkan karena sangat sensitif untuk mendapatkan power pickup yang maksimum. Material track nya pun sangat bagus terbuat dari steel nickel berwarna putih yang tentu juga anti  karat…..produk Sinohara double cross track ini sama dengan yang digunakan di track double truss bridge .

Double track ini juga sangat cocok untuk dilalui loko panjang seperti jenis BigBoy ataupun DD40, namun MbT harus selalu mengontrol batang track nya karena pernah kejadian TO tidak membuka sempurna lantaran terganjal sebuah batu balas bawah track.

ac56 ac57 ac58 ac59

Setelah rangkaian loko ini lengkap diposisi track jalur luar maka dilanjutkan langsir beberapa kilometer untuk menjemput rangkaian gerbong jenis hopper yang sudah cukup lama menunggu. Gerbong hopper yang digandeng dari daerah industri tersebut memuat komoditi berbentuk curah yaitu membawa gula pasir dan gandum.

Di Amrik yang antar negara bagian memiliki jarak yang cukup jauh maka sistim moda transportasi yang paling efektif adalah menggunakan transportasi kereta api…..sekali tarik dapat mengakomodari komoditi dalam  puluhan gerbong hopper. Kalau dibandingkan dengan sistim trucking seperti yang terdapat di Indo maka menggunakan moda transportasi kereta api tidak tertandingi.

ac60 ac61 ac62 ac63

Gerbong jenis hopper milik armada UNION PACIFIC berwarna putih yang merupakan hopper pengangkut gula pasir dan yang warna abu2 merupakan hopper yang mengangkut biji gandum untuk keperluan pabrik tepung. Jenis gerbong hopper memang paling sering terlihat didaerah industri untuk muat muatan curah, gerbong memiliki bentuk khas yaitu selalu memiliki bagian yang mengerucut dibagian bawah yang digunakan untuk membongkar isi muatan….dengan kata lain pengisian/loading muatan dari atas dan pembongkaran/unloading dari bagian bawah.

Gerbong jenis hopper memiliki beberapa jenis sesuai pabrikan dan ukurannya….yang terlihat disini adalah jenis hopper Rib side yaitu gerbong dengan konstruksi penguat terletak dibagian luar karena bagian dalam harus memiliki permukaan/dinding yang licin supaya muatan tidak terperangkap pada bagian konstruksi.

ac64 ac65 ac66 ac67

Untuk simulasi MbT merangkaikan 12 unit Rib Side  hopper yang terdiri 6 unit pengangkut gula asir dan 6 unit pengangkut gandum. Hopper ini merupakan produk dari pabrikan kamod ternama Intermountain, rolling stock jenis hopper ini dapat dikatakan sangat baguas mulai dari kualitas penampilan grafis dan warna, kualitas bahan, kualitis mekanis berupa roda metal hingga detail yang lengkap.

Pada bagian atas terdapat running board yang dibuat dengan laser cut sangat detail, pada bagian depan dan belakang terlihat railing dan tangga naik  yang dibuat juga sangat akurat……yang dapat menyaingi produk Intermountain ini cuma produk Exactril.

Intermountain dengan box berwarna kombinasi merah dan hitam berjendela pandang untuk mengetahui isi produk nya menjadi favorite MbT tentunya selain produk Exactrail.

ac68 ac69 ac70 ac71

Setelah berjalan beberapa saat …rangkaian memasuki daerah station di track luar sudah menjelang senja….terlihat beberapa lampu jalan sudah mulai menyala… menandakan waktu sudah melebihi 06.00 PM. Suasana senja menolong pencahayaan saat pengambilan gambar…foto terlhat lebih warm. MbT mengkombinasi pengambilan gambar dengan smart phone camera dan pocket camera…hasil dengan pocket camera terlihat lebih lengkap warnanya.

ac72 ac73 ac74 ac75

Keempat loko consist dengan gagah passing didepan station yang menjadi perhatian para pengunjung.

ac76 ac78 ac79 ac81

Praiser merupakan pabrikan figure skala HO yang menyediakan cukup lengkap rail road area figure….MbT memilih beberapa pose yang menandakan para pengunjung menyaksikan rangkaian consist loko AC6000 lewat didepan mereka. Suasana sorepun akan segera berobah malam…sejalan dengan rasa kantuk MbT yang mencoba terus menambah tulisan pada blog Masinis Bintaro. MbT merasakan bahwa khususnya detai midi LO MbT masih harus terus dilengkapi dan disempurnakan dengan menambah lagi beberapa figure.

ac80 ac82 ac83 ac84

Dengan lead loko #7391…rangkaian terus melaju dan perlahan menikung kekiri hingga rangkaian hilang dari pandangan mata yang menyaksikan didaerah station. MbT cukup puas dengan simulasi rangkaian gabungan produk BLI dan Intermountain. Menjadi catatan bahwa produk tersebut layak dijadikan koleksi.

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: