Loko kecil switcher…

Loko kecil atau jenis switcher sangat dibutuhkan untuk mendorong dan menarik rangkaian gerbong didaerah station, yard, industri ataupun untuk memindahkan rangkaian gerbong untuk jarak pendek. Pada era tahun 70an loko switcher sangat populer dan ternyata hingga saat ini loko jenis switcher masih sangat diperlukan.

Pada midi LO MbT terdapat area station yang memiliki 3 jalur track dan beberapa daerah yang juga dapat digunakan sebagai simulasi operasi Switcher. Loko ini beroperasi maju dan mundur berpindah track untuk memindahkan rangkaian gerbong barang dalam hal ini gerbong jenis hopper dan gerbong jenis reefer box car.

sw7-2sw7-1sw7-3sw7-4

Union Pacific yang merupakan armada perkereta apian raksasa di Amrik sana memiliki berbagai jenis switcher pada setiap eranya. Switcher merupakan loko berbentuk fisik kecil lucu namun memiliki tenaga yang cukup untuk menarik rangkaian gerbong2 tersebut secara bertahap ke lokasi yang dikehendaki.

Loko switcher terkadang berjalan consist untuk menambah tenaganya, dan pada umumnya switcher berjalan dengan kecepatan rendah sehingga loko ini memiliki horse power besar namun traction rationya rendah….bukan speed yang diperlukan namun HP nya yang dihandalkan.

sw5 sw6 sw8 sw9

Beberapa jenis switcher yang populer seperti type RS-1 buatan Alco tahun 40an…..EMD SW 1 dengan HP 600hp….SW 1500 buatan EMD…yang terakhir dengan type MP15AC dan MP15DC. Semua jenis loko switcher tersebut  dimiliki oleh armada UNION PACIFIC. Para pabrikan Kamod pun telah memproduksi modelnya dengan sempurna …antara lain pabrikan kamod Athearn dan BLI. Kali ini MbT menampilkan produk pabrikan BLI  seri Paragon2 yang sudah tidak diragukan lagi mutunya…

Switcher imut warna koneng armour yellow kombinasi dengan harbour mist grey dihiasi strip warna merah khas UNION PACIFIC yang hilir mudik di midi LO MbT ini adalah type SW7 phase II yang merupakan produksi pabrik kereta api General Motors Electric Motive Diesel (EMD), type ini diproduksi dalam rentan waktu hingga tahun  1949 -1951 yang beroperasi hingga tahun 70an setelah disusul beberapa type pembaharuannya.

Terlihat consist Switcher #1801 dan #1818 mulai memasuki truss bridge yang sebelumnya MbT sempat mengambil gambar dari posisi agak dibawah.

sw10 sw11 sw12 sw13

SW7 phase II ini mengusung mesin Diesel perkasa dengan total horse power 1,200HP yang diteruskan ke poros traksi  dengan kemampuan daya tarik yang mumpuni, mesin Diesel 1,200HP tersebut sudah merupakan peningkatan dari SW1 yang cuma mengusung 600HP. …loko switcher ini sangat dan telah diproduksi hampir mencapai 500 unit…tepatnya 489 unit dan UNION PACIFIC telah membeli sejumlah 25 unit dengan road number #1800 hingga #1824.

Kalau yang tampil di midi LO MbT terlihat SW7  tersebut memiliki nomor punggung #1801 dan #1818 adalah bagian dari 25 unit milik Union Pacific. Model Switcher ini telah dibuat dengan bangga oleh pabrikan kereta model BLI Paragon2 itu sudah dilengkapi denga DCC sound system yang memukau…hal ini lantaran loko kecil namun memiliki sound yang cukup keras…bahkan nada suara mesin Diesel nya lebih keras dibanding nada suara mesin Diesel yang lebih besar.

sw14 sw15sw16sw17

Switcher SW7 ini sesuai data menyebutkan dapat berjalan hingga 65 mile/jam dan memang MbT sudah mencoba speed test dari loko Switcher SW7 di jalur track luar midi LO MbT yang hasilnya sangat memuaskan. Switcher SW7 memiliki konfigurasi roda B-B dan rodanya terlihat memiliki diameter yang tidak besar sehingga kalau dilihat dari samping roda tidak terlalu tampak lantaran terhalang bagian samping boogie truck.

Fisik switcher memang tidak besar dengan panjang sekitar 13m dengan skala pada model HO sekitar panjang cuma 15 cm maka loko ini tergolong kecil…tapi ternyata memiliki daya tarik yang lumayan…apalagi MbT mencoba untuk berjalan secara consist 2 loko #1801 dan #1818…tentu hasilnya dapat menarik gerbong dengan jumlah lebih dari 20 gerbong tanpa masalah.

sw18 sw19 sw20 sw21

Simulasi pada midi LO MbT Dua unit SW7 secara Consist terlihat memasuki area station sambil menarik sebuah tanki BBM untuk kebutuhan loko2, selanjutnya consist tersebut dari jalur track luar memasuki jalur track tengah…dan satu loko #1818 ternyata mendapat job order untuk memindahkan rangkaian gerbong pembawa ternak yang terparkir pada jalur track luar.

Pada TO didaerah station tepatnya pada double cross….Switcher SW7 kembali keluar dan memasuki jalur track luar yang dengan sedikit langsir akan menarik rangkaian gerbong ternak…selanjutnya dengan perkasa switcher tersebut menarik rangkaian gerbong ternak tanpa hambatan untuk dipindahkan ke jalur tengah bergabung dengan loko switcher #1801….dengan bergabung kembali dengan switcher #1801 yang diantaranya terdapat gerbong tanki BBM dilanjutkan melaju ketujuan.

sw22 sw23 sw24 sw25

Switcher SW7 buatan BLI Paragon2 series memang sudah dirancang sedemikian rupa sesuai dengan fungsinya, fisik kecil tenaga besar, dan yang pasti sangat lincah untuk bermanuver di area manapun di Midi LO MbT yang nota bene memiliki TO yang besar. Saat melewati curve terlihat masinis Switcher senyum2 saja membuktikan switchernya melaju tanpa kendala, begitu pula saat menanjak dengan elevasi 11cm Switcher ini tetap bertenaga…walau MbT harus menambah daya dengan menaikkan putaran throttle.

Switcher buatan BLI Paragon2 series ini memiliki masa berat yang lumayan…dan digabung dengan sistim elektronik yang sudah maju maka kontrol untuk motor sudah bagus termasuk delay saat start dan stop, selain itu selain motor yang powerful juga dilengkapi dengan EMD control sehingga saat menanjak atau menurun dapat dikontrol supaya speed tetap.

sw26 sw27 sw28 sw29

Konfigurasi roda B-B merupakan modal switcher untuk menarik rangkaian gerbong, traksi yang mantap pada bagian boogie produk BLI ini dibuat detail menyerupai prototypenya dengan menutup bagian samping roda dengan bar….tidak banyak detail yang terlihat dibagian ini. SW7 memiliki cabin yang cukup luas dengan bagian belakang dipenuhi kaca jendela untuk memudahkan pandangan kebelakang. Bagian samping dilengkapi dua buah jendela dan bagian depan dilengkapi dua jendela dikiri dan kanan….didalam cabin terlihat masinis siap operasi.

Lighting dari SW7 buatan BLI Paragon2 ini juga sudah memenuhi regulasi perkereta apian…lampu besar depan dan belakang cukup terang…saat loko berhenti secara otomatis lampu meredup, juga lampu pada kabin saat dinyalakan terlihat cukup terang…secara otomatis juga akan mati apabila loko mulai jalan…dan lampu cabin akan menyala terang saat loko stop dan beberapa saat lampu juga meredup saat loko standby.

sw30 sw31 sw32 sw33

Loko Switcher telah memasuki station yang dengan segera loko #1818 akan memisahkan diri dan akan langsir untuk pindah jalur ke track/jalur luar…disana telah menunggu rangkaian gerbong ternak kosong untuk dipindahkan ketempat lain. Switcher SW7 ini maju mundur dengan lincah…dibarengi dengan sound khas BLI Paragon yang cukup bersih nadanya….bunyi lonceng nya pun terdengar bersih.

Selain bunyi lonceng yang nyaring…switcher ini juga memiliki bunyi horn yang cukup keras untuk menunjukkan SW7 sedang lalu lalang di yard. Detail lonceng pada loko ini terletak ditengah didepan exhaust gas pipe depan…lonceng berwarna kuning mengkilap menunjukkan bahwa material kuningan ini sering dibersihkan oleh masinis nys.

sw34 sw35 sw36 sw37

Setelah berada distation…loko depan #1818 memisahkan diri untuk melaksanakan job order selanjutnya yaitu memindahkan rangkaian gerbong pembawa ternak yang berada dijalur luar…SW7 dengan konfigurasi roda B-B nya melaju dengan lincah walaupun tidak sekaligus loncat karena loko ini telah diatur dengan delay yang cukup lama.

Apabila diperhatikan seksama secara keseluruhan detail loko ini tidak banyak….railing loko hanya berada dibagian depan loko dan bagian belakang loko, dibagian samping tidak terdapat railing namun tetap ada pijakan untuk keperluan maintenance engine.

sw38 sw39 sw40 sw41

Double Turn out yang berada diarea station sangat bermanfaat untuk pindah jalur tanpa perlu langsir jauh…loko #1818 dengan lincah bermanuver untuk pindah jalur…terdengar deruman suara Diesel 1,200HP nya yang diselingi sesekali horn “oom Telolet oom” nya…saat loko mundur pada jalur track luar dengan membunyikan lonceng yang lumayan keras nadanya.

Pada area station ini saat pengambilan gambar memang selalu terhalang dengan banyaknya tiang telpon dan juga adanya tiang lampu…MbT sengaja menanam tiang2 tersebut supaya terlihat lebih realistis….dan sebagai operator supaya berhati-hati saat mengangkat dan meletakkan loko pafa area ini.

sw42 sw43 sw44 sw45

Setelah loko #1818 memasuki track luar midi Lo MbT…memang langsung lansir mundur untuk menjemput rangkaian gerbong ternak yang sudah menunggu beberapa saat…lampu loko depan automatis mati dan lampu belakang segera menyala terang. Lajur track didepan station berjumlah tiga jalur…dan MbT menyebutnya jalur luar..jalur tengah ..dan jalur dalam…atau terkadang menyebut dengan penomoran jalur sebelah dalam adalah jalur nomor 1 dan jalur terluar jalur no. 3.

Jalur 1 merupakan jalur untuk mendekati peron…contohnya rangkaian gerbong penumpang saat akan menaik dan menurunkan penumpang akan memsuki jalur nomor 1 ini. Sedangkan jalur luar no. 3 dapat digunakan untuk rangkaian kereta yang langsung tanpa harus berhenti distation ini.

sw46 sw47 sw48 sw49

Loko SW7 Phase II  #1818 ini terlihat sudah memulai pekerjaan barunya…saat menggandeng rangkaian gerbong MbT memperhatikan ketinggian couplernya..dan presisi yang disuguhkan pihak BLI dengan produk Paragon2 sangat memuaskan sehingga tidak menyulitkan proses langsir untuk segera menarik rangkaian gerbong ternak kosong tersebut.

Produk BLI inipun telah diset dengan delay start yang sesuai sehingga saat mulai bergerak terlihat motor berjalan secara pelan gradasi untuk menambah kecepatan….loko berjalan perlahan dengan suara motor yang nyaris tidak terdengar lantaran juga tertutup oleh suara Diesel yang bersih…patut diacungi jempol untuk elektronik DCC Sound buatan BLI ini.

sw50 sw51 sw52 sw53

Setelah keluar dari area station…rangkaian ketemu curve lebar kekiri yang menjadi makanan empuk SW7 ini…curve ini memang sudah disiapkan untuk mengantisipasi loko besar dan gerbong panjang….hampir diseluruh area curve MbT menggunakan curve dan TO curve produk Roco yang saat ini sudah sulit dicari dipasaran….yang tentunya dikombinasikan dengan flex track milik Roco juga.

Roco memang memproduksi seri track beberapa macam dan MbT sengaja memasang untuk TO yang sudah dilengkapi dengan road bed…curve setengah lingkaran ini terletak disebelah kanan apabila MbT menghadap kestation selanjutnya pada curve ini terpasang TO curve yang lebar untuk memudahkan pindah jalur. Setelah melewati curve ini…rangkaian ketemu dengan tanjakan ringan sekitar 10cm elevasi sepanjang 1m…dan ternyata tidak menjadi masalah bagi SW7 phase II ini.

sw54 sw55 sw56

Setelah seluruh rangkaian berjalan keluar area station…terlihat loko SW7 dengan road number #1801 yang dengan setia masih menunggu…terlihat disini bahwa untuk mengkoleksi loko jenis switcher memang asyik kalau lebih dari satu unit…selain untuk pengoperasian consist…dua loko terlihat dapat meramaikan operasi langsir distation…..MbT merekomendasikan seri loko ini karena BLI Paragon2 termasuk produk unggulan.

Selain hal tersebut…seluruh foto diatas merupakan hasil jepretan dengan menggunakan camera milik smart phone yang ternyata dapat diandalkan tanpa harus repot membidik…semua auto focus tinggal menyentuh touch screen untuk eksekusinya…silakan mencoba untuk membuktikan kehebatan lensa pada smart phone dengan resolusi hingga 13mega pixel nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: