Rio Grande tampil bercahaya..

Rangkaian kereta penumpang Rio Grande tampil terang benderang melaju dengan ditarik loko seri ALCO PA A-B, dengan warna kombinasi Kuning dan Silver terlihat kalem dan tidak terlalu mencolok…diantara warna terdapat strip tiga garis yang sangat artistik.

Loko Diesel ALCO PA ini memang dibuat khusus untuk menarik rangkaian kereta penumpang, loko ini dibuat di Schenectady, New York  di United States yang merupakan kerjasama antara pabrik American Locomotive Company (ALCO) dan General Electric (GE) pada rentan waktu Juni 1946 hingga Desember 1953.

r7 r8 r5 r4

Memang tidak membosankan untuk melihat rangkaian kereta penumpang Rio Grande dengan loko ALCO PA meliuk dijalur penuh curve midi LO MbT ditambah beberapa pepohonan dan bukit karang serta berbagai jembatan termasuk Truss Bridge yang antik dan Girder Bridge dengan logo Union Pacific. ALCO PA dibuat oleh pabriknya lumayan banyak hingga 297 unit dan diantaranya selain untuk armada Rio Grande juga ada yang dibuat untuk armada Santa Fe dan Union Pacific.

Midi LO MbT merupakan LO yang tidak besar bertempat dalam ruang 4 x 7m….konsep bahwa seluruh track atau saat kereta meluncur harus dapat dilihat dengan mata dan dipantau merupakan konsep mutlak midi Lo MbT….sehingga contohnya perjalanan rangkaian kereta penumpang Rio Grande ini dapat diikuti dengan mata…..tidak ada tunnel hanya beberapa jembatan yang menghalangi sebagian pandangan.

r2 r3r9r10

Loko ALCO PA memiliki wajah yang tidak jelek dengan kontur yang tidak membulat ditandai nyaris hidungnya panjang. ALCO PA merupakan loko Diesel dengan cankokkan mesin cukuk besar berbasis V type 16 cylinder four stoke. Mesin ini menyemburkan tenaga hingga 2,000 HP.

Loko Diesel ALCO PA keluar dengan dua type yaitu type A yang dilengkapi dengan cabin dan sistim kontrol…disusul ALCO PA type B yang merupakan generator unit saja tanpa kabin. Pada ALCO PA – B dilengkapi dengan engine 2,250 HP yang mensupport loko A nya.

r11 r12 r13 r14

Fisik loko yang memiliki panjang hingga 20m ini apabila ditambah dengan unit B nya maka sudah memiliki panjang 40m lebih…ditambah dengan gerbong penumpang yang berjumlah 7 unit dibelakangnya sudah cukup lumayan panjang terlihat di midi LO MbT.

Bayangkan kalau rangkaian kereta ini berjalan 177 mph atau sekitar 188 km per jam…tentu saja kalau di midi LO MbT tidak bisa karena sistim kontrol Digitrax yang MbT gunakan memiliki skala maksimum 100mph.

r15 r16 r17 r18

Beberapa foto close up dari bagian loko dan gerbong Rio Grande menunjukkan artis tersendiri dari desainer pembuat Loko ALCO PA ataupun kereta penumpang yang dilengkapi dengan gerbong buntut panorama.

Seperti tertera pada judul posting kali ini…istilah terang benderang merupakan tanda bahwa gerbong tersebut sudah dilengkapi dengan interior lighting. Pabrikan kereta model yang membuat rangkaian gerbong lengkap dengan lignting ini adalah MTH….sistim lighting nya juga sederhana tanpa perlu on off…begitu diletakkan diatas track tidak berapa lama lampu akan menyala terang benderang, sistim lampu juga dilengkapi dengan kapisitor tentunya…MTH memang cerdik menjual produknya.

Khusus gerbong penumpang ini MTH menawarkan set dengan 5 unit gerbong dan menawarkan pula add on gerbongnya yang berisi 2 unit secara terpisah.

r19 r20 r21 r22

Cuaca disekitar track memang mulai meredup dan rangkaian kereta penumpang Rio Grande ini masuk jalur station pada jalur luar artinya kereta penumpang ini tidak berhenti menurunkan atau menaikkan penumpang saat ini…..hmmm satu putaran lagi MbT akan membuka sinyal untuk masuk ke jalur dalam guna berhenti distation kecil untuk mengambil atau menurunkan penumpang.

Sambil menunggu rangkaian kereta barang yangditarik oleh loko Southern Pacific Bloody nose akan keluar station, rangkaian kereta penumpang ini berputar pada midi LO untuk masuk jalu dalam supaya langsung dapat merapat di platform station.

r23 r24 r25

Terlihat dari kejauhan loko ALCO PA dengan dua lampu besarnya yang terpasang pada hidung…salah satu lampunya menyala osilasi cukup terang menghampiri station kecil…sementara gerbong buntut juga terlihat terang benderang masih tertinggal di atas truss bridge yang sangat berkarakter Amrik.

Model loko ALCO PA ini juga merupakan produk merk kondang MTH…yang menjual sekaligus set ALCO PA A – B…kedua set ini dilengkapi dengan DCC sound yang mumpuni. Selain sound system yang lengkap…MTH selalu memberikan opsi digital remote uncoupler.

r27 r28 r29 r30

Memperhatikan midi LO MbT khususnya didaerah station terlihat perbedaan yaitu sudah dipasangnya PJR alias penerangan jalan raya, hal ini juga mengakibatkan suasana menjadi terang benderang didaerah tersebut. MbT memasang PJR disekitar tepi jalan raya…lampu yang dipasang merupakan lampu dengan cahaya warm…atau kuning. Cahaya warm/kuning ini dapat digunakan pada kondisi era jadul atau era modern…artinya kalo jadul sebagai lampu pijar dan modern dianggap lampu mercury.

Untuk lampu PJR MbT mempercayakan produknya Viessmann….produk ini terlihat sangat artistik dan kokoh, selain itu Viessmann memang terkenal memproduksi pernik kereta model termasuk lampu2, big clock untuk station dan sinyal semagphore.

r31 r32 r33 r34

Saat memasuki track depan station terlihat sebuah loko dari armada Southern Pacific yang menarik beberpa gerbong kosong milik armada Union Pacific jenis ribside hopper yang akan menuju pabrik gandum. MbT sengaja mencari jenis loko Diesel penarik rangkaian gerbong barang yang wajahnya juga dihiasi dengan hidung panjang low nose….siapa lagi kalau bukan loko ALCO RSD15 yang memiliki power 2,400hp.

Rangkaian kereta barang yang ditarik bloody nose ini berjalan keluar station melangkah dengan tegarnya, loko produk BLI ini memiliki sound system yang sangat mumpuni horn soundnya maraung – raung terdengar hingga kekamar sebelah..

DSCN4865 DSCN4866 DSCN4868 DSCN4869

Rangkaian loko dengan gerbong barang type ribside hopper ini memang tidak panjang…hanya enam gerbong dan terlihat kualitas gerbong yang bagus tentu saja karena model ribside gerbong ini buatan Exactrail seri Platinum. Type dengan armada Union Pacific ini sudah tidak diproduksi lagi…lambat laun item ini menjadi vintage dan langka di pasaran kereta model..

Seperti disebutkan sebelumnya untuk lokonya MbT memilih produk pabrikan BLI lengkap dengan DCC sound tsb lantaran suara produk BLI ini sudah teruji…loko type RSD15 ini juga buatan pabrik kereta ALCO …memiliki warna abu2 tua dengan bloody nose warna merah yang sangat legendaris itu….disebutkan diatas loko dengan tenaga 2,400hp ini memang merupakan kuda kerja diera 56 – 60an. Armada Southern Pacific memiliki loko jenis ini sebanyak 3 unit.

r37 r40 r41 r42

Rangkaian loko dan kereta penumpang terlihat maju lancar mipir disebelah jalan raya….pada daerah ini MbT memang menyiapkan sebuah jalan raya yang sejajar dengan track kereta api. Hal ini menjadi kesempatan untuk tampilnya beberapa model mobil dan kendaraan die cast yang dapat selalu berobah sesuai selera dan tahun.

Yang menjadi primadona saat ini adalah sebuah bus penumpang  cepat “Greyhound” yang sangat digemari penduduk  Amrik saat bepergian antar kota. Model car yang terbuat dari die cast ini produksi dari pabrikan Mini Metals yang membuat berbagai model kendaraan khusus untuk kebutuhan LO yang dibuat dengan skala 1 : 87.

r46 r47 r48 r49

Terang benderang memang benar…dengan sudah ditambahkannya lampu PJR pada midi LO MbT sebagian area sudah dapat diabadikan hanya dengan menggunakan lampu LO…lampu ruangan dimatikan sebagian sehingga lampu PJR lebih terlihat dramatis…namun sistim pemotretan harus menggunakan bukaan lensa lebar dan kecepatan rana lebih perlahan.

Lampu yang terpasang menggunakan voltage 12V dengan dihubungkan ke Travo buatan Marklin…untuk menyalakan lampu cukup menggunakan switch on-off….trafo Marklin ini memang digunakan khusus untuk lampu PJR. Lampu buatan Viessmann ini memiliki warna kuning yang lumayan terang.

r52 r56r53r55

Mobil sedan Bell Air, Impala, Ford 57 juga sebuah station pompa bensin juga terlihat cukup terang dengan penerangan PJR seadanya…memiliki daya tarik sendiri dalam sebuah LO.

Selanjutnya rangkaia kereta penumpang Rio Grande melaju cepat dilajur luar dan akan memasuki lajur dalam setelah menempuh satu putaran….Sebetulnya MbT merencanakan untuk approaching ke station rangkaian kereta penumpang harus kembali berlawanan arah.

r57 r58 r59 r60

Didepan putaran area industri pabrik minyak jagung terdapat sebuar curve turnout yang menghubungkan jalur luar masuk kejalur dalam….curve turn out nomor 8/10 membuat laju rangkaian kereta penumpang tetap meluncur dengan kecepatan normal….hingga keseluruhan rangkaian berada di jalur dalam. Curve disini pengoperasiannya secara manual, MbT menempatkan seluruh turn out manual dalam posisi jangkauan tangan untuk pengoperasiannya.

Turn out curve tersebut merupakan stok lama dari pabrikan Roco code 83…barang ini merupakan produk antik dari Roco yang MbT sempat simpan lebih dari lima tahun.

r61 r62 r63 r64

Setelah melewati jembatan model Truss bridge rangkaian loko berpindah jalur lagi kearah station dengan melalui double slip yang juga merupakan produk Roco code 83….juga barang ini merupakan produk antik dari Roco yang MbT sempat simpan lebih dari lima tahun.

Didaerah ini terdapat dua buah double slip yang digabung sehingga dapat mengatur arah kereta dari tiga track yang berbeda termasuk salah satu merupakan pintu masuk ke loop track. Pengoperasian double slip secara manual untuk produk Roco lumayan nyaman dan presisi.

r65 r66 r67 r68

Akhirnya rangkaian kereta penumpang Rio Grande yang ditarik oleh loko ALCO PA A-B tiba distation kecil untuk menaikkan penumpang….waktu sudah menunjukkan tengah malam terlihat dari jam station yang berdiri kokoh didepan sebelah kanan. Jam station ini merupakan produk Viessmann yang cukup menarik lantaran dengan dilengkapi sebuah batt kecil jam ini dapat berfungsi baik.

Didaerah station ini MbT menempatkan dua buah lampu yang cukup terang juga merupakan produk Viessmann dengan nyala warna kuning….terlihat para calon penumpang lalu lalang di peron station…merupakan figure produk Woodland scenics.

r69 r70 r71 r73

Rangkaian kereta penumpang Rio Grande terang benderang cocok dengan nuansa station dan small town yang juga terang dengan lampu Penerangan Jalan Raya. MbT sedang mempersiapkan lampu untuk daerah lain khususnya daerah industri dan juga lampu pada beberapa bangunan.

Memang berbeda kalau sebuah LO dilengkapi dengan penerangan atau lampu2…namun harus teliti dan benar2 dipersiapkan daerah2 mana saja yang perlu penerangan supaya tidak boros

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: