Amtrak diantara cemara…

Loko lengkap dengan rangkaian kereta penumpang terkenal dari Amrik adalah Amtrak…rangkaian ini menjadi primadona para pengguna setia fasilitas kereta api…melanjutkan era emas kejayaan kereta penumpang Union Pacific City Streamline…juga rangkaian kereta api penumpang milik Santa Fe…California Zephyr.

Kereta api penumpang ini sangat terkenal dan tampil khas dengan strip warna MERAH, PUTIH dan BIRU yang juga merupakan warna bendera Amrik….diawal mula yaitu sekitar tahun 1971 kereta api penumpang ini memiliki beberapa warna gerbong yang berasal dari perusahaan kereta api sebelumnya….dan lambat laun munculah warna Amtrak yang sesungguhnya secara betahan yaitu sekitar tahun 1972..dan diberi nama Amtrak phase I.

a1 a2 a3 a4

Amtrak berlanjut terus dan sekitar tahun 1978 lahir Amtrak phase II…..pada posting kali ini MbT langsung loncat ke warna kereta api penumpang ini yang beroperasi ditahu 80 an yaitu menginjak Amtrak phase III…..rangkaian kereta api penumpang dengan laburan warna Silver dan strip Merah Putih dan Biru tidak banyak beda dengan warna Phase II.

Perbedaan phase III adalah warna strip terlihat langsung warna MERAH..PUTIH..BIRU tanpa ada strip kecil warna putih ditepi warna Merah dan Biru…..Amtrak phase III ini pun memiliki gerbong penumpang duble decker yang sangat unik dan terlihat modern.

a5 a6 a7 a8

MbT mencoba rangkaian kereta api penumpang Amtrak phase III ini meluncur di midi LO MbT yang sudah memiliki curve lebar, selain hal tersebut dibeberapa daerah pada midi LO ini sudah ditumbuhi dengan hutan cemara….dan Amtrak phase III terlihat meliku-liku diantara hutan cemara tersebut.

Rangkaian gerbong Amtrak yang memiliki fisik cukup panjang ini memiliki boogi yang hebat artinya gerbong panjang ini tetap aman diajak manuver di curve 22″….sehingga saat bermanuver di curve lebih besar 24″ dan 26″ tentu saja tidak menjadi masalah.

a9 a10 a11 a12

Midi LO MbT yang sebagian besar berupa jalur yang memiliki curve…boleh dikatakan 60% merupakan track curve sehingga menjadi tantangan pihak masinis untuk selalu waspada saat menjalankan lokonya…terlebih saat melintas ditepi jurang…secara keseluruhan speed rata2 maksimum 60 mile perjam walau pada track lurus yang panjangnya sekitar 5m dapat dipacu hingga kecepatan 80 mile perjam….ngebut nih yee..

Pada posting kali ini memang MbT masih mencoba menampilkan flora berupa pepohonan jenis CEMARA yang sangat indah dipandang berkelompok disudut midi LO MbT ini….warna hijau tua dan hijau muda sangat teduh dipandang mata….pohon Cemara ini merupakan produk pabrikan scenery Woodland dan NOCH. Kedua pabrik piranti dan pernik untuk LO ini sangat serius dan berpengalaman dalam membuatnya.

a13 a14 a15 a16

Pada putaran sebelah kanan terdapat bukit kecil yang juga ditumbuhi vegetasi dan rerumputan diatas bukit karang…terselip juga tumbuh pohon pendek dan semak semak…menandakan musim hujan sudah mulai tiba… Rumput hijau yang merupakan rumput tabur merupakan produk Noch dengan diselingi semak buatan Woodland scenic…

Pada lingkar putar ini rangkaian loko dan gerbong double decker Amtrak phase III Superliner melaju dengan lancar..menyusul jalur track keluar station yang banyak terdapat beberapa double slip turn out, disini MbT sedikit mendapat kesibukanĀ  lantaran harus mengatur wessel ….

a17 a18 a19 a20

Loko Amtrak F40PH ini terlihat berjalan tandem head to head yang secara kontroler berjalan dengan sistim consist, model loko Amtrak F40PH ini merupakan loko yang menarik kereta penumpang Amtrak Superliner…model gerbong kereta penumpang buatan pabrik KATO Japan ini ternyata memiliki bobot yang lumayan berat sehingga MbT menempatkan loko consist supaya dapat menarik saat nanjak.

Jujur loko model Amtrak F40PH ini kalau berjalan sendiri tenaganya masih tidak mencukupi padahal hanya untuk menarik 4 gerbong penumpang plus 1 gerbong bagasi…hal ini karena pihak pabrikan model kurang menempatkan pemberat pada loko ini..

a21 a22 a23 a24

Setelah rangkaian Amtrak ini keluar dari area station maka kecepatan mulai ditingkatkan …sekaligus mengambil ancang-ancang untuk menempuh jalan/track tanjakan. Loko yang berjalan di track luar memang tidak berhenti di station kecil midi LO MbT….uuhh terlihat lagi sebuah Mercedes Tiger lagi pindahan sambil membawa sepeda dibagasi atas..

Sementara itu di station terlihat sebuah loko penarik gerbong barang dengan beberapa crew terlihat melambaikan tangan tanda mengucapkan selamat jalan kepada rangkaian Amtrak yang melintas. Tepat setelah keluar dari daerah station terlihat palang pintu yang tidak menutup…hal ini terjadi karena masih terdapat pemeliharaan sensor penutup..namun terlihat sebuah truck pengangkut DelMonte berhenti menanti semua rangkaian liwat.

a25 a26 a27 a28

Kalau diperhatikan beberapa foto diatas ….didaerah jalan raya didepan station terlihat beberapa sedan keren khas Amrik berwarna biru muda dan coklat muda, ini jenis mobil Chevrolete type Impala tahun 1957 disusul Ford Custom 1967 yang merupakan model dari Classic Metal Work …produk ini sangat disukai MbT lantaran sangat kental dengan Amrik nya dan memang merupakan legendaris.

Selain itu terdapat juga sedan yang memiliki warna Two tone color April Green yaitu sedan Ford 1959 type Fairlane juga merupakan sedan legendaris hingga tahun 60 an. Detail mobil-mobil/sedan buatan Classic Metal Work dengan skala HO ini sudah lumayan dan apabila dipajang di LO sudah terlihat mumpuni.

a37 a38 a39 a40

Loko Amtrak F40PH lengkap dengan gerbong penumpang double decker seri Amtrak Phase III Superliner keduanya merupakan produk dari pabrikan kereta model KATO dari Japan yang sangat terkenal. Pabrik KATO ini memang jeli sejak 10 tahun lalu saat pertama kali memproduksi seri Amtrak ini….terlihat laku laris manis…sehingga versi Amtrak Phase III ini telah dirilis ulang beberapa kali…dan seri terakhir bahkan mengeluarkan produk lengkap dengan DCC sound.

Untuk gerbong penumpangnya KATO juga menambah jajaran produknya dengan type gerbong penumpang panoramic, selain beberapa gerbong penumpang untuk seri lain dengan berbeda car number nya. KATO juga terkenal karena merupakan satu-satunya pabrikan yang mengeluarkan loko UP seri SD90 dan SD38-2 yang seperti terlihat distation midi LO MbT.

a29 a30 a31 a32

Meluncur dengan warna cemerlang silver dihiasi strip warna MERAH PUTIH BIRU terlihat menyala diatas LO sekitar pegunungan karang…rangkaian gerbong ini memang tidak dilengkapi dengan interior lighting…namun demikian cukup terang karena MbT mengoperasikan dinuansa daylight.

Amtrak terlihat juga melewati beberapa daerah yang ditumbuhi pohon besar yang rindang yang tumbuh didekat girder bridge berlogo Union Pacific….warna hijau pohon memang sengaja ditampilkan untuk memberikan aksen pada midi LO MbT ini untuk menambah hijau semak2 rendah disamping track.

a41 a42 a43 a44

Kalau diperhatikan..loko F40PH ini detailnya sangat sederhana…tidak terdapat platform ataupun hidung…loko ini memang didesain untuk menarik kereta penumpang cepat sehingga aspek aerodinamisnya sudah mulai diperhatikan. Tentu saja KATO tetap mempersiapkan detail berupa railing belakang dan hand grab pada tangga naik…sementara dibagian roof terdapat detail antenna dan lobang fan.

Sedangkan untuk detail pada gerbong penumpangnya…MbT sangat menyukai pemasangan jendela lebar yang terpasang berderet rapi dilantai atas…dan pada bagian lantai bawah yang merupakan jalan atau gangway terdapat beberapa jendela. Untuk jenis gerbong tertentu terdapat beberapa tempat duduk dibagian bawah…dan untuk jenis panoramic yang dilengkapi jendela atas terlihat sangat keren..dan untuk jenis ini pihak Amtrak mendesin strip MERAH PUTIH BIRU nya sedikit berbeda yaitu dengan posisi naik keatas melintas pada barisan jendela.

a45 a46 a47 a48Kembali melihat sudut-sudut midi LO MbT…sejak permulaan MbT sudah memikirkan posisi-posisi untuk pengambilan fotography ala LO yang sering ditampilkan di beberapa majalah Model Railroader yang sangat terkenal tersebut….inspirasi ini antara lain bagaimana mendapatkan gambar atau foto kereta dengan sudut sedikit dari bawah sehingga terkesan kereta/object berada diatas kita. Salah satunya harus membuat jalur kereta sedikit diatas dan terdapat tempat cukup bebasmeletakkan camera…salah satu foto diatas sudah membuktikan.

Selain hal tersebut…MbT juga harus mencari posisi pada midi LO supaya dapat dipasang jembatan atau trussbridge yang dapat menjadi salah satu icon sudut LO….posisi jembatanpun harus ditempatkan sedemikian rupa supaya pengambilan foto dapat dilakukan sedikit dari bawah..sehingga terkesan posisi kita dekat dibawah jembatan.

a33 a34 a35 a36

Dan suasana yang paling menyegarkan adalah saat rangkaian Amtrak ini melintas didaerah bukit yang ditumbuhi pohon cemara…suasana terlihat teduh Amtrak menyelinap diantara pohon cemara. MbT sengaja mengangkat tema pohon cemara pada judul posting ini karena ternyata pohon cemara memang yang paling menarik tumbuh dipegunungan disekitar track.

Warna cemara hijau yang tidak terlalu tua merupakan salah satu jenis cemara yang tumbuh disana….dan MbT berencana akan menanam beberapa gerombolan cemara lagi dibagian sudut midi LO ini…warna cemara hijau tua sedang menjadi item untuk ditanam kemudian.

Pohon cemara ini merupakan produk dari NOCH yang dibuat cukup detail dengan ukuran yang khusus untuk skala HO….produk ini mudah dicari dibeberapa hobby shop termasuk di jakarta ini.

a49 a50 a51 a52

Pemandangan dengan lereng terjal bebatuan merupakan khas nuansa secara keseluruhan midi LO MbT….untuk membuat detail LO lebih terlihat maka MbT memunculkan beberapa batu karang ataupun batu lepas yang terdapat disekitar lereng bukit….beberapa batu merupakan produk dari Woodland scenics yang ditabur acak dan menempel pada lereng dengan menggunakan perekat.

Untuk tetap menimbulkan kesan hijau maka disekitar lereng dan batu ditumbuhi semak dan rumput yang juga merupakan produk Woodland.

a53 a56 a57 a58

Setelah meninggalkan area bukit karang dan jembatan maka rangkaian Amtrak melintas disekita daerah industri minyak jagung…sebagai ciri khas pabrik minyak maka MbT menampilkan beberapa set tanki timbun ataupun tangki pemrosesan….komplek industri ini merupakan salah satu icon yang ditempatkan diputaran kiri midi LO MbT.

Terlihat tiga jalur track terdiri dari track luar, track dalam dan yang terakhir terletak pada lingkar paling dalam merupakan track loop kedua…looping track yang ini berbentuk lingkar namun sebagian memiliki curve 22″ sehingga hanya dapat dilalui dengan mulus oleh kereta barang saja.

a59 a60 a61 a62Daerah industri minyak jagung ini terdapat beberapa set bangunan yang merupakan produk dari Walthers Cornerstone, tidak mudah mencari lahan untuk membangun area ini…dan yang paling memungkinkan adalah menempatkan industri didaerah lingkaran yang memang merupakan area yang tersisa dan tidak dapat dilintasi track ditengahnya…

MbT masih terus mengembangkan daerah industri ini yang nantinya harus dilengkapi fasilitas jalan raya, lampu2 dan juga beberapa tiang telpon. Perlu diketahui bahwa seluruh midi LO MbT ini masih terus dikembangkan…semoga pada posting yang akan datang sudah dapat menampilkan pernik baru pada LO.

a55a54 a63 a64

Amtrak phase III lengkap dengan gerbong penumpang, gerbong bagasi box car dan ditarik dengan dua unit loko F40PH telah berhasil melintas pada midi LO MbT….sekaligus para penumpang digerbong panoramic puas menyaksikan kehijauandan pohon cemara yang membuat segar mata.

MbT merekomendasikan bahwa setiap LO hendaknya diperbanyak pohon dan semak hijau…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: