Jalur DC midi Layout Union Pacific ..

Jalur DC pada midi Layout MbT merupakan jalur yang terletak diatas dengan mensiasati pembuatan kontur dan deorama sehingga jalur DC dibagian atas dan jalur AC dibagian bawah terlihat menyatu.

Jalur DC diatas untuk track nya secara umum sudah rampung dan siap dilewati berbagai jenis kereta api Diesel ataupun jenis steam…termasuk loko jenis Gas kelas Veranda….dengan mempersiapkan jalur dengan curve lebar minimal radius 24″ maka jalur DC ini aman untuk dilalui kereta ataupun gerbong panjang seperti gerbong penumpang.

Jalur yang merupakan jalur Union Pacific….tampil pertama dengan gagah berani yaitu loko jenis Steam “Big Boy”, jenis Diesel “E7” dan jenis gas “Veranda” … yang ini sebuah loko unik buatan pabrik Kamod Lionel dengan body full Metal. Loko Veranda yang dilengkapi dengan gerbong tanki ini menarik rangkaian gerbong jenis hopper milik armada Union Pacific.

t2 t3 t4t32

Walaupun Layout secara keseluruhan belum lengkap…belum tumbuh pohon2 dan rumputnya…juga bukit2 dan jalan masih tunggu tahapan selanjutnya….pada posting kali ini memang MbT sedang mencari dan mencoba sudut-sudut jepretan …yang mana sudut yang paling menarik dan dapat dijadikan catwalk pada midi LO ini.

Terdapat target atau sasaran lokasi seperti daerah depan station, daerah jembatan ataupun daerah girder..termasuk daerah yang menonjolkan double track….beberapa lokasi shooting harus memperhatikan sudut pengambilannya…contohnya posisi camera dari bawah keatas atau camera dari atas mebawah dan sebagainya.

t5t1 t6  t8

Beberapa daerah sudah dicoba untuk pengambilan gambar…dan khusus untuk jalur panjang datar dengan sedikit elevasi diujung merupakan hal yang menarik untuk dijadikan objek foto….hal ini karena track luar dan dalam memiliki ketinggian yang berbeda.

Bagian ini memang sengaja dibuat supaya apabila dua rangkaian kereta berdampingan maka rangkaian luar tetap dapat terlihat…jalur luar dinaikkan dengan menggunakan stereo foam setinggi lebih kurang 3 cm….hasilnya cukup menarik….rangkaian kereta E7 ABB Union Pacific lengkap dengan 9 unit gerbong penumpang dapat terlihat tanpa terhalang oleh rangkaian Big Boy yang menarik gerbong pengangkut batu bara.

t9 t10 t11 t12

Termasuk didaerah industri pengolahan minyak jagung yang berbentuk lingkaran/curve sebelah kiri juga memiliki jalur track yang beda tinggi dengan elevasi menggunakan stereo foam…dan hasilnya saat dua rangkaian kereta berpapasan atau berjalan paralel…maka rangkaian kereta pada jalur luar tetap nampak tidak terhalang oleh rangkaian pada jalur dalam.

Jalur lingkar sebelah kiri ditandai pada facia sebuah logo UNION PACIFIC berbentuk UP Shield yang tersohor…terbuat dari alumunium impor dari negrinya UP Amrik

t17 t18 t19 t23

Sebelum memasuki putaran sebelah kiri…dua jalur kereta tersebut melalui beberapa jembatan yang terpasang dengan nuansa kombinasi bridge gaya Eropa berbentuk curve buatan Marklin dan berbentuk Trapesium gaya Amrik.

Pemasangan jembatan pun sengaja dibuat antara jalur kiri dan kanan tidak berimpit jembatannya…artinya apabila pada jalur luar menggunakan truss bridge maka disebelahnya/jalur dalam menggunakan girder bridge sehingga rangkaian tidak terhalang disalah satu sisi.

Pada jalur putaran sebelah kiri (selanjutnya disebut putaran “A”) terlihat ada 3 track yang berdampingan…track paling dalam adalah Loop Track yang sangat berfungsi untuk membalik arah rangkaian kereta api.

t13 t14 t15 t16

Jembatan/ Arc curve buatan Marklin ini memang hebat desainnya…selain detail yang baik materialnya pun jaminan mutu, satu hal yang harus dicontoh oleh pabrikan lain yaitu cara perakitan jembatan buatan Marklin ini hanya dengan sistim clip on snap on dan klik langsung jadi tanpa menggunakan perekat/lem. Jembatan ini sudah disiapkan untuk 2 type track termasuk C track dan K track….untuk jalur DC ini MbT memilih type jembatan untuk K track karena sangat mirip desain dan ukurannya dengan DC track produksi Roco.

Pada jalur ini MbT menyiapkan road bed /cork dari bahan paking lembaran tebal 5 mm yang dipotong memajang sesuai kebutuhan track, road bed dengan bahan paking ini mengurangi bahkan menghilangkan bising roda saat rangkaian kereta liwat diatasnya.

t20 t21 t7t22

Jalur DC yang secara keseluruhan terletak diatas jalur AC maka terlihat sekian banyak lintasan jalur DC diatas jalur AC….bahkan sebagian jalur AC tertutup penampakannya oleh jalur DC.

Untuk mensiasati agar semaksimal mungkin jalur AC dibawahnya dapat terlihat maka MbT menempatkan sekian banyak jembatan termasuk jenis girder…dan tentunya seluruh konstruksi penyangganya harus dibuat sedemikian kuat…bahkan pada daerah tertentu cukup aman dan kuat apabila diinjak orang diatasnya.

t24 t25 t30 t31

Seperti disebutkan diatas bahwa untuk rolling awal MbT menampilkan loko-loko besar dan panjang seperti jenis Diesel “E7” ABB, loko steam “Big Boy” dan loko Gas “Veranda”…hal ini karena loko tersebut memiliki bobot yang berat lantaran terbuat dari metal kecuali yang E7.

Seluruh penjuru jalur DC ini dicoba dilalui loko-loko tersebut untuk melihat apakah track yang ada cukup aman atau tidak…sudah sempurna atau belum…memiliki konstruksi jembatan yang kuat atau tidak…pemasangan turn out yang tepat atau belum….dan semuanya itu menghasilkan jawaban yang tepat memuaskan.

t26 t27 t28 t29

Setelah Veranda berputar beberapa kali terbukti bahwa sampai dengan saat ini tidak ada masalah pada track termasuk curve dan turn outnya. Veranda yang memiliki konfigurasi roda 4-4-4-4 sangat layak kalau digunakan sebagai test loco.

Veranda yang selalu menggandeng tank tender berisi minyak untuk bahan bakar turbin lantaran pemakaian bahan bakarnya yang keliwat boros menarik rangkaian gerbong hopper warna abu2 muda buatan pabrikan kondang ExactRail.

Coupler antara loko Veranda dengan gerbong tankinya sangat sensitif sehingga dituntut track yang memiliki sambungan yang rata…karena kalau tidak rata dapat mengakibatkan coupler terlepas…hal ini pernah terjadi pada pengalaman track mini Lo MbT  sebelumnya..

t33 t34 t35 t37

Hasil bidikan terhadap Veranda di beberapa lokasi track…MbT telah menemukan daerah yang memiliki sudut pengambilan yang bagus setara posisi pengambilan layaknya photographer majalah Amrik sana….hehehe memuji diri sendiri.

Daerah ini merupakan jalur diatas girder bridge UP…pada posisi ini kereta/loco melaju dengan track dipinggir tanpa halangan…road bed terlihat jelas dari samping sehingga bagian bawah loko dapat diabadikan melalui sudut rendah dengan lensa macro….dan dijepret dengan arah sudut keatas…hasilnya…yah bisa lah daerah ini dijadikan salah satu catwalk.

t36t38t37t35

Loko Gas Turbine Veranda lengkap dengan gerbong tanki nya setelah lepas dari station langsung menyalakan Turbine nya dan melesat dengan kecepatan full…setelah melewati double slip milik Roco…melaju terus ke arah lingkaran dengan melalui truss bridge.

Beberapa kali MbT mencoba membidik pada lokasi jembatan jenis girder yang terpampang logo UP shield…jembatan baja ini memiliki konstruksi sambungan era lama yaitu dengan menggunakan keling…sehingga detailnya menambah daya tarik tersendiri.

t40 t39 t46t41

Veranda berputar satu putaran dijalur dalam, setelah rangkaian Big Boy dengan gerbong batu baranya keluar dari jalur dalam dan masuk ke side track depan station. Veranda dengan santai menguasai jalur dalam dan rolling beberapa putaran untuk meyakinkan bahwa track mulus termasuk bagian double crossing, curve turn out dan beberapa jembatan.

Veranda merupakan loko model unik yang powernya dibuat seperti prototypenya…..terbagi dengan dua batasan speed yaitu saat menggunakan Diesel mode kecepatan Veranda dibatasi maksimum 25 mile/jam hal ini karena Pony Diesel hanya digunakan didaerah ststion. Selanjutnya saat toggle F7 diaktifkan artinya Veranda akan menggunakan power Turbin Gas…dengan desingan turbin yang sangat keras Veranda langsung dapat lari hingga maksimum (MbT hanya mencoba sampai 60 mile perjam)

t43 t44 t45 T47

Loko Veranda menunggu loko uap Big Boy masuk dijalur siding didepan station…dan selanjutnya Veranda meluncur dijalur dalam dengan bebas dan aman.

MbT mencoba meng off kan sound loko ini alias mute mode..dan loko ini meluncur mulus diatas track dengan bantalan paking…sesekali terdengar detak roda saat ketemu sambungan track didaerah jembatan yang menimbulkan nada irama klasik.

T48 T49 T55 T56

Terlihat loko Veranda melintas diatas double track truss bridge…daerah ini juga merupakan target photography …selain sosok lokonya , jembatannya sendiri  juga menarik perhatian dengan double track dan anti derail track yang memanfaatkan track khusus untuk bridge.

Double truss bridge merupakan produk Cornerstone yang sangat populer sedangkan bridge track nya merupakan produk Walthers-Shinohara.

Setiap rangkaian kereta melewati jembatan ini maka selalu harus mengabadikannya…pengambilan gambar foto dapat dilakukan dari depan frontal ataupun miring, pengambilan dari samping yang khas ataupun pengambilan dari atas.

T50 T51 T52 T53

Kita tinggalkan sejenak perjalanan Veranda dan perhatikan sejenak loko Diesel E7 yang melintas didaerah lingkaran sebelah kiri didaerah industri minyak Jagung…dengan gagah dan mantap meliuk dijalur luar yang memiliki curve 26″…track ini merupakan gabungan dari curve track R6 buatan Roco dan flextrack yang juga produksi Roco.

Track curve yang merpakan lanjutan dari turunan elevasi membuat loko dapat melaju kencang ….namun berkat sistim motor buatan BLI yang dapat menyesuaikan putaran saat turunan berfungsi sebagai engine brake juga.

T57 T58 T59 T60

Kedua loko Diesel E7 berpapasan dengan loko Gas Turbine diatas jembatan Double truss bridge…dan daerah curve merupakan daerah yang menarik untuk diperhatikan apakan kemungkinan akan terjadi benturan antara loko ataupun gerbong..khususnya jenis gerbong panjang seperti gerbong penumpang…nyatanya daerah ini aman aman saja.

Demikian pula saat berpapasan diatas jembatan…juga sangat menarik untuk diperhatikan dan tentunya daerah ini menjadi sasaran atau object pengambilan gambar.

T54 T61 T62 T64

Midi LO MbT sampai dengan saat ini masih dalam tahap penyelesaian meliputi pemasangan rambu dan tiang listrik, menaburkan pasir balas lengkap dengan dengan menambahkan rumput liar didaerah tersebut….urusan tanaman dan pohon2 juga menjadi PR tersendiri yang tidak mudah.

Termasuk daerah station yang masih terbengkalai penyelesaiannya…pemasangan tiang lampu dan tiang kabel telpon merupakan tahap terakhir…di dekat station juga terdapat crossing gate dan jalan raya yang juga harus dibenahi.

T63

Secara keseluruhan memang midi LO UNION PACIFIC MbT terlihat tidak banyak lagi tanah lapang…hampir sebagian besar sudah diisi oleh track dan bangunan-bangunan…sehingga tentunya tidak terlalu sulit untuk membuat hutan mini ataupun kebun2..MEMBUAT DOUBLE DECK TRACK AC DAN DC CUKUP MENANTANG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: