Pass-car DRGW buatan MTH yang menyala!

DRGW yang belakangan diakuisisi oleh Union Pacific, ternyata sebelumnya mempunyai sejarah panjang dalam dunia perkereta apian. Lokomotiv yang bertuliskan Rio Grande selalu menjadi trade mark untuk jalur kereta api didaerah pegunungan karang Colorado, Amrik, termasuk rangkaian kereta penumpang berwarna kombinasi Kuning dan Silver.

1 2 3

Passcar dengan tulisan pada lambung “Rio Grande” ini merupakan rangkaian kereta api penumpang pada era tahun ’50an, dengan ditarik loko seri ALCO PA-PB (sesuai sejarah lokomotifnya seri F7 lebih banyak). Pada era tahun tersebut memang merupakan jaman keemasan perkereta apian di negeri paman Obama ini….mulai dari kereta penumpang “Daylight”nya Southern Pacific, “ElCapitain” nya SantaFe, “California Zephyr”  dan tentunya Streamliner nya Union Pacific.

5 6 7 8

Loko Diesel seri ALCO PA-PB sebelumnya pernah disimulasikan sempat menarik rangkaian California Zephyr yang berwarna Silver tersebut, dan MbT saat ini mensimulasikan loko Diesel ALCO PA-PB menarik 7 unit gerbong Rio Grande…yang berwarna kuning dan silver dengan strip warna hitam yang memisahkan kedua warna tersebut…..Loko ini meliuk menyusur ditepi sungai Rio Grande hingga pegunungan yang mempunyai panorama pegunungan yang sangat memukau.

Diketahui oleh banyak orang bahwa jalur Rio Grande ini membelah diantara dua bukit karang diposisi lembah…bahkan beberapa rute didaerah pegunungan ini memiliki jalan yang menanjak sehingga sering terlihat dibagian belakang rangkaian terdapat “helper” kereta pendorong.

Pada tahun 1997 setelah setahun D&RGW/SP merger dengan Union Pacific, perusahaan UP menutup jalur ini …sudah lima belas tahun lebih yang lalu namun “rel” masih tetap ada dan terpelihara disana dan masih layak untuk dilalui……dan konon ditahun 1998 UP telah menjual sebagian jalurnya sepanjang lebih kurang 19 km  kepada perusahaan Royal Gorge Express  rute pemandangan.  Dan ternyata pada 1999 dua perusahaan Canon City & Royal Gorge Railroad (CC&RG) dan Rock & Rail, Inc. (R&R), bekerja sama untuk membuat perusahaan kerja sama Royal Gorge Express, LLC (RGX) .  Royal Gorge Route Railroad dimulai pada bulan May 1999 sempat mengoperasikan rute sejarah ini.

9 10 11 12

Yang menjadi pusat perhatian adalah produk kondang MTH ini telah dilengkapi dengan sistim lampu interior, sehingga para penggemar kamod dapat lebih irit dalam belanja. Bukan hanya itu tapi memang MTH menyuguhkan kualitas yang tidak boleh dianggap remeh. Sistim lampu ini instalasinya dilengkapi sebuah kapasitor, sehingga saat di “on” kan diatas track tidak serta merta langsung menyala….tunggu beberapa menit dan…cling! seluruh ruangan cabin “menyala” terang benderang layaknya lampu dalam mall.

Sistim dengan kapasitor dapat menyimpan listrik sehingga saat sistim di “off” kan maka lampu tidak langsung mati. Apabila para penggemar Kamod menginginkan sistim lampu dapat langsung menyala dan langsung padam saat controller on-off …mudah saja yaitu dengan tanpa menggunakan kapasitor alias kapasitor dapat dilepas saja.

13 14 15 16

Pass-car Rio Grande produk MTH ini dibuat detail dibagian atas, samping maupun bagian bawahnya. Jenis yang disuguhkannya pun beranega sesuai dengan prototype, mulai dari single chair coach, sleeper cabin, combine sleeper, longe/restauran/tavern car dan yang paling memikat adalah end car berbentuk observation car. Gerbong ini kalau dipandang dari samping memiliki bagian buritan yang unik dan kalau dipandang dari belakang terlihat marker light yang berwarna merah menandakan bagian belakang rangkaian gerbong…gerbong belakang ini memiliki nama “Glenwood Canon” yang terpampang di lambung samping.

Jendela yang terpasang diseluruh gerbong ini terlihat clear sehingga nyata interior termasuk sofa dan meja terlihat jelas. Warna interior dipilih merah maroone menandakan interior kelas “Premium” yang membuktikan bahwa para penumpangnya tentu kelas eksekutif.

19 21 20 18

Bagian buntut memang merupakan nilai jual dari produk MTH ini….selain end car yang sangat menarik, MTH sengaja mempromosikan bahwa rangkaian gerbong yang diproduksi sudah dilengkapi dengan interior light out of the box, ditambah kemampuan manuver di curve tajam 18″….pada umumnya gerbong penumpang hanya dapat bermanuver lancar di curve 24″ keatas…

Selain itu coupler metal berukuran medium terpasang dengan ketinggian akurat sehingga tepat dapat tergabung dengan coupler milik loko Alco PA yang memiliki digital un coupler system.

23 24 26 27

Dengan rangkaian gerbong yang terdiri dari 7 gerbong terlihat mengular dan “menyala”, paket produk MTH ini sebenarnya terdiri dari 5 unit gerbong saja, namun belakangan MTH melansir add on car nya yang tediri dari 2 unit passcar….dan mujur MbT dapat memboyongnya sehingga rangkaian pass-car ini bertambah panjang.

Warna yang dilaburkan pada gerbong Rio Grande ini sangat menarik perhatian yaitu kombinasi warna memanjang Kuning Rio Grande dibagian separo atas dan warna Silver dibagian separo bawah…ditengahnya dibatasi dengan strip memanjang berwarna Hitam sebanyak 4 strip yang membuat kombinasi warna semakin gagah.

28 29 30 32

Loko Diesel Alco PA-PB memang merupakan loko lawas yang terlihat kokoh berotot, loko yang terdiri dari dua unit A dan B berjalan secara consist, loko ini merupakan produk MTH yang ditawarkan memiliki sekian banyak fitur khas MTH termasuk digital uncoupler dan yang paling spektakuler adalah dengan dilengkapinya smoke system dari ProtoSmoke.

Bicara soal detail, loko seri Alco PA sebenarnya cukup sederhana, namun karena MTH memang terkenal memproduksi loko dengan detail yang baik maka bagian2 khusus loko ini dibuat dengan serius….bagian atas yang lengkap terlihat mulai exhaust pipe, grill dari lobang ventilasi serta pernik horn.

Alco PA yang memiliki hidung khas memanjang rata terlihat kuat seolah berfungsi juga sebagai karakter kekuatan, dengan dilabur warna abu2 muda cat anti silau loko ini juga dilengkapi detail jendela kaca, wiper dan hand rail untuk naik ke pintu cabin.

31 34 35 36

Konfigurasi loko Diesel Alco PA-PB merupakan gabungan power traksi yang mantab, bukan saja powernya namun juga tampilan loko Alco PA dapat lebih imbang untuk menarik rangkaian gerbong penumpang tersebut.

Pada bagian bawah geladak yaitu didaerah boogie…terlihat warna silver yang terkesan mewah, konfigurasi roda CC lengkap dengan pernik peralatan pipa hydraulic brake dan suspensi juga merupakan detail yang disuguhkan pabrikan MTH.

37 38 39 40

Rangkaian yang meliuk di mini LO MbT tersebut memang sangat menarik perhatian khususnya pada gerbong observation yang terpasang pada buntut. Susunan gerbong ini memang tidak dilengkapi dengan jenis vista dome, berbeda dengan generasi selanjutnya yaitu rangkaian California Zephyr yang memang memiliki beberapat gerbong “vista dome”

Pada saat rolling berkililing…MbT selalu menunggu kehadiran si buntut…rasanya tidak perlu memperhatikan loko….lebih penting memperhatikan bagian buritan ini dengan memperlambat laju kereta…

43 44 45 47

Yang menjadi daya tarik atau pemikat dari produk MTH ini adalah dengan dilengkapinya coupler dengan digital remote sistimnya, sehingga rangkaian loko dapat melepaskan rangkaian gerbong dengan hanya mengaktifkan fitur “uncoupler” nya….Namun sayang karena loko Alco ini memiliki 2 unit PA dan PB maka saat mengaktifkan digital uncoupler kedua coupler PA dan PB lepas lantaran kedua loko tersebut memilik address yang sama untuk kepentingan consist.

Jalan keluarnya supaya yang berpengaruh hanya coupler pada bagian belakang loko PB nya maka kedua loko tersebut harus dibedakan address nya dan menjalankan secara consist menggunakan fasilitas controlernya. Alternatif pilihan kedua adalah mengganti coupler antara loko PA dan PB dengan sistim coupler yang konvensional yang telah disediakan.

41 42 46 48

Alco PA memiliki ciri khas dalam menempatkan nomor road numbernya, dibagian samping loko PA terdapat board yang “menyala” dan disana tertera # road number….dalam hal ini loko nomor #6011 terlihat dengan jelas dari samping.

MTH juga menempatkan lampu utama double tandem atas bawah yang sesuai dengan prototypenya dan dapat menyala secara osilasi, juga lampu marker disamping depan berwarna hijau. Tak lupa MTH juga menyiapkan lampu kabin yang dapat menyinari kedua figur Masinis didalamnya.

57 58 59 60

Tenaga loko Diesel seri Alco PA ini memang mantap, MTH telah menempatkan motor yang sangat halus performanya, sehingga dapat dioperasikan dengan sangat perlahan, serta sinkronisasi kedua loko juga sangat akurat. Dengan tenaga Diesel four stroke berkekutan 2,000 HP disetiap unit generatornya loko Alco ini menghasilkan traksi pada motor DC nya.

Secara fisik loko ini terlihat panjang jika dibandingkan dengan jenis F7, panjang loko Alco ini mencapai 20m dengan kemampuan lari hingga 180km per jam.

49 50 51 52

Dengan menyesuaikan era 50-60 an loko Alco PA melintas disebuah station dan disana terlihat beberapa mobil parkir antara lain jenis Ford ’55 milik ekspedisi angkutan yang berwarna kombinasi Putih – Merah – Biru….buatan Mini Metal edisi tahun 2012. MbT sengaja menampilkan beberapa model car era tersebut karena mobil2 era 50an memang sangat legendaris dan pernah berkeliaran dijalan republik kita ini.

53 54 55 56

Walau rangkaian loko danPass-car/ gerbong penumpang diatas bukan dari armada Union Pacific namun MbT sangat menggemari dan merekomendasikan untuk dijadikan item koleksi penggemar Kamod.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: