Coil Car hasil jepretan Kamera Poket

Mengabadikan kereta model dengan menggunakan kamera Digital jenis poket ternyata mudah, praktis dan menghasilkan gambar sesuai keinginan

Hobby yang satu ini sangat erat hubungannya dengan hobby fotography…..artinya kalau koleksi ataupun item Kereta Api model ini divisualisasikan dengan baik maka dapat kita sharing kepada rekan yang lain untuk dijadikan referensi ataupun hanya sebagai penghibur saat waktu senggang….tentunya dengan foto yang cukup lengkap maka dapat dilihat dan diperhatikan detail Kereta Api model tersebut….dengan Digital Camera jenis saku pasti bisa!

Kali ini yang dijadikan foto model adalah rangkaian gerbong barang khusus…yaitu Coil car yang merupakan gerbong barang pembawa “lembaran pelat baja berbentuk roll”…… Tanpa kita sadari kalau kita melaju meliwati jalan tol Jakarta – Merak sering kita jumpai truck trailer dengan muatan coil/pelat baja dalam bentuk roll……muatan ini umumnya berangkat dari pabrik baja dan ditujukan ke pabrik/industri lain yang memerlukannya. Berbeda dengan dinegaranya Oom Obama…..Coil tersebut diangkut dengan gerbong kereta api yang populer disebut “Coil Car”

Rangkaian Coil car ini ditarik oleh loko Diesel ukuran sedang type SD 45 keluaran pabrik EMD atau ditarik juga oleh loko sekelas seperti GP 35 ataupun loko seri U30 dan lain sebagainya.

Pada kesempatan ini MbT mencoba memberi  ulasan lebih banyak pada pengambilan foto untuk object tersebut, pertama MbT perkenalkan bahwa kamera Digital jenis pocket yang digunakan adalah kamera buatan Jepun dengan brand Panasonic…..merek ini pasti sudah banyak dikenal oleh rekan2 Model Railroader dan type nya adalahDMC-FX520 Lumix.

Mengapa MbT memilih camera ini karena walaupun jenis poket namun memiliki fitur yang lumayan lengkap khususnya untuk menjepret alias mengambil gambar Kereta Model……dan yang lebih menarik dari kamera ini adalah menggunakan lensa keluaran Leica yang sangat kesohor sejak jaman dulu ….era III kali ya..

Kalau foto2 dalam posting kali ini diperhatikan maka dapat terlihat berbeda dibandingkan dengan foto2 postingan sebelumnya……dimana kedalaman object pada foto yang lalu lebih pendek dan mungkin dapat terlihat object macro yang lebih close up.

Foto2 kali ini seluruhnya diambil dengan camera yang sama dan teknik yang sama, perlu diperhatikan bahwa MbT saat mengambil gambar ini tidak menggunakan flash camera…artinya flash dipilih pada fitur dimatikan sehingga flash tidak akan menyala disetiap pengambilan foto……cahaya hanya mengandalkan lampu ruangan yang menggunakan lampu jenis TL Philips sebanyak 6 buah @23 watt.

Loko Diesel EMD SDP 45 terlihat dengan jelas bahkan detailnya pun dapat dinikmati lumayan detail, foto diatas diambil dengan menggunakan settingan “macro” pada camera……lensa camera yang merupakan zoom lens diatur dengan jarak 15cm hingga 20cm untuk mendapatkan object yang diingikan yang terlihat dengan jelas sebelumnya pada screen monitor camera yang merupakan layar sentuh.

Untuk mendapatkan object yang focus sebaiknya camera menggunakan tripod atau camera ditempatkan pada posisi datar didaerah Layout….selanjutnya trigger camera menggunakan settingan self timer 10sec……gunanya untuk menghilangkan efek getar tangan kita…..hal ini sangat membantu…..sehingga untuk tahap ini harus dipilih camera yang dilengkapi self timer, fasilitas baut dibagian bawah untuk tripod dan flash yang dapat dinonaktifkan.

Hasilnya dapat diperhatikan bahwa nuansa natural dapat terlihat jelas…..pencahayaan seolah dari sinar matahari, posisi pengambilan yang rata dengan track seolah kita berdiri dihadapan KA nya dan untuk close up terlihat detail yang kita inginkan……sebagai contoh lihat penampilan duo caboose UNION PACIFIC produk Athearn diatas…seolah kita mengambil gambar dari crossing gate yang dilaluinya.

KAMOD Loko Diesel yang tampil disini SDP45 buatan Athearn, GP35 buatan PROTO 2000 Life Like dan U30 keluaran Atlas Master Gold series……ketiga pabrikan tersebut menyuguhkan detail yang sangat menarik untuk diabadikan dan dengan kamera digital jenis poket masih dapat ditampilkan lumayan…..dan tentu saja warna kuning yang memikat adalah  milik armada UNION PACIFIC

Rangkaian gerbong yang ditarik merupakan jenis Cushion Coil Car Angled hoods yang artinya bagian tutup gerbong tersebut memiliki sudut seperti pada Coil car milik armada UP/CNW #249150 warna abu-abu, kamod ini buatan pabrik ternama yang sudah cukup tua Walthers dengan kelas Gold Line.

Type Cushion Coil Car Angled hoods juga terdapat pada gerbong milik armada Illinois Central Gul yang berwarna Orange, sedangkan gerbong lain merupakan jenis Cushion Coil Car Round hoods artinya bagian tutup gerbong ini memiliki bentuk yang membulat seperti pada gerbong armada UP warna biru tua strip Kuning.

Perhatikan warna2 loko dan gerbong yang beraneka terlihat sangat natural berkat ketajaman dan keakuratan lensa serta sitim komputerisasi camera yang sudah maju…..sehingga kita dapat hasil yang mendekati “what u c  is what u get”…camera Panasonic Lumix ini memiliki kerapatan 10 mega pixels sudah sangat cukup untuk memperbesar hasil foto hingga ukuran A4 tanpa distorsi yang mengganggu.

Gerbong jenis Cushion Coil Car Angled hoods ini semua adalah buatan Walthers dan roda gerbong RP25 dari produk Wlthers tersebut merupakan hasil polish sehingga terlihat mengkilap dan putarannya sangat halus dan lancar. Selain itu Cushion Coil Car Angled hoods dilengkapi

Pengambilan foto dengan kamera Digital jenis poket MbT sebutkan mudah karena tinggal arahkan sesuaikan komposisi sesuai keinginan dan langsung jepret jadi……juga praktis karena betuk yang relatif kecil dan ringan memudahkan MbT menempatkan camera pada Layout sejajar object…kemudian tinggal set menggunakan self timer.

Selain itu saat mengambil gambar dengan posisi dari pandangan atas juga lebih praktis karena kamera Digital jenis poket ini umumnya dilengkapi dengan lensa sudut lebar  “wide 25mm”  sehingga MbT mampu mengambil komposisi yang cukup luas tanpa harus mundur langkah terlalu jauh dari object….hal ini menguntungkan dari segi ketajaman focus.

Hal penting keuntungan yang perlu dicatat yaitu kamera jenis saku ini juga dilengkapi fasilitas “anti shake” yang sangat membantu saat mengambil gambar tanpa tripot dengan seting lensa tele……umumnya kalau menggunakan kamera besar agak goyang alias genggaman tangan MbT tidak setenang 35 th lalu…

Digital Camera ukuran saku ini menggunakan fasilitas memory SD card sehingga dengan mudah dan cepat dapat dipindahkan ke laptop tanpa menggunakan cabel cukup memasukan SD card ke card reader laptop.

Dengan menyiapkan SD card hingga 16G MbT juga dapat memanfaatkan fasilitas video pada kamera untuk membuat video clip dengan hasil standard termasuk sound yang memuaskan.

Batteray nya pun cukup tahan lama untuk digunakan seharian dengan operasi zoom rutin dan beberapa kali pembuatan video clip tanpa harus khawatir batt drop……

Foto Macro lebih sering digunakan untuk pengambilan gambar kereta model lantaran MbT ingin selalu menampilkan detail dari masing2 item dan produk yang umumnya merupakan hal yang selalu diunggulkan dari setiap pabrikan Kamod tersebut.

Setting system Digital camera ukuran saku ini bekerja secara otomatis…sehingga saat MbT memposisikan kamera maka lensa akan dapat mengatur sendiri setting Macronya atau setting potrait atau setting lanskap…..inilah keunggulan kamera digital jenis saku….dengan satu lensa zoom MbT mendapatkan fasilitas sama dengan tiga jenis lensa makro, wide/normal dan tele pada camera jenis DSLR

Perhatikan headlight pada setiap loko yang menyala, juga number board yang menyala…..semua ini dapat terlihat dengan jelas tidak overlight…..hal ini didapatkan hasil kompensasi cahaya yang bekerja otomatis dikamera……MbT selalu menonaktifkan flash pada kamera untuk mendapatkan hasil yang natural dengan efek 3D yang lebih kentara.

Pengambilan gambar tanpa flash juga membuat warna object lebih orisinil ……tentunya dengan dibantu cahaya ruang yang memadai…..hindari lampu pijar dalam ruangan gunakan lampu TL /neon modern jenis ulir untuk mendapatkan cahaya Daylight yang baik…….percobaan pencahayaan beberapa kali denan intesitas cahaya yang berbeda perlu dilakukan untuk mendapatkan efek cahaya sesuai keinginan.


Dari hasil jepretan kamera Digital type saku ternyata dapat kita nikmati juga ulasan kereta model alias Kamod dengan visual yang tidak kalah lengkap dibanding DSLR yang memang memiliki vitur dan kemampuan yang lebih. MbT sangat merekomendasikan kepada penggemar Kamod untuk memulai mengabadikan koleksinya dengan kamera Digital type saku, maju terus dan tetap semangat

4 Responses to Coil Car hasil jepretan Kamera Poket

  1. Selo says:

    wuih…wuih…. ini mah ulasan yang sudah lebih dari cukup.
    semoga dengan artikel ini kita bisa tambah semangat untuk memotret dengan kamera saku.
    sebagai foto dokumentasi sudah sangat layak, semua objek terlihat jelas. warna cemerlang.
    juga berkat pemilihan sudut yang pas dan pencahayaan yang cukup.
    terimakasih, saya sangat terbantu dan tentunya tambah pengetahuan…
    Bravo MbT!

    • muktiwibowo9 says:

      Terima kasih bung selo sempat mampir dan komennya membuat makin semangat motret dengan kamera saku….maju terus modelrailroader, tetap semangat!

  2. maba says:

    mantap ulasan dr oom MbT ini, selain paham betul ttg modelrailroader ternyata bakat fotography nya ga kalah jago…
    wah kapan kapan-kapan boleh nih belajar fotography sama oom MbT ini biar hasil jepretannya ga banyak noise…
    hehehe
    maju terus oom MbT….

    • muktiwibowo9 says:

      Thanks Maba atas comment nya…dunia fotography sangat menarik dan dapat dijadikan hobby spt modelrailroad.

      Salah satu jenis fotography adalah “macro fotography”…dan ini yang diterapkan unt pengambilan foto kereta model…sebagai sarana mengaktualisasikan salah satu hobby, thks Maba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: