Union Pacific CHALLENGER #3989

February 23, 2017

Penggemar model Kereta Api USA pasti mengenal dan mengkoleksi loko Uap era tahun ’40 an yang dikenal dengan Challenger, loko ini sangat menjadi viral kala itu dikarenakan menggunakan konfigurasi Roda  artikulasi 4-6-6-4, roda depan 4 unit merupakan pilot disusul 2×6 masing2 boogie 6 roda yang merupakan penghasil traksi utama dan 4 roda terakhir untuk menahan beban Cabin loko ini.

c1 c2 c3 c4

Loko steam ukuran besar ini dibuat oleh pabrik raksasa American Locomotive Company  untuk dan order dari perusahaan perkereta apian Union Pacific. Loko uap Challenger ini telah diproduksi hingga 105 unit oleh pabrik ALCO mulai tahun 1936 hingga 1943……dapat dibayangkan loko uap ini memiliki panjang fisik sekitar 37m dengan bobot mencapai 300ton lebih.

Loko Challenger yang dibuat untuk memperkuat armada Union Pacific ini di desain untuk menarik rangkaian gerbong barang…walaupun ada beberapa unit yang digunakan untuk menarik gerbong penumpang yang beroperasi didaerah pegunangan di California dan Oregon.

c5 c6 c7 c8

Challenger yang merupakan loko uap maka selamanya dia harus masak air untuk menghasilkan uap bertekanan yang digunakan untuk penggerak piston yang dengan menggunakan poros engkol menggerak Roda traksi 2×6 yang merupakan ciri khas Challenger. Loko uap saat itu menggunaka bahan bakar Batu Bara untuk memanaskan air sehingga menjadi uap bertekanan…terlihat dengan sangat masive loko selalu menggandeng sebuah tender yang membawa Batu bara dan cadangan air.

Tampak Challenger memang gahar namun banyak disukai orang dengan kemampuan menarik rangkaian gerbong barang puluhan unit…merupakan atraksi tersendiri bagi penduduk setempat yang daerahnya dilalui rangkaian kereta Challenger.

c9 c10 c11 c12

Konfigurasi roda 4-6-6-4 yang menjadi ciri khas Challenger tidak akan dilupakan orang terutma para Rail fan dan Model Railroader, boogi 6 roda x2 merupakan sistim artikulasi yang sangat membantu sehingga loko bongsor Challenger dapat bernegosiasi pada curve yang tajam…hal ini termasuk mendjadi acuan pihak ALCO terus mengembangkan hingga memproduksi loko uap yang lebih besar Big Boy…

Loko Challenger merupakan produk sukses sehingga pada era modern ini para Railfan dengan susah payah dan menghabiskan dana yang cukup banyak telah merestorasi sebuah Challenger dengan road number UP  #3985 yang digunakan untuk ekskursi para penggemarnya…loko tersebut menarik beberapa gerbong penumpang Union Pacific.

Terlihat Challenger pindah jalur dari jalur keluar ke jalur dalam…dengan langsir mundur melalui double cross turn out terlihat Challenger dengan lincah memfungsikan boogie artikulasi 6-6 nya membuktikan bahwa tidak ada kesalahan dalam produk ini saat bernegosiasi pada turn out.

Kehebatan insinyur mekanikal saat itu harus diacungi jempol lantaran menghasilkan produk yang sangat bermanfaat yaitu bagaimana membuat kereta api uap dengan tenaga raksasa dan dapat melalui jalan menanjak pegunungan lengkap dengan curve yang lumayan sempit…sistim roda artikulasi jawabnya.

Midi LO MbT memang banyak dilengkapi dengan Turn Out extra besar untuk mengantisipasi loko Uap Amrik besar, tidak mudah untuk membuat track plan nya dikarenakan TO besar harus digelar pada lahan yang terbatas. Puas rasanya melihat Challenger langsir didepan station tanpa kendala…lampu belakang pada tender juga menjadi perhatian tersendiri. Challenger ini sengaja langsir dikarenakan akan menjemput beberapa gerbong barang dengan berbagai jenis muatannya.

Untuk selalu mengenang Challenger dan kita sebagai penggemar kereta model juga dapat menyaksikan kehebatan sosok Challenger melalui model 1:87 alias dalam skala HO. Para pabrikan kereta model berusaha memikat penggemarnya dengan menampilkan model skala HO ini sedemikian rupa dengan detail yang selengkap mungkin.

MbT kali ini menampilkan sosok Challenger  skala HO yang merupakan produk pabrikan kereta model yang legendaris yaitu produksi pabrikan LIONEL, pabrikan ini diawali dengan memproduksi skala yang lebih besar yaitu skala O. Pada Challenger skala HO ini terlihat detail yang sangat lengkap yang dapat dilihat dari mulai ujung depan hingga bagian tender dibelakang.

LIONEL telah memproduksi Challenger ini dengan material full metal yang tentunya menghasilkan model yang sangat antik dan menarik, yang memikat siapapun yang akan melihat apalagi memegang dan menggendongnya….cukuit berat bobotnya! LIONEL telah membuat beberapa road number dari Challenger ini antara lain road number #3985 dan #3989…kenapa MbT menyebutkan kedua road number ini karena MbT mengalami pengalaman yang unik yaitu box LIONEL tertera #3985 namun didalamnya ternyata Challenger #3989!

Kualitas model loko Challenger buatan LIONEL ini memang tidak perlu diragukan lagi, dibuat tahun 2005 sehingga cukup sulit kalau saat ini kita mencari lagi…out of the box terlihat baru tanpa cacat..hanya saja pihak seller tidak teliti saat menutup box nya dengan tutup yang tertukar…

Loko Challenger buatan LIONEL ini sudah lengkap dengan DCC sound yang merupakan cangkokkan dari produk Quantum. Quantum merupakan pabrikan electronic board terkenal saat itu dengan hasil sound speaker cukup menggelegar. Nada Challenger tyerdengar sangat mantab termasuk suara steam, Bell, Horn dan nada lainnya. Electronic board juga mengatur power management serta lighting system dari Challenger…memang untuk lighting nya masih tergolong sederhana hanya lampu depan, lampu pada tender, lampu number board dan lampu cabin. Selain itu loko juga dilengkapi dengan smoke double stake.

Pada perjalanan Challenger di midi LO MbT terlihat rangkaian terdiri dari beberapa gerbong barang…diantaranya beberapa flatcar membawa muatan khusus…

NOTE : ARTIKEL DAN FOTO MASIH DALAM PROSES EDITING


UNION PACIFIC AC 6000 masih mempesona

January 31, 2017

Sudah cukup lama loko Diesel seri AC6000 tidak tampil di midi LO MbT…kali ini secara serentak loko milik armada UNION PACIFIC sosok AC6000 tampil 4 unit sekaligus. Total jumlah 4 unit loko merupakan pemandangan yang unik..dan ini juga merupakan uji coba bagi sistim kontrol DIGITRAX SUPER CHIEF yang memang terkenal cukup ampuh.

Consist 4 unit loko ini menyusuri track luar midi LO MbT dengan lancar…sound yang dihasilkan dari elektronik board produk dari BLI Paragon2 series tidak perlu diragukan lagi. Deruman Diesel engine sebesar 6,000HP atau sekitar 4,500KW tiap loko memang memenuhi ruangan sekitar 6x4M…untung saja bunyi horn tidak berlangsung lama dan tidak bersamaan …hal ini memang untuk loko consist hanya aktif tombolnya saat diposisikan pada address loko yang akan diaktifkan horn nya.

ac10 ac11 ac12ac13

Loko seri AC6000 ini merupakan produksi pabrikan kereta api raksasa GE transportation yang saling berlomba dengan pabrik EMD yang juga terkenal memproduksi SD90. Loko seri AC 6,000 ini merupakan loko Diesel dengan single engine terbesar HP nya, sebelumnya ada type DDA40 X yang memiliki engine dengan total 6,600HP yang dihasilkan oleh dua (2) D1esel engine. AC6,000 mulai mencuat namanya karena dijuluki Green Engine yang saat itu juga memiliki body berwarna hijau.

Loko Diesel AC6,000 diproduksi pada awal 1995 yang merupakan pesanan dari armada CSX sebanyak 3 unit dan armada Union Pacific telah memesan sebanyak 10 unit dengan nomor punggung  #7,000 – 7,009…loko2 tersebut mulai beroperasi tahun 1966. Ternyata mesin yang besar ini menimbulkan masalah terutama adanya getaran/vibration akibat 2 unit turbocharger…untuk mengatasi ini pihak pabrikan mendesai ulang dan merilis type yang baru….order awal sebanyak 106 unit  merupakan pesanan UNION PACIFIC dengan type AC6000 CW

ac1 ac2 ac3 ac4

Saingan berat pabrikan GE ini juga terus berlomba untuk melahirkan loko Diesel jenis baru yang ramah lingkungan juga…setelah sukses dengan SD90MAC yang diklaim boros bbm selanjutnya keluar loko baru dengan type SD70 yang masih diproduksi hingga sekarang. Demikian juga pihak GE telah stop produksi AC6000 serias ini ditahun 2001 dan memproduksi seri baru type AC4400…loko ini lebih kompak, lebih hemat dan ramah lingkungan.

Kembali ke type AC6000 yang memiliki debut lumayan bahkan sampai negri Kanguru Australia…data mencatat bahwa perusahaan transportasi BHP pernah membuat top record dengan menggabung consist 8 unit loko (next MbT akan mencoba) untuk menarik ratusan gerbong hingga 682 gerbong hopper membawa biji besi/iron ore. Total berat yang ditarik kedelapan loko seri AC6000 itu total 99ribu ton lebih dengan panjang rangkaian mencapai panjang 7.3 KM….

ac5 ac6 ac7 ac8

Union Pacific memberi nomor lambung yang 10 units pertama dengan nomor  #7500-#7509 walaupun pada awalnya  diberi nomor 7000-7009, yang diproduksi oleh GE pada rentang waktu November 1995 & Desember 1996….kelompok pesanan selanjutnya sebanyak 45 units diberi nomor #7510-#7554 yang diproduksi mulai July & December 1998. Pada bulan Juni 1999 salah satu loko ini mengalami kebakaran karena korsleting yang menimpa loko nomor #7511 dan karena masih ditanggung asuransi maka  pihak GE membangun ulang dan diserahkan kembali ke UP sebagai pengganti pada Januari 2001. Yang terakhri sejumlah 25 units dibangun dan diselesaikan pada bulan Januari 2001 diberi nomor #7555 – #7579.

Empat unit loko Diesel buatan GE type AC6000 tersebut dengan nomor #7500, #7511, #7513 dan #7391 terlihat modelnya secara consist melaju bersama di track luar midi LO MbT .

ac14ac15ac16ac17

Setelah cukup puas memandangi sosok AC6000 dari berbagai sudut pandang…loko dengan nomor #7391 ini mulai langsir bergerak mundur yang secara simulasi akan bergabung dengan ketiga loko jenis AC6000 yang lain yang sudah menunggu didaerah station.

Kalau diperhatikan secara seksama sosok loko #7391 ini memiliki perbedaan yang seknifikan dimulai dari nomor serinya yang kelihatannya Union Pacific memberikan nomor ulang dengan kepala “73”, selain itu pihak Union Pacific melabur ulang loko AC6000 ini dengan ditambar atribut kibaran bendera Amerika pada samping kiri dan kanan lambungnya. Selain itu pada bagian depan terlihat terpampang logo UP shield lengkap dengan bentangan sayap lebarnya….demikian juga strip merah diatas yang membatasi warna Armour Yellow dengan Harbour mist Grey dilanjutkan hingga dibagian cover kompressor fan dibagian belakang…dan pada bagian deck terdapat strip warna Kuning muda mengelilingi loko.

ac18 ac19 ac20 ac21

BLI yang merupakan pabrikan kereta model yang terus berkembang sampai saat ini tidak henti mengeluarkan seri AC6000 ini, siasat bisnis yang jitu merupakan keberhasilannya….pada awal dikeluarkannya seri AC6000 dengan nomor seri #7500 warna loko khas UP terlihat polos hanya warna Kuning dan Abu2 tanpa ada USA Flag dan simbol UP ataupun sayap yang membentang. Setelah BLI melansir dengan mengeluarkan lebih dari 4 road number maka secara mengejutkan BLI melansir AC 6000 dengan tampak seperti diatas…tanpa menunggu lama MbT berusaha menampilkannya di midi LO MbT.

Bahkan belakangan BLI melansir ser AC6000 ini dengan dilengkapi smoke unit…ini merupakan satu bukti bahwa BLI terus berinovasi untuk mengembangkan hasil karyanya yang merupakan siasat bisnis.

ac22 ac23 ac24 ac25

Loko dengan road number #7391 langsir sudah memasuki area station pada jalur tengah…hal ini supaya tidak mengganggu jalur luar yang merupakan jalur cepat. Di area station sudah menunggu tiga unit AC6000 yang lain dan siap akan consist…yang merupakan tujuan MbT untuk mencoba apakah motor dari keempat loko ini syncron dengan baik.

Seperti ditampilkan diawal bahwa loko #7391 akan merupakan lead loko dengan disusul posisi loko #7500 dan #7511…untuk loko terakhir terlihat loko dengan posisi menghadap kebelakang yaitu loko dengan road number #7513 (masinisnya berkata dalam hati..wah gara pake angka 13 saya harus berjalan mundur)…posisi mundur merupakan hal biasa pada rangkaian consist loko di Amrik sana…membuktikan bahwa traksi motor tidak ada perbedaan pengaturan kecepatan putarannya untuk ahead atau astern.

ac26 ac27 ac28 ac29

Rangkaian loko AC6000 Union Pacific setelah consist 4 unit melanjutkan perjalanan untuk mengambil rangkaian gerbong hopper yang terletak tidak jauh dari area station..pada saat ini rangkaian loko consist masih berada dijalur tengah/dalam dari midi LO MbT. Selanjutnya setelah menggandeng gerbong hopper akan memasuki jalur luar midi LO MbT….memang kalau untuk ukuran loko panjang apalagi dengan situasi consist maka perlu curve yang lebar juga TO yang diatas #8 hal ini untuk menantisipasi supaya posisi coupler ukuran Medium antara Loko dapat bergerak bebas.

MbT akan memutar arah rangkaian loko ini dengan menggunakan Loop track yang terletak memang pada jalur track sebelah dalam sebelum rangkaian memasuki jalur luar midi LO MbT….memang sangat diperlukan membangun Loop track dalam sebuah LO karena selain pada midi LO MbT ini tidak memiliki turntable dengan Loop track dapat membalik arah loko secara consist.

ac32 ac34ac33 ac35

Produk BLI saat ini merupakan saingan berat Athearn namun MbT masih menyukai produk BLI…khususnya penggunaan material ABS pada bagian railing dan bagian kecil lainnya….milik BLI jauh lebih kuat dan terlihat masiv. Untuk bodynya sudah tidak diragukan lagi dengan warna Armour Yellow yang kereen…namun BLI masih kurang rapi dalam membuat gambar bendera Amrik dilambungnya…masih lebih unggul buatan KATO atau MTH..

Perihal detail loko…pihak BLI terlihat serius dan pada produk generasi belakangan tampak lebih rapi pengerjaannya menyesuaikan dengan penambahan grafis yang membuat loko AC6000 #7391 terlihat lebih UP.

ac36 ac37 ac38 ac39

Electronic yang dicangkokkan pada BLI seri Paragon2 ini tampak sudah lengkap termasuk dim light pada headlamp saat loko berhenti, demikian pula dengan ditchligth yang menyala bergantian saat horn loko diaktifkan…horn loko dapat diaktifkan dengan nada doppler dengan menekan dobel secara cepat (tapi bukan telolet). Dapat dibandingkan dengan loko AC6000 yang lansiran awal…grafis loko terlihat kosong dengan tiadanya UP shield dan wing serta belum ditambahkannya grafis Kibaran Bendera Amrik.

Yang perlu diacungi jempol juga yaitu elektronik untuk penggerak motor…dengan putaran motor yang halus BLI secara konsisten membuat tanpa ada perbedaan putaran saat loko versi baru di consist dengan loko versi lama…sinkronisasi keempat motor sangat memuaskan dengan dibantu kontroler Digtrax Super Chief serta Looping booster.

ac40 ac41 ac42 ac43

Dengan dipimpin oleh loko nomor #7391…barisan consist AC6000 ini bergerak menuju track loop yang memang posisi Turn out nya terletak di track jalur dalam midi LO MbT. Posisi Loop track arah sebelah lingkaran kiri dari station berjarak beberapa kilometer saja. Loop track disebelah kiri ini memiliki curve yang lebih kecil yaitu 22″ curve yang sebenarnya dirancang untuk consist loko kecil.

Setelah melewati double bridge yang menjadi ciri midi LO MbT….keempat loko mengurangi speed karena akan melalui curve 22″ yang melingkar penuh dan masuk kembali melalui Turn Out yang sama.

ac44 ac45 ac46 ac47

MbT pun baru pertama kali mencoba dan ingin membuktikan apakan curve 22″ yang dibangun dari track Roco curve 22″ dapat dilalui dengan baik. Saat rangkaian loko mulai masuk TO terlihat tidak bermasalah dan berlanjut keempat loko memasuki dan berada pada loop track yang berbentuk melingkar pada trck jalur dalam.

Kalau diperhatikan maka terlihat bahwa pada lingkaran sebelah kiri dari midi LO MbT ini terdapat tiga (3) jalur track pararel yang terdiri dari track luar curve 26″ kemudian curve 24″ dan paling dalam curve 22″ yang merupakan Loop track.

ac48 ac50ac49 ac51

Sekarang sudah terlihat rangkaian loko tersebut sudah keluar dari Loop track…dan loko #7391 tetap memimpin didepan. Masih pada track yang sama dan melalui bridge kembali dengan arah yang berlawanan…jalur track ini dikatagorikan layak untuk dilalui loko Diesel bongsor seperti AC6000.

Rangkaian kembali kearah station untuk pindah kejalur track luar karena akan langsir menarik beberapa gerbong yang sudah menunggu. Perpindahan jalur melalui double cross tack yang selalu merupakan daya tarik saat operasi perpindahan jalur. Double track buatan Shinohara digerakkan dengan empat motor buatan Turtle USA.

ac52 ac53 ac54 ac55

Double track yang memiliki ukuran cukup lebar setara TO nomor #8 menghasilkan pergerakan yang halus, keempat loko AC6000 tanpa terasa sudah berpindah jalur di track luar midi LO MbT. Jujur bahwa double track ini harus sering debersihkan karena sangat sensitif untuk mendapatkan power pickup yang maksimum. Material track nya pun sangat bagus terbuat dari steel nickel berwarna putih yang tentu juga anti  karat…..produk Sinohara double cross track ini sama dengan yang digunakan di track double truss bridge .

Double track ini juga sangat cocok untuk dilalui loko panjang seperti jenis BigBoy ataupun DD40, namun MbT harus selalu mengontrol batang track nya karena pernah kejadian TO tidak membuka sempurna lantaran terganjal sebuah batu balas bawah track.

ac56 ac57 ac58 ac59

Setelah rangkaian loko ini lengkap diposisi track jalur luar maka dilanjutkan langsir beberapa kilometer untuk menjemput rangkaian gerbong jenis hopper yang sudah cukup lama menunggu. Gerbong hopper yang digandeng dari daerah industri tersebut memuat komoditi berbentuk curah yaitu membawa gula pasir dan gandum.

Di Amrik yang antar negara bagian memiliki jarak yang cukup jauh maka sistim moda transportasi yang paling efektif adalah menggunakan transportasi kereta api…..sekali tarik dapat mengakomodari komoditi dalam  puluhan gerbong hopper. Kalau dibandingkan dengan sistim trucking seperti yang terdapat di Indo maka menggunakan moda transportasi kereta api tidak tertandingi.

ac60 ac61 ac62 ac63

Gerbong jenis hopper milik armada UNION PACIFIC berwarna putih yang merupakan hopper pengangkut gula pasir dan yang warna abu2 merupakan hopper yang mengangkut biji gandum untuk keperluan pabrik tepung. Jenis gerbong hopper memang paling sering terlihat didaerah industri untuk muat muatan curah, gerbong memiliki bentuk khas yaitu selalu memiliki bagian yang mengerucut dibagian bawah yang digunakan untuk membongkar isi muatan….dengan kata lain pengisian/loading muatan dari atas dan pembongkaran/unloading dari bagian bawah.

Gerbong jenis hopper memiliki beberapa jenis sesuai pabrikan dan ukurannya….yang terlihat disini adalah jenis hopper Rib side yaitu gerbong dengan konstruksi penguat terletak dibagian luar karena bagian dalam harus memiliki permukaan/dinding yang licin supaya muatan tidak terperangkap pada bagian konstruksi.

ac64 ac65 ac66 ac67

Untuk simulasi MbT merangkaikan 12 unit Rib Side  hopper yang terdiri 6 unit pengangkut gula asir dan 6 unit pengangkut gandum. Hopper ini merupakan produk dari pabrikan kamod ternama Intermountain, rolling stock jenis hopper ini dapat dikatakan sangat baguas mulai dari kualitas penampilan grafis dan warna, kualitas bahan, kualitis mekanis berupa roda metal hingga detail yang lengkap.

Pada bagian atas terdapat running board yang dibuat dengan laser cut sangat detail, pada bagian depan dan belakang terlihat railing dan tangga naik  yang dibuat juga sangat akurat……yang dapat menyaingi produk Intermountain ini cuma produk Exactril.

Intermountain dengan box berwarna kombinasi merah dan hitam berjendela pandang untuk mengetahui isi produk nya menjadi favorite MbT tentunya selain produk Exactrail.

ac68 ac69 ac70 ac71

Setelah berjalan beberapa saat …rangkaian memasuki daerah station di track luar sudah menjelang senja….terlihat beberapa lampu jalan sudah mulai menyala… menandakan waktu sudah melebihi 06.00 PM. Suasana senja menolong pencahayaan saat pengambilan gambar…foto terlhat lebih warm. MbT mengkombinasi pengambilan gambar dengan smart phone camera dan pocket camera…hasil dengan pocket camera terlihat lebih lengkap warnanya.

ac72 ac73 ac74 ac75

Keempat loko consist dengan gagah passing didepan station yang menjadi perhatian para pengunjung.

ac76 ac78 ac79 ac81

Praiser merupakan pabrikan figure skala HO yang menyediakan cukup lengkap rail road area figure….MbT memilih beberapa pose yang menandakan para pengunjung menyaksikan rangkaian consist loko AC6000 lewat didepan mereka. Suasana sorepun akan segera berobah malam…sejalan dengan rasa kantuk MbT yang mencoba terus menambah tulisan pada blog Masinis Bintaro. MbT merasakan bahwa khususnya detai midi LO MbT masih harus terus dilengkapi dan disempurnakan dengan menambah lagi beberapa figure.

ac80 ac82 ac83 ac84

Dengan lead loko #7391…rangkaian terus melaju dan perlahan menikung kekiri hingga rangkaian hilang dari pandangan mata yang menyaksikan didaerah station. MbT cukup puas dengan simulasi rangkaian gabungan produk BLI dan Intermountain. Menjadi catatan bahwa produk tersebut layak dijadikan koleksi.

 

 

 

 


Loko kecil switcher…

December 29, 2016

Loko kecil atau jenis switcher sangat dibutuhkan untuk mendorong dan menarik rangkaian gerbong didaerah station, yard, industri ataupun untuk memindahkan rangkaian gerbong untuk jarak pendek. Pada era tahun 70an loko switcher sangat populer dan ternyata hingga saat ini loko jenis switcher masih sangat diperlukan.

Pada midi LO MbT terdapat area station yang memiliki 3 jalur track dan beberapa daerah yang juga dapat digunakan sebagai simulasi operasi Switcher. Loko ini beroperasi maju dan mundur berpindah track untuk memindahkan rangkaian gerbong barang dalam hal ini gerbong jenis hopper dan gerbong jenis reefer box car.

sw7-2sw7-1sw7-3sw7-4

Union Pacific yang merupakan armada perkereta apian raksasa di Amrik sana memiliki berbagai jenis switcher pada setiap eranya. Switcher merupakan loko berbentuk fisik kecil lucu namun memiliki tenaga yang cukup untuk menarik rangkaian gerbong2 tersebut secara bertahap ke lokasi yang dikehendaki.

Loko switcher terkadang berjalan consist untuk menambah tenaganya, dan pada umumnya switcher berjalan dengan kecepatan rendah sehingga loko ini memiliki horse power besar namun traction rationya rendah….bukan speed yang diperlukan namun HP nya yang dihandalkan.

sw5 sw6 sw8 sw9

Beberapa jenis switcher yang populer seperti type RS-1 buatan Alco tahun 40an…..EMD SW 1 dengan HP 600hp….SW 1500 buatan EMD…yang terakhir dengan type MP15AC dan MP15DC. Semua jenis loko switcher tersebut  dimiliki oleh armada UNION PACIFIC. Para pabrikan Kamod pun telah memproduksi modelnya dengan sempurna …antara lain pabrikan kamod Athearn dan BLI. Kali ini MbT menampilkan produk pabrikan BLI  seri Paragon2 yang sudah tidak diragukan lagi mutunya…

Switcher imut warna koneng armour yellow kombinasi dengan harbour mist grey dihiasi strip warna merah khas UNION PACIFIC yang hilir mudik di midi LO MbT ini adalah type SW7 phase II yang merupakan produksi pabrik kereta api General Motors Electric Motive Diesel (EMD), type ini diproduksi dalam rentan waktu hingga tahun  1949 -1951 yang beroperasi hingga tahun 70an setelah disusul beberapa type pembaharuannya.

Terlihat consist Switcher #1801 dan #1818 mulai memasuki truss bridge yang sebelumnya MbT sempat mengambil gambar dari posisi agak dibawah.

sw10 sw11 sw12 sw13

SW7 phase II ini mengusung mesin Diesel perkasa dengan total horse power 1,200HP yang diteruskan ke poros traksi  dengan kemampuan daya tarik yang mumpuni, mesin Diesel 1,200HP tersebut sudah merupakan peningkatan dari SW1 yang cuma mengusung 600HP. …loko switcher ini sangat dan telah diproduksi hampir mencapai 500 unit…tepatnya 489 unit dan UNION PACIFIC telah membeli sejumlah 25 unit dengan road number #1800 hingga #1824.

Kalau yang tampil di midi LO MbT terlihat SW7  tersebut memiliki nomor punggung #1801 dan #1818 adalah bagian dari 25 unit milik Union Pacific. Model Switcher ini telah dibuat dengan bangga oleh pabrikan kereta model BLI Paragon2 itu sudah dilengkapi denga DCC sound system yang memukau…hal ini lantaran loko kecil namun memiliki sound yang cukup keras…bahkan nada suara mesin Diesel nya lebih keras dibanding nada suara mesin Diesel yang lebih besar.

sw14 sw15sw16sw17

Switcher SW7 ini sesuai data menyebutkan dapat berjalan hingga 65 mile/jam dan memang MbT sudah mencoba speed test dari loko Switcher SW7 di jalur track luar midi LO MbT yang hasilnya sangat memuaskan. Switcher SW7 memiliki konfigurasi roda B-B dan rodanya terlihat memiliki diameter yang tidak besar sehingga kalau dilihat dari samping roda tidak terlalu tampak lantaran terhalang bagian samping boogie truck.

Fisik switcher memang tidak besar dengan panjang sekitar 13m dengan skala pada model HO sekitar panjang cuma 15 cm maka loko ini tergolong kecil…tapi ternyata memiliki daya tarik yang lumayan…apalagi MbT mencoba untuk berjalan secara consist 2 loko #1801 dan #1818…tentu hasilnya dapat menarik gerbong dengan jumlah lebih dari 20 gerbong tanpa masalah.

sw18 sw19 sw20 sw21

Simulasi pada midi LO MbT Dua unit SW7 secara Consist terlihat memasuki area station sambil menarik sebuah tanki BBM untuk kebutuhan loko2, selanjutnya consist tersebut dari jalur track luar memasuki jalur track tengah…dan satu loko #1818 ternyata mendapat job order untuk memindahkan rangkaian gerbong pembawa ternak yang terparkir pada jalur track luar.

Pada TO didaerah station tepatnya pada double cross….Switcher SW7 kembali keluar dan memasuki jalur track luar yang dengan sedikit langsir akan menarik rangkaian gerbong ternak…selanjutnya dengan perkasa switcher tersebut menarik rangkaian gerbong ternak tanpa hambatan untuk dipindahkan ke jalur tengah bergabung dengan loko switcher #1801….dengan bergabung kembali dengan switcher #1801 yang diantaranya terdapat gerbong tanki BBM dilanjutkan melaju ketujuan.

sw22 sw23 sw24 sw25

Switcher SW7 buatan BLI Paragon2 series memang sudah dirancang sedemikian rupa sesuai dengan fungsinya, fisik kecil tenaga besar, dan yang pasti sangat lincah untuk bermanuver di area manapun di Midi LO MbT yang nota bene memiliki TO yang besar. Saat melewati curve terlihat masinis Switcher senyum2 saja membuktikan switchernya melaju tanpa kendala, begitu pula saat menanjak dengan elevasi 11cm Switcher ini tetap bertenaga…walau MbT harus menambah daya dengan menaikkan putaran throttle.

Switcher buatan BLI Paragon2 series ini memiliki masa berat yang lumayan…dan digabung dengan sistim elektronik yang sudah maju maka kontrol untuk motor sudah bagus termasuk delay saat start dan stop, selain itu selain motor yang powerful juga dilengkapi dengan EMD control sehingga saat menanjak atau menurun dapat dikontrol supaya speed tetap.

sw26 sw27 sw28 sw29

Konfigurasi roda B-B merupakan modal switcher untuk menarik rangkaian gerbong, traksi yang mantap pada bagian boogie produk BLI ini dibuat detail menyerupai prototypenya dengan menutup bagian samping roda dengan bar….tidak banyak detail yang terlihat dibagian ini. SW7 memiliki cabin yang cukup luas dengan bagian belakang dipenuhi kaca jendela untuk memudahkan pandangan kebelakang. Bagian samping dilengkapi dua buah jendela dan bagian depan dilengkapi dua jendela dikiri dan kanan….didalam cabin terlihat masinis siap operasi.

Lighting dari SW7 buatan BLI Paragon2 ini juga sudah memenuhi regulasi perkereta apian…lampu besar depan dan belakang cukup terang…saat loko berhenti secara otomatis lampu meredup, juga lampu pada kabin saat dinyalakan terlihat cukup terang…secara otomatis juga akan mati apabila loko mulai jalan…dan lampu cabin akan menyala terang saat loko stop dan beberapa saat lampu juga meredup saat loko standby.

sw30 sw31 sw32 sw33

Loko Switcher telah memasuki station yang dengan segera loko #1818 akan memisahkan diri dan akan langsir untuk pindah jalur ke track/jalur luar…disana telah menunggu rangkaian gerbong ternak kosong untuk dipindahkan ketempat lain. Switcher SW7 ini maju mundur dengan lincah…dibarengi dengan sound khas BLI Paragon yang cukup bersih nadanya….bunyi lonceng nya pun terdengar bersih.

Selain bunyi lonceng yang nyaring…switcher ini juga memiliki bunyi horn yang cukup keras untuk menunjukkan SW7 sedang lalu lalang di yard. Detail lonceng pada loko ini terletak ditengah didepan exhaust gas pipe depan…lonceng berwarna kuning mengkilap menunjukkan bahwa material kuningan ini sering dibersihkan oleh masinis nys.

sw34 sw35 sw36 sw37

Setelah berada distation…loko depan #1818 memisahkan diri untuk melaksanakan job order selanjutnya yaitu memindahkan rangkaian gerbong pembawa ternak yang berada dijalur luar…SW7 dengan konfigurasi roda B-B nya melaju dengan lincah walaupun tidak sekaligus loncat karena loko ini telah diatur dengan delay yang cukup lama.

Apabila diperhatikan seksama secara keseluruhan detail loko ini tidak banyak….railing loko hanya berada dibagian depan loko dan bagian belakang loko, dibagian samping tidak terdapat railing namun tetap ada pijakan untuk keperluan maintenance engine.

sw38 sw39 sw40 sw41

Double Turn out yang berada diarea station sangat bermanfaat untuk pindah jalur tanpa perlu langsir jauh…loko #1818 dengan lincah bermanuver untuk pindah jalur…terdengar deruman suara Diesel 1,200HP nya yang diselingi sesekali horn “oom Telolet oom” nya…saat loko mundur pada jalur track luar dengan membunyikan lonceng yang lumayan keras nadanya.

Pada area station ini saat pengambilan gambar memang selalu terhalang dengan banyaknya tiang telpon dan juga adanya tiang lampu…MbT sengaja menanam tiang2 tersebut supaya terlihat lebih realistis….dan sebagai operator supaya berhati-hati saat mengangkat dan meletakkan loko pafa area ini.

sw42 sw43 sw44 sw45

Setelah loko #1818 memasuki track luar midi Lo MbT…memang langsung lansir mundur untuk menjemput rangkaian gerbong ternak yang sudah menunggu beberapa saat…lampu loko depan automatis mati dan lampu belakang segera menyala terang. Lajur track didepan station berjumlah tiga jalur…dan MbT menyebutnya jalur luar..jalur tengah ..dan jalur dalam…atau terkadang menyebut dengan penomoran jalur sebelah dalam adalah jalur nomor 1 dan jalur terluar jalur no. 3.

Jalur 1 merupakan jalur untuk mendekati peron…contohnya rangkaian gerbong penumpang saat akan menaik dan menurunkan penumpang akan memsuki jalur nomor 1 ini. Sedangkan jalur luar no. 3 dapat digunakan untuk rangkaian kereta yang langsung tanpa harus berhenti distation ini.

sw46 sw47 sw48 sw49

Loko SW7 Phase II  #1818 ini terlihat sudah memulai pekerjaan barunya…saat menggandeng rangkaian gerbong MbT memperhatikan ketinggian couplernya..dan presisi yang disuguhkan pihak BLI dengan produk Paragon2 sangat memuaskan sehingga tidak menyulitkan proses langsir untuk segera menarik rangkaian gerbong ternak kosong tersebut.

Produk BLI inipun telah diset dengan delay start yang sesuai sehingga saat mulai bergerak terlihat motor berjalan secara pelan gradasi untuk menambah kecepatan….loko berjalan perlahan dengan suara motor yang nyaris tidak terdengar lantaran juga tertutup oleh suara Diesel yang bersih…patut diacungi jempol untuk elektronik DCC Sound buatan BLI ini.

sw50 sw51 sw52 sw53

Setelah keluar dari area station…rangkaian ketemu curve lebar kekiri yang menjadi makanan empuk SW7 ini…curve ini memang sudah disiapkan untuk mengantisipasi loko besar dan gerbong panjang….hampir diseluruh area curve MbT menggunakan curve dan TO curve produk Roco yang saat ini sudah sulit dicari dipasaran….yang tentunya dikombinasikan dengan flex track milik Roco juga.

Roco memang memproduksi seri track beberapa macam dan MbT sengaja memasang untuk TO yang sudah dilengkapi dengan road bed…curve setengah lingkaran ini terletak disebelah kanan apabila MbT menghadap kestation selanjutnya pada curve ini terpasang TO curve yang lebar untuk memudahkan pindah jalur. Setelah melewati curve ini…rangkaian ketemu dengan tanjakan ringan sekitar 10cm elevasi sepanjang 1m…dan ternyata tidak menjadi masalah bagi SW7 phase II ini.

sw54 sw55 sw56

Setelah seluruh rangkaian berjalan keluar area station…terlihat loko SW7 dengan road number #1801 yang dengan setia masih menunggu…terlihat disini bahwa untuk mengkoleksi loko jenis switcher memang asyik kalau lebih dari satu unit…selain untuk pengoperasian consist…dua loko terlihat dapat meramaikan operasi langsir distation…..MbT merekomendasikan seri loko ini karena BLI Paragon2 termasuk produk unggulan.

Selain hal tersebut…seluruh foto diatas merupakan hasil jepretan dengan menggunakan camera milik smart phone yang ternyata dapat diandalkan tanpa harus repot membidik…semua auto focus tinggal menyentuh touch screen untuk eksekusinya…silakan mencoba untuk membuktikan kehebatan lensa pada smart phone dengan resolusi hingga 13mega pixel nya.


Loko Gas Turbine dan U50 menarik rangkaian box dan cattle car

November 30, 2016

Mendengar istilah Gas Turbine maka para penggemar kereta model pasti teringat dengan kondangnya loko Veranda yang  merupakan loko menggunakan tenaga penggerak Gas Turbine. Pada era kejayaan dan keemasan kereta api di negri Paman Sam khususnya didaerah Amerika Utara, pabrik kereta api dan perusahaan kereta api dikala itu saling berlomba untuk menampilkan kereta api atau lokomotif terbaru keluarannya.

Veranda hadir di midi LO MbT dengan road number #64, loko ini sangat kondang lantaran bentuk unik adanya teras/beranda/Veranda yang terletak memanjang disisi samping kanan dan kiri yang digunakan untuk lalunya masinis saat mengecek instalasi mesin turbin nya.

44 43 42 41

MbT tidak ada bosannya kalau mengulas loko keren ini, Veranda yang memiliki konsumsi bahan bakar yang boros terpaksa harus menggandeng sebuat tender tank berisi bahan bakar untuk kebutuhan turbinnya.

Selanjutnya kalau kita tilik saat masa peralihan dari era lokomotif dari menggunakan tenaga Uap ke era lokomotif menggunakan tenaga penggerak Diesel ataupun tenaga yang lain adalah merupakan era yang menarik karena banyak bermunculan jenis lokomotif baru. Termasuk diantaranya loko Diesel seri U50 yang merupakan loko kondang unik milik UNION PACIFIC juga.

9 10 11 12

Sepintas loko type U50 ini mirip dengan Veranda karena memiliki panjang hampir sama dan memiliki beranda disamping kiri dan kanannya…hal ini karena U50 menggunakan frame dan konfigurasi truck/roda B+B+B+B milik Veranda yang dimodifikasi untuk penggerak traksi menggunakan 2 unit Diesel pengganti Gas Turbin.

Union Pacific merupakan armada raksasa yang mengoperasikan armada loko-loko tersebut dengan jenis terlengkap dari jaman ke jaman termasuk jenis gas turbine-electric locomotives (GTELs). Loko ini diawal mula memang disebut Gas Turbine GTEL, karena menggunakan sistim turbin terbukti memiliki power yang besar namun secara ekonomi lebih jelek jika dibandingkan dengan menggunakan mesin Diesel….bahan bakar yang dibutuhkan oleh Turbin hampir dua kali lipat jika dibanding kebutuhan bahan bakar untuk mesin Diesel.

1 2 3 4

Pada midi LO MbT terlihat rangkaian panjang gerbong barang atau box car yang ditarik oleh loko Diesel U50 tersebut…dan diujung buntut rangkaian gerbong barang terlihat sebuah caboose Union Pacific warna kuning yang kondang dan sexy. Loko Diesel ini menggantikan dan melanjutkan loko Gas Turbin yang sangat boros tersebut.

Memang masalah boros loko Gas Turbin menjadi pemikiran utama….tidak kurang akal  pihak engineer UP memiliki pemikiran untuk penyelesaiannya yaitu dengan menggunakan bahan bakar Heavy Oil yang harganya murah…tapi memang tidak mudah menghandle nya…. masalah lain timbul saat winter bahan bakar jenis kental ini setengah beku alias menjadi emulsi. Alhasil harus dibuat sistim pemanas untuk bahan bahan bakar ini yang ditempatkan didalam tanki bahan bakar …yang belakangan sudah ditempatkan di Tanki gandeng tambahan yang selalu ditarik kemana-mana…..bahan bakar kental ini dipanaskan hingga 93 derajat C…sebelum dialirkan ke Turbin.

6 7 13 14

Sebelum menampilkan loko gas turbin dengan menarik rangkaian gerbong pembawa ternak….MbT masih terpesona dengan rangkaian box car 24 unit UNION PACIFIC warna coklat buatan pabrik kamod terkenal  dari negri Germany TRIX yang ditarik loko type U50 dengan road number #36

Gerbong barang buatan TRIX ini memiliki bobot yang tidak terlalu berat sehingga jumlah 24 unit plus caboose bukan hal yang berarti untuk si U50…ditambah gerbong ini dilengkapi coupler metal yang kuat dan dengan sistim berpegas.

Loko yang menarik dengan jenis U50 memang sedikit rancu pemberian namanya kalau kita mendengar prototype Gas turbin dengan nomor #UP 50 yang pertama kali dibuat oleh General Electric dan dipasarkan oleh Alco-GE…loko ini diperkenalkan sekitar tahun 1948…loko ini secara fisik panjang nya 20M dengan menghasilkan tenaga 4,500 HP yang memang memiliki kemampuan tenaga tiga kali dari jenis Diesel biasa.

17 18 19 20

Pihak Union Pacific telah memesan 10 unit loko Gas Turbine ini dan….. loko pesanan pertama dengan nomor #51 yang merupakan bagian dari pesanan yang sepuluh itu telah tiba di pangkalan UP di Omaha pada Januari 1952 dan pada akhir tahun 1952…. UP hanya menerima 6 unit dari pesanan 10 unit…yang empat terakhir sedikit ada modifikasi pada sistim udara masuk nya.

Selanjutnya UP menambah lagi 15 unit pesanan baru dengan nomor urut #61 hingga #75…loko ini memiliki modifikasi pada sistim udara masuk sehingga pada bagian samping dapat diberi gangway tempat lalu orang yang selanjutnya terkenal dengan nama VERANDA.

2422 23 21

Masih seperti loko GTEL sebelumnya..loko VERANDA ini juga membawa bahan bakar yang cukup banyak sekitar 7,200 gallons bbm dan 1,000 galons minyak Diesel untuk kebutuhan mesin Diesel yang 250HP…Diesel kecil yang sering disebut Pony Diesel  ini hannya digunakan untuk pergerakan disekitar yard dan station, untuk tambahan daya listrik dan untuk sistim start awal Turbin nya.

Veranda populer ditahun 1955 yang diawali dengan kapasitas turbin 4,500HP dan Veranda ini memiliki tender BBM dengan kapasitas 22,000 gallon. Veranda memang terlihat besar dan panjang…berat nya saja mencapai sekitar 275 tons dengan panjang body mencapay 24M an …dan memiliki konfigurasi roda yang sama dengan type GTEL yaitu B+B+B+B…dan konon loko ini dapat lari hingga 65 miles per jam.

Rute yang dilalui yaitu rute terkenal jalur UNION PACIFIC Ogden, Utah ke Cheyene, Wyoming….Veranda pertama beroperasi hingga Agustus 1963 dan sisanya 5 unit masih beroperasi hingga Juni 1964…..dan pada Midi LO MbT rute yang dilalui juga sangat cocok dengan beberapa curve besar serta jalur lurus yang dapat menampung lengkap loko plus 24 unit gerbong barang dan caboose.

25 26 2730

Kita longok kembali loko type Diesel Electric yang dibuat oleh General Electrik tersebut diberi nama U50 dan dibuat pada rentang waktu 1963 dan 1965…GE telah memproduksi hingga 26 unit. Loko dengan konfigurasi roda B+B+B+B tersebut terdiri dari 4 truck atau bisa disebut juga BB + BB. Fisik lokomotif U5o ini cukup panjang hingga 25m dengan prime mover Diesel Dual GE FDL-16.  Diesel yang meneruskan tenaganya ke traksi dengan kemampuan Diesel hingga 5,000 hp (3,700 kW) tersebut beroperasi didaerah Amerika belahan Utara…dan tentu saja dimiliki oleh armada raksasa UNION PACIFIC.

Loko U50 ini ternyata walau memiliki konfigurasi roda yang cukup ribet terlihat bermanuver sangat lincah di midi LO MbT. Terlihat saat melibas curve dan turn out U50 melaluinya dengan lancar tanpa hambatan. Jalur luar dan dalam pada midi LO MbT memang pada posisi tertentu terlihat unik seolah rangkaian kereta terlihat berjalan sejajar padahal rangkaian tersebut berjalan berlawanan arah. Hal ini memang MbT rancang sejak awal dan hasilnya memang tidak mengecewakan.

3231 33 34

Loko U50 yang merupakan loko yang berjalan menggunakan empat buah sistim traksi/truck dengan masing2 memiliki dua poros roda, yang selanjutnya disebut B+B+B+B tersebut terlihat berjalan sejajar dengan loko VERANDA….kedua loko berjalan dengan sangat gagah menarik rangkaian gerbong barang UNION PACIFIC

Sudah kita ketahui Unit Truck milik kedua loko tersebut sebenarnya merupakan barang bekas yang diambil dari loko yang sudah di scrap yaitu dari loko UP jenis Gas Turbin GTEL generasi yang telah dibuat sebelumnya juga oleh GE pada era tahun 1950 an…ternyata pihak Engineer UP memang tidak salah pilihan.

3536 37 38

Sebenarnya pembuatan loko Diesel U50 ini merupakan permintaan pihak Union Pacific unt uk menggantikan loko Gas Turbin yang terkenal boros. Kalau kita cermati dan memang benar bahwa U50 merupakan pengembangan dari loko medium seri U25B yang hanya memiliki konfigurasi truck dua (2) unit BB…jadi loko U50 sama seperti 2 unit loko U25B yang ditempatkan di satu frame lokomotif. Perusahaan yang mengoperasikan loko U50 ini adalah Union Pacific dan Southern Pacific pada era sekitar tahun 1964.

Pihak Southern Pacific telah memiliki 3 (tiga) unit dan memang tidak menambah lagi…loko milik SP ini sedikit memiliki perbedaan dengan milik UP yaitu dengan menambahkan pintu diruang masinis pada bagian depan nya termasuk posisi lampu depan dibawah jendela depan. Apapun yang terpenting saat melaju diatas track midi LO MbT khususnya saat melintas jembatan truss bridge terlihat sangat romantis.

46453947

Sepintas kita sudah mengenal sejarah loko jenis Gas Turbine GTEL, VERANDA dan juga U50..ketiga jenis loko tersebut sangat terkenal hingga modelnya pun sangat diminati penggemar kereta model dunia…termasuk di Indonesia. Veranda yang tampil di midi LO MbT ini merupakan produksi pabrik LIONEL dan sesuai label loko ini sudah dibuat di negeri Gingseng KOREA.

Kehebatan loko Veranda buatan pabrik kamod LIONEL adalah material yang digunakan untuk loko maupun tender BBM nya adalah full metal. Sehingga loko lengkap dengan tender BBM memiliki bobot yang lumayan berat…..dan electronic yang dicangkokkan walaupun merupakan generasi lama namun DCC Sound nya sangat dahsyat…hal ini mengangkat nama Quantum pembuatnya. Satu hal yang bagus namun tidak realistis menurut MbT adalah lampu/head light dan lampu mundur…lampu berwarna putih dan sangat terang.

48 49 5040

Sedikit membahas kembali U50..loko ini karena cukup panjang maka konfigurasi roda yang B+B+B+B saat diaplikasikan pada model trainnya terlihat bagian depan sedikit membuang kesamping…namun demikian seperti yang disebutkan diatas bahwa loko ini tanpa kendala dapat melewati dengan lancar.

Model loko U50 dibuat oleh pabrik kereta model Athearn, detail yang disuguhkan cukup bagus dengan menggunakan dua unit motor loko ini mampu menarik puluhan gerbong dengan lancar walau harus menaikitrack dengan sudut elevasi 12cm…namun demikian produk ini masih belum masuk kelas Genesis nya Athearn.

51 5253 54

Loko Veranda berpapasan dengan U50…merupakan atraksi yang ditunggu…dan suasana papasan ini akan lebih dramatis apabila terjadi diatas jembatan double track truss bridge. Pada midi LO MbT menempatkan posisi double track bridge ini tepat setelah jalur yang menikung alias sebuah curve.

Perlu dipersiapkan bahwa saat dua rangkaian berpapasan sebuah loko panjang atau sebuah gerbong penumpang akan memiliki posisi jarak yang sangat dekat antar kedua loko/gerbong tersebut…khusus hal ini MbT mencoba beberapa kali sebelum membuat daerah curve ini fixed….dan yang lebih penting lagi apabila sebuah bridge terletak tidak dijalur lurus maka bagian ujung bridge juga sering menjadi kendala saat rangkaian memasuki bridge.

55 57 5856

Panjang fisik loko Veranda sama dengan panjang fisik loko U50.…termasuk berat dari kedua loko ini juga lumayan…sehingga MbT juga sudah memilih panjang truss bridge dan konstruksi yang memenuhi. Truss bridge yang terpasang ini sengaja diposisikan untuk menjadi sasaran tembak kamera. Sudut pengambilan foto juga harus memungkinkan dari atas, samping, depan, belakang dan juga dari bawah jembatan. Perhatikan saja difoto awal yang memposisikan Veranda tampak depan diatas bridge dengan lampu depan yang menyala terang…cukup dramatis.

Area bridge dalam sebuah LO memang merupakan jalur track terpenting, karena memiliki panjang yang tetap…sehingga MbT memulai menggelar track dari daerah penempatan bridge.

59 60 61 62

Hasil foto saat dua rangkaian VERANDA  dan U50 lengkap dengan gerbong berpapasan diatas jembatan merupakan momen yang paling ditunggu..dan pada umumnya kedua loko selalu membunyikan horn saat bersamaan sehingga sangat mengesankan. MbT mencoba mempraktekkan kedua loko berpapasan dengan kecepatan 50% pada throttle control unit yang identik dengan kecepatan 50 mile/jam…terasa mendebarkan jantung khawatir terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan…hasilnya bravo…ternyata jalur double track diatas jembatan sempurna.

Setelah kedua loko melewatinya..tinggal sisa rangkaian gerbong yang meluncur dengan bunyi khas click clack lantaran bunyi roda pada sambungan track….rangkaian gerbong pembawa ternak yang memang jumlahnya tidak banyak telah meninggalkan bridge terlebih dulu…tersisa rangkaian box car yang 24 unit.

63 64 65 66

Perlu dijadikan koleksi…Loko type U50 dan Veranda merupakan must have item bagi penggemar kereta model khususnya penggemar armada kondang Union Pacific. Kedua loko ini selain memiliki fisik yang panjang…loko Veranda dan U50 memiliki bentuk dan detail yang unik. Produk buatan LIONEL dan buatan ATHERAN ini perlu diacungin jempol.

Demikian juga gerbong barang dan gerbong ternak yang ditarik kedua loko tersebut terlihat tidak ada cacat untuk dikoleksi…gerbong buatan TRIX dan ATHEARN ini sudah cukup langka dipasaran untuk diburu….ditambah Caboose exclusive milik MARKLIN dapat dikoleksi dengan harus merobah roda menjadi DC wheel.

6972 70 71

Akhir sebuah rangkaian gerbong barang pada era ’60an selalu diakhiri  dengan sebuah gerbong lucu yaitu Caboose, kali ini caboose yang tampil merupakan produk eropa siapa lagi kalau bukan produk MARKLIN….terkait hal ini MbT sudah menyebutkan apabila mengkoleksi perlu memodifikasi dengan mengganti roda AC menjadi DC dengan tipe RP 24.

 

 

 

 


Box car UP warna Brown Sugar..

October 12, 2016

Union Pacific box car tidak selalu berwarna kuning armour yellow…tapi tampil juga dengan warna coklat. Warna khas kuning Union Pacific ternyata tidak merupakan harga mati, terbukti armada gerbong barang box car UP memiliki warna2 selain warna kuning…bahkan saat UP membeli gerbong bekas/ex perusahaan lain terkadang UP membiarkan warna asli…dan terlihat UP hanya melabur tulisan nama dan road number dari gerbongnya.

MbT kali ini menampilkan box car UP yang memiliki warna coklat BROWN SUGAR dan tampil bersama dengan Loko Diesel plus Caboose Kuning, terlihat lebih teduh dan hal ini mungkin pihak UP berpikir untuk menghindari tampak kotor apabila gerbong warna kuning belum dilakukan pembersihan.

b1 b2 b3 b4

Box car atau gerbong barang berbentuk sederhana yang menyerupai kotak panjang ini sangat populer dan sampai era sekarang jenis box car ini masih dipakai. Union Pacific yang merupakan perusahaan kereta api raksasa terbesar di Amrik sana memiliki berbagai jenis box car dengan berbagai ukuran.

Box car yang dikenal dengan perbedaannya berdasarkan panjang antara lain panjang 40′, 50′, 60′ dan seterusnya…dan UP memiliki berbagai jenis dengan panjang 50′. termasuk tinggi gerbong yang melebihi standard yang disebut High cube box car.

b5 b6 b7 b8

Box car juga memiliki nama atau sebutan berdasarkan jenis pintunya yang ada…termasuk istilah single door…double door..combine single plug door dan jenis lain sesuai dengan muatan yang akan diangkut nya.. dan box car ini dari tahun ke tahun atau dari era ke era selalu mengalami perobahan sesuai dengan kemajuan teknologi pabrik gerbong dan sesuai dengan kebutuhan sarana angkutan menggunakan kereta api.

Gerbong jenis box car ini memiliki konstruksi baja yang cukup kuat dan gerbong didesain dengan konstruksi kedap sehingga muatan tidak akan terganggu oleh cuaca luar..bentuk box memang memiliki volume muatan yang paling efisien.

b9 b10 b11 b12

Warna coklat Brown Sugar UP box car sebenarnya bukan hal yang baru karena jaman era Big Boy sudah banyak gerbong box car ukuran 40′ walau konstruksi dinding gerbong masih ada yang terbuat dari panel kayu…Big Boy menarik hingga seratus gerbong lebih menanjak track di Amerika Utara..

Selanjutnya pada era tahun 80’an muncul berbagai jenis box car dengan dibuat oleh aneka ragam pabrik/industri gerbong kereta api..modelnya terlihat berbaris hingga 10 gerbong lebih di midi LO MbT …cukup menarik perhatian.

b13 b14 b15 b16

Pada midi LO MbT iring-iringan box car Brown Sugar Union Pacific ditarik oleh loko Diesel seri GP 38-2 dengan konfigurasi roda BB warna kuning armour Yellow kombinasi abu2 harbour mist grey dengan batas warna strip merah ..ditambah motto Union Pacific WE CAN HANDLE IT dan nomor punggung #2042 merupakan paduan warna yang menjadi atraksi yang menawan….

Loko Diesel GP 38-2 buatan General Motor Diesel – Electric Motor Diesel (EMD) buatan Canada ini mengusung power hingga 2,000hp yang dihasilkan dari Diesel engine 16V type Two stroke. loko Diesel jenis ini dimiliki oleh armada Union Pacific hingga 60 unit….tercatat dari #2000 hingga #2059.

b17 b18 b19 b20

Rangkaian Gerbong warna Brown Sugar ini memiliki buntut sebuah caboose wide bay vision warna kuning yang sangat legendaris…dengan road number #400….kuning didepan (loko)  dan kuning dibelakang (caboose) merupakan paduan warna rangkaian gerbong jenis box car warna brown sugar.

Lebih detail mengenai loko yang tampil ini adalah jenis road switcher type GP 38-2 yang modelnya dibuat sempurna oleh pabrikan kamod kondang Athearn dengan class Genesis…artinya loko ini dibuat dengan detail yang aduhai berdasarkan blue print yang ada dan sekali gus dicangkok dengan DCC Sound system produknya Tsunami.

b21 b22 b23 b24

Kembali menilik gerbong box car berwarna Brown Sugar …MbT mengajak melihat dari atas versi drone..terlihat atap dari box car berwarna bromitt silver dan warna coklat. Untuk yang berwarna silver merupakan jenis cat yang tahan cuaca sehingga mengurangi potensi karat.

Konstruksi bagian atas dari box car tersebut terlihat kuat…dan untuk box car jenis modern sudah tidak lagi dilengkapi dengan fasilitas running board diatas gerbong…berbeda dengan box car untuk produk seri tahun era sebelumnya..diatas box car terlihat dilabur dengan cat warna sama dengan brown sugar dan atap gerbong terlihat terpasang sebuah running board dibagian tengah…berfungsi untuk jalan dari bagian depan kebelakang atau sebaliknya.

b25 b26 b36 b44

Atap box car warna silver ataupun warna brown sugar..keduanya sama2 menarik..untuk warna silver terlihat atap rata walaupun masih ada atap yang memiliki kemiringan kesamping kiri dan kanan, sedangkan untuk gerbong yang berwarna coklat terlihat atap memang memiliki kemiringan dengan tujuan air hujan atau salju dapat turun kesamping..sehingga dibagian tengah atap dilengkapi dengan running board tadi.

Untuk gerbong box car yang modern memiliki beberpa panjang termasuk panjang 40′, 50′ dan 60′ bahkan untuk gerbong yang panjang merupakan jenis Gunderson karena dibuat oleh pabrik gerbong kereta api Gunderson. Gerbong box car jenis Gunderson ini memilik ketinggian yng lebih dari gerbor yang lain…sehingga disebut high cube Gunderson.

b27 b28 b29 b30

Box car yang memiliki tinggi diatas gerbong standar yang lain disebut High cube box car Gunderson …berwarna brown sugar era tahun 80’an yang beroperasi hingga tahun 90’an….gerbong ini dibuat lantaran tuntutan pasar yang memerlukan space yang tinggi.

Gunderson ini juga merupakan produk pabrikan kamod Athearn…dengan detail yang sudah lengkap..termasuk double door dilengkapi dengan sistim grendel yang dibuat cukup serius..dinding gerbong ini pun memiliki konstruksi penguat stifener dibagian luar atau sering disebut rib side….sehingga para penggemar kamod merasa puas dengan produk ini.

b31 b32 b33 b34

Memang di era 70 -80 an rangkaian gerbong barang masih banyak dilengkapi sebuah gerbong office atau kalau kita perhatikan buntut rangkaian gerbong barang selalu diakhiri dengan gerbong office atau disebut caboose..seperti sudah disebutkan diatas untuk jenis ini MbT menempelkan sebuah Wide caboose Union Pacific #400 yang juga buatan Athearn.

Beberapa jenis caboose cukup populer selain wide caboose juga ada cupola caboose…caboose ini modelnya lucu dean didalamnya selain dilengkapi ruang office juga terdapat cabin, galley ataupun tungku penghangan..dengan cerobong terlihat diatas atap caboose tersebut. Warna Kuning armour Yellow dengan atap brown sugar ditambah strip dan leter merah merupakan paduan warna khas Union Pacific.

b39 b40 b42 b43

Midi LO MbT memang direncanakan pada jalur track lurus didepan station  dapat menampung hingga sepuluh gerbong box car walaupun pada bagian buntut sudah pada posisi curve namun pandangan masih dapat melihat rangkaian gerbong hingga 10-12 unit plus loko.

Demikian pula saat rangkaian gerbong yang melalui track luar saat disudut ruangan…rangkaian akan menanjak melalui elevasi sekitar 6cm dengan tujuan saat berpapasan dengan rangkaian kereta lain pada track dalam …rangkaian kereta pada jalur track luar tidak terhalang saat dipandang.

b35 b37 b45 b49

Pada midi LO MbT ini memang terinstalasi sistim loop pada jalur track dalam dikedua ujung lingkaran, sehingga rangkaian kereta pada track dalam saat berjalan beriringan dengan rangkaian pada track luar terlihat kadang seolah berpapasan dan kadang dalam posisi sejajar. Sistim loop ini dipasang dengan mencabang track menggunakan turn out ukukan besar #10 dan #8…arah track dengan adanya pengaturan polarity secara elektronik dapat berfungsi tanpa adanya short.

Loko Diesel Union Pacific ukuran road switcher type H-16 menempati jalur track dalam dam berjalan mondar mandir dengan berganti arah bolak balik…hal ini memanfaatkan loop track di midi Lo MbT yang dikontrol dengan sistim Digitrax.

b51 b52 b53 b54

Dengan ada nya jalur track loop terkadang rangkaian kereta seolah memasuki jalur yang berlawanan…itu yang selalu menjadi perhatian MbT…loko berjalan unik beriringan sejajar yang nantinya setelah melewati loop track akan berlawanan arah.

Untuk rangkaian gerbong brown sugar yang menempuh track dalam dari Midi Lo MbT…selain terdiri dari box car terdapat juga dua gerbong covered gondola yang juga milik armada Union Pacific…gerbong ini unik dan cute lantaran sebuah gondola yang pada umumnya terbuka namun yang satu ini justru diberi penutup/covered….memang tidak mudah untuk berburu gerbong ini yang juga mnerupakan produk pabrikan Athearn.

b55 b56 b57 b58

Rangkaian kereta dengan box car yang melalui jalur track dalam seolah sudah menyusul rangkaian kereta pada track luar…padahal rangkaian ini sebenarnya berjalan berlawanan arah. Rangkaian Brown sugar ini pada buntutnya juga bertengger sebuah gerbong caboose dari type cupola wide vision….caboose  ini dibagian dalam memiliki lantai bertingkat untuk dapat memandang bagian gerbong box car didepannya.

Caboose yang juga tampil berwarna kuning ini milik armada Union Pacific…selain tertulis didinding sampingnya dengan huruf besar warna merah…pada caboose jenis ini tertera semboyan atau motto dari armada UP ini…

b48 b59 b60 b65

Pada posisi track yang sejajar saat dilihat dari depan terlihat cukup jelas bahwa jalur ini akan lari kemana….berawal dari track depan station loko Diesel H-16 tepatnya FM H-16-44 yang merupakan  road switcher dibuat oleh pabrik kereta Fairbanks-Morse pada rentan waktu April 1950 – Februari 1963..loko dengan konfigurasi roda BB ini memiliki mesin Diesel delapan silinder yang tangguh dan mengeluarkan tenaga hingga 1,600HP.

Tampang loko Diesel yang sederhana tersebut melaju menuju Jembatan pada midi LO MbT…ternyata loko yang modelnya dibuat oleh Proto ini cukup unik dan bertenaga…dengan laju yang memang tidak cepat karena antara motor dan gearnya sudah disesuaikan dengan prototypenya …sehingga saat MbT memutar throttle hingga 60mile/h sesuai skala  pada sistim kontrol Digitrax..loko ini terlihat berjalan dengan santai.

b46 b47 b63 b64

Terlihat dua unit road switcher dengan berbeda era tahunnya masing2 menarik rangkaian gerbong barang jenis box car yang memiliki warna serba Brown sugar…saat tersebut nuansa pada midi Lo MbT hanya sedikit dihiasi warna kuning.

Namun tanpa warna kuning pun..kalau kita perhatikan dari berbagai sudut pandang…gerbong2 cantik box car warna Brown Sugar ini tetap terlihat cantiknya…tidak salah pihak Athearn memproduksi berbagai seri dengan warna brown sugar ini sejak tahun 2005..2006..2007..2008 dan 2009. MbT tetap merekomendasikan item tersebut dipilih sebagai item untuk koleksi para penggemar kereta model.. khususnya penggemar armada Union Pacific.

 

Note : sedang dalam proses editing text dan foto


Rangkaian pendek kereta penumpang…lighted!

September 30, 2016

Rangkaian kereta api penumpang umumnya terdiri dari rangkaian panjang beberapa gerbong penumpang, namun kali ini MbT merangkai kereta api penumpang dengan hanya terdiri dari lima (5) gerbong penumpang saja yang ditarik oleh Loko Uap 2-8-2 dan tentu saja dari armada kondang UNION PACIFIC….loko hitam kelam dengan rangkaian gerbong penumpang warna Kuning Armour Yellow merupakan paduan warna yang kontras.

b1 b2 b3 b4

Terlihat rangkaian pendek kereta penumpang meliuk melaju keluar dari salah satu station dan langsung menuju daerah bebatuan dengan melewati beberapa jembatan yang tersebar pada sebuah midi LO yang sudah tidak asing lagi.

Jalur atau track yang dilalui merupakan jalur luar dari midi LO MbT yang memiliki curve cukup lebar terdiri dari gabungan curve 24″ dan 26″ yang telah dibuat sempurna oleh pabrikan track Roco….walau demikian MbT mencoba menampilkan nuansa Amrik dengan menambahkan beberapa jembatan dan pepohonan.

b5 b6 b7 b8

Mak Hitam yang menarik rangkaian gerbong penumpang ini merupakan loko Uap tidak besar dengan konfigurasi roda 2-8-2…berjalannya cukup lincah dan cepat..tenaga yang dihasil kannya pun cukup besar…ditunjang dengan body terbuat dari Hybrid metal maka loko uap ini memiliki traksi yang bagus.

Terlihat rangkaian melintas sebuah jembatan truss bridge yang merupakan ciri khas Amrik….posisi track cukup tinggi dari level tanah zero dengan jembatan melintas diatas jalur track lain dibawahnya. Pohon besar yang tumbuh disamping jembatan juga menunjukkan bahwa posisi jembatan cukup tinggi mencapai lima meteran.

b9 b10 b11 b12

View dari atas terlihat cukup menarik…konstruksi baja dari truss bridge merupakan pemandangan yang unik dan terkesan maco…pun saat dipandang dari view dibawah jembatan terlihat konstruksi baja yang sangat kokoh…menandakan jembatan ini telah disiapkan untuk puluhan tahun.

Rangkaian kereta penumpang yang melintas berwarna kuning Armour Yellow khas milik armada UNION PACIFIC menjadi daya tarik tersendiri. Rangkaian ini merupakan jenis Pullman Heavyweight dengan atap arch, gerbong penumpang jenis ini memang terlihat sangat kokoh karena terbuat dari metal dengan sambungan sistim keling, sebelum jenis ini diproduksi…gerbong pnumpang di Amrik sana memiliki konstruksi dinding samping dan sekat terbuat dari papankayu/wooden plank.

b13 b14 b15 b16

Memang MbT sengaja menebar beberapa jembatan didaerah alam tandus pada midi LO MbT…menandakan bahwa track power DC ini terletak diatas level zero…keluar dari jembatan/bridge langsung disambut lagi oleh jembatan lain jenis girder..

Gerbong penumpang warna kuning Armour Yellow type Pullman Heavyweight berjumlah lima (5) unit yang terdiri dari gerbong kombinasi bagasi/penumpang, gerbong coach dan pada bagian buntut terlihat gebong yang dilengkapi ruang Observasi dibagian belakangnya…dan gerbong2 ini sejak keluar dari box nya sudah dilengkapi dengan interior lighting.

b17 b18 b19 b20

Loko Uap 2-8-2 Brass Hybrid dengan road number #5053 merupakan produksi pabrikan kamod BLI, modernized loko ini memiliki type Young valve gear, Worthington 4BL Coal dangan menggandeng 15,500 gallon tender. Loko Hitam dengan moncong graphite warna silver sekilas memiliki ukuran hampir sama dengan loko uap jenis Mikado.

Pemandangan dialam tandus dengan sedikit vegetasi serta sesekali terlihat pohon hijau memang merupakan kombinasi kontras dengan adanya rangkaian kereta Uap 2-8-2 Brass Hybrid menarik gerbong penumpang type Pullman  Heavyweight warna kuning melintas diatasnya..

b21 b22 b23 b24

Rangkaian terus melaju dengan cepat memasuki daerah industri pabrik minyak jagung..jalan melingkar dan sedikit menanjak didaerah pegunungan bukan menjadi rintangan bagi loko uap 2-8-2 ini..

b25 b26 b27 b28

Dibalik pabrik minyak jagung…rangkaian ketemu jalur melingkar didaerah hutan cemara yang menjulang lebat… beberapa waktu lalu MbT menanam serumpun pohon cemara yang dapat mengaktualisasikan sebagai hutan cemara,dengan latar belakang back drop bergambar gunung karang dan padang tandus khas Amrik.

b29 b30 b31 b32

Setelah melewati padang tandus…dan menuruni pebukitan…rangkaian ini memasuki daerah perkotaan dan langsung melewati track luar  didepan station. Seluruh gerbong yang dilengkapi lampu interior telah lulus berjalan tanpa kendala melewati curve 24″ dan curve 26″.

b33 b34 b35 b36

Rangkaian kereta penumpang indah dari jenis Pullman Heavyweight ini tetap meluncur didepan station kecil pada jalur track luar..menandakan memang tidak ada penumpang untuk naik dan turun di station ini.

b37 b38 b39 b40

Rangkaian kereta penumpang yang terdiri dari lima (5) unit gerbong penumpang type Pullman Heavyweight tersebut sangat pas panjangnya pada track lurus didepan station Union type..

b41 b42 b43 b44

Dengan melanjutkan perjalanan..rangkaian kereta penumpang ini melaju dengan cepat dan kembali menyusur padang tandus daerah gunung karang midi LO MbT, sound yang dihasilkan oleh lokomotive uap 2-8-2 cukup nyaring dan kualitas suara yang baik.

MbT mencoba mengambil gambar dari berbagai sudut yang menunjukkan rangkaian ini tetap indah dipandang dari jauh ataupun dekat. Saat melewati daerah station terlihat dijalan raya beberapa kendaraan era tahun 40an yang cukup matching dengan nuansa jadul rangkaian kereta ini.

b45 b46 b47b51

Detail dari gerbong type Pullman Heavyweight ini lumayan …..penggemar dapat melihat jelas detail rivet/paku keling yang digunakan untuk sistim penyambungan konstruksinya.

Khusus untuk observation car dibuat sangat klasik…kereta Pullman Heavyweight ini pernah diproduksi sebelum tahun 1920 dan terus dioperasikan hingga tahun 60an, kalau melihat umurnya yang cukup panjang menandakan bahwa kereta penumpang ini dibuat cukup kuat. Antara lain pihak Pullman telah menyiapkan sistim boogie yang dilengkapi dengan masing2 tiga poros roda untuk menyangga beban yang lumayan heavy.

b48 b49 b50b52

Kalau para penggemar ingin mengkoleksi jenis kereta penumpang yang tidak panjang, maka pilihan jenis Pullman Heavyweight sudah cocok….ditambah bonus bahwa produk ini dilengkapi dengan sistim lampu interior.

 


Rangkaian TankTrain dan Loko Diesel GENESIS…

August 30, 2016

TankTrain merupakan gerbong tanki yang memuat cairan dan karena sistim loading dan unloadingnya dapat dilakukan hanya pada satu inlet dan outlet maka TankTrain menjadi sistim angkut cairan dengan cara yang efisien dan unik.

TankTrain sebetulnya merupakan konsep untuk mengatasi operasi bongkar muat yang selama ini dirasakan memakan waktu yang cukup lama dari sebuah pengiriman cargo cair seperti contohnya minyak mentah atau crude oil.

Hal ini karena setiap operasi bongkar muat selalu membutuhkan waktu untuk memasang sistim pipa yang diperlukan dan beberapa perlengkapan serta mengkoneksikan ke sistim penampungan atau fasilitas muat…dan ini harus dilakukan pada setiap gerbong minyak tersebut….dan diketahui pula setelah selesai pengisian atau pembongkaran muatan juga masih diperlukan waktu untuk melepas sistim pipa pada setiap gerbong“….demikian yang diungkapkan oleh pihak operator TankTrain.

t3t24 t25 t26

MbT mengetahui TankTrain ini saat sebuah pabrikan kereta model kondang ATHEARN telah merilis dan menawarkan produksinya secara gencar berupa TankTrain dengan kelas GENESIS. Sudah lebih dari 2 tahun lalu kamod TankTrain ini diproduksi secara terbatas oleh Athearn dan MbT mujur mendapatkan produk  ini saat diluncurkan saat pertama dan dilanjutkan Athearn memproduksi kembali untuk langsiran yang kedua awal tahun ini.

TankTrain yang didesain untuk mempercepat waktu proses bongkar muat muatan cair memiliki sistim dengan menghubungkan antar Tanki dengan menggunakan pipa flexible dengan diameter cukup besar. Pipa flexible ini terpasang pada ujung gerbong bagian atas diantara gerbong2 tersebut. TankTrain umumnya dapat dioperasikan mulai dari dua (2) gerbong tanki hingga belasan gerbong tangki yang terhubung secara keseluruhan dengan pipa flexible.

t2 t4 t5 t6

Karena seluruh Tanki ini terhubung satu dengan lainnya maka proses pembongkaran muatan  cukup menggunakan inlet system pada ujung gerbong tanki dengan metoda menekan muatan dengan inert gas Nitrogen…sehingga muatan akan keluar pada outlet  diujung gerbong tanki….demikian sebaliknya saat proses pengisian.

Dengan menggunakan sistim ini rankaian TankTrain dapat memuat dan membongkar muatan konon dengan rate hingga -/+ 3,000 gallons per menit…..artinya kalau dihitung rangkaian gerbong berjumlah 45 gerbong dengan kapasitas 23,000 gallon dapat dibongkar atau muat kurang dari waktu 3 jam saja. TankTrain terbukti merupakan cara untuk menghemat waktu dan termasuk mengurangi biaya tenaga kerja…..

Apabila dalam satu pengiriman terdapat jenis cargo minyak yang berbeda maka rangkaian TankTrain akan terpisah dengan ditandai bagian depan dan belakan gerbong tidak tersambung dengan Pipa flexible.

t7 t8 t9 t15

Armada gerbong tanki memiliki kapasitas muat yang berbeda-beda, termasuk kapasitas 20,000 gallon, 30,000 gal, 35,000 gal. dan untuk TankTrain milik GATX yang modelnya dibuat Athearn GENESIS ini telah didesain dengan kapasitas tiap gerbong 23,000 Gallon.

Pada umumnya gerbong tanki  tidak banyak dimiliki oleh perusahaan perkereta apian namun lebih banyak dikelola oleh perusahaan khusus yang menangani kereta barang dan untuk armada gerbong tanki yang cukup terkenal antara lain adalah GATX. Perusahaan ini telah mendesain berbagai jenis gerbong tanki yang merupakan pantent nya dan diantaranya yang terkenal yaitu TankTrain

t10 t11 t12 t13

TankTrain yang dibahas diatas merupakan produksi dalam bentuk kereta model berskala 1:87 diproduksi oleh pabrikan kondang Athearn dengan kelas Genesis…..tentu saja ini menandakan produk tersebut memiliki kualitas dan detail yang tidak perlu diragukan lagi.
Produk Athearn Genesis ini merupakan model dari TankTrain milik GATX perusahaan yang mengelola armada gerbong tanki, sesuai data GATX memiliki gerbong hingga 100 ribu lebih. TankTrain dengan gerbong tanki warna hitam dan bertuliskan TankTrain huruf lumayan besar berwarna Orange dan Putih menjadi daya tarik tersendiri.
 t16 t17 t18 t19
Prototypenya TankTrain yang  beroperasi didaerah California sana pernah sukses pada tahun 80 an mengangkut muatan minyak mentah  milik Shell dibawa ke tempat pemrosesan nya (refinery plant) ….rangkaian gerbong hingga belasan gerbongdisambung dengan flexible hose….dan total rangkaian pernah mencapai hingga 75 unit.
Nah kalau di midi LO MbT terlihat hanya beberapa unit tanki TankTrain tepatnya 10 gerbong…memang tidak mudah untuk mendapatkan unit nya dipasaran….pembeliannya pun harus melalui proses preorder.
Genesis untuk jenis TankTrain dengan leter besar hanya mengeluarkan 12 gerbong dengan beda road number, beberapa gerbong TankTrain lain juga diproduksi dengan hanya menampilkan huruf GATX.
t20 t21 t22 t24

TankTrain yang disuguhkan Athearn GENESIS memang benar memiliki kelebihan2 yang sangat memanjakan penggemar kereta model…..gerbong sudah Fully-assembled dan ready-to-run sejak out of the box ( Box Genesis warna biru tua lengkap dengan Window sehingga dapat terlihat dengan mudah). Gerbong berwarna hitam ini memiliki cat dan print dari tulisan2 yang sangat akurat sama seperti prototype nya.

Detail yang disuguhkan merupakan hasil dari new tools..proses injection-molded body yang digabung dengan grab irons, etched metal coupler platform yang dibuat dengan terpisah, detail pada coupler lengkap denga Coupler lift bars, sambungan  perpipaan antar gerbong, brake hoses lengkap dengan perlengkapannya.

t27 t28 t29 t30

Athearn seri Genesis juga menampilkan detail pada bagian bawah gerbong meliputi tanki udara untuk rem angin, katup2 kontrol, cylinder untuk sistim pengereman lengkap dengan perpipaan dan tuas/batang2 sistim rem. Roda metal dengan kontur RP25 dapat dioperasikan pada rel code 70, 83 dan 100 tanpa masalah….apalagi gerbong ini memiliki berat yang mantap. MbT menggunakan code 83 pada midi LO nya.

Pada midi LO MbT terlihat  TankTrain melaju dengan mencoba beberapa kecepatan mulai 20mile/h hingga 60mile/h hasilnya sangat memuaskan dan sekali dicoba dengan kecepatan yang tidak realistis yaitu 80mile/h ternyata TankTrain juga masih aman…dan memang Athearn Genesis menyebutkan bahwa produknya ini memiliki bobot yang proporsional, stabilitas yang baik termasuk jenis roda yang presisi.

Saat rangkaian TankTrain melaju kencang terbukti juga bahwa flexible hose yang terpasang diantara gerbong dibagian diatas tetap terpasang kokoh tanpa masalah yang menyerupai prototype nya.

t39 t40 t41 t42

Karena TankTrain dirancang untuk loading dan unloading dengan satu inlet maka terlihat pada end car memiliki pipa sambungan yang tanpa flexible hose…namun pada box Athearn Genesis yang terdiri dari jenis box single satu gerbong dan yang twin pack berisi dua gerbong selalu tersedia unit flexible nya untuk siap dipasang antar gerbong.

Genesis memproduksi lengkap set TankTrain ini hingga belasan unit dengan varian gerbong memiliki nomor/road number yang berbeda dan memproduksi juga gerbong yang tanpa road number. Saat ini MbT sempat mengkoleksi 10 unit gerbong saja. MbT mengingatkan kembali bahwa dalam rangkaian terdapat end car, sehingga perlu diperhatikan kalau akan membeli produk ini pastikan juga membeli 2 gerbong yang merupakan unit end car yang nantinya diposisikan pada ujung2 rangkaian.

t31t32t33t34

Rangkaian TankTrain memiliki cooupler khusus yang tidak mudh lepas posisi atas dan bawah sehingga apabila melewati track yang tidak rata naik turun maka rangkaian TankTrain ini tetap tersambung cukup erat antar gerbong.

Saat disambungkan dengan loko Diesel produk Athearn Genesis coupler TankTrain ini memiliki tinggi yang sama sehingga dijamin tidak menimbulkan masalah. Yang harus diperhatikan adalah detail railing diatas gerbong sepanjang running board yang sangat halus, sangat rentan apabila tertekan oleh jari2 tangan.

t35 t36 t37 t38

Simulasi rangkaian TankTrain ini memasuki area station dengan ditarik oleh tiga unit switcher (tidak tanggung2) jenis MP15AC milik armada kondang Union Pacific. MP15AC memiliki power masing2 1,500HP sehingga total tiga loko switcher mencapai 4,500HP…..Setelah tiba didepan station maka 3 unit switcher tersebut langsir melepaskan diri dan… sebuah loko jenis ES44AC dari armada Union Pacific menerima estafet untuk shipment selanjutnya.

Switcher jenis MP15AC dan loko Diesel ES44AC milik armada Union Pacific ini merupakan model skala HO yang juga dibuat oleh pabrikan Athearn Genesis. Tenaga loko buatan Athearn ini memang tidak diragukan lagi, loko Diesel ES44AC memiliki tenaga hingga 4,400HP….10 unit gerbong TankTrain memang bukan menjadi beban berat untuk Switcher jenis MP15AC dan loko Diesel ES44AC

t43 t44 t45 t32

Detail loko MP15AC sudah tidak diragukan lagi…loko switcher ini merupakan favorite MbT lantaran selain bentuk dan detail yang lengkap, pihak Athearn Genesis telah mencangkokkan motor penggerak yang berkualitas, sehingga suara motor terdengar sangat halus…namun sayang karena bobot switcher ini memang tidak berat maka perlu dirangkaikan beberapa switcher secara consist untuk mendapatkan traksi yang lebih baik.

Loko MP15AC produksi Athearn Genesis
ini merupakan produk kamod yang sangat detail pembuatannya…bahkan pihak Athearn benar2 menyesuaikan dengan road number prototypenya. Kalau diperhatikan secara teliti maka terlihat bahwa ketiga loko tersebut serupa tapi tak sama..alias terdapat bagian2 tertentu yang berbeda.. antara lain posisi atau bentuk dua buah Exhaust gas pipe yang terletak diatas ruang Diesel, bentuk antenna radio diatas kabin juga berbeda…

t47t46

Loko MP15AC memperlihatkan bagian belakang yang merupakan kabin memiliki jendela kaca yang lumayan lebar..cukup untuk memperhatikan aneka gerbong yang akan ditarik. MbT lebih tertarik desain bagian kabin belakang loko switcher ini…karena bagian depan switcer ini sangat sederhana.

Berbeda dengan loko besar seri ES44AC yang memiliki tampak bagian depan yang gagah dan bagian belakang yang sederhana….terlihat flare diatas yang merupakan air intake/radiator untuk pendingin mesin Diesel.

t48 t49 t50 t51

Tidak lama kemudian loko Diesel ES44AC memasuki jalur station pada track luar…dengan berjalan perlahan terus menyusur track luar hingga memasuki double track area untuk selanjutnya langsir dan akan menarik rangkaian TankTrain menuju lokasi unloading pada arah berlawanan.

Loko Diesel ES44AC yang juga merupakan produk unggulan Athearn seri Genesis ini termasuk produk terbaru…hingga saat ini pihak Athearn belum melansir produk Loko dari armada Union Pacific jenis lain. MbT sangat menyukai loko ini lantaran memiliki road number #5252 yang mudah diingat.

t52 t53 t67 t68

Setelah langsir maka Diesel buatan GM seri ES44AC yang modelnya telah dibuat oleh beberapa pabrikan kamod ini menggandeng rangkaian gerbong TankTrain dan menarik nya dengan laju tancap gas tanpa perlu injak rem lagi. Lighting depan yang dilengkapi dengan Ditchlight terlihat nyala terang dengan warna warm.

Loko produk Athearn seri Genesis ini memiliki DCC Sound yang dipercayakan kepada Soundtraxx Tsunami, hasil sound yang terdengar sangat khas..MbT merasakan perlu ditambahkan nada rendah bass supaya raungan mesin Diesel 4,400HP terdengar lebih merdu.

t54 t66 t55 t66

Loko Diesel ES44AC Union Pacific dengan menarik gerbong TankTrain merupakan pemandangan yang mengesankan diatas track midi LO MbT…khususnya saat melintas diatas truss bridge khas yang mewakili nuansa Amrik diatas midi LO MbT…dengan sedikit tergesa gesa loko dan rangkaian Tank Train ini melaju melalui beberapa jembatan termasuk jembatan girder milik Union Pacific.

MbT pernah mengulas sebelumnya bahwa midi LO MbT memiliki sekian banyak curve dan pada daerah tertentu membentu S track. Saat rangkaian kereta melalui daerah S track ini meka merupakan memon terbaik untuk mengabadikan seluruh rangkaian mulai dari kepala loko hingga buntut gerbong.

t56 t58 t59 t65

Girder bridge yang dilengkapi simbul UP shield menandakan bahwa jalur tersebut milik armada raksasa UNION PACIFIC, jembatan yang dicat warna silver memang merupakan pemandangan tersendiri dan mengundang paparazzi untuk mengabadikannya.

Loko dan gerbong TankTrain mengular melalui curve 24″ dan 26″ dengan aman, roda type RP 24 juga sangat cocok di track code 83 buatan Roco yang bertebar di midi LO MbT.

t60 t61 t62 t63

Ternyata produk Athearn khususnya seri Genesis sampai saat ini masih memiliki daya tarik yang ciamik…dilihat dari kejauhan ataupun dilihat secara detail, couplernya pun telah dipasang sangat akurat sehingga ketinggiannya standar antara loko dan gerbong. Termasuk warna dan print leter yang digunakan juga sangat crispy…warna kuning UP produk Athearn tidak tersaingi walaupun oleh produk kondang lainnya.

MbT sangat merekomendasikan bahwa produk Athearn layak dijadikan koleksi, dan model2 loko dan gerbongnya diproduksi dalam beberapa road number yang berbeda.