Katy si Merah….nongol saat Agustusan

August 27, 2014

Kalau boleh dikatakan “Piaraan Cantik” maka loko seri SD70 si Katy Merah merupakan piaraan cantik penggemar kereta model dari armada Union Pacific…loko Diesel ini memang sangat centil warnanya dan mulai wira-wiri dibenua Amerika dibagian utara di jalur Union Pacific sejak beberapa tahun lalu. Katy merah ini merupakan Heritage loko Diesel hasil akuisisi dari perusahaan MKT yang dilabur khusus oleh Armada Union Pacific.

k1 k2 k3 k4

Si Katy Merah nongol di mini LO MbT dibuntuti oleh saudaranya si Biru teduh Missouri Pacific. MbT sengaja menampilkan loko ini berjalan tandem dengan saudaranya Missouri Pacific untuk terlihat persahabantan mereka cukup akrab…hehehe…

Katy merah memang merupakan grafis yang sangat mengagumkan dengan berani loko dilabur dengan warna merah membara dikombinasikan dengan warna coklat dibagian depan yang menyambung kebelakang dengan gradasi strip hingga ketemu warna merah.

Dibagian hidung Katy ini dipasang ornamen bintang kejora alias bintang kaki lima yang cukup besar ukuranya, bintang diberi warna putih sehingga terlihat jelas dan kontras dengan warna dasarnya yang coklat.

k5 k6 k7 k8

Warna merah merona dibagian tengah kebelakang merupakan warna yang sangat menarik perhatian penggemar kereta model khusus armada Union Pacific yang umumnya selalu bernuansa Kuning. Dibagian tengah lambung kiri dan kanan pada posisi strip tertulis dengan huruf  khas amerika The Katy. Inilah yang menjadi icon Heritage MKT….dan selanjutnya MbT pun memanggilnya denga si Katy merah.

Warna merah dan coklat dibagian atas dek cukup kontras jika dibandingkan dengan warna truck dan tangki BBM yang seluruhnya dilabur dengan warna silver. Sedangkan dibagian depan dan belakang didaerah snowplow terlihat dicat warna hitam untuk mengelabuhi apabila daerah ini tidak bersih alias kotor.

k9 k10 k12 k23

Katy merah yang diikuti Saudara kembarnya juga SD70 berwarna Biru Muda/Tua nan teduh..selalu nempel membuntuti kemana saja si cantik Merah berada…kombinasi warna merah dan biru terlihat cukup serasi.

Tampak samping si Katy Merah ini tidak saja cantik tetapi juga gahar menanting terkesan sangat berkarakter ditambah warna tangki BBM yang cukup panjang berwarna silver bromit.

k11 k13 k14 k16

Dibagian belakang Missouri Pacific terlihat beberapa gerbong tanki kimia dan gas cair  dengan ukuran hingga 33,000cuft untuk tanki LPG dan ukuran kapasitas 30K untuk tanki Ethanol. Warna hitam tanki terlihat seram dan gagah sangat cocok kalo ditarik dengan loko Diesel Katy merah dan Missouri warna biru.

Kedua jenis tanki ini memiliki fisik yang lumayan panjang, diproduksi oleh pabrikan Athearn dengan menggunakan new tool sehingga memang terlihat produk Athearn ini memiliki detail yang lebih lengkap dengan dibandingkan produk2 sebelumnya. MbT hanya menemukan 2 pabrikan kereta model yang  memproduksi hingga 33K LPB tank car yaitu selain pabrik Athearn juga pabrik Atlas yang memproduksinya.

k15 k17 k18 k19

Deretan tanki kimia Ethanol dan LPG warna hitam kelam tersebut terlihat gagah digandeng loko Katy merah dan Biru Missouri Pacific …memang nyata sekali gerbong tangki warna Hitam ini yang  memiliki fisik yang cukup panjang dengan kapasitas hingga 33K tidak mudah bernegosiasi di curve tajam, minimal hanya bisa liwat di curve 22″.

Dettail yang lumayan lengkap ditambah dengan beberapa tulisan dan placard yang menjadi daya tarik tersendiri. Nama perusahaan dan nomor gerbong serta batas sekat didalam tanki tertulis dengan huruf yang jelas dan warna kuning atau putih yang kontras terhadap warna Hitam.

k20 k21 k22 k24

Sistim coupler remote digital yang diunggulkan oleh MTH merupakan coupler yang unik namun saat loko berjalan consist jangan sampai lupa saat uncoupler gandengan maka loko kedua juga akan terlepas dari loko pertama apabila addressnya sama antara kedua loko tersebut.

Kelebihan produk MTH ini juga terletak pada detail yang lengkap yang dapat dilihat mulai dari hidung depan hingga bagian pantat dibelakang. Railing pada loko ini terbuat dari bawan wire brass yang dipasang kokoh pada sisi samping kiri-kanan-depan-belakang….mutu railing merupakan petunjuk bahwa produk kamod ini terletak pada level premium.

k25 k26 k27 k28

Detail yang dimiliki gerbong tanki produk pabrikan Athearn  tersebut tidak kalah aduhai dibanding dengan detail yang dimiliki loko Diesel jenis SD70 buatan MTH, namun kalau kita perhatikan pada bagian railingnya…detail dan kehalusan patut diacugkan jempol tetapi kalau kita lihat dari materialnya Athearn masih menggunakan material plastic mutu tinggi….sehingga para penggemar harus extra hati2 kalau memegang dan handling gerbong yang satu ini…salah2 bisa putus.

k29 k30 k31 k32

Missouri Pacific warna kombinasi Biru muda/tua ini merupakan loko Diesel seri Heritage ..warna yang cerah dan detail yang lengkap merupakan sasaran object photography aliran macro….dengan menggunakan lensa macro terlihat jelas detail yang lengkap. Loko atau model train dengan ukuran skala 1:87 ini terlihat seperti life…..bayangkan saja kalau loko ini memilik panjang hingga 20m lebih…

k33 k34 k35 k36

si Katy berwarna merah merupakan Heritage series dari armada MKT yang sudah diakuisisi oleh armada Union Pacific dan loko warma biru muda/tua dengan logo grafis elang merupakan titisan dari armada Missouri Pacific

k37 k38 k39 k40

Silver truck merupakan kombinasi dari kebanyakan Heritage series yang di ciptakan oleh Union Pacific

k42 k43 k45 k46

Angka pada lambung kedua loko tersebut #1982 dan #1988 merupakan indikasi tahun saat armada tersebut diakuisisi oleh Union Pacific, dan Union Pacific membuat grafis pada loko barunya seri SD70 untuk mengenang armada MKT dan Missouri Pacific dan mengingatkan kepada para penggemarnya saat kedua armada tersebut jaya.

k47 k48 k49 k50

Kedua loko Katy merah dan Missouri biru melewati curve tajam 22″ dengan lancar

k51 k53 k54 k55

Setelah pindah dari jalur dalam ke jalur track luar pada mini LO MbT terlihat simulasi kedua kereta berjalan mundur untuk menggandeng rangkaian gerbong tanki yang sudah disebut sebelumnya.

k56 k57 k58 k59

Pada saat masing-masing loko Diesel seri SD70 ini berjalan individu, MbT sempat mengabadikan bagian roof/atas tari loko tersebut yang memang terlihat detail yang dibuat secara matang oleh MTH

k52 k60 k61 k62

Bagian atas dari gerbong tanki Ethanol dan LPG ini juga cukup menarik untuk diabadikan, anka dan huruf yang tertera pada bagian atas tanki merupakan nomor identitas gerbong yang dapat dilihat dan dipantau dari atas melalui Heli atau saat loading dan unloading mengisi didepo..

k63 k66 k67 k68 k69

Sesi foto terakhir menunjukkan dan memperlihatkan kombinasi warna Merah-Biru-Hitam yang sangat menarik ….rangkaian yang tidak terlalu pajang kelak akan dicoba untuk menambah lebih kurang 8 unit gerbong tanki supaya terlihat lebih mengular. Bunyi kedua Diesel SD70 didepan seolah terdengar berjalan tanpa gerbong karena bunyi roda gerbong tanki yang sangat halus lantaran mutu roda yang prima.

k68 k69 k70 k71 k72

Untuk produk-produk diatas MbT sangat merekomendasikan untuk dijadikan koleksi….pasti tidak menyesal walau saat ini cukup sulit mencari dipasaran diantara hobby shop di Amrik…beberapa unit masih bisa didapat melalui second seller…selamat berburu


Rindu dengan C&NW warna Hijau Kuning

July 27, 2014

C&NW dengan khas warna kombinasi hijau kuning memang membuat rindu penggemar Kereta Model …termasuk pecinta armada Union Pacific sekalipun…..hal ini karena sejak tahun 1995 C&NW sudah diakuisisi oleh pihak Union Pacific. Sebetulnya jujur yang membuat rindu adalah kombinasi warna ataupun warna armada ini cukup unik…yaitu Hijaunya yang Tua dan Kuningnya yang Terang.

Beberapa kali C&NW melansir loko dengan warna yang berbeda-beda, termasuk warna gerbong yang juga verveda-beda, pernah ada gerbong warna hitam dengan logo C&NW putih, gerbong warna merah/ciklat dengan logo C&NW Hitam Putih juga pernah ada gerbong jenis box car warna kuning dengan logo C&NW warna Hitam/Putih….namun secara umum yang dikenal pecinta kereta model tetap warna Dark Green dan Yellow/Neon…

c2 c3 c4 c9

Sejarah panjang C&NW mulai dikenang kembali dan justru mencuat tatkala perusahaan Union Pacific mengambil alir perusahaan ini dan sebagai penghargaan terhadap ketenaran C&NW maka munculah loko seri UP-C&NW Heritage pada tahung 2005 an.

Union Pacific Railroad yang dikenal dengan tanda UP berkantor pusat di Omaha, Nebraska, perusahaan ini merupakan perusahaan kereta api yang memiliki jaringan terbesar di Amrika (United States), dengan CEO dan Chairman nya Sdr. James R. Young. Peta dan rute armada kereta api UP mencakup daerah Tengah dan Barat United States diarea Chicago dan New Orleans.  Konon pada tahun 2005 saja, UP sudah mengoperasikan jalur kereta api hingga 52,185 km….hal ini karena UP membeli jalur kereta api milik perusahaan kereta api lain dalam jumlah besar termasuk milik Chicago and North Western.

c1 c5 c6 c7

Union Pacific melanjutkan ketenaran armada C&NW dan untuk mengenang sejarah itu UP mengeluarkan loko dengan seri “Heritage” dengan menampilkan loko berwarna sesuai dengan warna C&NW – UP.  Dengan selesainya pengecatan loko dengan warna khas tersebut yang dikerjakan di workshop Wisconsin and Southern Railroad‘s Horicon, Wisconsin shop, maka lahirlah loko Diesel baru dengan label nomor punggung  UP 1995, loko Diesel seri  EMD SD70ACe yang dilabur dengan seri warna “Heritage” C&NW mulai beroperasi pada July 15, 2006, dimulai dari station  North Western Station di Chicago, Illinois. North Western….loko ini sengaja dioperasikan dijalur CNW untuk mengenang para penggemarnya …….yang sesekali berjalan secara consist dengan loko C&NW lain #8646 dan nomor# 8701.

MbT yang awal mulanya tidak mengkoleksi loko dari armada C&NW dengan warna terkenal Dark Green/Neon Yellow..karena terbit seri Heritage dari UP yang sangat memikat tersebut..langsung saja melengkapinya dengan beberapa wagon dan Caboose dari armada C&NW.

c8 c10 c11 c12

Loko Diesel yang dilabur dengan versi Heritage ini adalah jenis SD70, yang mirip juga dengan loko Diesel seri SD70MAC; Loko jenis ini mulai diproduksi pada tahun 2004 dilengkapi dengan mesin Diesel mutakhir EMD’s 16-710G3C-T2 yang merupakan penggerak dari loko ini….tenaga yang dihasilkannya juga cukup besar hingga 4,300 horsepower.
EMD SD70 merupakan seri Diesel-electric locomotives yang diproduksi pabrik Electro-Motive Division of General Motors, yang aslinya telah memproduksi loko Diesel serinini sejak tahun 1992 dan hingga sekarang sudah mencapai angka lebih dari 4000 unit.

Modelnya nya pun ternyata tidak kalah perkasanya…dengan menarik belasan gerbong, loko Diesel jenis SD70 ini tetap maju lancar dengan tanpa hambatan….bahkan terasa ringan kalau cuma menarik belasan gerbong, jenis loko yang sama sudah pernah dicoba dan menarik gerbong hampir 30 unit tetap stabil.

c13 c14 c15 c16

Untuk model trainnya ini….wah dari segi penampilan sudah diakui tidak kalah cantiknya dengan prototype yang sebenarnya, model dengan skala HO 1:87 ini telah dibuat sempurna oleh pabrikan kereta model kawakan MTH. Tidak ada yang meragukan lagi kalau sudah ditangan MTH maka produknya yang terkenal akurat dan penuh dengan fitur elektronik yang menjadi kesukaan penggemar model railroader…termasuk MbT tentunya.

Loko seri Heritage C&NW ini keluar bersama dengan beberapa seri Heritage lain yang merupakan ungkapan dari UP terhadap beberapa perusahaan kereta api yang diakuisisinya sepert Missouri Pacific, Southern Pacific dan lainnya.

c17 c18 c19 c24

Pada saat pabrikan kereta model MTH merilis serie UP “Heritage” yang diantaranya adalah seri C&NW dengan road number #1995 dipastikan hampir seluruh penggemar berlomba mengejar produk ini.

Warna dari C&NW ini memang sangat menarik dan mudah diingat karena tidak ada kembarannya. Warna hijau gelap atau Dark Green merupakan warna yang sangat maskulin dan intelek yang melabur sebagian besar body terutama pada bagian atas loko, ditambah kombinasi warna kuning yang menyerupai warna armada UP, namun awalnya C&NW menggunakan warna kuning lebih menyala cenderumg ke arah neon green….kombinasi kedua warna ini sangat legendaris dan sudah terpatri dibenak para penggemarnya.

Pihak UP telah membuat grafis warna Dark Green dengan bentuk arah tajam kedepan..yang melambangkan maju cepat seperti anak panah..sementara logo C&NW lingkarang warna merah dan bar warna Hitam/Putih  terpampang tepat ditengah lambung kiri dan kanan.

c20 c21 c22 c23

Selain warna loko seri UP Heritage ini memang keren…MbT juga mencari produk untuk gerbongnya yang juga sesuai dan serasi dengan warna lokonya….dan secara tidak sengaja MbT menemukan beberapa unit gerbong type hopper dari armada C&NW dengan warna “Dark Green” yang sangat cantik.

Gerbong jenis hopper tertutup ini ternyata merupakan produk terbatas (jumlah produksinya tidak banyak) dari pabrikan kereta model senior “Athearn”….dan produknya tidak mengecewakan alias memuaskan saat dibuka dari box nya…gerbong jenis hopper ini memang benar2 memiliki warna tubuh yang sesuai dengan warna loko dan gerbong juga memilik detail yang patut diperhitungkan oleh pabrikan senior lain seperti Walthers dan Atlas.

Gerbong Jenis Hopper warna Hijau gelap tersebut dibagian tengahnya dihiasi dengan logo C&NW berwarna Kuning/Hitam yang terlihat sangat khas…logo C&NW yang berbentuk kombinasi lingkaran dan bar miring merupakan hasil desain grafis yang sempurna melegenda…sangat sederhana hanya merupakan tulisan Chicago  (pada lingkaran bagian atas) dan and North Western (pada batang melintang miring lingkaran) serta kata System  (pada lingkaran bagian bawah).

c25 c26 c29 c30

Ternyata Athearn tidak tanggung2 memproduksi gerbong seri C&NW ini, selain warna Hijau gelap yang khas juga diproduksi gerbong Hopper yang sama dengan warna “electri green” dan rangkaian gerbong yang dikoleksi MbT ini dilengkapi dengan sebuah gerbong warna “electric neon green)…tentunya juga tidak ketinggalan Side window Caboose juga buatan pabrikan Atheran.

Khusus caboose…pihak C&NW menambahkan beberapa tulisan motto dan sebuah bendera negeri paman Sam yang sedang berkibar…mereka sangat bangga mengkibarkan bendera Bintang dan stip merah putih tersebut…semoga kelak pihak armada Kereta api Indonesia juga terinspirasi untuk mengkibarkan bendera Merah Putih disalah satu gerbongnya…

c27 c28 c31 c35

Gerbong2 jenis hopper buatan Athern ini ternyata dibuat dengan sangat akurat, selain warna dan tulisan pada body yang memikat, juga detail yang sesuai. Mekanismenyapun juga dibuat dengan presisi…terlihat dari metal wheel nya yang polished dan penempatan coupler yang presisi ketinggiannya.

Detail yang dibuat Athearn menunjukkan keseriusan pabrikan ini dari tahun ketahun…dan belakangan memang detail yang disuguhkan Athearn sangat memuaskan penggemarnya…walaupun bukan kelas Genesis Athearn tetap konsisten dalam pembuatan detail, mekanis roda dan coupler hingga box yang cukup aman.

Bahkan pada produk closed hopper ini pihak Athearn membuat running board diatas dengan kesan stainless steel yang dibuat dengan sistim laser cutting.

c36 c37 c38 c28

Caboose jenis wide vision side window produk Athearn ini juga termasuk sulit untuk mendapatkannya….maklum gerbong atau loko Diesel dari armada C&NW ini memang diburu oleh penggemar seluruh dunia lantaran armada ini memiliki nilai sejarah yang panjang hingga diakuisisi oleh UP. Warna Caboose dipilih dengan melabur seluruh body dengan neon Green dan atap caboose diberi warna gelap Dark Green.

C&NW memasang motto pada caboose tersebut bertuliskan SINCE 1848 PULLING TOGETHER FOR SAFETY AND SERVICES, hal ini membuktikan bahwa armada ini telah beroperasi sekian lama dan mengutamakan keselamatan dan jasa yang baik.

c40 c41 c42 c43

Memang benar bahwa warna kombinasi Dark Green dan Neon green/yellow membuat rindu para penggemarnya, dan C&NW telah berhasil mempatri kenangan tersebut…hingga perusahaan Union Pacific yang telah mengakuisisinya membuat loko Diesel seri Heritage dengan warna C&NW tersebut dengan sedikit mengoplos warna kuningnya menyerupai warna “kuning” UP.

Tidak salah pilihan warna dan grafis yang diterapkan pihak UP pada loko seri SD70 ini…dan warna tersebut membuat rindu sekaligus mengobati penggemarnya untuk dapat melihat kembali warna C&NW yang kondang.

c48 c46 c47 c49

Selain warna khas C&NW Dark Green dan Neon Green/Yellow…pernah juga C&NW melabur body gerbongnya dengan warna Merah/coklat ditambah dengan logo warna Hitam/Putih…..Logo C&NW dibuat dengan beberapa warna grafis yang berlainan disesuaikan dengan warna gerbongnya. Terlihat ada beberapa warna logo C&NW sepert Hitam/Putih, Kuning/Hitam dan juga warna circle Merah dengan kombinasi bar Hitam.

Logo C&NW ini sangat melegenda sehingga banyak penggemarnya sampai sekarang mengkoleksi poster ataupun pernik2 berlogo C&NW.

…dan di salah sato wide vision caboose nya C&NW memasang motto bertuliskan SINCE 1848 PULLING TOGETHER FOR SAFETY AND SERVICES

MbT merekomendasikan untuk  rekan2 pembaca dan penggemar kereta model mengkoleksi item tersebut…dijamin tidak mengecewakan..

 

 

 


UP ES44AC tarik Center beam car lengkap dengan load

June 29, 2014

Loko Diesel legendaris diera modern yaitu jenis loko seri EvoES44AC  yang dikeluarkan oleh pabrik raksasa GE EMD di Amrik sana, loko jenis ini sudah diproduksi ratusan unit dan dipesan oleh perusahaan kereta api Amrik Union Pacific guna menambah jumlah armadanya.

Pada kesempatan ini loko tersebut menarik beberapa gerbong jenis Center Beam yang lengkap dengan cargo diatasnya, load atau cargo merupakan daya tarik tersendiri dalam detail MODEL RAILROAD.

l1 l3 l9 l10

Gerbong jenis Center Beam dari armada Union Pacific ini memiliki fisik yang sangat panjang, dan karena bentuk fisik yang panjang inilah menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar kereta model.

Keunikan gerbong jenis center beam adalah terpisahnya area muat disebelah kiri dan kanan, dan jenis muatannya pun juga khusus alias tertentu. Jenis muatan antara lain berupa box yang ukurannya pun disesuaikan dengan ukuran center beam.

l2 l4 l6 l7

Terdapat dua jenis Center beam car yang memiliki panjang yang berbeda, terlihat Center beam car warna kuning yang terletak pada track sebelah memiliki panjang fisik yang lebih pendek. Merupakan Centerbeam produk dari pabrikan ternama saat ini Exactrail.

Untuk gerbong yang dilengkapi dengan cargo adalah Jenis center beam dengan panjang 72″ merupakan gerbong buatan Walthers…makanya gerbong ini sangat sesuai dengan “dummy load”  yang memang diproduksi oleh pabrikan “Walthers” untuk gebong untuk center beam car 72″ ini.

l5 l8 l11 l12

Pada umumnya jenis gerbong yang panjang seperti Center beam car ini selalu menimbulkan masalah pada saat operasi di curve yang terbatas, gerbong sering sekali derail atau anjlok. Tapi ternyata berbeda dengan produk Walthers ini…selain boogie memiliki gerakan yang lebih lebar juga dilengkapi dengan coupler lebih panjang….alhasil mantab terkendali.

Load yang dibuat oleh Walthers memang hanya cocok untuk center beam produk Walthers juga, karena “load” ini dibuat sangat presisi dan pas dengan panjang centerbeam. Sistim kenop antara load sebelah sisi kiri dan kanan sangat kuat shingga saat melepas dari gerbong pun juga harus ekstra hati2.

l13 l14 l15 l16

Seperti MbT sebutkan bahwa Load untuk Center beam car memang harus khusus lantaran space yang terbatas antara ruang muat sebelah kiri dan sebelah kanan. Pada prototype dalam pemuatannya pun harus memperhatikan keseimbangan antara kiri dan kanan sehingga bebanya berimbang…hal ini juga diingatkan dalam bentuk tulisan pada placard di gerbong2 tersebut.

Centerbeam car memang terlihat lebih lengkap saat ditambah load!….namun ternyata tidak mudah mencari load yang khusus untuk Centerbeam car ini…MbT sedang memikirkan untuk membuat sendiri terutama untuk centerbeam car buatan Exactrail.

l17 l18 l19 l20

Perhatikan pada Center beam kosong tanpa beban, terlihat ruang muat dibatasi dengan sekat ditengah secara memanjang dan terlihat luasan ruang muat tidak besar…hal ini tentu saja mempunyai maksud khusus kenapa diciptakan gerbong seperti ini…yang pasti jenis muatan tidak bisa besar dan lebar…umumnya hanya dalam bentuk box saja dan yang pasti gerbong centerbeam ini harus memiliki dock khusus untuk bongkar muat karena harus dari kedua sisinya.

Sehingga untuk mendapatkan kesan yang realistis pada Layout, para model railroader juga harus mempersiapkan loading-unloading dock khusus untuk centerbeam car, yaitu membuat area yang terhubung dengan fasilitas jalan untuk kebutuhan trucking antara sisi kiri dan kanan

l21 l22 l23 l24

Center beam yang kokoh memang dibuat untuk memisahkan ruang muat secara memanjang, sehingga titik grafitasi terbagi menjadi dua dengan sekat pemisah tersebut. Hal ini sangat menguntungkan apabila memuat muatan yang terdiri dari box yang tersusun maka separo susunan box akan tertahan secara memanjang oleh center beam.

Sehingga apabila kereta melalui track dengan curve dan dengan kecepatan tertentu maka beban gravitasi sebagian/separo box tertahan center beam dan tidak mendorong susunan box yang lain…hal ini untuk menghindari rolling muatan dan geseran yang kemungkinan dapat mengakibatkan gerbong terbalik.

l25 l26 l27 l50

MbT mencoba mengoperasikan rangkaian gerbong jenis Center Beam ini yang ditarik  oleh loko Diesel UP ES44AC dengan kecepatan hingga 40m/h melalui curve 22″ dan terlihat rangkaian tersebut tetap laju lancar tanpa hambatan.

Memang pada kereta model ini beban terikat rapi dengan sistim snap on yang presisi dan sempurna, sehingga tidak mungkin terlepas dari gerbong. Load buatan Walthers ini dijual tiap satu set untuk satu centerbeam car…untuk saat ini masih belum banyak pilihannya.

l29 l30 l31 l32

Terlihat load yang berbentuk  box tertata rapi di setiap Centerbeam car yang memiliki panjang 72 feet ini. Tidak terlalu jelas jenis muatan apa yang dikemas dalam box tersebut. Load yang terbuat dari bahan plastik ini memiliki bobot yang cukup ringan sehingga tidak bermasalah untuk loko penariknya.

Produk Walthers ini agak sulit untuk mendapatkannya karena tidak semua toko hobby menyediakan produk yang satu ini. Perburuan melalui dunia maya harus dilakukan dengan sabar dan rajin, karena terkadang satu seller hanya tersedia beberapa set bahkan cuma satu set, sehingga kalau kita hanya beli satu set maka harganya jadi mahal lantaran ongkos kirim.

l33 l34 l35 l36

Gerbong centerbeam memiliki beberapa jenis sekat pemisah tengahnya, dan yang populer adalah centerbeam yang memiliki lobang2 peringan berbentuk bulat lonjong seperti jendela opera? lantaran tersebut gerbong ini dinamakan juga opera centerbeam.

Saat gerbong ini kosong terlihat beberapa tulisan antara lain tulisan peringatan sistim pemuatan dan juga logo dari perusahaan seperti Union Pacific field…namun sayang penempatan logo UP shield tersebut menjadi terhalang saat Centerbeam car ini dimuati…tinggal letter UP yang terlihat disisi samping deck bawah.

l37 l38 l39 l40

Memang terlihat gagah dan cocok sosok loko Diesel ES44AC yang memang memiliki postur tubuh yang panjang menarik rangkaian gerbong centerbeam 72′ panjang….pada simulasi kali ini hanya 4 gerbong yang ditarik. Loko Diesel ES44AC ini merupakan produk andalan dari pabrikan kereta model Athearn seri GENESIS .

Saat ini Athearn Genesis memang sedang naik daun lantaran sudah majunya jantung pacu yang dicangkokkan yaitu Elektronik board Soundtraxx Tsunami….tentunya sukses loko seri Genesis ini harus diikuti dengan produk2 gerbongnya yang masih terasa kurang.

l55 l56 l57 l58

Load yang dibawa oleh centerbeam car ini terlihat khusus, MbT mencoba mengambil gambar secara Macro namun masih tidak terlihat secara jelas muatan apa sebenarnya yang dibawa, karena terletak digerbong yang terbuka sehingga kesimpulan muatannya bukan merupakan muatan yang bernilai mahal.

Pernah didapatkan info dari salah satu terbitan yang mengulas gerbong jenis ini, muatannya adalah bahan baku pembuat kertas, namun bukan dalam bentuk cairan. Selain itu juga ada muatan raw material lain sebangsa jerami yang telah dipadatkan dalam bentuk box.

l41 l42 l62 l64

Ukuran load untuk Centerbeam car 72′ yang dikeluarkan oleh pabrikan Walthers memang terlihat khusus diperuntukan untuk gerbong Center beam juga buatan Walthers. MbT mencoba untuk menempatkan load pada center beam buatan Exactrail memang tidak sesuai dan agak sulit juga untuk memodifikasinya.

Sementara ini terpaksa MbT harus terus berburu supaya mendapatkan load yang sesuai untuk gerbong centerbeam buatan Exactrail tersebut.

l44 l45 l46 l48

Perjalan Loko Diesel Union Pacific ES44AC dengan menarik rangkaian gerbong Centerbeam merupakan uji coba pertama meliwati curve 22″ di mini LO MbT dan hasilnya ternyata maju lancar.

Pada awalnya MbT ragu saat melewati curve 22″ karena fisik Centerbeam terlihat panjang…ternyata pihak Walthers sudah mengantisipasi dengan baik dengan memasang coupler long…hasilnya liukan ular yang sangat menarik.

l48 l49 l51 l53

Kalau sudah mengoperasikan gerbong2 panjang seperti jenis centerbeam 72′ tersebut maka mulai terasa (sebetulnya sudah dari dulu) bahwa mini LO MbT harus segera diperpanjang jalur tracknya dan curvenya harus ditingkatkan menjadi curve 24″ dan 26″.

Gerbong jenis Centerbeam, jenis well car, jenis Auto car, passenger car ataupun flat car yang panjang memerlukan jalur track yang panjang, namun untuk MbT sebenarnya tidak sulit karena dapat disiasati dengan trik photo saja.

l52 l43 l49 l54

Secara keseluruhan memang load untuk centerbeam/gerbong barang buatan Walthers ini sangat mengesankan dan tidak ada ruginya kalau mengkoleksi gerbong2 tersebut lengkap dengan load nya.


GP 38-2 Union Pacific produk Athearn Genesis memukau!

May 13, 2014

Locomotive Diesel type EMD GP 38-2 merupakan loko kuda kerja dengan konfigurasi roda B-B empat axle…loko ini dipakai sebagai road switcher yang handal. Loko yang merupakan turunan dari EMD Dash 2 dan pengembangan dari seri GP 38 memiliki tenaga cukup besar yaitu 2,000HP.

g32

Loko dengan tubuh yang relatif kecil ini mampu menarik rangkaian gerbong hingga puluhan unit wira wiri diarea industri ataupun antar station jarak pendek..dan konon loko ini masih beroperasi dan masih terlihat hingga tahun 2013..hal ini lantaran merupakan loko yang mudah pemeliharaanya

Loko yang dibuat di Amrik oleh pabrikan EMD pada rentan waktu 19972 hingga 1986 mampu menembus angka produksi 2,200 lebih…dan beberapa unit ada juga yang diproduksi di Canada.

g1 g2 g3 g4

Road switcher ini dipesan oleh armada Union Pacific sebanyak 60 unit yang pada akhirnyaarmada  Union Pacific memiliki lebih dari 100 units lantaran hasil akuisisi terhadap perusahaan perkereta apian lain seperti CNW ataupun Southern Pacific.

Bentuknya memang cukup menarik..dengan badan yang tidak besar namun mampu menarik rangkaian gerbong dengan mantab. GP 38-2 memiliki beberapa asesori khusus yang dibuat berdasarkan keperluan sesuai armada perusahaan kereta api yang memesannya …contoh untuk armada Union Pacific memiliki kekhususan dengan melengkapi Beacon light warna orange diatas cabin cab nya.

Tidak lupa armada UP ini melengkapi semboyan khas Union Pacific “We can handle it” yang terpampang pada sisi samping cabin sekaligus merupakan daya tarik tersendiri dari loko GP 38-2 milik armada Union Pacific ini.

g8 g7 g6 g5

Dengan ketenaran loko Diesel tersebut maka pabrikan “kereta model” berlomba memproduksinya berdasarkan blue print…sebagai contoh road name Union Pacific dengan road number #2042, merupakan produk mutakhir dari pabrikan kereta model kondang Athearn Genesis…..  dan pabrikan ini terlihat sangat percaya diri terhadap produknya…. sejak keluar dari box warna biru bersetrip warna gold sudah terlihat kehebohannya.

Model Loko Diesel seri EMD GP38-2  Union Pacific ini dibuat oleh Athearn Genesis dengan sangat teliti dan detail…dan MbT mujur karena saat menerima terlihat box luar paket posnya tidak besar dan sederhana kurang meyakinkan…namun saat dibuka tidak ada bagian detail yang terganggu atau rusak…menandakan Athearn juga memikirkan kemasan indah yang aman berwarna biru khas Genesis.

Tanpa menunggu hari esok loko Diesel GP 38-2 ini langsung dijajal diatas mini track MbT untuk meyakinkan fungsi elektroniknya seperti apa…..

g9 g10 g11 g12

Ternyata electronic system Athearn Genesis yang dipercayakan kepada Soundtraxx Tsunami seluruhnya berfungsi dengan baik dan memuaskan. Power loko ini cukup garang dengan mencoba menggerakkan throttle pada sistim kontrol Digitrax terlihat reaksinya cukup baik dan akurat. Jalan arah kedepan maju atau jalan kebelakang mundur merupakan test awal untuk power loko ini….hasilnya perfect.

Selanjutnya percobaan terhadap lighting…oh ternyata lampu utama depan maju dan lampu belakang mundur menyala dengan warna panas sedikit kemerahan, warna ini sangat realistis menunjukkan loko beroperasi pada era tahun ’70an. Awalnya MbT berpikir kenapa tidak warna putih terang ya…aagghh kalau warna putih terang tidak cocok dengan jamannya.

Selanjutnya MbT mencoba mencari tombol untuk mengaktifkan fitur lampu beacon yang diatas cabin cab berwarna orange tersebut….dan ketemu di F6, lampu ini dikenal dengan nama Operating Western-Cullen beacon… puas sudah pengetesan lighting walau loko ini tidak dilengkapi dengan lampu cabin ataupun lampu ditchlight.

g17 g18 g16 g15

Gerakan GP 38-2 memang sangat lincah… dengan konfigurasi roda B-B tentunya sangat lincah melibas tikungan pada turnout kecil tanpa ada modifikasi pada panjang coupler. MbT sengaja memasangkan dengan gerbong pendek jenis hopper supaya seimbang alias matching….tentu saja hopper juga milik armada Union Pacific dan buatan Athearn.

Cengkeraman roda lumayan baik walau bobot loko ini tidak seberapa, tinggi couplernya pun sangat akurat disambungkan dengan gerbong produk Athearn juga… yang kelak MbT akan mencoba melakukan test pada gerbong produk lain yang panjangnya melebihi lokonya…loko yang memiliki panjang sekitar 18m ini berjalan mantab dan halus.

g22 g21 g19 g20

Loko seri GP 38-2 ini memiliki tenaga yang dihasilkan oleh Mesin Diesel EMD seri 16-645E merupakan mesin Diesel  konfigurasi 16 silinder V16 dengan sistim pembakaran Diesel Two Stroke, yang pada kereta modelnya digantikan oleh motor Genesis driveline  dengan 5-pole skew wound motor yang memiliki suara sangat halus hampir tak terdengar suaranya.

Diesel buatan EMD memang terkenal handal dan pada seri baru sudah sampai dengan Tier III artinya mesin Diesel ini memiliki emisi gas buang yang sangat rendah nilai Nox dan Sox nya sehingga sangat ramah lingkungan.

g30 g31

We can Handle it, memang merupakan motto dari Armada Union Pacific yang sangat terkenal.  Tulisan ini dipasang pada sisi samping cabin…namun sayang seri GP 38-2 ini pihak Union Pacific tidak memasang logo UP shield merah biru yang beken itu.

Warna Kuning armour Yellow dan harbour mist Grey ditambah setrip merah memanjang merupakan kombinasi warna yang tidak mudah dilupakan.

Selain itu penggunaan warna silver pada boogie truck B-B adalah merupakan pilihan tepat seolah loko tersebut menggunakan sepatu jogging warna silver…dan sedikit unik bahwa pada sun visor jendela samping menggunakan warna kuning gading.

g23 g24 g25 g27

Roda loko metal yang dibuat sangat presisi dengan polesan sangat rapi terlihat mengkilap…sistim roda menganut penggerak multi-link sehingga tidak ada masalah saat operasi. Seluruh roda memiliki electrical pickup sehingga pergerakkannya pada tiap roda sangat merata. Roda yang memiliki kontur RP25 di klaim dapat dioperasikan pada track Code 70, 83, dan 100 tanpa masalah.

Memang terbukti bahwa performa loko produksi Athearn Genesis tidak perlu diragukan lagi, dan tentunya para penggemar kereta model termasuk MbT juga dimanjakan dengan detail yang sangat lengkap.

g34g36 g37 g38

Soal detail yang disuguhkan ….wwffuiihh belum ada tandingannya, untuk kelas loko ini terlihat Athearn Genesis terus meningkatkan kualitas detail dan mutu materialnya…hal ini sangat berbeda kalau kita bandingkan dengan Athearn Genesis produk tahun 2010 misalnya.

Perhatikan saja mulai dari bagian atas seperti antenna GPS , pemasangan lampu Beacon yang sudah dapat menyala berkedip. Sedikit kebelakang terlihat lobang ventilasi lengkap denga kipas fan radiator yang bergerak free dan sekian banyak detail diatap belakang termasuk Horn….keseluruhannya dibuat oleh Athearn secara serius.

Selain itu terlihat sekian banyak anak tangga yang menempel pada bagian tubuh GP 38-2 dengan sangat presisi terbuat dari metal termasuk juga penyangga side sun visor berwarna broken white….yang pada umumnya diberi warna grey.

g35 g39 g40 g41

Pada bagian kaca depan dilengkapi wiper yang terpasang sangat rapi berwarna silver merupakan ornamen yang sangat menarik. MbT juga harus berhati-hati saat pegang loko ini lantaran railing yang dibuat oleh Athearn Genesis sangat detail halus dan rentan bermasalah apabila handling tidak hati-hati

Pada bagian depan loko terpasang snowplow tegak berdekatan denganposisi MU hoses yang menjulur kedepan juga pada bagian belakang.

Pada bagian bawah disekitar boogie terlihat sangat lengkap piranti traction termasuk detail boogie, anak tangga, silinder untuk brake lengkap dengan perpipaannya..yang dilabur dengan warna silver.

Tanki BBM berbentuk panjang merupakan bagian bawah yang berwarna Harbour mist Grey yang terlihat pada sisi kiri dan kanan menunjukkan betapa besar kapasitas tanki BBM nya. Tanki BBM ini lengkap terlihat dengan detail lobang pengisian dan sounding pipe indicator.

g42 g43 g44 g45

Pada percobaan perjalanan singkat GP 38-2 ini meraung-raung menunjukkan keampuhan Soundtraxx Tsunami yang dilengkapi dengan speaker oval yang terpasang didalam perut GP 38-2 bersamaan dengan circuit board…..nada mesin Diesel yang terdengar sedikit berbeda yaitu pada saat throttle dinaikkan maka revolusi putaran tiba2 tinggi dan merendah lagi…hal ini sangat unik seperti pada umumnya suara Diesel di bejeg gas nya.

Soundtraxx Tsunami pada loko ini tidak banyak menyajikan macam sound…MbT menyebutnya masih standar dengan fungsi 12 fitur…tidak ada nada komunikasi radio oleh masinis atau nada announcement pihak station….dan pada tombol F6 nya pun digunakan untuk mengaktifkan lampu Beacon.

g50 g51 g52 g53

Loko buatan Athearn Genesis ini saat rolling tanpa sengaja ketemu dengan loko lain seri SD 24 high nose buatan rivalnya Atlas Gold series yang sedang menarik rangkaian tanki  …dan ternyata terlihat produk Athearn Genesis jauh lebih gagah dan detail.

Bagian atas dari loko Diesel GP 38-2 ini juga menjadi perhatian pihak Athearn terbukti dengan membuat detail yang sangat menarik pada ventilasi radiator yang berbentuk kipas yang dapat bergerak bebas….dan karena dibagian atap cabin tedapat lampu beacon maka posisi triple horn dipindahkan pada posisi belakang.

g55 g56 g57 g59

Diketahui juga bahwa Atlas juga mengeluarkan 2 kelas produknya yaitu kelas Silver dan Gold, namun kelihatanya Atlas masih biasa saja belum ada perkembangan untuk peningkatan produknya…padahal produk Atlas Gold patut diperhitungkan juga, Gold series adalah kelas yang sudah dilengkapi dengan DCC sound dan tidak tanggung2 board circuit electronic ini keluaran Quantum.

Loko Diesel GP 38-2 Athearn Genesis dengan tanpa menghiraukan rivalnya terus melaju dengan raunagn Diesel two stroke 16 silinder. Dilihat dari atas, dari samping dan tentunya dari depan Diesel GP 38-2 Athearn Genesis memang lebih keren dan detailnya yang lengkap menambah realistis penampakannya.

g46 g47 g48 g49

Kesimpulannya loko road Switcher GP 38-2 dengan konfigurasi roda B-B memang sangat menarik dan pantas dijadikan koleksi…lampu utama berwarna sedikit candel menunjukkan kerealistisan sesuai era…….produk Genesis ini terbukti belum ada tandinganya dari merek lain. Patut kita acungkan jempol kepada Athearn Genesis series yang telah dengan yakinnya memproduksi jenis ini. Selamat mencoba!


Walthers Platinum Line vs Gold Line

April 26, 2014

Persaingan antara pabrikan kereta model dengan cara meningkatkan kualitas masing2 merupakan suatu persaingan yang sangat sehat. Walthers merupakan pabrikan Kamod yang sudah berumur puluhan tahun merupakan pabrikan yang selalu exist dengan produk2 detailnya.

Walthers Platinum Line dan Gold Line merupakan dua level kelas yang memiliki kualitas yang baik, namun sebenarnya dimakah perbedaannya yang terlihat.

g1 g2 g3 g4

Sosok Platinum Line dan Gold Line buatan Walthers diwakili oleh gerbong jenis gondola yang ditarik oleh loko Diesel buatan Atlas Gold Series Dash 8-40C dan berdampingan dengan loko Diesel juga buatan Atlas namun dari Silver Series…..untuk produk Atlas ini juga membedakan antara dua kualitas yang berbeda dengan label Gold dan Silver.

Perbedaan kelas menandakan perbedaan yang disuguhkan alias kita sebut beda kualitas dan lebih jelas adalah beda detail atau terkadang beda spesifikasi…hampir semua pabrikan mengeluarkan  jenis produkny dengan beberapa beda kelas, contohnya untuk produk Walthers mereka mengeluarkan kelas Train man, Gold Line dan Platinum Line, contoh line Exactrail misalnya mengeluarkan kelas Express, Evolution, Platinum dan Signature…dsb.

g5 g6 g7 g13

MbT memilih jenis Drop end Mill Gondola AAR (Association of American Railroads ) 52 ft dari Walthers Platinum Line dan untuk yang seri Gold Line dipilih jenis 53 ft Thrall Gondola dan tentu saja keduanya merupakan milik armada UNION PACIFIC dengan laburan warna merah/coklat.

Sepintas kedua jenis Gondola yang berbeda kelas tidak nampak perbedaannya, memang terlihat huruf UNION PACIFIC pada Gold Line ditulis lebih besar, namun sebenarnya bukan hanya itu yang membedakan….yang seknifikan adalah beda detail yang disuguhkan a/l aksesori pada pintu, detail bagian dalam dari bak Gondola, detail bagian bawah gerbong dan juga jenis/kualitas coupler yang berbed

g8 g9 g10 g12

Rangkaian Gondola tersebut ditarik manis oleh sebuah loko Diesel menengah dengan nomor #9167, loko ini merupakan jenis Diesel dengan konfigurasi roda CC jenis Dash 8-40C terlihat cukup tangguh untuk berfungsi sebagai road switcer atau beroperasi di trayek pendek.

Loko buatan pabrik Atlas ini merupakan seri Gold yang tergolong premium lantaran sudah lengkap dengan sound card keluaran Quantum yang cukup kesohor dengan kualitas suara tidak mengecewakan. Detail loko ini juga lengkap dengan skala yang lebih akurat dibanding kelas Silver dibawahnya.

Figur masinis pun sudah termasuk komplemen yang memuaskan, sehingga loko dapat langsung berjalan/rolling dengan suara yang menggelegar.

g11 g14 g15 g16 g17

Terlihat keren perpaduan kombinasai warna kuning yang merupakan laburan loko UNION PACIFIC jenis Dash 8-40C dengan strip warna kuning pula pada geladak warna abu2 …. dan warna coklat kemerahan yang merupakan warna khas era tersebut untuk Gondola milik UNION PACIFIC merupakan warna favorite MbT untuk segala gerbong karena menimbulkan kesan sebelum era III

Memang benar bahwa Gondolasudah populer sejak jaman bahelak, dan jenis ini sudah diproduksi sejak sebelum WWII atau sekitar tahun ’40 an.

Loko Dash 8 ini terlihat dilengkapi dengan lampu utama dikepalanya berwarna puti daylight maintenance free yang terlihat sangat terang mempesona.

g18 g19 g20 g66

Gondola jenis Drop end Mill Gondola AAR 52 ft dari Walthers Platinum Line dan untuk yang seri Gold Line  jenis 53 ft Thrall Gondola terlihat memiliki tinggi sideboard yang berbeda, pada Drop end Mill Gondola AAR 52 ft dari Walthers Platinum Line memiliki tinggi side board lebih rendah dan untuk yang seri Gold Line jenis 53 ft Thrall Gondola memiliki sideboard lebih tinggi.

Pada Gondola seri Platinum Line yang memiliki sideboard rendah dilengkapi denga tulisan UNION PACIFIC yang ukuranya lebih kecil namun cukup jelas dan sangat rapi…termasuk beberapa placard data dimensi gondola juga kapasitas muat gondola yang tertulis dengan sangat crispy.

g36 g37 g38 g41

Selanjutnya kita mulai membahas detail dari kedua produk dengan level berbeda, jelas detail yang dimiliki Platinum Line jauh lebih baik dan lebih lengkap dibanding dengan detail yang dimiliki Gold Line.

Sebagai contuh pada kedua Gondola tersebut terlihat konstruksi penyambungan dengan menggunakan keling, terlihat pada Platinum line lebih detail dan lebih lengkap, begitu juga untuk konstruksi tangga samping…detail yang dimiliki Platinum Line jauh lebih detail dan bagus.

Pada sideboar end juga memiliki detail yang berbeda ditambah detail bagian dalam dari gondola untuk yang Platinum Line terlihat profil bagian deck dan sideboard bagian dalam yang disiapkan oleh Walthers dengan akurat.

g42 g43 g44 g45

Demikian juga detail pada sideboard belakang berbeda…namun yang paling menarik adalah jenis coupling yang dipasang pada kedua level Gondola tersebut juga berbeda, untuk Platinum Line menggunakan jenis coupling dengan paten Protomax warna hitam lengkap dengan spring dan untuk jenis Gold Line menggunakan jenis knuckle coupler biasa warna coklat tanpa spring diluar…namun coupler ini sangat baik dan cukup kuat.

Tetapi setelah disandingkan dan digabung dengan Gondola seri Platinum Line yang memiliki coupler Protomax sedikit terlihat perbedaan tingginya…hal tidak masalah karena dengan beberapa rolling maju mundur tinggi coupler sudah dapat menyesuaikan.

g47 g48 g49 g50

Sejenak kembali ke loko Diesel Dash 8-40C yang diproduksi oleh Atlas master dengan motto Realistic Sound forPrototypical Locomotive memang tidak mengecewakan…seri ini kelihatanya tidak banyak diproduksi…MbT menunggu produk2 baru dari Atlas ini namun tidak kunjung datang…..entah kenapa pihak Atlas kurang gencar memproduksi seri “Gold”…padahal seri ini banyak dicari penggemar.

Detail yang disuguhkan sangat lengkap dari atas kebawah mulai horn, antenna raido, lobang exhaust gas, kisi2 ventilasi hingga bagian bawah berupa tangki bahan bakar, tanki udara, hydraulic system untuk brake, juga bagian depan yang lengkap dengan mu hose dan coupler serta railing yang lumayan detail.

Tak lupa bagian samping loko juga sudah terlihat detail bagian pintu, jendela, anak tangga dan yang terlihat juga sempurna adalah bahan ABS berkualitas lengkap dengan warna Armour Yellow dan harbour mist Grey khas UNION PACIFIC.

g51 g53 g54 g55

Memang sangat cocok detail dari loko Diesel Dash 8-40 C keluaran Atlas Master gold series apabila dipadu padankan dengan Walthers Platinum Line product, perhatikan mulai dengan coupler yang klop baik tinggi dan genggamanya…coupler pada loko warna coklat karat sedangkan pada Gondola Platinum line berwarna hitam Protomax.

Detail bagian bawah dari gondola disekitar roda termasuk boogie yang lengkap terlihat per nya cukup kuat menandakan bahwa gondola ini memang benar mampu mengangkut muatan hingga kapasitas 100 tons.

Gondola yang konstruksinya diperkuat dengan rib/tulangan dibagian luar juga membuktikan bahwa sideboardnya cukup kuat mengangkut steel product yang berkembang sangat pesat diera tahun ’30an…pada foto diatas terlihat detail lantai yang dilapis dengan wooden plank melintang dan juga fasilitas lashing/pengikat yang terletak pada sideboard bagian dalam….hal ini disiapkan apabila Gondola digunakan untuk mengangkut rool sheet baja.

g63 g64 g65 g66

Gondola yang dibuat diawal abad 20 ini seiring dengan berkembangnya industri baja di negeri paman Obama…terus diproduksi hingga tahun 40an dan tahun 60an dengan menambah panjang dan menambah tinggi sideboardnya sesuai kebutuhan…Gondola jenis ini masih terlihat beroperasi hingga tahun 80an…makanya sempat ketemu dengan loko Diesel Dash 8-40C…

Pada simulasi operasi di mini LO MbT…rangkaian Gondola akan digabung dengan sebuah Chip Mill Hopper yang juga produk Walthers dari Gold Line

g98 g99 g101 g102

Chip Mill Hopper yang terletak di track sebelahnya memang terlihat gagah saat bergerak perlahan…Chip Mill Hopper dengan ukuran jumbo tinggi hampir tiga kalinya…disini MbT menunjukkan bahwa Chip Mill Hopper yang digunakan untuk mengangkut chip potongan/serpihan kayu juga merupakan produk Walthers Gold Line memiliki detail yang lumayan.

 

g95 g96

Pada kesempatan ini MbT mencoba menunjukkan bagian bawah dari Chip Mill Hopper…dan ternyata Gold Line memiliki detail lumayan…..terlihat bagian bawah hopper yang dilengkapi 6 buah bukaan.

Untuk bagian samping Hopper ini memiliki penguat konstruksi berbentuk Rib dan pelat lambungnya memiliki konstruksi seperti waffle.

g26 g27 g28 g29

Karena gondola ini dari samping terlihat seperti hopper dan dilengkapi dengan sistim bongkar muatan dari bawah maka diberi nama Wood Chip Hopper buatan pabrik gerbong Greenville dengan kapasitas 7,000 cubic feet. Open hopper yang dimiliki juga oleh UNION PACIFIC berada di track sebelah yang akan ditarik gabung bersama rangkaian gondola.

Open Hopper produk Walthers Gold Line ini memiliki detail yang lumayan… sayangnya Walthers hanya memproduksi satu road number saja….memang bedanya Walthers dengan Exactrail atau Intermountain adalah jumlah road number yang diproduksinya sedikit, Exactrail atau Intermountain kalau memproduksi satu road name dapat mencapai 12 road number yang berbeda sehingga para penggemar kamod dimanjakan dapat memilih beberapa unit dengan road number yang berbeda.

g67 g68 g69 g71

…sesuai foto diatas memang kali ini untuk pertama kalinya MbT sengaja membalik gerbong hanya untuk menunjukkan detail dari sebuah gondola produk Walthers Platinum Line dan juga Gold Line….terlihat dengan jelas beda detail yang dibuat kedua level Platinum dan Gold Line.

Diatas ini merupakan bagian bawah dari Gondola AAR Drop End 52′ produk Platinum Line yang sangat detail terlihat dari mulai bagian balah lantai Gondola yang terbuat dari papan/wooden plank yang menumpu pada konstruksi baja memanjan, perlengkapan brake lengkap dengansistim hydraulic cilindernya dan batang penggerak rem untuk keempat bagian roda.

Selain itu Walthers juga menunjukkan keseriusannya dalam menggarap bagian boogie roda depan dan belakang serta pocket dari coupler Proto Max nya.

g72 g73 g74 g75

Nah yang diatas ini merupakan produk Walthers Gold Line…..terlihat dengan jelas beda detailnya….seolah para modeller tidak perlu melihat bagian bawahnya padahal setiap penggemar kamod baru mendapatkan barang baru otomatis juga akan melihat bagian bawah dari produk tersebut.

Untuk seri Gold Line terlihat sederhana bagian lantai bawah cukup rata saja tidak terlihat detail, juga bagian belakang sideboard juga kurang akurat terutama bagian tangga dan konstruksi keling, begitu juga perlengkapan brake tidak selengkap yang dimiliki Platinum Line..termasuk pocket coupler juga sederhana.

Memang terlihat beda antara Platinum Line dan Gold Line …tentu saja harganyapun pasti berbeda…namun MbT tetap menyukai keduanya.

g84 g85 g100 g99

Diakhir cerita Wood Chip Hopper bergabung dengan rangkaian Gondola…yang selanjutnya akan ditarik oleh Diesel Dash 8-40C mengitari mini LO MbT…sangat mengesankan.

MbT merekomendasikan produk-produk diatas untuk dijadikan koleksi…memang harus sabar untuk mencari dan memburu barang koleksi tersebut…sebagai informasi MbT mendapatkan item tersebut diatas dari salah satu hobby shop dijakarta yang sering mendatangkan produk Walthers.

g103 g104

Sebagai pengenal atau untuk membedakan antara Walthers Platinum Line dan Gold Line dapat dilihat juga dari perbedaan namanya…selamat berburu


UP COS vs UP COLA…

March 31, 2014

..apa sih sebenarnya COS ataupun COLA……kelihatanya seperti minuman ringan…namun sebenarnya merupakan kependekan dari City of San Fransisco (COS) dan City of Los Angeles (COLA)….nama rangkaian loko penumpang yang sangat tenar di Amrik sana yang wira-wiri dari Chicago,Illinois ke Los Angeles, California diera tahun ’50 an yang meluncur melalui Omaha,Nebraska dan Ogden, Utah.

c4 c6 c12 c18

City of Los Angeles  adalah sebuah rangkaian kereta penumpang  elite di Amrik …..yang sangat terkenal dengan kemewahan dan jalannya mulus seperti bulu terbang….era 50 itu memang masa keemasan perkereta apian di Amrik…dan termasuk mencuatnya nama UNION PACIFIC  Streamlined passenger train seperti City of Los Angeles dan City of San Francisco.

Rangkaian kereta penumpang City of Los Angeles (COLA) ini memiliki bermacam jenis gerbong dan yang sangat terkenal adalah jenis vista Dome…..gerbong memiliki double deck yang berfungsi sebagai tempat menikmati panorama Amrik.

Selain itu pada bagian gerbong belakang juga terdapat gerbong dengan tavern/cafe yang tepat terletak di bagian buntut dengan kaca menghadap kebelakang.

c1 c2 c3 c10

Yang menarik dan yang ingin MbT beberkan disini adalah konfigurasi lokonya yang terdiri dari loko Diesel EMD seri E-7 dengan susunan A-B-B artinya loko A dengan dilengkapi cabin masinis sedangkan 2 loko B lainya hanya merupakan loko generator penggerak traksi.

Untuk loko seri EMD E7 dijejali dengan mesin Diesel raksasa 2,000hp dan untuk type E8 sudah diperbesar hingga 2,250HP…..bayangkan saja kalau 3 unit ABB maka sudah mengusung total power traksi hingga 6,000HP lebih…..pantesan mampu menarik gerbong hingga belasan unit.

Bagian depan loko yang memiliki wajah sangat berkarakter seperti wajah bulldog membuat para railfan menyukainya, loko ini memiliki ukuran fisik yang cukup panjang lantaran untuk tempat menampung mesin Diesel 12 cylinder inline…panjangnya mencapai 21,5m…..wah lebih panjang dari halaman rumah neh….tingginyapun mencapai 3m lebih.

c5 c7 c8 c9

Begitu legendarisnya seri COLA ini…. maka dengan sangat terbatas dibuatlah model trainnya oleh beberapa pabrikan kereta model dan ditahun 2003 pabrikan BLI dengan bangga merilis seri COLA dan juga seri City of San Francisco (COS)…waktu tahun 2006 mujur MbT dapat mengkoleksi yang COS itupun didapat dari negeri Kangguru….sejak itu perburuan mencari COLA terus dilakukan namun ternyata tidak mudah apalagi kalau pihak seller mendengar untuk dikirim ke Indo.

Ternyata ditahun 2012 BLI mengabarkan berita yang ditunggu-tunggu yaitu akan merilis seri terbaru COLA dan COS dalam waktu dekat…..tahun 2013 BLI dengan bangga mengiklankan bahwa COLA dan seri Diesel EMD E diproduksi dengan kualitas dan fitur terakhir dengan label PARAGON2…….

Tanpa pikir lama…dan memang MbT sudah preorder sebelumnya maka loko seri EMD E7 COLA tersebut diboyong ke Indo….langsung rolling test dan hasilnya mantab su mantabh.

 

c11 c13 c14 c15

Berbeda dengan rilisan sebelumnya, kalau yang lama dirilis oleh BLI menggunakan label Paragon dengan mempaket satu box sudah terdiri dari set loko ABB dengan AB powered dan B unpowered. Untuk yang baru ini BLI membagi 2 box yaitu terdiri dari set loko AB saja A saja dan B saja, loko paket AB yang satu powered dan B unpowered….sehingga MbT harus mengambil juga 1 unit B yang lain Powered.

Kali ini BLI mengemas dengan label Paragon2 yang syarat dengan berbagai fitur DCC sound, produk BLI Paragon2 merupakan produk laris dengan kelebihan DCC Sound yang sangat lengkap, termasuk back EMF sehingga loko dapat berjalan lambat pada speed step 128.

c16 c17 c22 c23

Loko Diesel EMD seri E7 City of Los Angeles memiliki bentuk hidung khas yang sederhana namun berkarakter, lengkap dengan headlamp tandem bundar yang menyala cukup terang, head lamp bagian bawah menyala secara osilasi. Lighting lain yaitu number board yang menyala yang menunjukkan road number secara jelas. Memang tidak banyak lighting system pada loko jenis ini.

Soal sound Paragon2 memang memiliki banyak kelebihan termasuk bunyi horn yang dapat memiliki efek dopler, horn seri E7 cukup nyaring…apalagi loko tandem/consist ABB ini karena 2 unitnya powered maka kedua unit tersebut memiliki fungsi sound yang sama. Sound yang lain merupakan standard yang dengan jernih memukau telinga para model railroader.

 

c19 c20 c28 c29

Detail corak dari COLA merupakan hal yang menarik perhatian, sama dengan loko seri COS…loko warna kuning armour yellow UNION PACIFIC ini memiliki selendang /strip warna merah memanjang body pada separo panjangnya lwngkap dengan tulisan  CITY OF LOS ANGELES warna putih dengan huruf khas era tahun ’50 an.

Hal yang menarik perhatian yaitu road number loko yang dimulai dengan angka 9 ini yaitu loko A dengan #927A memiliki kesamaan angka dengan produk sebelumnya yang diterapkan pada loko City of San Francisco…..hanya saja jenis leter yang digunakan berbeda. Untuk loko dibelakangnya yaitu E7B pertama dan kedua menggunakan road number 928B dan 929B.

c21 c24 c26 c27

Pada loko seri EMB E7 ini dibagian depannya terlihat selendang melintang warna silver yang terdapat logo UP Shield disebelah kanan dan logo CNW disebelah kiri….keren. Pada loko COLA ini berbeda dengan keluaran sebelumnya yaitu pada bagian coupler depan sudah terbuka dan coupler depan sudah terpasang rapi….kalau yang sebelumnya bagian ini tertutup rapi warna silver sehingga terkesan aerodinamis.

Dua buah jendela depan juga sudah dilengkapi dengan wiper yang sangat detail terpasang rapi…sementara jendela samping yang tidak terlalu besar memperlihatkan masinis loko sudah siap didalam cabin….ini merupakan komplemen figur dari BLI.

Tangga naik samping dan sepasang horn diatas merupakan detail sederhana dari loko seri E7 ini…bagian atap loko yang panjang juga penuh lobang peranginan dan fan serta lobang exhaust gas/knalpot.

c25 c30 c31 c32

Produk BLI Paragon2 ini walaupun merupakan rilis ulang lantaran banyak penggemarnya ternyata masih kurang juga jumlahnya terbukti dengan cepat habisnya produk ini dipasaran modeltrrain Amrik….MbT yakin kelak pasti akan dirilis lagi dan memang terbukti beberapa agen penjualan telah memasang iklan preorder untuk jenis ini.

Rangkaian COLA E7 ABB memang mempesona dengan close coupler diantara loko2 nya rangkaian consist ini tetap dapat bermanuver lincah pada curve 22″ tanpa masalah, diantara loko ABB juga terdapat diafragma yang menempel rapat seolah prototype.

Rangkaian loko COLA ini menjadi panjang dengan consist ABB, sehingga untuk para model railroader harus menyiapkan track di station yang cukup panjang untuk pemberhentiannya.

c34 c35 c36 c37

Konstruksi lambung loko E7 ini terlihat masih menggunakan sambungan keling, yang menandakan era jaman sebelum populer pengelasan, terlihat dengan jelas detail sambungan disekujur body E7 COLA ini. Pada bagian tengan lambung terdapat beberapa pasang jendela berbentuk kotak persegi untuk peranginan ataupun cahaya ruang Diesel didalamnya. Jendela kotak tersebut belakangan berganti menjadi bentuk circle/bulat seperti yang terdapat pada seri E terakhir yaitu pada seri E9.

Kalau kita lihat bagian kepala loko yang memiliki bentuk bulat merupakan hasil press khas Amrik seperti juga model mobil2 keluaran Detroit pada era itu….dan pada bagian pelat datar diatas hidung diberi warna hijau anti silau sinar matahari.

c33 c38 c39 c40

Pada rilis terbaru BLI Paragon2 ini terlihat mutu plastik ABS sudah ditingkatkan, selain lebih tebal terlihat padat dan solid sehingga cahaya lampu didalam tidak mengganggu menembus ke body….beda dengan produk sebelumnya bahan terlihat kurang solid walau sudah cukup tebal…terlihat pada bagian lampu disekitar number board. Bisa dilihat pada loko lain dibawah COS.

Selain mutu material body juga warna dasar kuning Armour Yellow Union Pacific tampil lebih solid dan lebih tua sedikit dibanding keluaran sebelumnya, terbukti bahwa BLI meningkatkan terus mutu produksinya.

 

c42 c43c67c69

Sengaja MbT mendapingkan loko COLA produk anyar BLI Paragon2 dengan COS produk lawas dari BLI Paragon series, kedua loko nyaris serupa…selain emblim samping yang membedakanya. Namun apabila dilihat lebih detail maka terlihat beberpa perbedaan terutama dari kualitas materialnya.

Seperti disebutkan diatas Warna Kuning yang digunakan sebagai warna dasar juga sedikit berbeda, untuk loko rilis baru terlihat warna lebih gelap sedikit…yang menurut MbT terlihat lebih menyerupai prototypenya…..walau sekilas tidak nampak bedanya. Sedangkan untuk detail lain relatif sama tidak ada perubahan.

c46 c47 c45 c44

Kedua loko COLA dan COS apabila dilihat dari atas terlihat sangat panjang dengan warna abu2 harbour mist grey yang sama. Memang seperti ular meliuk saat melintas di daerah tikungan….itu baru rangkaian lokonya saja…konon belakangan consist hingga lebih dari 4 loko ABBB ataupun ABBA.

Lighting atau lampu yang sangat sederhana tidak mengalami perobahan, namun kalau soal electronic boardnya….wuih seri BLI Paragon2 terbaru memiliki banyak kelebihan dan fitur antara lain suara komunikasi antara masinis dan tower….dan derum suara Dieselnyapun terdengar lebih halus.

c48 c49 c50 c51

City of San francisco  and City of Los Angeles saat papasan terlihat sangat menarik…bagaikan saudara kembar berpapasan …kedua model BLI ini beroperasi diera yang sama, walau rilisannya berbeda. Perlu dipertanyakan juga pada BLI Paragon2 seri baru tidak terlihat seri COS nya…hal ini justru menjadi kebetulan karena MbT memang menunggu yang seri COLA saja.

Saat keluarnya rilis baru BLI Paragon2 ini…..juga nongol bersamaan seri EMD E6 dan juga EMD E9 yang memiliki jendela samping bulat….dan semua seri ternyata laris manis tanjung kimpul.

c52 c53 c54 c55

City of San Francisco  and City of Los Angeles merupakan pasangan kereta penumpang UNION PACIFIC yang juga sangat menarik menjadi sasaran object fotography…dan type EMD E7 ABB COS dan COLA ternyata sangat fotogenic.

Namun karena rangkaian E7 ABB memilik sosok yang cukup panjang maka harus memiliki siasat sehingga sosok ABB nya dapat terlihat lengkap.

Apabila pengambilan foto dengan menggunakan DSLR dapat diatur kedalaman ketajamanya, sehingga kita dapat lebih memfokuskan bagian tertentu, namun apabila pengambilan foto dengan camera pocket atau dengan camera milik mobile phone maka secara autofocus ketajaman dapat merata.

c61 c62 c64 c66

City of San Francisco  and City of Los Angles yang merupakan rangkaian loko kembar dari seri EMD E7 ABB memiliki detail dibagian bawah geladak yang lumayan rame, mulai dari tanki bahan bakar yang cukup panjang terpasang dibagian tengah bawah loko.

Sedangkan detail disekitar roda konfigurasi CC juga dibuat cukup lengkap oleh BLI, terlihat mulai brake system, komponen hydraulic cylinder juga terlihat system pegas yang merupakan daya tarik tersendiri.

Detail pada bagian bawah geladak ini seluruhnya dilabur dengan warna abu-abu yang memang sangat serasi dengan kombinasi kuning dan merah khas Union Pacific.

c57 c58 c59 c60

City of San Francisco  and City of Los Angles yang menarik rangkaian kereta penumpang…sangat cocok apabila dipasangkan dengan gerbong penumpang UNION PACIFIC produk dari pabrikan Walthers…hal ini telah dicoba oleh MbT ternyata memang sangat matching.

Pada beberapa tampilan foto diatas terlihat beberapa jenis gerbong penumpang yang diantaranya terdapat type dome merupakan gerbong penumpang yang memiliki dua deck dimana bagian atas merupakan panorama area. Gerbong ini juga dikenal dengan istilah Vista dome yang merupakan favorite para penumpang….ada beberapa gerbong yang bagian ini merupakan restoran. Juga gerbong post yang digandeng tepat dibelakang loko mempunyai ukuran panjang yang lebih pendek…merupakan daya tarik tersendiri.

c65 c68 c70 c71

Memang pantas kalau koleksi buatan BLI Paragon series dan Paragon2 ini menjadi melegenda diantara para penggemar kereta Model, MbT sangat merekomendasikan untuk mengkoleksi kedua jenis loko tersebut…dan jangan lupa juga untuk melelengkapi dengan koleksi gerbong penumpang keluaran Walthers dengan type Budd, bahkan belakangan Walthers juga merilis gerbong2 baru seperti UNION PACIFIC HERITAGE SERIES BUDD 10-6 Sleeper dengan nama Willie James dan yang lainya.


PARADE SD’s….armour yellow

February 28, 2014

Armour Yellow merupakan laburan warna loko Diesel milik armada UNION PACIFIC….. memang sangat menantang, satu unit loko UP sudah menjadi perhatian dalam satu Lay Out…apalagi kalau mereka ber Parade…

p2 p3 p4 p5

Sengaja MbT memilih koleksi SD karena loko keluaran Electro Motive Division type SD ini hampir dimiliki oleh semua penggemar kereta model di seantero jagad….dengan diwakili hadirnya SDP35, SD38, SD40, SD50, SD60, SD70 ,SD80 dan SD90 terlihat sudah cukup ramai berdesakan berebut tempat untuk majang…

Primadona seri SD adalah seri SD50 dan SD70 lantaran kedua loko ini paling digemari dan merupakan produk andalan dari Athearn dan juga MTH…..masing2 pabrikan menampilkan keunggulan produknya…Athearn lantang dengan Tsunaminya dan MTH tetap menonjolkan digital remote uncouplernya. Sedangkan untuk seri SD80 dan SD90 kelihatanya dimonopoli oleh pabrikan Japan si KATO.

p1 p6 p7 p8

Kita mulai dari yang kecil dulu  EMD SDP35 merupakan loko 6-axle diesel-electric locomotive buatan pabrik raksasa General Motors Electro-Motive Division yang dibuat antara bulan  July 1964 dan September 1965. Loko ini dijejali mesin Diesel 16 cylinder dengan menyemburkan tenaga hingga 2,500HP…..dan loko ini dipesan UNION PACIFIC untuk melengkapi armadanya sejumlah 10 unit.

Tidak kalah populernya adalah EMD SD38, loko ini dibuat sejak tahun 1967 hingga 1971 merupakan generasi penerus SD35 yang memiliki beberapa pembaharuan antara lain yang segnifikan adalah power yang diusung adalah hanya 2,000HP yang dihasilkan dari Diesel 16 cylinder dengan konfigurasi roda C-C……untuk type ini UP tidak memilikinya, namun seri lebih barunya yaitu SD38-2 yang diproduksi sejak 1972 hingga 1979…armada UNION PACIFIC memiliki belasan unit dari hasil akuisisi perusahan Southern Pacific dan lainya.

Loko SD38-2 yang tampil ini dengan menggunakan road number #833 adalah asli buatan Japan yang diproduksi oleh pabrik KATO, pabrikan Kamod ini memang sangat terbatas memproduksi jenis loko Diesel untuk ukuran skala HO. Seperti diketahui bahwa KATO lebih banyak memproduksi untuk Kamod dengan skala N, untuk skala HO terdapat beberapa loko Diesel terkenal seperti SD90, SD80, SD40 dan SD38-2.

p9 p10 p11 p12

Selanjutnya type EMD SD40 yang merupakan loko Diesel kuda kerja sebagai road switcher, loko ini sangat populer di Amrik sana dan beberapa road name sempat muncul sebagai bintang film Hollywood dengan judul Unstopable, hal ini membuktikan bahwa jenis atau seri loko ini sangat dikenal oleh masyarakat luas.

Loko Diesel seri SD40-2 ini memiliki tenaga lebih besar yaitu 3,000HP sehingga mampu menarik puluhan gerbong saat melaksanakan tugas sebagai switcher….populasinya sangat banyak, pabrik EMD sejak 1972 hingga 1989 telah membuat lebih dari seribu unit, armada yang paling banyak adalah milik Burlington Northern Railroad hingga 835 unit dan disusul armada milik UNION PACIFIC yang memiliki 686 units.

p13 p14 p15 p16

Untuk type yang lebih besar bentuk loko seri SD berobah pada bagian hidungnya, lebih terlihat gahar dan besar tapi terkesan hidungnya lebih pendek, diwakili oleh type EMD SD 50 jenis loko ini termasuk merupakan favorite MbT…dengan bentuk yang lebih modern dan ruang cabin lebih luas, hal yang terlihat banyak berbeda karena loko ini tidak dikelilingi platform/deck lebar. Bagian depan terdapat lampu tandem atas bawah yang terpasang pada hidung cabin dan loko ini memiliki ruang mesin yang besar dan panjang.

Loko EMD SD50 ini dibangun antara 1980 hingga 1987 yang kanon diproduksi hingga 400 unit lebih, loko Diesel  type 16 cylinder ini menghasilkan tenaga hingga 3,500 HP….yang merupakan hasil uprate dari mesin Diesel sebelumnya juga 16 cyl berkapasitas 3,000HP yang digunakan pada type EMD SD 40-2….dan loko SD 50 ini dimiliki oleh UNION PACIFIC sejumlah lebih dari 100 unit yang sebelumnya dioperasikan oleh armada yang diakuisisinya CNW, DRGW dan juga dari MP.

p19 p20p40 p41

Ternyata mesin Diesel 16 Cyl seri 645F yang digunakan SD50 ini masih banyak kekurangannya maka pabrikan memperbarui dengan mengeluarkan mesin Diesel seri terbaru 710G….dan bersamaan dikeluarkannya produksi baru EMD SD60 pada tahun 1984 hingga 1995. Mesin Diesel type 710G ini menghasilkan tenaga yang lebih besar yaitu sebesar 3,800HP.

Loko EMD SD60 ini jauh lebih maju dan modern dibandingkan SD50 sebelumnya, termasuk memiliki efisiensi pemakaian bakar yang lebih baik, juga seri SD60 ini sudah dilengkapi dengan microprocessor pada traksi motornya….yang dapat mengatur kebutuhan tenaga listrik yang disupply alternator yang juga model baru.

p26 p27 p28 p29

Bentuk bagian depan dari EMD SD ini sudah berbeda…..bagian samping cabin menyambung menerus dibagian samping dengan bagian hidungnya, dan terdapat akses pintu masuk pada bagian depan hidung (hood) melalui platform depan. Loko SD60 ini juga sudah dilengkapi antenna GPS model lama.

Selanjutnya seri SD memiliki bentuk yang hampir mirip termasuk SD90, SD80 dan yang populer sampai saat ini adalah SD70. Loko Disel seri SD70 ini merupakan loko terbaru yang dimiliki oleh hampir seluruh armada Kereta api di Amrik sana. Loko SD70 ini sudah tergolong loko modern. SD70 ini diproduksi sejak tahun 1992 hingga saat ini dengan melalui beberapa perobahan dan penyempurnaan.

Loko dengan tenaga mesin Diesel 4,000HP ini menggerakkan roda yang memiliki traksi terbagi dengan 6 axel konfigurasi CC sangat bertenaga dan pihak pabrik tetap mempertahankan hingga diproduksi ribuan unit digunakan oleh armada2 terkenal termasuk UNION PACIFIC.

p33 p34 p35 p36

Memang benar bahwa SD70 mantab dan powerful termasuk kereta modelnya juga memiliki power yang tidak diragukan lagi, mampu menarik puluhan gerbong tanpa ngos-ngosan.

Parade seri SD di mini LO MbT dipimpin oleh loko Diesel seri SD70 yang sangat populer dan sangat banyak populasinya. Model SD70 merupakan produk tersohor dari pabrikan MTH, MTH mengeluarkan beberapa unit dengan road number #8321. Loko pemimpin merupakan loko lead dari sistim consist beberapa unit loko yang digerakkan oleh sistim kontrol Digitrax.

Loko Diesel SD70 ini modelnya sangat populer dan laku dipasaran, bahkan pabrikan MTH telah memproduksi beberapa kali batch dan saat batch pertama keluar MTH langsung melejit dengan mengunggulkan sistim remote uncoupler nya. Bahkan untuk road name UNION PACIFIC pihak MTH mengeluarkan seri signature yaitu dengan mengeluarkan tampilan weathered (baca juga pada posting sebelumnya) yang memukau para penggemarnya.

p37 p39 p42 p43

Dalam simulasi operasi consist beberapa loko hingga 10 unit di mini LO Mbt, terlihat SD38-2 produk KATO terletak ditengah lengkap dengan masinis dan mekanik siap diluar cabin. Pada consist ini beberapa loko juga berposisi head to head sehingga berjalan mundur. Terlihat unik beberapa loko dengan era yang berbeda digabung dan berjalan bersama…..ternyata bisa kompak juga.

Selain loko SD70 buatan MTH, SD38-2 buatan KATO juga terlihat 2 unit loko seri SD40 buatan BLI. Loko buatan BLI saat ini juga banyak beredar dipasaran dan digemari para penggemar kereta model. BLI memang merupakan salah satu pabrikan yang serius mengembangkan beberapa jenis loko. Terlihat loko SD40 dengan nomor #3173 dan #3162 buatan BLI yang berposisi jalan mundur…

p44 p45 p47 p48

…Sebelum beroperasinya seri SD70, pabrik EMD memiliki dua type unggulan yang juga terkenal yaitu si body panjang SD80 dan SD90, kedua seri loko ini hampir mirip hanya berbeda pada mesin Dieselnya, yang awal SD80 menggunakan mesin Diesel 20 Cylinder maka untuk type SD90 menggunakan mesin seri 16 Cylinder.

Loko SD90 ini memiliki mesin yang cukup besar 6,000HP yang tentunya juga boros BBM yang merupakan peningkatan dari type sebelumnya pada SD80 dengan tenaga mesin Diesel 5,000HP. Loko SD90 sendiri mulai diperkenalkan pada tahun 1995 dan SD80 mulai diproduksi pada tahun 1995 hingga 1996. Konon type SD80 juga sempat diproduksi kembali pada tahun 2011 dengan body milik SD70 namun terlihat kurang populer.

p21 p23 p24 p25

Setelah rangkaian consist loko yang terdiri dari SD70, 2 loko SD50 dan SD60 bergabung dengan rangkaian SD38-2, 2 loko SD40 dan loko SDP35 sehingga total consist sudah menjadi 8 unit loko…maka menyusul kemudian 2 unit loko SD90 yang bergabung menjadi 10 loko Diesel EMD seri SD..

Terlihat bahwa karakter masing2 loko yang dibuat oleh pabrikan Kamod yang berbeda, terdiri dari buatan MTH, KATO, BLI Atlas dan Athearn memiliki kelebihan dan perbedaan masing2. Untuk MTH jelas merupakan produk terakhir dengan electronic DCC yang sudah lengkap dijadikan lead loko, walaupun secara posisi MbT meletakan dibelakang SD90 yang gabung belakangan.

KATO dengan SD90 nya mengunggulkan motor yang halus serta warna lampu terang putih, walaupun loko ini panjang dan konfigurasi rodanya CC namun tetap dapat bermanuver di curve 18″

p50 p51 p52 p53

Loko seri SD90 yang memiliki body panjang lantaran harus memanggul Diesel 6,000HP ini, modelnya dibuat oleh pabrikan KATO yang sangat terkenal dengan kehalusan motornya, MbT sudah mengkoleksinya sejak tahun 2005 hingga sekarang kondisinya masih mak nyuss.

Loko SD90 dengan menggunakan road number #8036 dan #8242 menjadi loko dibarisan depan, loko buatan KATO ini saat out of the box kondisinya hanya DCC ready sehingga perlu dicangkokkan sebuah Decoder power buatan Digitrax dan decoder sound buatan MRC lengkap dengan sebuah speaker yang ditanam dibagian bawah pada tanki BBM nya…hasilnya loko SD90 ini menjadi “bersuara” dan “berbunyi”…..hehehe

p60 p61 p62 p63

Untuk posisi loko paling belakang ditempati oleh loko seri SDP35 yang modelnya dibuat oleh pabrikan Atlas silver class. Loko ini tidak besar namun terlihat kokoh…dan memang modelnyapun terlihat menarik.

Loko buatan pabrik Kamod Atlas ini menggunakan road number #1400, karena merupakan kelas silver maka loko ini hanya dilengkapi DCC dicoder dan no sound. Atlas memproduksi loko armada UNION PACIFIC lumayan banyak serinya, hanya saja warna abu2 khas UP harbour mist grey nya menurut MbT terlihat terlalu muda. Soal performance termasuk bagus dengan motor yang halus.

p58 p59 p64 p57

Ternyata tidak ada ruginya mengkoleksi loko seri EMD SD, sambil menikmati perobahan desain dapat juga menikmati perkembangan para pabrikan kereta model yang berlomba memikat para penggemarnya. Untuk saat ini yang terlihat gencar adalah pabrik Athearn yang dengan bangganya selalu menggandeng Tsunami untuk urusan electronic nya.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 275 other followers