UP COS vs UP COLA…

March 31, 2014

..apa sih sebenarnya COS ataupun COLA……kelihatanya seperti minuman ringan…namun sebenarnya merupakan kependekan dari City of San Fransisco (COS) dan City of Los Angeles (COLA)….nama rangkaian loko penumpang yang sangat tenar di Amrik sana yang wira-wiri dari Chicago,Illinois ke Los Angeles, California diera tahun ’50 an yang meluncur melalui Omaha,Nebraska dan Ogden, Utah.

c4 c6 c12 c18

City of Los Angeles  adalah sebuah rangkaian kereta penumpang  elite di Amrik …..yang sangat terkenal dengan kemewahan dan jalannya mulus seperti bulu terbang….era 50 itu memang masa keemasan perkereta apian di Amrik…dan termasuk mencuatnya nama UNION PACIFIC  Streamlined passenger train seperti City of Los Angeles dan City of San Francisco.

Rangkaian kereta penumpang City of Los Angeles (COLA) ini memiliki bermacam jenis gerbong dan yang sangat terkenal adalah jenis vista Dome…..gerbong memiliki double deck yang berfungsi sebagai tempat menikmati panorama Amrik.

Selain itu pada bagian gerbong belakang juga terdapat gerbong dengan tavern/cafe yang tepat terletak di bagian buntut dengan kaca menghadap kebelakang.

c1 c2 c3 c10

Yang menarik dan yang ingin MbT beberkan disini adalah konfigurasi lokonya yang terdiri dari loko Diesel EMD seri E-7 dengan susunan A-B-B artinya loko A dengan dilengkapi cabin masinis sedangkan 2 loko B lainya hanya merupakan loko generator penggerak traksi.

Untuk loko seri EMD E7 dijejali dengan mesin Diesel raksasa 2,000hp dan untuk type E8 sudah diperbesar hingga 2,250HP…..bayangkan saja kalau 3 unit ABB maka sudah mengusung total power traksi hingga 6,000HP lebih…..pantesan mampu menarik gerbong hingga belasan unit.

Bagian depan loko yang memiliki wajah sangat berkarakter seperti wajah bulldog membuat para railfan menyukainya, loko ini memiliki ukuran fisik yang cukup panjang lantaran untuk tempat menampung mesin Diesel 12 cylinder inline…panjangnya mencapai 21,5m…..wah lebih panjang dari halaman rumah neh….tingginyapun mencapai 3m lebih.

c5 c7 c8 c9

Begitu legendarisnya seri COLA ini…. maka dengan sangat terbatas dibuatlah model trainnya oleh beberapa pabrikan kereta model dan ditahun 2003 pabrikan BLI dengan bangga merilis seri COLA dan juga seri City of San Francisco (COS)…waktu tahun 2006 mujur MbT dapat mengkoleksi yang COS itupun didapat dari negeri Kangguru….sejak itu perburuan mencari COLA terus dilakukan namun ternyata tidak mudah apalagi kalau pihak seller mendengar untuk dikirim ke Indo.

Ternyata ditahun 2012 BLI mengabarkan berita yang ditunggu-tunggu yaitu akan merilis seri terbaru COLA dan COS dalam waktu dekat…..tahun 2013 BLI dengan bangga mengiklankan bahwa COLA dan seri Diesel EMD E diproduksi dengan kualitas dan fitur terakhir dengan label PARAGON2…….

Tanpa pikir lama…dan memang MbT sudah preorder sebelumnya maka loko seri EMD E7 COLA tersebut diboyong ke Indo….langsung rolling test dan hasilnya mantab su mantabh.

 

c11 c13 c14 c15

Berbeda dengan rilisan sebelumnya, kalau yang lama dirilis oleh BLI menggunakan label Paragon dengan mempaket satu box sudah terdiri dari set loko ABB dengan AB powered dan B unpowered. Untuk yang baru ini BLI membagi 2 box yaitu terdiri dari set loko AB saja A saja dan B saja, loko paket AB yang satu powered dan B unpowered….sehingga MbT harus mengambil juga 1 unit B yang lain Powered.

Kali ini BLI mengemas dengan label Paragon2 yang syarat dengan berbagai fitur DCC sound, produk BLI Paragon2 merupakan produk laris dengan kelebihan DCC Sound yang sangat lengkap, termasuk back EMF sehingga loko dapat berjalan lambat pada speed step 128.

c16 c17 c22 c23

Loko Diesel EMD seri E7 City of Los Angeles memiliki bentuk hidung khas yang sederhana namun berkarakter, lengkap dengan headlamp tandem bundar yang menyala cukup terang, head lamp bagian bawah menyala secara osilasi. Lighting lain yaitu number board yang menyala yang menunjukkan road number secara jelas. Memang tidak banyak lighting system pada loko jenis ini.

Soal sound Paragon2 memang memiliki banyak kelebihan termasuk bunyi horn yang dapat memiliki efek dopler, horn seri E7 cukup nyaring…apalagi loko tandem/consist ABB ini karena 2 unitnya powered maka kedua unit tersebut memiliki fungsi sound yang sama. Sound yang lain merupakan standard yang dengan jernih memukau telinga para model railroader.

 

c19 c20 c28 c29

Detail corak dari COLA merupakan hal yang menarik perhatian, sama dengan loko seri COS…loko warna kuning armour yellow UNION PACIFIC ini memiliki selendang /strip warna merah memanjang body pada separo panjangnya lwngkap dengan tulisan  CITY OF LOS ANGELES warna putih dengan huruf khas era tahun ’50 an.

Hal yang menarik perhatian yaitu road number loko yang dimulai dengan angka 9 ini yaitu loko A dengan #927A memiliki kesamaan angka dengan produk sebelumnya yang diterapkan pada loko City of San Francisco…..hanya saja jenis leter yang digunakan berbeda. Untuk loko dibelakangnya yaitu E7B pertama dan kedua menggunakan road number 928B dan 929B.

c21 c24 c26 c27

Pada loko seri EMB E7 ini dibagian depannya terlihat selendang melintang warna silver yang terdapat logo UP Shield disebelah kanan dan logo CNW disebelah kiri….keren. Pada loko COLA ini berbeda dengan keluaran sebelumnya yaitu pada bagian coupler depan sudah terbuka dan coupler depan sudah terpasang rapi….kalau yang sebelumnya bagian ini tertutup rapi warna silver sehingga terkesan aerodinamis.

Dua buah jendela depan juga sudah dilengkapi dengan wiper yang sangat detail terpasang rapi…sementara jendela samping yang tidak terlalu besar memperlihatkan masinis loko sudah siap didalam cabin….ini merupakan komplemen figur dari BLI.

Tangga naik samping dan sepasang horn diatas merupakan detail sederhana dari loko seri E7 ini…bagian atap loko yang panjang juga penuh lobang peranginan dan fan serta lobang exhaust gas/knalpot.

c25 c30 c31 c32

Produk BLI Paragon2 ini walaupun merupakan rilis ulang lantaran banyak penggemarnya ternyata masih kurang juga jumlahnya terbukti dengan cepat habisnya produk ini dipasaran modeltrrain Amrik….MbT yakin kelak pasti akan dirilis lagi dan memang terbukti beberapa agen penjualan telah memasang iklan preorder untuk jenis ini.

Rangkaian COLA E7 ABB memang mempesona dengan close coupler diantara loko2 nya rangkaian consist ini tetap dapat bermanuver lincah pada curve 22″ tanpa masalah, diantara loko ABB juga terdapat diafragma yang menempel rapat seolah prototype.

Rangkaian loko COLA ini menjadi panjang dengan consist ABB, sehingga untuk para model railroader harus menyiapkan track di station yang cukup panjang untuk pemberhentiannya.

c34 c35 c36 c37

Konstruksi lambung loko E7 ini terlihat masih menggunakan sambungan keling, yang menandakan era jaman sebelum populer pengelasan, terlihat dengan jelas detail sambungan disekujur body E7 COLA ini. Pada bagian tengan lambung terdapat beberapa pasang jendela berbentuk kotak persegi untuk peranginan ataupun cahaya ruang Diesel didalamnya. Jendela kotak tersebut belakangan berganti menjadi bentuk circle/bulat seperti yang terdapat pada seri E terakhir yaitu pada seri E9.

Kalau kita lihat bagian kepala loko yang memiliki bentuk bulat merupakan hasil press khas Amrik seperti juga model mobil2 keluaran Detroit pada era itu….dan pada bagian pelat datar diatas hidung diberi warna hijau anti silau sinar matahari.

c33 c38 c39 c40

Pada rilis terbaru BLI Paragon2 ini terlihat mutu plastik ABS sudah ditingkatkan, selain lebih tebal terlihat padat dan solid sehingga cahaya lampu didalam tidak mengganggu menembus ke body….beda dengan produk sebelumnya bahan terlihat kurang solid walau sudah cukup tebal…terlihat pada bagian lampu disekitar number board. Bisa dilihat pada loko lain dibawah COS.

Selain mutu material body juga warna dasar kuning Armour Yellow Union Pacific tampil lebih solid dan lebih tua sedikit dibanding keluaran sebelumnya, terbukti bahwa BLI meningkatkan terus mutu produksinya.

 

c42 c43c67c69

Sengaja MbT mendapingkan loko COLA produk anyar BLI Paragon2 dengan COS produk lawas dari BLI Paragon series, kedua loko nyaris serupa…selain emblim samping yang membedakanya. Namun apabila dilihat lebih detail maka terlihat beberpa perbedaan terutama dari kualitas materialnya.

Seperti disebutkan diatas Warna Kuning yang digunakan sebagai warna dasar juga sedikit berbeda, untuk loko rilis baru terlihat warna lebih gelap sedikit…yang menurut MbT terlihat lebih menyerupai prototypenya…..walau sekilas tidak nampak bedanya. Sedangkan untuk detail lain relatif sama tidak ada perubahan.

c46 c47 c45 c44

Kedua loko COLA dan COS apabila dilihat dari atas terlihat sangat panjang dengan warna abu2 harbour mist grey yang sama. Memang seperti ular meliuk saat melintas di daerah tikungan….itu baru rangkaian lokonya saja…konon belakangan consist hingga lebih dari 4 loko ABBB ataupun ABBA.

Lighting atau lampu yang sangat sederhana tidak mengalami perobahan, namun kalau soal electronic boardnya….wuih seri BLI Paragon2 terbaru memiliki banyak kelebihan dan fitur antara lain suara komunikasi antara masinis dan tower….dan derum suara Dieselnyapun terdengar lebih halus.

c48 c49 c50 c51

City of San francisco  and City of Los Angeles saat papasan terlihat sangat menarik…bagaikan saudara kembar berpapasan …kedua model BLI ini beroperasi diera yang sama, walau rilisannya berbeda. Perlu dipertanyakan juga pada BLI Paragon2 seri baru tidak terlihat seri COS nya…hal ini justru menjadi kebetulan karena MbT memang menunggu yang seri COLA saja.

Saat keluarnya rilis baru BLI Paragon2 ini…..juga nongol bersamaan seri EMD E6 dan juga EMD E9 yang memiliki jendela samping bulat….dan semua seri ternyata laris manis tanjung kimpul.

c52 c53 c54 c55

City of San Francisco  and City of Los Angeles merupakan pasangan kereta penumpang UNION PACIFIC yang juga sangat menarik menjadi sasaran object fotography…dan type EMD E7 ABB COS dan COLA ternyata sangat fotogenic.

Namun karena rangkaian E7 ABB memilik sosok yang cukup panjang maka harus memiliki siasat sehingga sosok ABB nya dapat terlihat lengkap.

Apabila pengambilan foto dengan menggunakan DSLR dapat diatur kedalaman ketajamanya, sehingga kita dapat lebih memfokuskan bagian tertentu, namun apabila pengambilan foto dengan camera pocket atau dengan camera milik mobile phone maka secara autofocus ketajaman dapat merata.

c61 c62 c64 c66

City of San Francisco  and City of Los Angles yang merupakan rangkaian loko kembar dari seri EMD E7 ABB memiliki detail dibagian bawah geladak yang lumayan rame, mulai dari tanki bahan bakar yang cukup panjang terpasang dibagian tengah bawah loko.

Sedangkan detail disekitar roda konfigurasi CC juga dibuat cukup lengkap oleh BLI, terlihat mulai brake system, komponen hydraulic cylinder juga terlihat system pegas yang merupakan daya tarik tersendiri.

Detail pada bagian bawah geladak ini seluruhnya dilabur dengan warna abu-abu yang memang sangat serasi dengan kombinasi kuning dan merah khas Union Pacific.

c57 c58 c59 c60

City of San Francisco  and City of Los Angles yang menarik rangkaian kereta penumpang…sangat cocok apabila dipasangkan dengan gerbong penumpang UNION PACIFIC produk dari pabrikan Walthers…hal ini telah dicoba oleh MbT ternyata memang sangat matching.

Pada beberapa tampilan foto diatas terlihat beberapa jenis gerbong penumpang yang diantaranya terdapat type dome merupakan gerbong penumpang yang memiliki dua deck dimana bagian atas merupakan panorama area. Gerbong ini juga dikenal dengan istilah Vista dome yang merupakan favorite para penumpang….ada beberapa gerbong yang bagian ini merupakan restoran. Juga gerbong post yang digandeng tepat dibelakang loko mempunyai ukuran panjang yang lebih pendek…merupakan daya tarik tersendiri.

c65 c68 c70 c71

Memang pantas kalau koleksi buatan BLI Paragon series dan Paragon2 ini menjadi melegenda diantara para penggemar kereta Model, MbT sangat merekomendasikan untuk mengkoleksi kedua jenis loko tersebut…dan jangan lupa juga untuk melelengkapi dengan koleksi gerbong penumpang keluaran Walthers dengan type Budd, bahkan belakangan Walthers juga merilis gerbong2 baru seperti UNION PACIFIC HERITAGE SERIES BUDD 10-6 Sleeper dengan nama Willie James dan yang lainya.


PARADE SD’s….armour yellow

February 28, 2014

Armour Yellow merupakan laburan warna loko Diesel milik armada UNION PACIFIC….. memang sangat menantang, satu unit loko UP sudah menjadi perhatian dalam satu Lay Out…apalagi kalau mereka ber Parade…

p2 p3 p4 p5

Sengaja MbT memilih koleksi SD karena loko keluaran Electro Motive Division type SD ini hampir dimiliki oleh semua penggemar kereta model di seantero jagad….dengan diwakili hadirnya SDP35, SD38, SD40, SD50, SD60, SD70 ,SD80 dan SD90 terlihat sudah cukup ramai berdesakan berebut tempat untuk majang…

Primadona seri SD adalah seri SD50 dan SD70 lantaran kedua loko ini paling digemari dan merupakan produk andalan dari Athearn dan juga MTH…..masing2 pabrikan menampilkan keunggulan produknya…Athearn lantang dengan Tsunaminya dan MTH tetap menonjolkan digital remote uncouplernya. Sedangkan untuk seri SD80 dan SD90 kelihatanya dimonopoli oleh pabrikan Japan si KATO.

p1 p6 p7 p8

Kita mulai dari yang kecil dulu  EMD SDP35 merupakan loko 6-axle diesel-electric locomotive buatan pabrik raksasa General Motors Electro-Motive Division yang dibuat antara bulan  July 1964 dan September 1965. Loko ini dijejali mesin Diesel 16 cylinder dengan menyemburkan tenaga hingga 2,500HP…..dan loko ini dipesan UNION PACIFIC untuk melengkapi armadanya sejumlah 10 unit.

Tidak kalah populernya adalah EMD SD38, loko ini dibuat sejak tahun 1967 hingga 1971 merupakan generasi penerus SD35 yang memiliki beberapa pembaharuan antara lain yang segnifikan adalah power yang diusung adalah hanya 2,000HP yang dihasilkan dari Diesel 16 cylinder dengan konfigurasi roda C-C……untuk type ini UP tidak memilikinya, namun seri lebih barunya yaitu SD38-2 yang diproduksi sejak 1972 hingga 1979…armada UNION PACIFIC memiliki belasan unit dari hasil akuisisi perusahan Southern Pacific dan lainya.

Loko SD38-2 yang tampil ini dengan menggunakan road number #833 adalah asli buatan Japan yang diproduksi oleh pabrik KATO, pabrikan Kamod ini memang sangat terbatas memproduksi jenis loko Diesel untuk ukuran skala HO. Seperti diketahui bahwa KATO lebih banyak memproduksi untuk Kamod dengan skala N, untuk skala HO terdapat beberapa loko Diesel terkenal seperti SD90, SD80, SD40 dan SD38-2.

p9 p10 p11 p12

Selanjutnya type EMD SD40 yang merupakan loko Diesel kuda kerja sebagai road switcher, loko ini sangat populer di Amrik sana dan beberapa road name sempat muncul sebagai bintang film Hollywood dengan judul Unstopable, hal ini membuktikan bahwa jenis atau seri loko ini sangat dikenal oleh masyarakat luas.

Loko Diesel seri SD40-2 ini memiliki tenaga lebih besar yaitu 3,000HP sehingga mampu menarik puluhan gerbong saat melaksanakan tugas sebagai switcher….populasinya sangat banyak, pabrik EMD sejak 1972 hingga 1989 telah membuat lebih dari seribu unit, armada yang paling banyak adalah milik Burlington Northern Railroad hingga 835 unit dan disusul armada milik UNION PACIFIC yang memiliki 686 units.

p13 p14 p15 p16

Untuk type yang lebih besar bentuk loko seri SD berobah pada bagian hidungnya, lebih terlihat gahar dan besar tapi terkesan hidungnya lebih pendek, diwakili oleh type EMD SD 50 jenis loko ini termasuk merupakan favorite MbT…dengan bentuk yang lebih modern dan ruang cabin lebih luas, hal yang terlihat banyak berbeda karena loko ini tidak dikelilingi platform/deck lebar. Bagian depan terdapat lampu tandem atas bawah yang terpasang pada hidung cabin dan loko ini memiliki ruang mesin yang besar dan panjang.

Loko EMD SD50 ini dibangun antara 1980 hingga 1987 yang kanon diproduksi hingga 400 unit lebih, loko Diesel  type 16 cylinder ini menghasilkan tenaga hingga 3,500 HP….yang merupakan hasil uprate dari mesin Diesel sebelumnya juga 16 cyl berkapasitas 3,000HP yang digunakan pada type EMD SD 40-2….dan loko SD 50 ini dimiliki oleh UNION PACIFIC sejumlah lebih dari 100 unit yang sebelumnya dioperasikan oleh armada yang diakuisisinya CNW, DRGW dan juga dari MP.

p19 p20p40 p41

Ternyata mesin Diesel 16 Cyl seri 645F yang digunakan SD50 ini masih banyak kekurangannya maka pabrikan memperbarui dengan mengeluarkan mesin Diesel seri terbaru 710G….dan bersamaan dikeluarkannya produksi baru EMD SD60 pada tahun 1984 hingga 1995. Mesin Diesel type 710G ini menghasilkan tenaga yang lebih besar yaitu sebesar 3,800HP.

Loko EMD SD60 ini jauh lebih maju dan modern dibandingkan SD50 sebelumnya, termasuk memiliki efisiensi pemakaian bakar yang lebih baik, juga seri SD60 ini sudah dilengkapi dengan microprocessor pada traksi motornya….yang dapat mengatur kebutuhan tenaga listrik yang disupply alternator yang juga model baru.

p26 p27 p28 p29

Bentuk bagian depan dari EMD SD ini sudah berbeda…..bagian samping cabin menyambung menerus dibagian samping dengan bagian hidungnya, dan terdapat akses pintu masuk pada bagian depan hidung (hood) melalui platform depan. Loko SD60 ini juga sudah dilengkapi antenna GPS model lama.

Selanjutnya seri SD memiliki bentuk yang hampir mirip termasuk SD90, SD80 dan yang populer sampai saat ini adalah SD70. Loko Disel seri SD70 ini merupakan loko terbaru yang dimiliki oleh hampir seluruh armada Kereta api di Amrik sana. Loko SD70 ini sudah tergolong loko modern. SD70 ini diproduksi sejak tahun 1992 hingga saat ini dengan melalui beberapa perobahan dan penyempurnaan.

Loko dengan tenaga mesin Diesel 4,000HP ini menggerakkan roda yang memiliki traksi terbagi dengan 6 axel konfigurasi CC sangat bertenaga dan pihak pabrik tetap mempertahankan hingga diproduksi ribuan unit digunakan oleh armada2 terkenal termasuk UNION PACIFIC.

p33 p34 p35 p36

Memang benar bahwa SD70 mantab dan powerful termasuk kereta modelnya juga memiliki power yang tidak diragukan lagi, mampu menarik puluhan gerbong tanpa ngos-ngosan.

Parade seri SD di mini LO MbT dipimpin oleh loko Diesel seri SD70 yang sangat populer dan sangat banyak populasinya. Model SD70 merupakan produk tersohor dari pabrikan MTH, MTH mengeluarkan beberapa unit dengan road number #8321. Loko pemimpin merupakan loko lead dari sistim consist beberapa unit loko yang digerakkan oleh sistim kontrol Digitrax.

Loko Diesel SD70 ini modelnya sangat populer dan laku dipasaran, bahkan pabrikan MTH telah memproduksi beberapa kali batch dan saat batch pertama keluar MTH langsung melejit dengan mengunggulkan sistim remote uncoupler nya. Bahkan untuk road name UNION PACIFIC pihak MTH mengeluarkan seri signature yaitu dengan mengeluarkan tampilan weathered (baca juga pada posting sebelumnya) yang memukau para penggemarnya.

p37 p39 p42 p43

Dalam simulasi operasi consist beberapa loko hingga 10 unit di mini LO Mbt, terlihat SD38-2 produk KATO terletak ditengah lengkap dengan masinis dan mekanik siap diluar cabin. Pada consist ini beberapa loko juga berposisi head to head sehingga berjalan mundur. Terlihat unik beberapa loko dengan era yang berbeda digabung dan berjalan bersama…..ternyata bisa kompak juga.

Selain loko SD70 buatan MTH, SD38-2 buatan KATO juga terlihat 2 unit loko seri SD40 buatan BLI. Loko buatan BLI saat ini juga banyak beredar dipasaran dan digemari para penggemar kereta model. BLI memang merupakan salah satu pabrikan yang serius mengembangkan beberapa jenis loko. Terlihat loko SD40 dengan nomor #3173 dan #3162 buatan BLI yang berposisi jalan mundur…

p44 p45 p47 p48

…Sebelum beroperasinya seri SD70, pabrik EMD memiliki dua type unggulan yang juga terkenal yaitu si body panjang SD80 dan SD90, kedua seri loko ini hampir mirip hanya berbeda pada mesin Dieselnya, yang awal SD80 menggunakan mesin Diesel 20 Cylinder maka untuk type SD90 menggunakan mesin seri 16 Cylinder.

Loko SD90 ini memiliki mesin yang cukup besar 6,000HP yang tentunya juga boros BBM yang merupakan peningkatan dari type sebelumnya pada SD80 dengan tenaga mesin Diesel 5,000HP. Loko SD90 sendiri mulai diperkenalkan pada tahun 1995 dan SD80 mulai diproduksi pada tahun 1995 hingga 1996. Konon type SD80 juga sempat diproduksi kembali pada tahun 2011 dengan body milik SD70 namun terlihat kurang populer.

p21 p23 p24 p25

Setelah rangkaian consist loko yang terdiri dari SD70, 2 loko SD50 dan SD60 bergabung dengan rangkaian SD38-2, 2 loko SD40 dan loko SDP35 sehingga total consist sudah menjadi 8 unit loko…maka menyusul kemudian 2 unit loko SD90 yang bergabung menjadi 10 loko Diesel EMD seri SD..

Terlihat bahwa karakter masing2 loko yang dibuat oleh pabrikan Kamod yang berbeda, terdiri dari buatan MTH, KATO, BLI Atlas dan Athearn memiliki kelebihan dan perbedaan masing2. Untuk MTH jelas merupakan produk terakhir dengan electronic DCC yang sudah lengkap dijadikan lead loko, walaupun secara posisi MbT meletakan dibelakang SD90 yang gabung belakangan.

KATO dengan SD90 nya mengunggulkan motor yang halus serta warna lampu terang putih, walaupun loko ini panjang dan konfigurasi rodanya CC namun tetap dapat bermanuver di curve 18″

p50 p51 p52 p53

Loko seri SD90 yang memiliki body panjang lantaran harus memanggul Diesel 6,000HP ini, modelnya dibuat oleh pabrikan KATO yang sangat terkenal dengan kehalusan motornya, MbT sudah mengkoleksinya sejak tahun 2005 hingga sekarang kondisinya masih mak nyuss.

Loko SD90 dengan menggunakan road number #8036 dan #8242 menjadi loko dibarisan depan, loko buatan KATO ini saat out of the box kondisinya hanya DCC ready sehingga perlu dicangkokkan sebuah Decoder power buatan Digitrax dan decoder sound buatan MRC lengkap dengan sebuah speaker yang ditanam dibagian bawah pada tanki BBM nya…hasilnya loko SD90 ini menjadi “bersuara” dan “berbunyi”…..hehehe

p60 p61 p62 p63

Untuk posisi loko paling belakang ditempati oleh loko seri SDP35 yang modelnya dibuat oleh pabrikan Atlas silver class. Loko ini tidak besar namun terlihat kokoh…dan memang modelnyapun terlihat menarik.

Loko buatan pabrik Kamod Atlas ini menggunakan road number #1400, karena merupakan kelas silver maka loko ini hanya dilengkapi DCC dicoder dan no sound. Atlas memproduksi loko armada UNION PACIFIC lumayan banyak serinya, hanya saja warna abu2 khas UP harbour mist grey nya menurut MbT terlihat terlalu muda. Soal performance termasuk bagus dengan motor yang halus.

p58 p59 p64 p57

Ternyata tidak ada ruginya mengkoleksi loko seri EMD SD, sambil menikmati perobahan desain dapat juga menikmati perkembangan para pabrikan kereta model yang berlomba memikat para penggemarnya. Untuk saat ini yang terlihat gencar adalah pabrik Athearn yang dengan bangganya selalu menggandeng Tsunami untuk urusan electronic nya.


New Year 2014 bersama New MTH Big Boy

January 13, 2014

New Year 2014 ….bersama new MTH Big Boy…ya memang pada 2013 MTH telah merilis kembali loko steam raksasa the Big Boy…membuat penasaran para penggemar Kereta Model.

b63b2 b3 b4

Loko jenis Big Boy ini berulang kali dirilis ulang oleh pabrikan kereta model seperti Marklin, Trix, MTH, Rivarossi dan juga Athearn…ada beberapa pabrikan yang belum merilis ulang seperti Precission Craft Model dan BLI…..entah kenapa kedua pabrikan terakhir tidak merilis ulang produknya yang sangat dicari penggemarnya…alhasil para kolektor selalu menyimpan dengan apik dilemari kacanya.

MTH dengan Big Boy nya memang berbeda dengan pabrikan yang lain, MTH telah melengkapi Big Boy dengan Smoke systemnya…sehingga memiliki daya tarik tersendiri khususnya dari segi marketingnya. MTH sudah mengenalkan diri dengan Big Boy sejak tahun 2006 (?) dan ternyata produk ini laris manis tanjung kimpul ludes habis.

b6 b7 b8 b48b58

Sejak tahun 2011 MTH sudah mulai publikasi bahwa akan merilis lagi the new Big Boy…bravo! bukan main dan ucapan itu terwujud pada kwartal akhir 2013 …lahirlah new Big Boy! apa yang baru sebetulnya? karena diketahui Big Boy ya Big Boy dari nomor lambung/road number #4000 sampai #4023.

Bukan MTH kalau tidak mengeluarkan yang baru walau cangkangnya lama…pertama pada label box tertera tahun pembuatan 2013…dan saat buka box terdapat sebuah lipatan kertas kecil sederhana yang menunjukkan petunjuk bagaimana memulai start loko produknya tersebut….namun setelah dibaca ternyata harus mengacu pada complete owner manual yang dapat di download melalui website MTH….bravo!

b9 b10 b14b15

Selanjutnya loko Big Boy dan tendernya terletak terpisah pada busa foam warna hitam yang sangat aman sehingga tidak akan celaka walaupun box terjatuh…..saat mau menyambung antara loko dan tender ternyata sudah ada perbedaan yaitu terdapat sebuat batang pelat yang diujungnya terdapat koneksi fix ke bagian bawah tender.

Pada edisi 2013 ini hebatnya MTH memproduksi Big Boy yang dilengkapi fasilitas untuk dapat dioperasikan pada 2 rail dan 3 rail…namun MbT memilih yang 2 rail system saja karena jujur harga yang ditawarkan juga berbeda.

b18b61b23b25

Hal lain yang membedakan adalah road number yang dilansir saat ini banyak road number yang sebelumnya tidak pernah dilansir termasuk oleh pabrikan Kamod yang lain. Road number yang dilansir saat ini oleh MTH antara lain #4005, #4007, #4013, #4016 dan #4018…Selebihnya secara kasat mata sama….

Sistim elektronik yang dicangkokkan oleh MTH merupakan produk yang sudah teruji keunggulanya, sound board dan speaker ditempatkan di bagian tender yang terbuat dari metal sehingga cukup kokoh penampung speaker yang cukup keras tapi lembut nadanya.

Pada bagian tanki air diatas terdapat lobang pengisian….dan pada bagian tersebut kalau dibuka dapat dilihat tombol/switch pengaturan on/off untuk smoke dan volume dari sound.

b5b16 b24 b26b59

 

Lighting system dari Big Boy MTH ini juga keren….pada bagian depan terdapat lampu utama yang menyala terang saat bergerak maju dan automatic redup sesuai dengan rule saat loko berhenti. Number board bagian depan juga dapat menyala sehingga terlihat dengan jelas road number Big Boy ini.

Fitur no. 5 juga tersedia untuk mengatur on/off lampu pada number board sekaligus marking light warna merah yang terletak dibagian atas belakang tender juga sekaligus lampu penerangan di cabin.

Saat loko bergerak mundur juga dilengkapi lampu belakang warna putih yang terletak pada tender tepat dibawah marking light, lampu mundur ini berwarna warm white yang sangat terang.

b39 b41 b42 b43

Pada kesempatan rolling di mini LO MbT ini, the new Big Boy maju lancar dengan menarik serangkaian gerbong hopper terbuka yang mengangkut batu-bara warna merah dan pada buntut rangkaian tersebut ditempatkan sebuah cabose Union Pacific warna merah.

Lay out yang dilalui memiliki circle dengan curve 22″….tentu saja tidak bermasalah karena MTH telah mengclaim bahwa loko Big Boy ini dapat beroperasi di curve 18″

Para gerbong hopper terbuka pembawa batu bara ini merupakan produk Marklin Germani dengan mengkonversi sedikit couplernya dan mengganti seluruh rodanya dengan DC wheel, hasilnya memang ok.

b12 b17 b11b13

Sedikit cerita soal photography, loko Big Boy yang berwarna hitam kelam dan hanya pada bagian depan silinder berwarna graphit, merupakan warna yang sulit difoto terutama warna hitamnya.

Apabila kita menggunakan sistim meter yang standar pada camera atau menggunakan multi metering sensor maka foto yang dihasilkan akan terlihat gelap pada object Big Boy. Sehingga untuk mendapatkan hasil yang jelas dan detail Big Boy supaya kelihatan maka harus menggunakan sistim meter over exposure atau dengan spot meter, Hasilnya loko cukup jelas tapi sekeliling terlihat over alias teraang. Hal lain karena loko Big Boy ini cukup panjang maka kalau ingin foto secara keseluruhan dari depan hingga ujung tender….maka perlu lensa wide angle atau posisi pemotret harus mundur agak jauh.

b20 b21 b22 b30b47b50

Loko Big Boy memang dirancang khusus untuk menarik rangkaian kereta/gerbong barang…dan produk MTH ini sangat mampu menarik rangkaian gerbong hingga 50 unit tanpa ada masalah di posisi rata horizontal, namun perlu diperhatikan bahwa coupler gerbong harus sama tinggi untuk seluruh gerbong dan mutu yang baik sehingga tidak sering lepas.

Gerbong buatan Marklin ini termasuk sangat sederhana couplernya (Nem) namun harus dimodifikasi menjadi type Amrik perlu sedikit akal karena tidak dapat hanya diganti seperti type snap on…alhasil dengan bantuan double tape jadilah fondasi coupler yang sama tinggi.

b27 b29 b31 b32

Dengan ciri khas produk MTH, setelah mengaktifkan fitur F3 maka lighting dan sound termasuk smoke sudah dapat diaktifkan. Sound dari Big Boy ini tidak berobah dibanding dengan produk sebelumnya……MbT sering mengaktifkan fitur F10 yang merupakan nada horn di crossing gate berturut-turut menggaung.

Selain nada horn…bunyi  decit  rem juga sangat menyenangkan mendengarkan bunyi panjang sebelum kereta berhenti…..dan yang sangat menarik adalah nada komunikasi masinis dengan pihak tower, sound system dari MTH ini mendapat saingan berat dari produk BLI>

b33 b34 b35 b37

Big Boy yang meliuk pada curve 22″ dengan menggandeng belasan hopper pembawa batu bara buatan Marklin terlihat seperti ular berkepala hitam…coupler yang terpasang pada tender memiliki tinggi yang akurat. Sedangkan untuk coupler pada bagian depat loko belum terpasang ….walau sudah tersedia kebanyakan Kamod enggan memasangnya…kecuali kalau ada rencana untuk berjalan consist dua Big Boy.

Dengan konfigurasi roda 4-8-8-4 Big Boy memiliki traksi yang sangat mantab, dan khusus untuk roda yang 8 – 8 merupakan objek yang minta perhatian tersendiri…..rasanya tidak puas kalau tidak melihat gerakan torak dan putaran roda dari jarak sejengkal. MTH pada box nya juga menyediakan spare roda penggerak tanpa traction tire lengkap dengan tool nya.

b38b40 b44 b45

Tetap sebagai andalan MTH adalah detail produk yang sangat mempesona, sebuah Big Boy kalau dilihat dan diperhatikan mulai ujung moncong depan hingga belakang tender penuh dengan detail yang dapat menjadi object foto.

Misalnya saja pipa condensor yang terletak pada bagian platform depan terlihat seperti sebuah pagar pipa, belum lagi detail pipa steam ataupun pipa air yang sangat banyak simpang siur disekujur tubuh gambot ini terlihat .

Bagian lampu depan yang sangat klasik juga merupakan object yang menarik lengkap dengan name plate UP shield dan road number Big Boy itu senditri.

b46 b51 b52 b54b55

Big Boy yang memiliki dua buah cerobong asap memang terlihat gagah, bagian atap dari silinder steam juga penuh dengan pernik-pernik termasuk valve2, steam safety valve, peluit dan horn dari kereta Big Boy sendiri.

Pada sisi kanan dan juga diatas depan terdapat pemutrar kran/valve wheel berwarna merah yang merupakan aksesoris kecil yang menjadi unggulan detail MTH juga.

Pada cabin bagian atas terdapat hatch yang dapat dibuka, jendela cabin sebelah kanan juga dalam kondisi terbuka yang melihatkan dengan jelas kedua figur masinis dan stoker didalamnya.

b49 b53 b57b56b60

Diakhir ulasan MbT merekomendasikan produk yang satu ini, selain Big Boy memang sangat legendaris untuk armada UP khususnya dan juga merupakan loko steam terbesar di Amrik sana….dan yang terpenting MTH memiliki kualitas yang tidak perlu diragukan lagi.


LIONEL….koleksi lawas nongol diakhir tahun

December 26, 2013

c10 c11 c12 c76

Kereta Model atau Model Train…… lebih dari 50% merupakan model train yang mengaktualisasikan Kereta Api prototype yang beroperasi beberapa decade atau Era yang lalu. Penggemar /pehobby model train pun merupakan person yang pada umumnya berusaha bernostalgia dengan Kereta Api yang pernah dialami sejak masa anak2 atau remaja atau karena memang sangat berkesan terhadap salah satu model atau Armada dari perusahaan kereta api tertentu.

Beberapa penggemar kereta model bahkan merupakan seorang veteran dari masinis atau awak kereta api…..sehingga merasakan rohnya saat mengoperasikan kereta model tersebut. Penggemar kereta model ada juga yang hanya mengoperasikan jenis kereta yang digemari dan ada juga yang fanatic terhadap pabrikan kereta model tertentu saja.

c5 c6 c7 c15

Salah satu pabrikan kereta model yang sudah cukup tua di Amrik adalah pabrik kereta model “LIONEL” yang berdiri sejak tahun 1900…..brand atau merek LIONEL ini hampir dikenal oleh seluruh penggemar kereta model di Amrik dan ternyata juga sangat dikenal di Indo ini.

Kalau kita mundur sekitar 10 tahunan lalu maka LIONEL mencuat kembali namanya dengan produk2 legendaris dari armada Amrik UNION PACIFIC…..yaitu dengan memproduksi loko steam jenis CHALLENGER dan loko gas turbine jenis VERANDA…..kedua loko ini sangat terkenal dari UNION PACIFIC (UP) disamping jenis steam lain the BIG BOY.

   c17c16c8c13

LIONEL memulai debut produknya di Amrik dan pada era globalisasi LIONEL memindahkan pabriknya ke KOREA dan belakangan terlihat lebih nyaman di CHINA. Tentu saja produk ini tetap dijaga mutunya dengan supervisi  yang ketat karena harus diterima oleh pasar Amrik….walaupun demikian masih ada beberapa parts yang tetap diproduksi di Amrik seperti elektronik board nya.

Mujur bahwa kedua produk LIONEL kawakan tersebut sudah dapat dinikmati di mini LO MbT via jepretan menggunakan lensa wide-normal-panjang dan macro…dengan hasil cukup jelas …tidak salah rupanya MbT memilih skala 1:87 milik LIONEL

 c45 c46 c67c9

Tampilan yang sudah kita lihat ini adalah loko steam jenis CHALLENGER dan  loko gas turbine jenis VERANDA….keren! kan…..berdiskusi tentang prototype kedua loko ini pasti sama saja cerita sejarah panjang jaman emas Railroading di Amrik sana.

Sedikit kita  singgung bahwa sebelum tampilnya CHALLENGER….loko untuk menarik gerbong penumpang diwakili jenis FEF yang terkenal dengan konfigurasi roda 4-8-4….loko ini dilabur oleh UP dengan warna Abu-abu selain yang warna hitam. Memang armada UNION PACIFIC sejak awal memiliki beberapa warna gerbong antara Grey dan Kuning….operasi loko didaerah Northern Amrik….konon didaerah tersebut jalur yang dilalui banyak elevasi nanjak dan banyak curve yang relative tajam…..

  c49c24 c50c52

Untuk memenuhi kebutuhan peningkatan power tentu harus menambah traksi roda dalam kata lain jumlah roda harus ditambah…engineer UP belajar dari loko kecil yang menggunakan konfigurasi roda 2-12-2 namun ternyata tidak mudah untuk bermanuver…apalagi kalau sirkel diameter roda diperbesar….

Berangkat dari sini maka terpikirlah dan tercetus sistim articulate yaitu dengan memisahkan kelompok roda penggerak menjadi 2 bagian boogie….tentunya mekanisme torak juga harus dibuat duterpisah….disinilah dipraktekkan ….di CHALLENGER dengan membuat konfigurasi roda 4-6-6-4.

Loko yang dikonstruksi dengan menggunakan sistim sambung dengan keling dan warna hitam kelam kombinasi warna graphit dibagian hidungnya dapat terlihat secara jelas dengan menggunakan macro lens….bahka test tekanan pada silinder dan sisitim perpipaan air loko tersebut pernah dilaksanakan berupa “hydro test” dengan tekanan hingga 210 LBS yang dilakukan tanggal 6 Desember 1943.

  c48c26c27 c47

Hasilnya ternyata sangat bermanfaat dan workable ….loko menjadi besar dan berat karena cylinder steam yang besar dan lingkaran roda juga diperbesar…..akhirnya didapat sebuah loko steam yang dapat lari kencang. CHALLENGER digunakan untuk menarik kereta/gerbong penumpang.  Saat ini beberapa CHALLENGER hanya dapat dijumpai di museum bahkan ada yang sudah mengalami retrofit dan dapat dioperasikan untuk kepentingan wisata.

LIONEL merupakan salah satu pabrikan yang memproduksi model CHALLENGER dengan baik….produk tahun 2003 ini menggelinding lancar di mini LO MbT. Banyak kehebatan yang ditemukan dari produk LIONEL ini terutama sistim articulate dari prototype sangat terasa pada kereta modelnya yaitu dengan dapat dioperasikannya pada jalur dengan curve hanya 18”.

c18 c19 c21 c31

Hal lain yang menjadi keunggulan LIONEL adalah dengan membuat body loko berbahan die cast metal, hal ini membuat bobot loko lebih mantab sehingga dapat menarik rangkaian gerbong penumpang/passcar hingga 7 unit dengan aman dan lancar.

LIONEL  juga menggunakan sistim elektronik top di era 2003 yaitu DCC sound produk Quantum QSI, sistim ini memang sangat handal memukau….walau relative masih sederhana namun dengan adanya 12 fungsi atau Fitur terasa sudah cukup menggelegarkan ruangan walaupun nada horn seperti orang sakit tenggorokkan…aga serak. LIONEL juga menyiapkan smoke stake double yang dapat dipasang dua unit smoke generator Seuthe nomor #9.

c68 c74 c75 c51

Loko Challenger yang rolling di mini LO MbT memiliki road number #3989 yang terpampang jelas pada sisi cabin dengan warna putih dan angka yang cukup besar, selain itu #3989 juga dapat dilihat pada number board didepan atas yang dapat terang menyala.

Dibelakang loko terdapat tender yang merupakan kekhasan sebuah loko steam dengan bahan bakar minyak atau batu bara, pada Challenger ini tender merupakan pembawa batu bara dan air. Road number #3989 juga tertulis didinding belakang tender yang terbuat dari metel ini.

c33 c34 c35 c36

Selanjutnya LIONEL meneruskan dengan memproduksi loko jenis Gas Turbine VERANDA pada tahun 2004, alhasil loko ini menjadi buronan para kolektor sampai dengan sekarang….Veranda memang sangat menarik karena disamping kiri dan kanan loko terdapat “Beranda” yang diberi pagar/railing…..hal ini dikarenakan apabila crew berjalan di dalam Engine compartment sangat tidak nyaman…selain panas temperatur juga bising dari turbin gas nya.

Belakangan disadari bahwa Loko Jenis Turbin Gas memang sangat boros dalam hal penggunaan bahan bakarnya, sehingga dalam setiap perjalanan Veranda selalu menggandeng sebuah tender tanki bahan bakar….hal ini juga menjadikan kereta model Veranda sangat unik….namun beberapa tahun kemudian loko bermesin Turbin Gas ini tidak ekonomis dan selain UNION PACIFIC masih  menggunakan  loko steam jenis BIG BOY maka secara bertahap bermunculanlah loko dengan mesin Diesel.

c53 c54 c55 c56

Kembali ke LIONEL….kedua loko CHALLENGER dan VERANDA  merupakan produk andalan dengan body menggunakan material metal die cast….sehingga dengan bobot yang berat maka dengan mudah kedua jenis loko tersebut dapat menarik rangkaian gerbong puluhan unit.

Loko Veranda yang berwarna Kuning khas Armour Yellow memiliki phisik yang panjang ditambah sebuah tender tanki yang selalu “tak gendong kemana-mana”…..alhasil kalau akan berhenti di layout musti sedia tempat yang agak panjang.

c57 c58 c59 c60

Detail “VERANDA” memang jujur membuat kesengsem semua penggemar kereta model…apalagi kalau mereka pengkoleksi armada UNION PACIFIC….rasanya belum lengkap kalau di lemari belum ada box produk LIONEL ini.

Mulai dari bagian atap loko yang penuh dengan sekian detail pernik Veranda termasuk exhaust gas outlet yang berbentuk kotak2 juga bagian lain didepan termasuk horn kembar. Pada bagian samping detail dari beranda dibuat sangat meyakinkan oleh pihak LIONEL, mulai pagar/railing, bagian2 handel dan kisi-kisi ruang turbin terlihat lengkap.

Pada simulasi di mini LO MbT, terlihat loko Veranda menarik belasan gerbong jenis box car. Box car dipilih dari koleksi armada Union Pacific, dengan ukuran box car 50′ yang diproduksi oleh beberapa pabrik industri gerbong.

c1 c2 c3 c4

Terlihat ada beberapa jenis box car dengan double door type, box car dengan panjang 50′ ini ternyata bermacam-macam jenisnya, ada yang memiliki pintu dorong sliding double, plug door type ada juga yang kombinasi antara pintu geser dan plug door type…..jenis inipun masih bermcam-macam namanya seseuai pabrik pembuatnya seperti Youngstone, PC&F dan lain sebagainya.

Untuk loko ukuran VERANDA yang memiliki konfigurasi roda 4-4-4-4 yang terbagi dalam empat boogie traction memang sangat ringan menarik hanya beberapa belas gerbong tersebut, dan jangan lupa bahwa Electronic Veranda buatan QSI ini dapat diset antara power Diesel yang digunakan diarea station dan power dari Gas Turbine yang digunakan saat perlu berlari kencang….bunyi desingannya pun cukup melengking berisik.

c61 c62 c63 c64

Seluruh gerbong yang dipilih memiliki warna kuning khas UP, dengan beberapa perbedaan pada semboyan ataupun grafis tulisan UNION PACIFIC pada gerbong tersebut…..warna tulisan UNION PACIFIC pun berbeda ada yang berwarna huruf Merah dan ada yang berwarna Hitam. Gerbong tersebut dilengkapi pintu geser, baik yang single ataupun yang double door terlihat dapat digeser buka tutup, hal ini merupakan nilai plus dari pabrikan kamod kondang.

Seluruh rangkaian gerbong tersebut digandengkan bukan pada buntut loko namun pada buntut tender tanki bahan bakar….dan lihat! LIONEL telah menyiapkan sebuah lampu kerja pada tender yang menyala terang daylight sama seperti pada lampu bagian belakang loko Veranda.

c65 c66 c72 c77

Aneka gerbong jenis box car tersebut merupakan produk pabrikan terkenal Athern, gerbong2 yang diproduksi dari tahun 2004 hingga 2009 tersebut dengan kelas ready to roll, termasuk pada akhir rangkaian terdapat Caboose merupakan icon setiap rangkaian gerbong barang di era tersebut yang juga produk Athearn.Produk gerbong ini ternyata sudah tidak diproduksi lagi oleh Athearn….sayang karena masih banyak penggemar yang tertarik.

….dan gerbong tersebut sangat cocok dipasangkan dengan “Veranda” nya LIONEL…yang ternyata belakanga Athearn juga kepincut melansir “Veranda” namun kurang menarik karena hanya DCC ready.

c41 c44 c42c69

Seluruh produk diatas “CHALLENGER” dan “VERANDA” merupakan item yang wajib dikoleksi….bukan karena terbuat dari metal die cast saja namun memang kedua loko tersebut sangat legendaris.


“switcher” dan “3 bay open hopper” produk BLI…

November 20, 2013

BLI yang merupakan pabrikan kereta model telah memproduksi beraneka Lokomotif jenis Diesel, Steam ataupun Electric…namun rupanya pabrikan ini tidak dapat menahan diri …dan akhirnya memproduksi juga beberapa jenis gerbong.

a1 a2 a3 a4

Diawal mula BLI telah memproduksi gerbong jenis pembawa ternak, wooden reefer car dan dilanjutkan dengan memproduksi gerbong “open Hopper” pembawa Batubara….sekali produksi langsung memproduksi 6 set dengan road number unik berbeda. Pada batch pertama kira2 sekitar 3 tahun lalu BLI telah memproduksi  “3 bay open hopper” dengan road name UNION PACIFIC…6 gerbong dilengkapi dengan road number yang berbeda….dan tahun ini pada batch kedua ternyata dengan keyakinan BLI telah memproduksi kembali 6 set “3 bay open hopper” dan road # nya juga berbeda….nah sekarang UNION PACIFIC 3 bay open hopper telah berjumlah selusin dengan road number yang unik berbeda.

a5 a6 a7 a8

Mbt gembira karena ternyata BLI tidak saja memproduksi loko tetapi juga melengkapi dengan memproduksi beberapa jenis dari gerbong milik perusahaan armada Kereta Api Amrik yang populer…..sehingga dapat dipasangkan dengan loko BLI dan terlihat satu rangkaian yang full produk BLI.

BLI pun cukup cermat mengincar pasarnya lantaran gerbong “3 bay open hopper” tersebut memang belum pernah di produksi oleh pabrikan lain…sehingga pada batch pertama dengan sangat cepat produk ini sudah menghilang dari pasaran alias sold out….berdasarkan inilah diawal tahun 2013 BLI telah memproduksi kembali “3 bay open hopper’ tersebut

a9 a10 a11 a12

Dimulai dengan sedikit merobah layout posisi structure…koleksi lama berupa bangunan untuk loading batu bara kedalam open hopper atau disebut juga “coal mining factory” terpaksa harus muncul lagi dengan menempatkan pada jalur lintasan ditengah LO, nama perusahaan batu bara memang tidak terpampang disana namun semua penggemar Kamod pasti mengetahui bahwa bangunan/structure tersebut merupakan produk dari “Cornerstone” yang cukup melegendaris.

Bangunan dengan warna khas warna “zink” merupakan daya tarik tersendiri, dengan memiliki 3 jalur kereta api dibawahnya dan sebuah jalur untuk loading trucking maka dimensi coal mining factory cukup lebar dan panjang…dan sampai saat ini masih merupakan produk unggula Cornerstone yang sudah langka untuk dicari.

a13 a14 a15 a16

Dikarenakan gerbong “3 bay open hopper” ini akan wira-wiri alias mondar-mandir di area ini maka MbT memilih motive power penariknya yaitu sepasang switcher produk BLI type SW7…loko mungil buatan BLI yang memang sudah terlihat tampil sejak tadi merupakan switcher handal milik armada UNION PACIFIC

Kedua loko Diesel berpasangan dengan menggunakan system consist yang merupakan fitur dari control system Digitrax Super chief yang sangat simple penggunaannya….dengan menempatkan kedua loko tersebut pada posisi loko #1 dan #2 dengan hanya sekali klik maka consist sudah berfungsi.

a17 a18 a19 a20

Rangkaian loko switcher dan gerbong 3 bay open hopper menunjukkan pasangan serasi full produk BLI….dan produk BLI ini masih belum tertandingi oleh produk pabrikan Kamod lain dari segi performance ataupun dari segi tampilan yang terlihat bahwa BLI sangat serius memproduksi kedua jenis ini.

Loko jenis switcher SW7 ini memang sangat banyak peminatnya, pihak BLI sudah merilis hingga tiga kali, dan yang ketiga baru ditawarkan secara preorder…hal ini membuktikan bahwa BLI sangat memperhatikan pasar dan akan memproduksi secara terbatas berdasarkan pesanan.

a25 a26 a27 a28

Switcher SW7 produk BLI dengan warna kuning Armour Yellow dan kombinasi abu-abu harbour mist grey dengan strip warna merah pada bagian deck dan juga merah pada tulisan Union Pacific terlihat sangat menarik.

Switcher SW7 produk BLI dilengkapi dengan sekian pernik yang merupakan perangkat loko sesuai prototype original termasuk railing/grab dibagian depan dan belakang, bell kuningan yang terpasang dibagian tengah dan dua buah exhaust gas pipe/knalpot yang mencuat paralel ditengah.

a21 a22 a23 a24

Loko Switcher SW7 produk BLI terlihat lansir untuk menarik rangkaian gerbong 3 bay open hopper yang sudah terisi full dengan curahan batu bara, rangkaian gerbong “3 bay open hopper” tersebut yang berjumlah 12 unit merupakan gabungan produk BLI batch pertama dan kedua.

Kedua set “3 bay open hopper” memiliki road number unik dimulai dengan angka 90 000, dan BLI memproduksi dengan nomor yang acak namun beberapa road number terlihat menarik seperti 90 001 atau 90 099 dan lainya….set pertama sebanyak 6 unit BLI memberi code #1610 dan untuk set kedua #1743

a25 a26 a27 a28

Dua unit switcher SW7 menarik dua set 3 bay open hopper memang mantap dan sangat keren….laju SW7 yang memang tidak cepat layak putri ayu sangat cocok beroperasi sebagai switcher, MbT mencoba membuka throttle hingga 50% terdengar deruman 2 unit mesin Diesel yang sangat dahsyat…rasanya seperti mendengar deru mesin Diesel disamping kita.

Nada bell dan horn nya pun sangat keras…merupakan hasil jerih payah pihak team BLI sendiri dengan menjejalkan kedalam body SW7 yang oleh BLI memberikan label Paragon2 DCC sound.

a29 a30 a31 a32

Switcher SW7 produk BLI terbuat dari ABS dengan frame metal yang kokoh dan bobotnya pun lumayan berat dan mantab cukup mengimbangi dengan menarik rangkaian gerbong hingga 12 unit. Pada bagian kabin yang dikelilingi kaca terlihat didalamnya figur engineer dan masinis yang merupakan komplemen pada setiap produk loko BLI

Selain itu bagian truck atau detail dibawah deck juga lumayan…dan dilengkapi dengan tanki bahan bakar yang terposisi di tengah2 berbentuk silinder.

a33 a34 a35 a36

Selain detail dari switcher SW7 yang aduhai….gerbong open hopper juga memiliki detail yang sangat mengagumkan, body gerbong buatan jadul terlihat sistim kelingnya dengan jelas menandakan BLI telah memproduksi gerbong ini dengan cukup serius.

Tangga, airbrake wheel,stiffener, dan seluruh pernik pada bodi terlihat sangat detail…dan satu hal lagi yaitu muatanya yang berupa batu bara bener2 menyerupai real batu bara, gundukan batu baranya juga dibuat sangat realistis…dan pada beberapa gerbong terlihat gundukan batu bara yang berbeda….ada yang satu gunung, dua gunung dan tiga gunung….sekali lagi hal ini terlihat keren..

Material ABS yang cukup kuat merupakan bahan yang digunakan untuk produk BLI ini…dan satu hal lagi bahwa BLI membuat produknya lebih mewah dikarenakan box nya terbuat dari plastik bening tembus pandang.

a37 a38 a39 a40

Detail pada muatan batu-bara ternyata sangat berpengaruh pada nilai “3 bay open hopper” ini, selain armada UNION PACIFIC BLI juga memproduksi untuk armada Amrik yang lain dan produk ini sangat laris manis sold out dikebanyakan seller terkenal Kamod di Amrik.

MbT tidak melewatkan kesempatan ini dan ada rumor bahwa BLI akan memproduksi kembali batch yang ketiga dan tentunya dengan road number yang berbeda pila.

a41 a42 a43 a44

Loko produk BLI merupakan pilihan para penggemar Kamod dan juga para kolektor, namun banyak juga yang mengkritik bahwa BLI disayangkan hanya memproduksi loko jenis switcher seperti SW7 ini menggunakan DCC Sound.

Saat ini masih banyak para penggemar Kamod yang sengaja mencari loko versi DC non sound, sehingga dengan BLI mengeluarkan hanya versi DCC sound dengan Paragon2 DCC sound nya yang cukup canggih otomatis harga jual BLI menjadi tinggi…..kesempatan ini diambil oleh Athearn Genesis dengan memproduksi loko2 dengan detail lengkap versi DC dan dengan harga hampir setengah harga BLI DCC sound….untuk ini BLI kehilangan pasarnya.

a45 a46 a47 a48

DCC sound Paragon2 yang dicangkokan didalam SW7 ini memang mantab, loko kecil namun nada soundnya mengagumkan…..dan khusus untuk switcher series ini pergerakan loko juga disesuaikan dengan prototypenya sehingga jangan mengharapkan loko kecil ini lari kencang ibarat SD40-2 dan lainnya.

Gerbong batu-bara “3 bay open hopper” dibuat oleh BLI juga dilengkapi dengan knucle coupler metal yang tingginya sangat akurat plus roda metal yang di polis putih mengkilap. Roda “3 bay open hopper” ini menggelinding sangat halusnya sehingga tanpa suara terdengar kecuali hanya raungan Diesel SW7.

a50 a51 a52 a53

Oh oh so sorry…tanpa diduga ternyata pada saat langsir ada yang numpng liwat….yang ini asli bukan produk BLI melainkan si bongsor kuno dari armada UP yaitu loko steam kawakan dengan konfigurasi roda 4-6-6-4….siapa lagi kalau bukan the Challenger hitam dengan road number #3989

Loko steam ini berpapasan dengan rangkaian “3 bay open hopper” didaerah langsir dekat coal mining….loko Challenger ini merupakan loko legendaris yang modelnya masih banyak diincar oleh para kolektor…dan sampai dengan saat ini pula pabrikan Kamod seperti MTH dan Athearn masih memproduksinya.

a54 a55 a56 a58

Era jayanya loko steam memang perlahan digantikan oleh loko Diesel, dan khusus untuk kegiatan switcher keberadaan loko Diesel sangat efektif dan kerjanya cepat….contohnya dengan kehadiran loko2 Diesel seri kecil seperti jenis EMD SW7 ini.

Dengan sopan loko steam Challenger menunggu dengan sabar hingga seluruh rangkaian “3 bay open hopper” liwat didepanya….dan tanpa minder karena size nya yang mungil loko SW7 bersama rangkaiannya berjalan dengan sangat pede nya.

a59 a60 a62 a66

Challenger yang numpang liwat dengan road number #3989 ini ternyata buatan pabrikan Kamod terkenal Lionel…..tentu saja full body terbuat dari metal yang total dengan tendernya memiliki berat hingga 2kg.

Diketahui oleh banyak pecinta Kamod bahwa Lionel merupakan pabrikan yang sangat terkenal di Amrik yang belakangan memproduksi Challenger di negeri gingseng Korea…walaupun ada beberapa type loko yang dibuat di China.

Lionel untuk elektroniknya menggunakan produk Quantum yang menghasilkan nada suara yang jernih dan cukup keras.

a57 a63 a64 a65

Diakhir ulasan MbT sangat merekomendasikan bahwa produk BLI bukan saja layak untuk rolling diatas LO namun juga dapat dijadikan item koleksi didalam lemari kaca karena detailnya yang mantab!….tunggu juga kehadiran terbaru produk BLI Paragon2 yaitu type SW1500.


Center beam…..gerbong panjang dan keren buatan Exactrail

October 28, 2013

Kalau kita menyaksikan rangkaian kereta api tentu yang paling menarik setelah loko liwat….ya gerbong mana yang paling menarik perhatian….gerbong panjang, khusus dan berbeda dari yang lain pasti merupakan pusat perhatian tersendiri…..dan hal ini terjadi pada gerbong jenis Center Beam.

c3 c4 c5 c6

Jenis gerbong ditentukan dengan jenis muatannya, mulai dari dry cargo ataupun liquid cargo….untuk dry cargo masih terbagi dengan beberapa jenis muatanya seperti container yang diangkut khusus oleh gerbong jenis well car, general cargo dapat diangkut dengan box car,muatan curah diangkut oleh gerbong jenis hopper, muatan yang tahan cuaca dapt diangkut dengan gerbong jenis gondola, dan gerbong khusus yang dapat muat dengan bak terbuka yang akan dibongkar dari kiri kanan dan mengangkut berbagai jenis muatan adalah flat car, termasuk mesin2 besar dan alat berat akan diangkut dengan gerbong jenis Flat car.

Gerbong jenis flat car kalau diperhatikan memang tidak ada sama sekali keindahan ataupun daya tariknya, namun kalau sebuah flat car yang memiliki bulkhead atau center beam…..nah ini baru beda.

c14 c15 c27 c28

Flat car yang dibagian depan dan belakangnya terdapat konstruksi dinding, gerbong semacam ini dinamakan bulkhead car. Gerbong jenis ini pada umumnya mengangkut muatan panjang yang dijaga tidak akan bergerak maju ataupun bergerak kebelakang, contohnya dapat memuat jenis pipa atau balok kayu.

Sedangkan gerbong Center beam merupakan gerbong sejenis flat car yang dibagian tengah memanjang dipasang konstruksi sekat memanjang pembatas bagian kiri dan kanan dari gerbong. Kalau kita ketahui bahwa flat car dapat membawa barang muatan tidak khusus bentuknya seperti mesin2 atau peralatan industri dan alat berat, maka gerbong jenis  center beam yang di Amrik gerbong  ini cukup populair, antara lain untuk membawa pulp, general box, multiplex, kayu yang sudah dipotong dan juga  pipa yang diikat, pada umumnya mengngkut bahan bangunan.

c2 c7 c8 c9

Di Amrik sana perusahaan kereta api yang memiliki armada Center beam seperti ini antara lain perusahaan BNSF, perusahaan TTX dan juga perusahaan kereta api raksasa UNION PACIFIC.

Center beam ini memang bermacam-macam, ada yang bulkhead tengah berupa pilar dan cross diagonal frame saja, ada juga center beam nya berupa sekat pelat dan diberi lobang peringan berbentuk oval yang dijuluki opera type. Prinsipnya sekat ditengah ini membai dua bagian kiri dan kanan, sehingga sangat disarankan untuk memuat dengan muatan yang sama kiri dan kanan supaya seimbang.

c10 c11 c13c16

Armada UNION PACIFIC memiliki armada jenis Thrall 63′ “Opera Window” Center-Beam flat car  yang sudah beroperasi sejak tahun1977 hingga saat ini. Warna kuning khas UP dengan tulisan sangat jelas pada center beam nya UNION PACIFIC warna merah merupakan warna patent UP yang sangat kondang dan legendaris.

Setelah kita ketahui bahwa prototype Thrall 63′ “Opera Window” Center-Beam flat car sangat populer maka jenis ini dibuat dalam bentuk kereta model berskala HO oleh berbagai pabrikan kondang seperti Athearn, Atlas dan yang terakhir adalah Exactrail.

c15 c17 c25 c26

Exactrail yang merupakan pabrikan kereta model yang tergolong masih baru, ditahun 2013 ini telah berani memproduksi berbagai jenis gerbong dengan details yang tidak perlu diragukan lagi, bahkan dapat diacungkan 2 jempol untuk pabrikan ini. Khusus untuk jenis Center Beam, Exactrail memproduksi untuk berbagai armada Kereta api Amrik antara lain armada UNION PACIFIC dengan type Thrall 63′ “Opera Window” Center-Beam flat car .

Walau masih jarang beredar namun MbT mujur dapat mengimpor beberapa unit yang langsung dapat menggelinding di mini LO Masinis Bintaro. Exactrail telah membuat unit ini dengan jumlah 12 unit dengan nomor “road number” yang berbeda.

Selanjutnya kita tilik bagian rodanya yang terbuat dari metal polished, Exactrail adalah pabrikan kereta model yang memproduksi roda terbaik dan terhalus polesanya. Tidak perlu disangsikan lagi bahwa Mbt telah mencoba untuk beberapa gerbong lain dan memang benar Exactrail masih teratas walaupun dibandingkan dengan produk Jepun ataupun Jerman.

Roda gerbong ini digabungkan dengan boogie roda yang siap mengangkut berat hingga 190tons tersebut dengan melabeli “ExactRail ASF 100 Ton Ride Control Trucks”…sedangkan rodanya sendiri dilabeli dengan “CNC-Machined 36″ wheels”……belum ada lawannya….dan hasilnya adalah rolling yang sangat mulus tanpa cacat termasuk bernegosiasi pada curve 22″.

c17 c18 c19 c20

Kalau melihat detail dari produk Exactrail….sering disebutkan bahwa saat ini produk Exactrail merupakan produk yang memiliki detail luar biasa….bukan hanya detailnya tapi model yang diproduksi juga merupakan model yang jarang diproduksi oleh pabrikan lain.

Type Thrall 63′ “Opera Window” Center-Beam flat car mempunyai fisik yang memang panjang…sekujur tubuhnya dilabur dengan warna kuning UP armour Yellow yang kondang dan sangat mencolok mata. Tulisan Union Pacific yang tertera pada bagian center beam berwarna merah dengan huruf capital yang sangat tegas….selain nama dari armada nya terlihat sekian banyak tulisan/placard yang tertulis dengan warna hitam…..ditambah sebuah tulisan “cushioned load” yang menunjukkan bahwa gerbong ini menggunakan sistim bantalan shock absorber yang baik sehingga barang yang diangkutnya cukup aman.

c21 c22 c23 c24

Gerbong ini sangat kokoh terlihat dengan suguhan detail Exactrail berupa batang penguat/ stiffener  yang terletak pada center bear dan deck dari gerbong ini. Demikian pula pada kedua ujung bulkhead juga terpasang penguat pada bagian luarnya….dan katanya gerbong ini mampu mengangkut muatan hingga 190tons…..detail kapasitas muatan dan berat gerbong ini tertulis jelas pada bagian samping geladak…..Exactrail telah mencetak placard tersebut secara crispy.

Detail lain berupa anak tangga terlihat pada bagian dinding bulkhead, walaupun juga disebutkan sebagai perhatian bahwa gerbong ini dibagian atas tidak dilengkapi fasilitas untuk orang berjalan diatasnya…..ya bisa saja kalau mau sedikit akrobat diatas center beam namun sangat berbahaya.

c38 c37 c36 c31

….selain detail dibagian atas …..kalau kita tengok sejenak dibaliknya alias dibagian bawah geladak….wuuiihh ternyata Exactrail gak tanggung-tanggung…bagian bawah ini “dihiasi” dengan beberapa detail berupa perpipaan yang sangat detail lengkap dengan cylinder hydraulic yang terpasang dengan sangat rapi. Instalasi ini merupakan pendukung sistim rem dari gerbong ini.

Tanki dan pompa hydraulic beserta sekian macam mekanisme terpasang dibagian bawah melengkapi kehebatan Exactrail yang sudah terlihat dengan jelas pada detail dibagian atas gerbong…..semua bagian ini dilabur dengan warna kuning.

Detail yang disuguhkan oleh Exactrail dapat disandingkan dengan detail boogie atau truct dari sebuah loko seperti switcher seri MP15AC ini….bahkan pegas kelas berat juga tidak luput dari perhatian Exactrail.

c29 c30 c37 c43

Gerbong jenis center beam ini dibuat Exactrail dengan label “Platinum series” yang merupakan seri atas dari Exactrail, memang Exactrail selain memproduksi dengan label armada Union Pacific juga memproduksi untuk road name yang lain termasuk Western Pacific dan BN…..dan gerbong jenis ini yang sudah diproduksi oleh pabriknya tahun 1977 masih terlihat beroperasi sampai sekarang.

Selain itu yang patut diacungkan jempol adalah dengan ditanamkanya coupler dikedua ujungnya….yaitu dari produk Kadee nomor #58, coupler metal berwarna hitam ini merupakan produk USA yang sangat terkenal yang merupakan standard dari setiap gerbong kelas premium…..ketinggian yang presisi dan kekuatan yang baik sangat membantu saat gerbong dirangkaikan panjang melebihi 25 gerbong…..mungkin kalau menggunakan jenis yang berbahan plastic tidak sekuat ini…(sorry ya untuk Bachman EZ type…bukan berarti EZ type tidak bagus)

c44 c43 c42 c41

Walau gerbong jenis Thrall 63′ “Opera Window” Center-Beam flat car memiliki fisik yang lumayan panjang namun tetap masih dapat bernegosiasi pada curve dengan radius 22″, dan terlihat meliuk secara unik mengikuti laju ketiga loko switcher yang menariknya dengan sistim consist di mini LO MbT.

Fisik gerbong ini lumayan berat, namun karena memang jenis ini tidak memiliki dinding dan atap maka masih tergolong ringan dibanding box car atau reefer car. Untuk cargo atau muatan dari Thrall 63′ “Opera Window” Center-Beam flat car ini MbT masih berusaha untuk mencari muatan yang cocok, pengaturan muatan juga harus imbang antara beban kiri dan kanan sehingga gerbong ini tetap stabil apabila bongkar dan muat.

c47 c50 c51 c52

Rangkaian Gerbong Thrall 63′ “Opera Window” Center-Beam flat car ini disimulasikan untuk ditarik oleh loko Diesel jenis Switcher….loko ini memang wira wiri didaerah station dan pergudangan. Loko switcher buatan pabrik Athearn seri MP15AC memang cukup kondang dan terkenal memiliki jendela depan belakang sehingga jarak pandang masinisnya luas.

Loko jenis switcher yang imut ini merupakan model yang sangat populer dan untuk para penggemr kereta model loko ini dijadikan koleksi yang wajib juga. Loko ini menyandang mesin Diesel sebesar 1500HP merupakan loko buatan pabrik General Motor Electro Motive Division. Loko seri MP15AC ini dibuat di rentang waktu tahun 1975 hingga 1984.

c45 c46 c47 c48

Untuk modelnya Loko switcher seri MP15AC ini telah dibuat dengan sangat baik oleh pabrikan Athearn dengan  merupakan seri premium Genesis yang sudah dilengkapi dengan DCC sound. Walau memang tidak besar fisiknya namun tetap menarik apabila digunakan atau dioperasikan dengan consist system.

MbT telah merangkaikan consist tiga unit loko jenis MP15AC untuk mensimulasikan seolah rangkaian gerbong yang ditarik cukup berat….dan hasilnya memang mempesona dengan suara DCC sound yang sangat khas.

Secara keseluruhan gerbong jenis Center Beam buatan Exactrail dan loko switcher buatan Athearn patut dijadikan koleksi tanpa perlu harus kompromi.


AMTRAK seri Celebrates 40 years

September 30, 2013

Beberapa kali diulas perihal kereta api penumpang (PassCar) termasuk dari armada Union Pacific, California Zephyr, Southern Pacific Daylight, City of Sanfrancisco juga Amtrak dan Rio Grande dari berbagai era yang berbeda…sangat menarik dan masing masing memiliki keunikan sendiri.

1 2 4 20

Armada kereta api dinegeri Amrik ini sudah malang melintang ratusan tahun, dan pada keemasan jayanya transportasi kereta api sekitar tahun 50an berbagai armada dan pabrikan kereta api berlomba mencari peminat.

Setelah mulai populernya transportasi udara maka kereta api penumpang mulai berkurang….hanya kereta api pengangkut barang yang masih merajai jalur-jalu barat ke timur dan diutara Amrik sana hingga Canada…..tetapi karena jarak tempuh darat masih diminati karena lebih ekonomis dan memiliki rasa tersendiri …..”kereta api penumpang” saat ini tetap masih ada yang beroperasi untuk jarak-jarak tertentu dan yang sangat terkenal adalah armada AMTRAK…..dan masyarakat Indonesia atau pelajar Indonesia yang di Amrik kalau ingin menggunakan kereta ini mereka mengistilahkan dengan kata ngAMTRAK…..(yang menyebut ini pasti orang jawa)

3 5 6 7

AMTRAK sendiri terus berkembang dari jaman ke jaman dan mereka membagi beberapa Phase mulai phase I, II, III, IV dan phase V, konon beberapa tahun lalu yaitu tepatnya pada tahun 2011 AMTRAK  telah berusia 40 tahun. AMTRAK phase III sangat terkenal dengan gerbong berwarna silver dengan strip memanjang badan berwarna merah dan biru.

Merupakan gaya dan kebiasaan Amrik sana bahwa untuk kereta api yang sukses maka diberi suatu penghormatan atau kenangan, yaitu dalam hal 40 tahun AMTRAK …..beberapa loko AMTRAK model terbaru dilabur dengan warna persis menyerupai era AMTRAK sejak phase I, II dan phase III yang lahir 40 tahun lalu, peringatan ini disebut sebagai  AMTRAK celebrates 40 years, terhitung dari 1971 hingga 2011.

Koleksi yang MbT dapatkan adalah untuk AMTRAK phase III yang kebetulan memang cocok dengan koleksi lain berupa gerbong penumpang BiLevel Phase III buatan KATO. Pada lambung kiri dan kanan dari loko seri P42 tersebut selain dilabur warna Phase III juga tertulis tahun 1971 – 2011 yang menandakan perjalanan panjang mereka sudah 40 tahun dengan perubahan hingga phase V saat ini.

8 10 12 15

Untuk penggemar Kereta Model tentu saja setiap ada hadir produk baru yang selalu dapat diikuti melalui majalah terkenal Model Railroader selalu ingin mengetahui pabrikan apa ya yang unggul, bahkan ulasan loko atau wagon baru selalu ditunggu-tunggu…..dan MasinisBinTaro juga tak mau ketinggalan ingin selalu mengulas dengan versi sendiri.

Kehadiran loko Diesel penarik rangkaian AMTRAK dengan type P42 memang ditunggu para penggemar kereta model, apalagi pada saat celebrates 40 tahun….telah hadir prototype P42 yang dilabur dengan warna Merah Puti Biru  strip memanjang persis seperti Phase 3 Superliner….pada kesempatan ini yang tampil adalah loko dengan road number #822.

MbT sangat mujur sempat kebagian 1 unit Type P42 ini yang konon hanya terbit dengan sangat terbatas….inipun tidak mudah mendapatkanya…karena kebanyakan sudah dimiliki oleh para kolektor Amrik sana….dengan sedikit meray akhirnya tuh P42 dapat hadir di catwalk MbT.

13 16 17 21

Loko Diesel seri P42 buatan pabrik GE yang dijuluki seri GENERAL ELECTRIC GENESIS ini merupakan loko khusus untuk rangkaian kereta penumpang, memiliki wajah yang sudah futuristic, terlihat galak seperti wajah “Angry Bird” …bagian hidung yang bersudut miring pada posisi yang agak tinggi dilengkapi dengan dua buah kaca depan memang sangat galak namun indah dipandang….lampu utama sepasang horizontal seolah lobang hidung yang terpasang tepat dibagian tengah….ditambah dua buah lampu ditchlight dikiri dan kanan.

Setelah sukses dengan type loko sebelumnya P40DC maka dilanjutkan dengan Loko Diesel P42DC yang  mengusung mesin Diesel 16 silinder dengan tenaga kuda 4,250 HP menghasilkan listrik DC yang akan digunakan sebagai penggerak motor traksi DC.

18 19 22 29

Loko Diesel seri P42DC atau P42AC yang dibuat pabrik raksasa GE di kurun waktu antara 1992 hingga 2001 ini memiliki sosok yang lebih panjang jika dibandingkan dengan loko AMTRAK seri PH40 dan sosok loko Diesel P42 ini juga memiliki fisik yang lebih tinggi….namun ukuran yang lebih panjang dan tinggi sangat cocok apabila dipadu padankan dengan rangkaian gerbong yang ditarik jenis double deck….panjang loko ini mencapai 21m dengan lebar 3m dan tinggi hampir 4,5m dan bobotnya mencapai 121 tons.

Wagon rangkaian kereta api penumpang tersebut diatas modelnya dibuat oleh pabrikan yang berbeda-beda dengan sangat detail dan teliti antara lain keluaran pabrik Walthers dan KATO yang masing-masing menyuguhkan keunggulannya.

MbT sengaja memilih wagon double deck buatan KATO yang memang terbukti memiliki beberapa keunggulan. Hal yang paling penting adalah bahwa gerbong buatan KATO ini sangat cocok warnanya dengan loko P42 GE Genesis seri 40 tahun yang dibuat secara khusus oleh pabrikan Athearn seri Ready to roll.

23 24 26 27

Diketahui oleh banyak pecinta AMTRAK bahwa produk KATO ini melansir hampir seluruh jenis wagon yang ada mulai dari jenis Coach, Coach Baggage, Sleeping Car, Lounge car dan Box car pembawa material lain.

Gerbong penumpang cantik ini di Amrik dibuat oleh pabrik PULLMAN STANDARD yang selanjutnya setelah tahun 90 an dibuat oleh pabrik Bombardier Transportation yang merupakan pabrik sangat berpengalaman dalam pembuatan gerbong penumpang untuk seri Superliner atau Bilevel-car.

Khusus untuk Phase III Superliner series ini …..terlihat sangat menarik dari strip warna Merah – Putih – Biru nya, dan pada loko dikombinasikan dengan warna pada bagian roof Hitam menerus sampai warna Hitam pada Wajah bagian atas

26 27 28 30

Detail gerbong buatan KATO yang sudah tidak diragukan lagi mutunya ini ternyata banyak sekali penggemarnya….alhasil produk tahun 2006 ini dirilis ulang pada tahun 2012 bahkan KATO menambah jenis gerbong yaitu jenis “LOUNGE” yang pada gerbong ini memiliki  jendela panoramic dibagian samping atas.

KATO juga mengutamakan segi mekanisme boogie, KATO menyuguhkan sistim bahwa semua gerbongnya yang memiliki fisik cukup panjang mampu bernegosiasi pada track curve 18″, hal ini merupakan poin positif….sehingga waktu rangkaian KATO dibawa lari oleh P42 melalui curve 18″ tetap terlihat lincah mengesankan.

33 34 35 36

Loko Diesel P42 dengan single fighter mampu menarik 9 unit gerbong seri BiLevel dengan tanpa masalah. Loko yang dibuat oleh Athearn dengan cukup sederhana ini soalah tidak merasakan beban saat menarik 8 unit gerbong tersebut.

Loko Diesel AMTRAK P42 buatan Athearn seri Ready to roll untuk 40 tahun celebrate dilansir dengan tanpa DCC Sound, sehingga MbT rolling loko ini dengan mode DC only…..mujur bahwa sistim kontrol Digitrax Super Chief dilengkapi dengan fitur untuk DC power yaitu pada address “0″….loko dapat berjalan dengan kecepatan penuh dengan fitur power dan lighting saja.

Kenapa tidak dipasang decoder supaya dapat rolling dengan DCC mode….nah itu dia…untuk membuka body shell dari P42 buatan KATO ini tidak lah mudah….

37 38 40 44

Loko seri P42 buatan Athearn ini dengan DC mode ternyata memiliki tenaga yang powerfull menyerupai prototypenya…..8 unit gerbong seri BiLevel meluncur dengan deras mengikuti larinya sang Loko. Loko yang memiliki fisik cukup panjang jika dibandingkan dengan seri sebelumnya F40H sebenarnya sangat cocok dan merupakan pasangan ideal dengan gerbong BiLevel.

Seperti layak kepala ular loko seri Amtrak P42 untuk mengenang 40 tahun Amtrak ini memang keren meliuk mantab di mini LO MbT, prototypenya telah dibuat beberapa unit dan beroperasi bergabung dengan loko Amtrak Genesis seri warna Amtrak saat ini.

39 41 42 46

Karena sangat kondangnya loko AMTRAK Genesis ini maka sebuah production house telah membuat software animasi khusus untuk AMTRAK seri GENESIS P42 ini dan sebuah game 3D Train Simulator dengan menyajikan tampak AMTRAK Genesis secara real.

Dengan kita memasuki ruang cockpit Genesis ini maka para pemain Train Simulator ini serasa sebagai masinis yang mengoperasikan langsung loko AMTRAK Genesis ini, dengan dilengkapi console yang modern para masinis dapat menyusur track di Amrik sana dalam segala musim baik panas maupun musim winter yang penuh dengan nuansa salju.

Loko AMTRAK Genesis ini beroperasi menarik rangkaian gerbong biLevel secara consist head to head sehingga pada saat di end tujuan tidakmperlu berputar arah lagi cukup masinisnya yang pindah loko….AMTRAK Genesis tidak perlu turntable…

43 45 47 48

Kegagahan AMTRAK phase III ini memang terbukti dengan hadirnya loko seri Celebrates 40 tahun. Namun ternyata pabrikan kereta model KATO yang selalu memproduksi AMTRAK sejak seri Superliner phase III telah didahului oleh Athearn untuk memproduksi sekaligus mengantongi ijin memproduksinya….KATO ketinggalan.

Balas dendam KATO dibuktikan dengan mengeluarkan loko seri AMTRAK Genesis terbaru yaitu phase V……sekali keluar KATO menggebrak dengan mengeluarkan beberapa nomor road yang berbeda…..ditambah lagi KATO menggandeng pabrikan elektronik untuk keperluan DCC Soundnya.

Juga tidak tanggung2 KATO dalam memproduksi seri skala HO nya ini sekaligus menggandeng dua (2) perusahaan besar Soundtraxx Tsunami dan ESU Loksound, sehingga para penggemar dapat dengan suka memilihnya.

49 50 51 52

Prototype Rangkaian Superliner phase III ini melayani rute  California, loko pertama yang digunakan AMTRAK sebenarnya adalah seri EMD F40PH yang merupakan loko legendaris AMTRAK phase III…loko yang tidak terlalu panjang fisiknya itu bernomor #145 yang beroperasi awal pada tahun 1971.

Pada tahun 2011 lalu dengan bangga AMTRAK melaburkan warna khas AMTRAK phase III, namun banyak yang mengkritik bahwa laburan warna phase III pada loko seri baru jenis P42 tidak sama persis….antara lain katanya strip warna Merah-Putih-Biru nya terlalu rendah posisinya, kemudian bagian warna atap HITAM menerus hingga kewajah bagian tengah, ada lagi yang mengkritik bahwa huruf atau tulisan AMTRAK dibagian hidung juga berbeda….dsb….begitulah fanatisme railfan di Amrik sana.

53 54 55 56

KATO memang membuktikan keseriusanya dalam pembuatan gerbong AMTRAK ini, terbukti saat melewati Turn Out kecil buatan Roco dengan mudah dapat dilewati rangkaian AMTRAK ini. KATO menerapkan sistim kinematika pada posisi coupler yang digabung dengan gerakan boogie roda gerbong seri BiLevel KATO ini.

Tanpa perlu merobah ataupun mengganti coupler dengan lebih panjang, zigzag rangkaian gerbong buatan KATO ini menjadikan pemandangan gerakan indah bagaikan goyang pinggul penari salsa.

57 58 59 60

Detail dari KATO wagon Amtrak phase III bilevel terlihat tidak terlalu rumit, namun tetap menjadi perhatian publik karena menggunakan warna body silver yang menjadikannya lebih mewah.

Nomor lambung gerbong seri bilevel inimemang cukup panjang….AMTRAK menggunakan nomor hingga 5 digit….apakah jumlah gerbong sampai segitu…..tidak masalah karena hal ini merupakan code number tersendiri dari AMTRAK dan telah dibuat oleh KATO dengan sesuai prototype, bahkan untuk seri gerbong yang baru diluncurkan KATO hanya menyediakan decal dari road number supaya para penggemar kereta AMTRAK ini dapat membuat nomor gerbong sesukanya.

Rangkain AMTRAK phase III juga dikenal dengan adanya sebuah box car ukuran panjang yang dijuluki Material Hendling car. KATO juga telah membuatnya dengan detail yang bagus dan mekanisme roda dan boogie yang presisi.

61 65 66 67

Para penggemar AMTRAK series memang sangat terobati dengan munculnya rilis baru dari KATO untuk seri gerbong BiLevel AMTRAK phase III, dan juga dengan munculnya produk Athearn untuk seri celebrates 40th years…dilanjutkan dengan diproduksinya secara lengkap AMTRAK seri V untuk loko Genesis P42 oleh KATO.

Loko AMTRAK Genesis P42 phase III dapat disebutkan merupakan collector item yang jangan sampe dilewatkan


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 275 other followers