Jalur DC midi Layout MbT..

June 30, 2015

Jalur DC pada midi Layout MbT merupakan jalur yang terletak diatas dengan mensiasati pembuatan kontur dan deorama sehingga jalur DC dibagian atas dan jalur AC dibagian bawah terlihat menyatu.

Jalur DC diatas secara umum sudah rampung dan siap dilewati berbagai jenis kereta api Diesel ataupun jenis steam…termasuk loko jenis Gas kelas Veranda….dengan mempersiapkan jalur dengan curve lebar minimal radius 24″ maka jalur DC ini aman untuk dilalui kereta ataupun gerbong panjang seperti gerbong penumpang.

Tampil pertama dengan gagah berani yaitu loko jenis gas “Veranda” ..sebuah loko unik buatan pabrik Kamod Lionel dengan body full Metal. Loko ini menarik rangkaian gerbong jenis hopper milik armada Union Pacific.

 

Pada posting kali ini memang MbT sedang mencari dan mencoba sudut-sudut jepretan …yang mana sudut yang paling menarik dan dapat dijadikan catwalk pada midi LO ini.

Terdapat target atau sasaran lokasi seperti daerah depan station, daerah jembatan ataupun daerah girder..termasuk daerah yang menonjolkan double track….beberapa lokasi shooting harus memperhatikan sudut pengambilannya…contohnya posisi camera dari bawah keatas atau camera dari atas mebawah dan sebagainya.

 

Midi LO MbT sampai dengan saat ini masih dalam tahap penyelesaian meliputi pemasangan rambu dan tiang listrik, menaburkan pasir balas lengkap dengan dengan menambahkan rumput liar didaerah tersebut….urusan tanaman dan pohon2 juga menjadi PR tersendiri yang tidak mudah.

Secara keseluruhan memang midi LO MbT tidak banyak lagi tanah lapang…hampir sebagian besar sudah diisi oleh track dan bangunan-bangunan…sehingga tidak terlalu sulit untuk membuat hutan mini ataupun kebun2..

 

 

(Note: Sedang dalam proses editing)


Deorama berdasarkan selera (2)…finalisasi track plan

May 31, 2015

Melanjutkan pembahasan untuk menyelesaikan pembuatan deorama berdasarkan selera ….memang tidak sesederhana rencana diatas kertas. Dimulai dengan menempatkan bangunan disepanjang jalur kereta dengan tempat/lahan yang terbatas.

Double deck dengan membagi digeladak atas untuk jalur DC dan digeladak bawah jalur AC yang juga membagi bahwa jalur atas bernuansa Amrik dan digeladak bawah bernuansa Eropa…tentu saja bangunan yang didirikan disepanjang jalur juga harus memperhatikan hal ini.

d34 d35 d36d6

Tahapan sudah memasuki penempatan bangunan diseluruh area jalur kereta api…dimulai dari lingkaran sebelah kanan yang didominan dengan industri pabrik gandum dan station lokal, penempatan bangunan ini terletak dikedua deck atas dan bawah sehingga tidak terlihat terlalu tinggi meninjol.

Direncanakan setelah mantap dengan posisi bangunan ini maka akan dilanjutkan dengan membangunan jalan raya, taman dan area bukit/kontur didaerah ini. Perlu dipastikan juga bahwa track harus sudah tidak ada perobahan lagi, didaerah ini terdapat track turn out curve dengan sudut lebar.

d4d38 d37d30

Selain beberapa bangunan industri didaerah ini terdapat tower air yang menjadi icon Amrik..terletak didekat station lokal..seluruh bangunan yang ada untuk sementara tidak terpasang tetap pada lay out sehingga masih dapat berobah posisi sesuai keinginan.

Daerah kedua yang telah ditata bangunannya adalah yang terletak pada layout bridge, dengan lebar sekitar 55cm MbT harus mengatur menempatkan bermacam-macam bangunan disamping 3 jalur kereta api.

Era tahun 60an merupakan pilihan tepat dengan berbagai pertokoan kecil, station khas Union Pacific , pompa bensin dan repair shop menjadi ikon didaerah ini….dan apabila sudah tidak ada perobahan lagi maka didaerah ini akan segera dibangun jalan raya lengkap dengan lampu jalan dan crossing gate nya.

d23 d24 d25 d26

Pada proses penyelesaian track plan..MbT sengaja menggunakan uji coba dengan rangkaian loko panjang E7 ABB lengkap dengan rangkaian gerbong penumpangnya, hal ini untuk meyakinkan bahwa track plan benar2 lancar dilalui kereta rangkaian panjang…dan pada jalur 1 didepan station rangkaian kereta dapat stop dengan total rangkaian 3 loko ABB dan 9 gerbong penumpang.

Terlihat double cross track didaerah track lurus jalur 2 dan jalur 3 setelah station merupakan daya tarik tersendiri, dengan menggunakan motor turnout produksi Tortois alias kura-kura…double crossing memerlukan 4 set untuk menggerakkan 4 buah wesselnya….mmm boros.

Karena double cross turn out ini memiliki sudut yang besar maka kereta atau loko seperti Big Boy dapat melaju dengan lancar..juga rangkaian loko Diesel E7 ABB milik Union Pacific.

d19 d20 d27 d33d2

Perlu dipastikan juga bahwa seluruh jalur khususnya didaerah curve harus cukup aman untuk papasan antar kereta, memang hasilnya sangat memuaskan…termasuk saat rangkaian kereta penumpang berhenti didepan station Union memiliki side track yang cukup untuk rangkaian loko ABB dan 9 gerbong penumpang.

Beberapa curve sengaja dipasang track yang tidak paralel lantaran untuk mendapatkan jalur yan aman dengan menggunakan curve track R6 dan R5, perlu dicatat apabila menggunakan flex track pada curve lebih kecil dari R6 harus dibuat dengan sangat teliti karena sering terjadi hasilnya mendapatkan R yang tidak rata dan bahkan beberapa bagian memiliki R lebih kecil…resikonya ya harus dibongkar lagi.

d1 d3 d13 d14

Yang menjadi hal khusus dalam membangun midi lay out MbT ini adalah menerapkan LOOP TRACK untuk memungkinkan rangkaian kereta dapat berbalik arah pada jalurnya tanpa harus menggunakan TURNTABLE.

Sedikit perbedaan penggunaan antara LOOP TRACK ( LT ) dan TURNTABLE ( TT ) adalah pada LT seluruh rangkaian beserta gerbong2 nya apabila diatur melelui LT maka akhirnya akan keluar dari LT dengan arah yang berlawanan alias balik arah, sedangkan untuk TT hanya diperuntukkan membalik arah loko nya saja…walau TT memiliki keuntungan lain yaitu untuk mengatur loko masuk kerumah loko secara melingkar namun menempatkan TT perlu area yang cukup luas.

Untuk membuat LT sebenarnya berprinsip pada merobah polarisasi arus, dengan menggunakan piranti khusus Loop Track booster buatan Digitrax yang berpasangan dengan sistim kontrol Digitrax seri Super Chief….didapat hasilnya sangat memuaskan. Pada penggal LT disyaratkan maksimum melaju 4 buah loko berada didalamnya.

d21 d22 d15 d8

Midi Lay Out MbT memiliki dua lantai yang berbeda mengakibatkan lantai diatas harus diatur sedemikian rupa supaya tidak mengganggu lantai bawah…dan konsekwensinya pada jalur DC yang digelar diatas harus siap dengan melalui sekian banyak jembatan/bridge untuk melompati track jalur AC dibawahnya.

Alhasil pada jalur DC terdapat 6 jalur jembatan dengan model truss bridge yang gagah, terdapat beberapa jenis truss bridge termasuk curve/arc bridge yang dicomot dari produk Marklin untuk K track….bahkan MbT yakin untuk menggabungkan 3 unit jembatan Arc bridge tersebut.

Untuk jembatan Double track produk Walthers Cornerstone MbT memasang track khusus untuk jembatan lengkap dengan rerailer track nya…yang ini buatan Shinohara….hasilnya sangat realistik.

d51 d52 d53 d54

Loncat sedikit ….cerita untuk LT disebelah kiri memang terbatas untuk loko dan gerbong yang tidak panjang, dikarenakan loop track ini menggunakan curve R4…karena pada curve luar sudah menggunakan R6 dan R5….namun Loop Track ini tetap dapat dilewati oleh si bongsor Big Boy dengan rangkaian gerbong barang.

Untuk masuk ke Loop Track ini MbT menggabungkan Turn out dengan curve turn out…dengan left turn out…. Memang dibagian ini sedikit rumit untuk mengatur penggerak turn out….mujur salah satu TO dapat menggunakan Tortois..

d47d44 d49 d50

Kalau dipandang dari sudut agak atas…Midi Layout MbT ini terlihat penuh dengan Turn Out…artinya penuh dengan motor penggerak juga..sehingga pemasangannya harus memperhatikan posisi track yang terletak dibawahnya…dengan ketinggian antar deck 12cm sudah cukup untuk mengatur tunnel dan memasang penggerak Turn Out juga penggerak mekanisme Crossing gate.

Pada jalur AC dibawah ternyata tidak kalah rumit dibanding dengan jalur DC, dengan bermodal Marklin track type C, seluruh jalur track sudah tersambung dengan tepat.

d11 d16 d17 d46

Jalur AC pada geladak bawah untuk daerah basah juga tidak ketinggalan MbT memasang Arc bridge Marklin type khusus C track yang tersambung dan berdampingan dengan bridge type girder Marklin C track.

Untuk Arc bridge ini pada bagian pilar terpasang pilar Marklin yang terlihat cukup kokoh….MbT mujur mendapatkan produk Marklin untuk Arc bridge, girder bridge lengkap dengan pilarnya dari Holland dengan harga yang sangat fantastis murahnya.

d7 d13 d16 d18

Untuk jalur AC yang notabene merupakan jalur kereta Eropa…MbT berusaha membuat nuansa deorama lay outnya tetap menyatu dengan jalur DC yang Amrik tersebut.

Sebagai contoh pemasangan Arc Bridge merupakan aksen untuk menyatukan nuansa jalur atas dan bawah…sehingga sudut pandang camera nantinya tidak terganggu.

Pada jalur AC ini juga terdapat beberapa station dan yang besar merupakan produk Kibri yang terpampang tepat didepan Lay out untuk menampilkan kegagahan arsitek Germany.

To be continued


Deorama berdasarkan selera… (1)

April 28, 2015

Selain kerumitan dan keanekaan jalur atau track serta berbagai jenis lokomotive termasuk jenis Loko Uap, loko Gas, loko Listrik juga loko Diesel dan bermacam gerbong/wagon mulai jenis flat car, gondola, box car, tank car, pascar atau jenis lain….para penggemar kereta model juga menyukai beberapa nuansa sekitar jalur kereta.

Beberapa penggemar kereta model Amrik, Eropa, Japan ataupun Indonesia telah membuat layout dengan menerapkan deorama berdasarkan cuplikan lokasi sebenarnya dikarenakan daerah tersebut memang memiliki cerita tersendiri.

Selain itu tidak sedikit penggemar kereta model yang membuat deorama secara bebas dengan hanya memberi nuansa tertentu seperti daerah pemukiman/urban, daerah alam pegunungan atau daerah industri.

Seluruh nuansa deorama tersebut diatas yang tetap tidak terlupakan adalah station kereta api didaerah tersebut mulai dari bangunan kecil sederhana hingga daerah ramai dengan station kereta yang cukup besar.

dd1 dd2 dd3 dd13

Deorama yang dibangun MbT sedikit unik karena dasar pemikirannya sangat beda dengan yang diatas….pertama adalah luas lokasi ruang untuk membuat deorama yang sangat terbatas, kedua menggabungkan nuansa alam dan perkotaan era III dengan maksud deorama dapat berlaku untuk lalu lalang kereta jenis locomotive uap juga jenis locomotive Diesel, ketiga MbT telah memiliki beberapa bangunan yang pernah digunakan pada LO sebelumnya serta beberapa bangunan baru yang juga sudah tersedia lebih dahulu….nah tentunya harus dimanfaatkan alias dipasang pada midi LO yang sekarang ini.

Keempat yang merupakan yang paling sulit adalah bahwa deorama atau bangunan yang akan dipasang harus menggabungkan suasana jalur Amrik dan jalur Eropa…. Kelima MbT membangun atau menempatkan bangunan di midi LO tidak secara permanen…artinya setiap saat dapat diangkat dipindah-pindah untuk merobah posisi bangunan2 yang ada.

Dengan kelima dasar pemikiran tersebut maka terciptalah deorama yang sangat flexible ….suasana dapat berobah-obah sesuai dengan kenginan…yang merupakan deorama tetap tidak berobah hanya pegunungan, konstruksi jembatan dan jalan kendaraan.

dd4 dd5 dd10 dd11

MbT memulai dari station yang memiliki jalur DC terletak pada posisi jalur lurus. Pada area station dengan 3 jalur ini, MbT menempatkan sebuah station era lama Union Pacific style dengan genteng warna hijau…station tidak besar namun cukup berkarakter produk dari Walthers cornerstone. Deorama tidak sulit…..denganrencana  cukup memasang lampu jalan disekitar station dan menempatkan beberapa bangunan. Pada seberang station akan dibangun jalan mobil aspal dengan menggunakan produk Noch… Station ini diapit oleh bangunan pompa bensin dan crossing gate yang akan dipasang segera …..pompa bensin merupakan produk Woodland scenics.

Disamping track distation terdapat jalan raya yang cukup ramai dan jalan ini berhubungan langsung dengan track…sehingga para rail fan atau masyarakat dapat dengan senang melihat dan menikmati lalu lalang kereta api dengan cukup dekat dan jelas. Perlu diperhatikan juga saat memilih jenis jalan raya yang akan dipasang…mulai dari lebar jalan raya dan juga jenisnya aspal atau concrete …aspal yang berwarna hitam dan concrete abu2….

dd6 dd7 dd8 dd9

Tidak jauh dari station pada lintasan jalan yang memotong 3 jalur kereta akan dipasang crossing gate….bagian ini juga merupakan daya tarik tersendiri dari deorama secara keseluruhan.

Diarea station MbT menempatkan beberapa puluh figur yang bertujuan untuk menambah kehidupan distation. Figur terdiri dari calon penumpang kereta api termasuk pengantarnya, beberapa person pekerja dan petugas station. Disekitar station MbT perlu menanam beberapa pohon besar dan tentunya tanah terbuka juga diberi tanaman rumput.

Di area station nantinya akan dipasang  juga beberapa lampu jalan….lampu ini produk dari Viessmann ..namun tetap cocok untuk nuansa Amrik.

dd12 dd14 dd15dd25

Masih didekat station…terlihat sebuah tanki air era III yang digunakan untuk mengisi air Steam locomotive. Pada phase selanjutnya MbT akan melengkapi beberapa tanda/signal untuk kereta api masuk dan keluar station, sinyal yang MbT pilih adalah jenis semaphore yang membuat kenangan tersendiri karena jenis ini dulu sering kita lihat juga didaerah station milik PJKA atau DKA barangkali.

Semaphore sangat antik karena pergerakan lengannya memilik arti stop dan jalan, MbT memilih semaphore juga produk dari Viessmann…..perlu MbT infokan bahwa power supply untuk lampu2 dan sinyal dibuat terpisah dengan menggunakan power supply 18VA buatan Marklin…dan sistim ckontrol nya juga menggunakan tombol on off buatan Marklin yang cukup sederhana.

dd16 dd17 dd18 dd19

Deorama dan asesori untuk Lay Out memang sangat beragam dan kalau kita tidak pikirkan atau menyiapkan dengan seksama bisa kejadian asesori yang sudah tersedia tidak terpakai..terutama untuk menyiapkan bangunan2 ataupun figur2 ternyata tidak mudah karena kedua jenis tersebut sangat beragam pilihannya….kalau mengenai pepohonan dan tanaman …hampir sebagian besar dapat cocok untuk segala suasana…alias pasti terpakai.

Pada midi LO MbT lebih banyak menyiapkan bangunan2 kearah industri termasuk beberapa pabrik dan perkantoran pergudangan. MbT memilih bangunan dari produk Walthers cornerstone dan juga produk Faller….untuk bangunan didaerah jalur DC terlihat 95% merupakan gaya Amrik produk dari Walthers Cornerstone.

dd20 dd21 dd23 dd32

Kalau diperhatikan bangunan station memang merupakan objek yang tidak membosankan, sehingga dalam satu lajur MbT telah menempatkan dua buah station yang berbeda gaya arsitek nya, sebuah bangunan station bergaya Mexico merupakan pilihan yang menarik.

Dengan memanfaatkan teknik photography… MbT mencoba mengabadikan bangunan tersebut dengan khusus tanpa terpengaruh lingkungan ..yang kalau kita lihat secara wide angle sebenarnya terdapat dua station yang berdekatan jaraknya.

dd22 dd24 dd31 dd32

Untuk daerah Station Union Pacific style terlihat lahan parkir yang cukup luas menandakan bahwa station ini sering disinggahi kereta api penumpang….dan model taxi kuning chevi keluaran tahun 70an membuktikan bahwa jenis bangunan tersebut masih awet gaya arsiteknya yang dibangun sejak tahun 50an.

Bangunan khas dengan cerobong asap dari pemanas ruangan sangat dibutuhkan untuk daerah yang mengalami empat musim. Area station yang memiliki tiga jalur kereta api digunakan untuk jalur kereta penumpang juga barang. Untuk mengamankan jalur ini terdapat rumah sinyal mungil yang dibangun dekat crossing gate.

dd27 dd28 dd29 dd30

Masih didaerah lingkaran sebelah kanan, MbT menempatkan beberapa bangunan yang mengidentifikasikan daerah industri. Sebuah bangunan factory tepung terigu terletak dilantai track dasar, bangunan ini sebetulnya bukan barang langka karena bangunan-bangunan tersebut merupakan koleksi lama MbT produksi Cornerstone Walthers.

Bangunan tersebut berdiri dilahan yang sangat terbatas, bahkan karena sudah tidak ada lagi tempat di deck atas daerah lajur DC maka MbT menempatkan bangunan tersebut dideck bawah didaerah lajur Marklin AC..terlihat berdiri kokoh disekitar tunnel. Ternyata masih dapat juga membentuk nuansa sesuai keinginan tanpa rencana sebelumnya.

Bagian seksi layout yang lain masih dalam proses pengerjaan yang ternyata memerlukan waktu yang tidak sebentar…termasuk tahapan melengkapi deorama dengan lighting serta pepohonan.

Tips: Luangkan waktu untuk selalu me refresh layout supaya tetap semangat.

 

 


menggelar jalur susun juga tidak mudah..

March 25, 2015

Setelah berjalan beberapa minggu menggelar jalur baru ternyata terbukti tidak mudah pelaksanaannya, jalur untuk DC memang merupakan jalur yang akan MbT gelar diatas jalur AC…dengan memanfaatkan celah ruang yang ada maka jalur DC pun digelar.

Sengaja jalur DC terletak diatas jalur AC supaya rangkaian kereta DC dengan mayoritas armada Union Pacific tetap terlihat secara menyeluruh…namun tetap harus memikirkan rangkaian kereta AC tetap dapat terlihat walau sesekali terhalang dibawah jalur DC.

d1 d4 d5 d6

Konsep awal untuk jalur DC ini mirip dengan jalur AC dibawahnya yaitu membuat track dengan curve minimum 24″ untuk kebutuhan lintasan rangkaian kereta api dengan gerbong penumpang yang memiliki fisik cukup panjang (disyaratkan oleh pabrikan minimum curve 24″)

Kalau melihat kondisi lokasi meja yang ada di area mini LO MbT memang sangat sulit untuk menerapkannya…sehingga terpaksa harus memperlebar bagian meja didaerah putaran/curve sebelah kanan station dan sebelah kiri station.

Sebelah kanan station AC setelah dicoba dengan menggelar putaran dengan minimum curve 24″ maka untuk curve sejalur sebelah luar harus mengambil yang 26″…MbT tidak mungkin menggunakan yang curve 22″ karena tidak akan dapat dilalui oleh gerbong penumpang tersebut…alhasil meja track tidak cukup lebar sehingga harus disiasati membangung bridge/meja jembatan yang melompat ke meja lurus melintas sebagian diatas station AC (lihat foto) sehingga lingkaran tidak perlu penuh…cukup setengah lingkaran saja untuk mencapai bridge tersebut.

d2 d3 d12 d13

Masalah kedua adalah dimana memposisikan station untuk jalur DC ini…bagian meja yang lurus merupakan daerah station AC sehingga kalau jalur DC terletak diatasnya maka station AC akan tertutup/terhalang… mengingat kondisi ini untuk station DC terpaksa diletakkan diatas bridge…walau tidak panjang dan tidak lebar daerah station ini sudah cukup untuk perencanaan penempatan 3 jalur + station + jalan mobil didepan station.

Pada daerah station ini MbT sengaja membuat jalur sedikit rumit dengan menempatkan double cross track yang sangat menarik untuk dilihat dan dimanfaatkan…double cross ini merupakan gabungan dari 4 buah Turn Out…konon double cross track ini dibuat oleh Shinohara yang cukup kondang….dan track yang digunakan MbT yaitu tetap code 83 merupakan produk Roco dan sebagian produk Atlas.

d8 d16 d17 d18

Setelah bagian curve kanan selesai dan aman maka jalur dilanjutkan berputar kearah kiri dengan mipir tembok ruangan, konsep ini mengakibatkan jalur track AC dibawahnya selalu pada posisi didalam tunnel dibawah jalur DC…sehingga harus disiasati untuk mempersiapkan saat pemeliharaan.

Jalur DC yang terdiri dari 2 jalur pada bagian lurus sepanjang hampir 5 meter dibuat berbeda ketinggian.

Kembali ke curve sebelah kanan MbT mendapat keuntungan yaitu terdapat ruang inspeksi antara bridge dengan meja…dan tempat ini sangat baik untuk posisi pengambilan gambar kesegala arah terutama untuk mengambil gambar sebelah dalam bridge pada sisi depan station DC dan mengambil posisi jalur lurus station AC.

Pada bagian putaran sebelah kanan MbT sengaja memberikan area untuk mendirikan bangunan industri seperti pabrik gandum dan pergudangan.

d24 d9 d10 d11

…melanjutkan jalur lurus dari putaran curve kanan yang mipir tembok…MbT membedakan ketinggian jalur tersebut, untuk posisi jalur yang disebelah tembok…MbT membuat elevasi sekitar 3cm dengan menggunakan alas terbuat dari stereofoam…hasilnya kereta pada bagian bagian luar apabila berpapasan dengan kereta pada jalur yang didalam tetap terlihat karena posisi lebih tinggi….elevasi menaik ini hanya terdapat pada area tepi dinding saja.

Dengan mengikuti jalur ini sampailah kita ke arah putaran sebelah kiri station ….MbT membuat beberapa loncatan …pertama setelah bridge terdapat kurva yang langsung loncat menyeberang diatas track lurus station AC sehingga pada tepi sebelah dinding terdapat sementara 5 jalur DC dan pada ujung kiri berpisah kembali menjadi masing2 2 jalur DC.

Pada sisi didepan jendela ruangan sudah terdapat jembatan jalur AC maka untuk menyesuaikan suasana basah didaerah tersebut maka jalur DC diatasnya juga beberapa kali melompat track AC dengan melewati beberapa jembatan….dan jembatan didaerah ini sengaja beberapa dipilih menggunakan jembatan Arched Bridge buatan Marklin dari sudut tertentu tetap mendapatkan nuansa yang jembatan Eropa. Pada pojok sebelah kiri terdapat dataran yang nantinya diisi dengan bukit terjal karang sehingga jalur AC dan DC akan melalui sebuah tunnel.

d14 d15d28 d20

Selanjutnya terus bergerak kearah kiri yang disana terdapat putaran curve kembali ke arah station…sedikit perbedaan kalau curve arah putar sebelah kanan station memiliki nuansa indutri dan urban, maka untuk curve putaran sebelah kiri ini dibuat dengan nuansa perbukitan dengan  didaerah tersebut akan terdapat area tambang batu bara dan bebatuan.

Daerah ini dibuat dengan dataran yang agak luas selebar setengah area curve yang memiliki radius track 24″ dan 26″…sebagian memang menutup jalur AC dibawahnya namun pada bagian curve AC dibuat terbuka dibagian atasnya sehingga MbT dapat melihat rangkaian kereta AC dari bagian atas…kereta melaju seolah diantara dua tebing terjal.

d23 d25 d26 d27

Masalah curve 24″ dan 26″ kembali terjadi saat akan membuat arah balik dari daerah perbukitan ini…berdasarkan track plan masih memungkinkan namun setelah digelar ternyata jalur keluar dari posisi meja sehingga terpaksa harus dibuat posisi overhang seolah jalur melewati sebuah viaduct.

Jalur kembali kearah station penuh dengan curve bahkan chicken dan jembatan sehingga diharapkan saat test tidak terjadi derail…perlu dicatat bahwa secara keseluruhan track DC ini dapat dikatakan datar dan memiliki curve serta sudut Turn Out yang aman. Jalur DC dari arah kiri station masuk dengan melewati gabungan sebuah Turn Out dan sebuah double slip track produk Roco landai sehingga 2 jalur DC pecah menjadi 3 jalur mengarah ke station.

Sebelum masuk ke station dari sebelah kiri jalur melintas sebuah jalan raya …MbT mencoba menempatkan crossing lengkap dengan palang dan lampu warning berfungsi untuk 3 jalur track, untuk ini MbT mempercayakan pada produk MTH.

d29 d30 d31d32

Terkait dengan lahan yang terbatas MbT tidak dapat memasang turntable untuk memutar arah loko, dan timbul ide untuk membuat loop track….MbT mencoba membuat loop track pada lahan putaran sebelah kiri dengan mengambil cabang dari jalur kekiri menggunakan sebuah curve turn out.

Loop track dibuat melingkar dengan radius 22″ produk Roco karena harus bertempat didalam jalur putar yang sudah mempunyai curve 24″…sehingga pada jalur putar sebelah kiri terlihat track berjajar 3 jalur termasuk 1 jalur merupakan looping track.

Prinsip loop track adalah mengatur polarity pada jalur sehingga tidak terjadi short dan loko tetap dapat berjalan dan dikontrol menggunakan kontroler. Untuk ini karena system kontrol menggunakan Digitrax Super Chief maka MbT juga memasang booster sekaligus loop track control juga produk Digirax.

d33 d34d35 d36

Setelah membahas mengenai jalur DC… kita mengetahui material yang digunakan alias track nya sendiri bagaimana…MbT menggelar track DC menggunakan code 83 untuk mendekati realita tinggi track…walaupun harus hati2 terhadap roda pada loko tertentu yang tidak kompetibel dengan code 83.

Berdasarkan daftar belanja track….hal ini yang paling menarik, karena MbT untuk membangun mini Layout AC/DC sudah terencana sejak 5 tahun lalu..alhasil hampir 90% material sudah tersimpan dalam box menumpuk  digudang…antara lain tertera merk Roco untuk flex track, curve track R5 R6 R9 R10 dan juga Turn Out besar serta double slip nya, selain itu MbT juga menggunakan beberap flex track produk Atlas dan double cross serta bridge track merk Shinohara. Crossing gate MbT memilih menggunakan produk MTH yang dapat berfungsi untuk 4 jalur dengan sistim automatic buka tutup.

Perlengkapan lain yang sudah dicicil sejak awal adalah beberpa jenis jembatan termasuk jembatan double track buatan Cornerstone, jembatan single buatan Rix serta girder bridge berlogo Union Pacific produksi Atlas.

Secara keseluruhan MbT bersyukur karena pembuatan jalur DC 2 track termasuk lancar…tinggal 2 pekerjaan lanjutan yaitu pertama penempatan structure dan bangunan yang sesuai dengan jalan mobil dan kedua adalah pemasangan figure….kedua item ini MbT juga sudah merancang untuk mulai belanja sejak 5 tahun lalu… dan saat itu kurs USD sekitar 8rb an.

d37

Selanjutnya pada posting yang akan datang MbT akan membahas betapa sulitnya mengatur deorama berdasarkan material yang sudah tersedia.


Gelar jalur baru…

February 19, 2015

Ekspansi jalur kereta tentunya merupakan obsesi semua penggemar kereta model, namun untuk mewujudkan selalu banyak kendala yang harus diselesaikan dengan bijak. Seperti halnya pembangunan2 disektor yang lain hal Pertama yang harus diselesaikan adalah “mendapatkan ijin membangun/ekspansi” karena apabila ijin sudah keluar maka pembangunan akan lancar.

Perihal kendala Kedua  yang dihadapi adalah faktor lokasi yang harus melampaui beberapa rintangan terutama “penggusuran” beberapa area dan menata kembali menjadi lokasi jalur baru yang akan dibuat.

…dan yang terberat yaitu hal ketiga adalah faktor anggaran yang harus direncanakan sebelumnya secara matang supaya tidak tersendat ditengah jalan…maklum anggaran belanja untuk membangun jalur baru harus harus dibuat multi years.

n1c49p37a48

MbT yang sudah cukup lama menggunakan jalur pada mini layout dengan bentuk L shape merencanakan untuk merobah jalur dengan menambah panjang lintasan dan memperbesar curve yang ada….dan ternyata untuk memenuhi hal ini MbT harus merobah total track layout yang ada.

Masih ingat tentunya dengan beberapa foto diatas, daerah atau lokasi dalam foto diatas merupakan daerah yang perlu dikoreksi pada gelaran jalur baru MbT, dimulai dari track putaran (MbT menyebut sebelah kanan) yang merupakan track berputar nya rangkaian kereta harus melalui curve maksimum 22″ …walaupun loko steam seri Big Boy dapat melaluinya dengan hati2..MbT akan mengkoreksi jalur ini menjadi curve 24″ dan curve 26″

Ternyata untuk memulainya juga tidak mudah …dengan membuat track plan terlebih dulu maka terlihat bahwa kebutuhan track lengkap dengan segala jenis aksesorinya cukup banyak.

Sebelumnya MbT sudah terbiasa menggunakan track dengan code 83 maka jalur DC yang baru nanti tetap mempertahankan code 83 juga….tentu dengan menginfentaris track lama mana yang masih dapat digunakan….yang pasti utuk curve 18″ dan Turn Out yang lama harus ditinggalkan dan diganti dengan yang #lebih besar.

1t t8 t23

Para pengunjung blog Masinis Bintaro pasti bertanya-tanya karena foto2 yang ditampilkan saat ini bukan merupakan jalur track untuk loko aliran DC yang selama ini terlihat mondar-mandir armada Union Pacific diatasnya.

……ya sebelum menggelar track DC…terpikir bahwa kenapa tidak sekalian menggabung Layout untuk DC juga dengan AC….hal sulit mulai muncul lagi, setelah diputuskan bahwa jalur track AC akan mendominan dibagian bawah dan jalur track DC akan terletak diatas maka konsekwensinya MbT harus menggelar track AC terlebih dulu.

…..terlihat track AC lingkaran/curve sebelah kanan ini merupakan juga putaran balik semua rangkaian kereta dari kedua arah. Lokasi awal memang terbatas sehingga hanya mampu dibuat dengan curve 22″.

Untuk rencana saat ini daerah putar sebelah kanan ini dibuat sehingga mampu untuk digelar dengan curve hingga 26″..pada bagian ini MbT melebarkan meja track plan beberapa puluh cm.

Daerah kedua yang selalu merupakan object yang menarik merupakan jalur didepan station kecil merupakan jalur yang akan menuju daerah yard dan side pada jalur berikutnya…MbT akan mengkoreksi jalur ini dengan menggunakan curve 24″ dilanjutkan dengan track lurus ganda yang bersambung ke daerah station baru.

Jalur lurus ganda dengan beberapa track yard yang terlihat pada foto berikutnya juga akan dikoreksi dengan jalur yang lebih panjang. Untuk mendapatkan tingkat kesulitan yang menantang maka pada lingkaran sebelah kanan MbT hanya menggelar satu jalur saja sehingga rangkaian kereta masuk dan keluar ke jalur ganda akan diatur dengan menggunakan turn out.

3t 4t 5tt6

Alasan utama MbT kenapa track DC diletakkan diatas karena supaya rangkaian DC dapat terlihat langsung sedangkan jalur AC dapat blusukan dibawah jalur track DC.

Dua jalur ganda tersebut terus mengelilingi mini Lay out MbT yang kalau dihitung panjang track berjalan mengeliling Lay Out dapat mencapai 24m…tentu saja MbT juga memperpanjang meja track yang sudah ada sepanjang dua setengah kali panjang meja awal…..dan membentuk formasi capit kepiting.

Jalur masuk ke station dari lingkaran kanan langsung disambut oleh double slip dengan melalui dua buah Turn out yang tepecah masuk ke double slip atau berjalan lurus saja.

2t t7t9t10

MbT merupakan hal pertama kali untuk mencoba menggelar jalur AC, walaupun ada beberapa pilihan type track namun MbT memilih track type C Track produk Marklin hal ini lantaran lebih mudah mendapatkannya….MbT mencicil mengkumpulkan C Track ini sejak beberapa tahun lalu…sehingga track plan nya sudah terlihat sebelumnya…hanya saja beberapa material masih harus ditunggu keberadaannya walau cuma beberapa keping track lurus pendek.

Mungkin tamu blog MbT ini sedikit heran kenapa MbT pindah aliran….oh tidak juga MbT justru menambah aliran supaya para penggemar kereta model dapat tetap semangat …terutama para hobby shop khusus kereta model dapat bertambah terus di Indonesia ini.

t11 t12 t13 t22

Konsep utama MbT adalah membuat kedua jalur AC dan DC tersebut tanpa ada elevasi artinya masing-masih jalur AC dan DC terletak di bidang datar yang rata, sehingga pada jalur  kalau ketemu jurang atau sungai dipasang jembatan dan kalau ketemu bukit ya dipasang tunnel/terowongan.

MbT membuat track plan berdasarkan beberapa referensi dan tentunya penyesuaian dengan area lokasi yang tersedia ditambah dengan material yang sudah ada.

t8 t14 t15 t20

Dengan mengacu pada track plan yang baru ternyata masih banyak dibutuhkan material track dari mulai yang lurus dan yang curve….terpaksa MbT harus sedikit blusukan mencari keberadaan kekurangan track tersebut.

Hal yang menurut MbT perlu mendapat perhatian dalam pembuatan jalur AC ini ada beberapa : 1. Track satu bidang, 2. Penggunaan double slip dan cross track, 3. Penggunaan curve R4 dan R5, 4. Pemasangan jembatan, 5. Pemasangan crossing gate, 6. Penggunaan control system Mobile station 2 dengan meminimalis wiring system dan ke 7. Penggabungan dengan jalur track DC diatasnya.

Setelah menggelar beberapa bagian terutama pada area putaran balik timbul masalah utama yaitu R4 dan R5 memiliki radius yang lumayan besar (melebihi lebar ukuran triplex) maka MbT terpaksa menambah lebar papan meja dibagian tertentu.

Dengan kesabaran maka nyambunglah seluruh track AC tersebut dengan jalur menggunakan minimum curve R4 dan maksimum R5.

t16 t17 t18 t19

Salah satu keuntungan pada Lay out AC …..pada bagian lingkar balik sebelah kiri MbT dapat membuat loop dengan menyeberang dari track dalam ke track dalam dihadapan…sehingga arah rangkaian kereta dapat berputar arah…dan dapat lebih cepat masuk ke station.

MbT tidak ingin bicara terlalu teknis namun terlihat bahwa pihak Marklin telah mempersiapkan beberapa ukuran track maupun turn out yang sesuai dengan keinginan para rail road modeller, mulai dari ukuran panjang keping track, lighting and signal system hingga baut untuk track.

C track yang sudah dilengkapi dengan road bed plastik berbeda jika dibandingkan dengan type K Track yang tanpa road bed, untuk K track memang lebih realistic namun untuk C track dengan dipasang sedikit alas sudah lumayan mengurangi suara khas kereta jalan diatas meja. Hal ini terjadi karena MbT memasang/menggelar track diatas meja dari rak (sebagai store) yang terbuat dari triplex.

t20 t21 t24 t28

Dengan mempersiapkan skenario jalur station, dibuat 4 jalur dengan masing-masing dua arah, kereta masuk station dari sebelah kanan pada jalur kanan yang terbagi dengan manggunakan double slip track Marklin 24624 yang sangat ampuh dengan sebelumnya masuk menggunakan Turnout landai 24711. Sebaliknya jalur keluar station juga melewati double slip track, dua jalur keluar bergabung melalui turn out menjadi satu jalur track.

Demikian pula pada jalur lingkar balik berikutnya (MbT menyebut lingkar balik kiri) akan dikoreksi dari curve 22″ menjadi curve lebih besar 24″…double track masih tetap dipertahankan.

Untuk dua jalur masuk dari sebelah kiri station terbagi dengan melalui cross track sudut lebar Marklin 24740 setelah melalui turnout landai 24712, untuk masuk station dari sebelah kiri berbeda karena menggunakan cross track, sehingga satu jalur masuk langsung menuju kestation tanpa belok kiri kanan atau ke side…

t22 t25 t26 t27

Dengan tetap semangat akhirnya track plan/ layout AC sudah terwujud dengan menggunakan track C type dan dikontrol nantinya dengan Mobile station 2.

Setelah selesai menggelar track ternyata masih harus memikirkan asesories untuk track yang terdiri dari antara lain sistim mekanisme untuk penggerak Turn out dan juga lampu pa da Turn out.

Keuntungan MbT menggunakan sistim kontrol Marklin seri Mobile Station 2 antara lain kontrol ini sudah dilengkapi dengan fitur untuk mengatur dan menggerakkan Turn Out. Namun MbT harus melengkapi standard Turn Out dengan asesoriesnya.

t32 t33 t34Untuk menggerakkan Torn Out diperlukan mekanisme berupa motor penggerak, mekanisme turn out ini merupakan mekanisme yang akan bekerja dengan memerlukan arus listrik yang nantinya akan dikontrol secara terpisah.

Mekanisme Turn Out berbentuk pipih diletakkan dibagian bawah dari Turn Out dan pada bagian tuas Turn Out dikaitkan pada kaitan yang sudah tersedia. Mekanisme ini bekerja sangat akurat dan cepat.

Kalau didalam satu Lay Out terdapat belasan atau puluhan Turn Out dan akan dioperasikan secara elektronik seluruhnya maka diperlukan pula belasan atau puluhan Mekanisme Turn Out Marklin 74490 seperti ini.

t29 t30 t31

Dikarenakan sistim kontrol Mobile Station 2 sudah dilengkapi dengan fitur kontrol Turn Out maka MbT akan memanfaatkannya….dan karena sistim ini harus bekerja dengan menggunakan sinyal digital maka pada Turn Out tadi untuk mengaktifkan mekanisme Turn Out dibutuhkan Turn Out Decoder dengan code Marklin 74460.

Turn Out decoder memang merupakan pasangan dari motor/Turn Out mechanism Marklin 74490 diatas. Turn Out decoder yang merupakan kumpulan circuit dan chip berbentuk pipih dengan fisik segitiga disesuaikan dengan space yang terdapat pada bagian bawah Turn Out.

Pada Turn Out decoder ini terdapat tuas mini yang digunakan untuk menentukan code number dari decoder ini….kombinasi angka dari 0 – 9 (10 nomor) dapat dikombinasikan hingga 500 code number. MbT hanya membutuhkan hingga belasan saja dan ini sangat memudahkan pengoperasian Turn Out yang posisinya jauh terjangkau.

t35 t36 t38 t39

Untuk asesoris Turn Out juga dilengkapi dengan sebuah lampu Turn Out berbentuk mini yang khusus dibuat Marklin dengan code 74470. Lampu Turn Out ini dipasang diposisi sebelah tuas Turn Out dan akan menyala dengan arus listrik dari track.

Lampu Turn Out sangat membantu menunjukkan arah posisi Turn Out…terlihat posisi Turn Out dalam posisi arah lurus atau posisi belok. Arah yang ditunjukkan lampu tersebut bergerak berbarengan dengan perobahan arah Turn Out yang tadi dioperasikan dengan bantuan mekanisme dan decoder.

Memang merupakan pasangan yang ideal antara Motor/mekanisme Turn Out 74460, Lampu 74470 dan decoder Marklin 74490…..ketiga asesoris ini dipasang sekali jalan…dan lampu Turn Out ini dikemas oleh Marklin pada setiap box kecil terdapat 2 unit lampu…sehingga kalau kita memiliki 10 Turn Out cukup mengadakan 5 box 74470 saja.

t40 t41 t42

Merupakan asesoris track terakhir yaitu bumper untuk penahan kereta berhenti yang dipasang pada track akhir pada jalur yard. Bumper ini terpasang sangat kokoh pada end track khusus bumper dengan bentuk mendekati asli….posisi bumper ini tepat sama tinggi dengan posisi bumper pada kereta/loko dan gerbong.

Bumper ditawarkan oleh Marklin dengan dua type yang dibedakan salah satunya dilengkapi dengan lampu tanda bumper supaya dapat terlihat dari jauh disaat cahaya kurang….nah lengkap sudah ulasan khusus track …selanjutnya masih lama menunggu gelaran track plan jalur DC.

 


…jalur KA perlu pemeliharaan dengan Tamping machine…

January 22, 2015

Disebut dengan  tamping machine atau ballast tamper lantaran loko khusus yang satu ini memang digunakan untuk memelihara jalur kereta api …yang pada umumnya untuk memadatkan batu kerikil ballast yang terletak dibawah bantalan dan rel KA sehingga jalur KA akan lebih mantap.

Kita ketahui sebelum diperkenalkannya Tamper machine…..pekerjan untuk memelihara jalur KA dilaksanakan secara manual oleh beberapa pekerja…seperti yang sering kita lihat di jalur KA kita….memang kalau untuk padat karya perlu pekerja yang banyak tapi kalau bicara kecepatan, efisiensi dan kualitas …ya harus menggunakan Tampig machine.

s3s2s1 s4

MbT pernah melihat loko Tamping machine ini saat PTKAI membuat jalur track ganda didaerah bintaro…dan hasilnya terbukti lebih cepat,  lebih akurat, lebih efisien …tidak memerlukan banyak pekerja….tamping machines kelihatannya cocok untuk digunakan pada jalur era modern dengan bantalan rel terbuat dari concrete karena bantalan tersebut sangat berat hingga 250kg…sehingga perlu ballast yang padat.

Pada mulanya Tamping machine digunakan untuk mengangkat track dan memadatkan kerikil ballast…namun pada era saat ini Tamping machine sudah dilengkapi dengan peralatan untuk meluruskan track atau membuat track dapat sejajar akurat atau mengkoreksi posisi track sehingga ketinggian kiri kanan selevel…dan peralatan ini menjadi disebut  tamper-liner dan tamping and lining machine. 

s5 s6 s7 s8

Hasil dari penggunaan tamping machine ini sangat terasa saat kereta melaju kencang ..terutama rangkaian kereta penumpang …para penumpang akan merasakan lebih nyaman, dan juga mengurangi getaran saat terjadi papasan antara dua rangkaian kereta penumpang atau rangkaian kereta barang.

Tamping machine sendiri digerakan dengan tenaga mesin Diesel ….aliran listrik yang diproduksi digunakan untuk menggerakan motor hydraulic untuk kebutuhan menggerakkan beberapa macam peralatannya.

Tamping machine yang terkenal mengusung brand Plasser & Theurer dengan Diesel penggerak Deutz kapasitas hingga 440 Kw, dan unit ini dapat melaju sendiri sehingga dapat wira wiri diarea kerja. Unit tamping machine ini memiliki dimensi panjang sekitar 29m lebar 3m dan tinggi 4m. Selain merk Somague juga terdapat beberapa merk terkenal lain diantaranya brand Strukton type 09-3X buatan Belanda.

s9 s10 s11 s12

Model Tamping machine ini terlihat sangat menarik dibuat oleh pabrikan kamod dan accessories terkenal dari Jerman Viessmann. Viessmann menampilkan ballast Tamping machine dengan brand Strukton type 09-3X. Unit ini tampil lengkap dengan sudah dilengkapi DCC sound.

Yang menarik perhatian para pecinta kamod sebetulnya adalah tamping machine nya yang dapat bergerak naik turun dan maju mundur saat diaktif kan dengan memilih fitur F4…MbT melihat gerakannya seperti mesin jahit..hi hi hi.

Warna kuning pada body dikombinasikan dengan warna pada peralatan tamping berwarn merah sangat cocok.

s13 s14 s15 s16

Viessmann sebelumnya sering dikenal karena produk peralatan listrik seperti lampu jalan, signal dan semaphore untuk kebutuhan track KA sehingga sudah tidak sulit tentunya kalau membuat DCC board untuk Tamping Machine ini dan… buatan Eropa memang lain dijamin masih asli.

Sistim lighting dari Tamping machine ini cukup meriah…didepan terdapat lampu jalan yang berwana putih terang, terletak satu dikepala dan dua kiri kanan dibawah, lampu ktanda kerja berwarna orange terdapat dua buah dikiri kanan dibawah lampu utama. Lampu kuning dapat dinonaktifkan apabila tidak diperlukan. Untuk gerakan mundur lampu menyala seperti lazimnya loko lain, dibagian blakang juga dilengkapi lampu kuning

Pada atap depan dan belakang loko ini dilengkapi dengan lampu osilasi berwarna orange yang berkedip dan dapat dinyalakan dan dimatikan dengan menggunakan F tertentu sesuai kebutuhan, umumnya dihidupkan saat operasi tamping.

s17 s18 s19 s20

Karen Loko Tamping machine ini hanya merupakan single unit maka saat beroperasi di area yard mini LO MbT terlihat  santai tanpa beban.

Sebagai tanda bahwa tamping machine nya beroperasi yaitu alat khusus tamping bergerak dengan sound khusus dan didaerah alat tamping terlihat lampu yang menyala.

Mengoperasikan loko ini memang harus perlahan dan harus diperhatikan gerakannya sehingga puas melihat kelebihan produk Viessmann ini.

s21s22s23s24

Tamping machine tersebut diatas yang merupakan sebuah loko Diesel umumnya beroperasi dengan unit lain seperti pelurus track, pengatur balas, cabin bagi pekerja dan lainnya. Viessmann memproduksi dengan code number 26095 untuk yang DC version, dan code number 26099 untuk yang AC version.

MbT sengaja pilih untuk jenis DC supaya ballast system dan track di mini LO dapat beres lancar sehingga cukup kuat dilalu segala jenis KA tanpa masalah.

s26 s27 s28 s25

Viessmann juga sudah melengkapi cabin tamping machine ini dengan figure lengkap dengan pakaian kerja, figur sangat jelas terlihat di cabin karena bagian depan bawah dari kabin dilengkapi kaca yang cukup lebar dan hal ini juga diperlukan Operasi tamping. Operator tamping machine ini tampak bekerja tenang lantaran ruang cabin dilengkapi penyejuk udara yang mumpuni (lihat detail outdoor AC unit diatas atap).

Soal detail produk Viesmann biasa-biasa saja…tidak seperti loko Amrik lainnya. Viessmann memang unggul dibidang lighting dan electroniknya. Termasuk detail yang umumnya sempurna seperti railing…terlihat skala yang diterapkan juga aga kurang presisi..terlihat batang lebih besar.

s29 s30 s31 s32

Bagaikan saus tomat diatas mie Ayam….hehehe ini bukan makanan…hanya saja untuk menimbulkan warna yang kontras sengaja MbT masih menampilkan truck Coca Cola berwarna merah menyala…sehingga kalau dikombinasikan dengan warna dari Tamping Machine berwarna kuning…seolah terdapat merah diatas kuning.

Loko Tamping machine ini memiliki boogie yang dapat beroperasi pada curve dan turn out radius kecil sehingga bisa blusukan kemana-mana.

Body yang terbuat dari plastik …disayangkan tidak menggunakan kelas ABS yang tebal…sehingga loko ini terlihat bukan kelas premium.

s34 s33 s35 s36

Menarik dan mempesona…selalu (motto coca cola) memang benar warna dan logo coca cola sangat menarik, dan sangat dikenal oleh seluruh bangsa di dunia ini…segala usia mulai anak2 hingga orang tua pernah menikmati minuman segar tersebut.

Kalau di mini LO MbT ini warna merah Coca Cola berfungsi untuk menyegarkan mata supaya tidak terlalu dominan warna kuningnya…pendamping tamping machine yang terlihat unit tools nya juga berwarna merah. Viessman mengeluarkan tamping machine warna kuning dengan pilihan warna pada tamping tools nya..dapat dipilih warna kuning – merah – hijau atau biru.

s37 s38 s39 s40

Puas rasanya memiliki tamping machine yang kalau rolling cukup maju mundur saja tidak perlu jauh-jauh. MbT juga masih menunggu produk Viessmann lainnya seperti pembersih track, catenary cable layer yang berupa unit Unimog dilengkapi reel cable untuk catenary…juga kendaraan maintenance lainnya seperti crane.

Tamping machine dengan skala HO  ini memang tidak diproduksi oleh semua pabrikan kamod, MbT mencatat yang memproduksi tamping unit selain Viessman juga Kibri dan Liliput.

s42s41 s43s44

Tidak hanya cool …namun loko khusus Tamping machine ini juga cute dengan warna yang senada dengan warna UP membuat MbT kepincut untuk mengakusisi nya……selain itu foto2 diatas dibuat MbT (sedang mencoba) dengan lensa baru 24 – 85mm bukan lensa macro …hasil nya lumayan lah.

 


TankTrain….mempercepat proses bongkar muat..

December 28, 2014

TankTrain….apa sebenarnya TankTrain yang dimaksud, TankTrain sebetulnya merupakan konsep untuk mengatasi operasi bongkar muat yang selama ini dirasakan memakan waktu yang cukup lama dari sebuah pengiriman cargo cair seperti contohnya minyak mentah atau crude oil.

Hal ini karena setiap operasi bongkar muat selalu tersita waktu untuk memasang sistim pipa yang diperlukan dan beberapa perlengkapan serta mengkoneksikan ke sistim penampungan atau fasilitas muat…dan ini harus dilakukan pada setiap gerbong minyak tersebut….dan setelah selesai pengisian atau pembongkaran muatan juga masih diperlukan waktu untuk melepas sistim pipa pada setiap gerbong.

t1 t2 t3 t4

Kita ketahui bahwa dinegara paman Obama sana bahwa sistim angkutan dengan moda kereta api sudah terkenal sejak jaman dulu puluhan tahun yang lalu….armada kereta dengan gerbong tanki merupakan armada transportasi perdagangan komoditi muatan cair seperti minyak contohnya.

Diawal mula muatan cair hanya dibawa oleh tanki2 lepas/drum yang ditempatkan pada gerbong2 kereta api…namun makin lama kebutuhan angkutan komoditi muatan cair terus berkembang…tidak hanya minyak tapi gerbong tanki juga mengangkut muatan cair lain seperti sirop minyak jagung ataupun bentuk muatan amoniak dan ehanol.

Armada gerbong tanki umumnya tidak banyak dimiliki oleh perusahaan perkereta apian namun lebih banyak dikelola oleh perusahaan khusus yang menangani kereta barang dan untuk armada gerbong tanki yang cukup terkenal dan besar adalah GATX. Perusahaan ini telah mendesain berbagai jenis gerbong tanki yang merupakan pantent nya dan diantaranya yang terkenal yaitu “TankTrain”…gerbong ini dibuat sekitar tahun70 an dan beroperasi ditahun 70an juga.

t5 t6 t7t8

TankTrain yang didesain untuk mempercepat waktu proses bongkar muat muatan cair memiliki sistim dengan menghubungkan antar Tanki dengan menggunakan pipa flexible dengan diameter cukup besar. Pipa flexible ini terpasang pada ujung gerbong bagian atas diantara gerbong2 tersebut. TankTrain umumnya dapat dioperasikan mulai dari dua (2) gerbong tanki hingga belasan gerbong tangki yang terhubung secara keseluruhan dengan pipa flexible.

Karena seluruh Tanki ini terhubung satu dengan lainnya maka proses pembongkaran muatan  cukup menggunakan inlet system pada ujung gerbong tanki dengan metoda menekan muatan dengan inert gas Nitrogen…sehingga muatan akan keluar pada outlet  diujung gerbong tanki….demikian sebaliknya saat proses pengisian.

Dengan menggunakan sistin ini rankaian TankTrain dapat memuat dan membongkar muatan konon dengan rate hingga kurang lebih 3,000 gallons per menit…..artinya kalau dihitung rangkaian gerbong berjumlah 90 gerbong dengan kapasitas 23,000 gallon dapat dibongkar atau muat kurang dari waktu 5 jam saja.

TankTrain terbukti merupakan cara untuk menghemat waktu dan termasuk mengurangi biaya tenaga kerja…..

t9 t10 t11 t12

TankTrain yang didiskusikan diatas saat ini dengan indahnya telah diproduksi dalam bentuk kereta model berskala 1:87 oleh pabrikan kondang Athearn dengan kelas Genesis…..tentu saja ini menandakan produk tersebut memiliki kualitas dan detail yang tidak perlu diragukan lagi.
Produk Athearn Genesis ini merupakan model dari TankTrain milik GATX perusahaan yang mengelola armada gerbong tanki, TankTrain dengan gerbong tanki warna hitam dan bertuliskan TankTrain huruf lumayan besar berwarna Orange dan Putih menjadi daya tarik tersendiri.
TankTrain yang prototypenya contohnya beroperasi didaerah California sana pernah sukses pada tahun 80 an mengangkut muatanminyak mentah  milik Shell dibawa ke tempat pemrosesan nya (refinery plant) ….rangkaian gerbong hingga belasan gerbongdisambung dengan flexible hose….dan total rangkaian pernah mencapai hingga 75 unit.
Nah kalau di mini LO MbT terlihat hanya beberapa unit tanki TankTrain lantaran sulit untuk mendapatkan unit nya dipasaran….beberapa unit lagi masih ditunggu dalam proses preorder.

t13 t14 t15 t16

TankTrain buatan Athearn Genesis ini memiliki kapasitas 23K gallon merupakan ukuran yang cukup panjang kalau beroperasi pada mini LO MbT. Kalau kita melihat kembali pada foto2 awal diatas…coba perhatikan detail pada setiap ujung gerbong tanki nya….terlihat perbedaan dari gerbong tanki pada umumnya.

TankTrain memiliki keunikan justru pada setiap ujung gerbongnya…dibagian tersebut tepatnya pada bagian atan terdapat perlengkapan yang merupakan inlet atau outlet dari muatannya yang dihubungkan dengan gerbong tanki berikutnya dengan sebuah flexible hose berdiameter besar.

Pada bagian ini Athearn Genesis telah menyuguhkan modelnya dengan sangat detail…flexible hose nya pun terbuat dari bahan yang flexible sehingga dapat bermanuver di curve dengan aman.

t17 t18 t19 t20

TankTrain produk Athearn Genesis ini merupakan model train satu2nya…karena belum ada pabrikan lain yang memproduksinya…..dan Athearn memproduksi sangat detail menggunakan New Tooling dengan menonjolkan prototype blue print tanki GATX, bagian walkways tempat jalan orang pun dibuat sangat detail terlihat bergerigi anti slip..

Bagian perpipaan juga dibuat sangat lengkap dan detail sesuai dengan prototype nya yang terlihat pada ujung A dan B termasuk juga perpipaan dibawah body dibuat sangat lengkap sehingga modeller harus berhati-hati saat memegang unit TankTrain ini karena detailnya sangat kecil2.

Athearn juga menyediakan produk untuk bagian unit akhir gerbongnya (end car) karena bagian ujung rangkaian gerbong harus merupakan gerbong yang tidak dilengkapi flexible pipe…cukup hanya inlet atau outlet valve sebagai sarana pengisian atau pembongkarannya.

Pada tampilan kali ini MbT juga sedikit memberikan warna aksen merah yaitu Trailer Truck Coca Cola yang merupakan icon dinegri Amrik…..selalu. Produk Truck trailer CocaCola ini juga merupakan produk Athearn yang dibuat khusus untuk penggemar dan kolektor item Coca Cola.

t21 t22 t23 t24

Produk Genesis ini makin diperhatikan detailnya makin terlihat keseriusan Athearn memproduksi TankTrain ini….gerbong dilengkapi coupler yang memiliki ketinggian yang presisi, detail seperti anak tangga, railing dan platform dibuat dengan sangat detail ….seimbang dengan detail perpipaan diatas atau dibawah gerbong.

Genesis juga terkenal dengan 100-ton roller-bearing trucks  dengan spinning bearing cap detail….yang membuat gerbong dapat meluncur dengan sempurna dengan metal wheel polished. Kombinasi trucks dan coupler yang sempurna membuat rolling stock ini dapat dengan mudah bernegosiasi di curve radius 18″ walaupun disarankan beroperasi pada minimum radius 22″……hal ini sangat cocok beroperasi di mini LO MbT.

t25 t26 t27 t28

Rangkaian TankTrain pada mini LO MbT terlihat ditarik oleh tandem 2 unit switcher Diesel MP15AC….yang juga merupakan produk Athearn kelas Genesis, kedua loko tersebut memiliki detail yang sudah terbukti kehebatannya…dan loko Diesel Genesis lengkap dengan sound system nya…switcher ini yang juga menarik perhatian antara lain memiliki jendela kaca yang lebar sekeliling cabin dan kaca berwarna hijau anti silau.

MbT sengaja memadukan dengan switcher MP15AC ini lantaran memiliki kesamaan produk Athear Genesis….bedanya MP15AC merupakan produk Athear Genesis era sebelumnya yang memiliki kemasan box berwarna Kuning biru.

MP15AC ini switcher yang sangat handal dengan power yang digendongnya sebesar 1,500 HP dan loko ini diproduksi dan beroperasi pada rentan waktu 1975 hingga 1984 yang dibuat oleh pabrik raksasa General Electric Motive Division.

t29 t30 t31 t32

TankTrain yang disuguhkan GENESIS memang benar memiliki kelebihan2 yang sangat menguntungkan penggemar kereta model…..gerbong sudahFully-assembled dan ready-to-run sejak out of the box ( Box Genesis lengkap dengan Window sehingga dapat terlihat dengan mudah). Gerbong berwarna hitam ini memiliki cat dan print dari tulisan2 yang sangat akurat sama seperti prototypicalnya.

Detail yang disuguhkan merupakan hasil dari proses injection-molded bodyyang digabung dengan grab irons, etched metal coupler platformsyang dibuat dengan terpisah, detail pada coupler lengkap denga Coupler lift bars, sambungan  perpipaan antar gerbong, brake hoses lengkap dengan perlengkapannya.

Detail pada bagian bawah gerbong meliputi tanki udara untuk rem angin, katup2 kontrol, cylinder untuk sistim pengereman lengkap dengan perpipaan dan tuas/batang2 sistim rem. Roda metal dengan kontur RP25 dapat dioperasikan pada rel code 70, 83 dan 100 tanpa masalah….apalagi gerbong ini memiliki berat yang mantap.

t33 t34 t35 t36

Terlihat TankTrain melewati jalur yang bersebelahan terlihat beberapa gerbong tanki juga berwarna hitam namun memiliki kapasitas lebih besar 30K gallon, tanki ini juga dibuat oleh pabrikan kamod Athearn. Memang Athearn cukup handal dalam pemproduksi kereta jenis tanki ini…saingan beratnya adalah Walthers.

Diawal mula MbT memuji produk Athearn tanki kapasitas 30K dan 33K gallon yang belum ada tandingannya….namun sekarang setelah muncul TankTrain dengan kapasitas walaupun lebih kecil pujian pindah ke TankTrain produk Genesis…Bravo!

Sedangkan switcher MP15AC yang juga produk Athearn Genesis memiliki saingan yang lumayan kuat yaitu produk BLI….secara detail MP15AC ini tetap masih unggul….sekali lagi produk Genesis…Bravo!

t37 t38 t39 t40

TankTrain yang bersanding dengan tanki ethanol 30K yang juga buatan Athearn tersebut melaju lancar ditarik loko Switcher MP15AC yang berjalan consist dengan menggunakan controller Digitrax Super Chief andalan MbT sampai dengan saat ini.

Pada kesempatan test rolling TankTrain ini MbT mencoba pada beberapa kecepatan mulai 30mile/h hingga 60mile/h hasilnya sangat memuaskan dan sekali dicoba dengan kecepatan yang tidak realistis yaitu 85mile/h ternyata TankTrain juga masih aman…dan memang Athearn Genesis menyebutkan bahwa produknya ini memiliki bobot yang proporsional termasuk jenis roda yang presisi.

Saat melaju kencang terbukti juga bahwa flexible hose yang terpasang diantara gerbong dibagian diatas tetap terpasang kokoh tanpa masalah yang menyerupai prototype nya.

t41 t42 t43 t44

Logo TankTrain huruf besar berwarna Orange dan Putih yang sangat khas merupakan daya tarik yang sangat memukau walau dilihat dari segala sudut bahkan dari kejauhan….selain logo TankTrain terlihat juga huruf GATX berwarna putih yang juga lumayan besar sehingga selalu tampak walau dikejauhan.

MbT juga melarikan rangkaian ini sengaja selalu pindah jalur dari jalu dalam ke jalur luar dengan melalui turn out yang tidak besar…dan hasilnya sekali lagi Bravo! untuk Athearn….dengan sangat lincah kedua switcher MP15AC dan rangkaian TankTrain cikar kiri dan cikar kanan lancar.

t45 t46 t47 t48

TankTrain pada end car terlihat memiliki pipa sambungan yang tanpa flexible hose…namun pada box Athearn Genesis yang terdiri dari jenis box single satu gerbong dan yang twin pack berisi dua gerbong selalu tersedia unit flexible nya untuk siap dipasan antar gerbong.

Genesis memproduksi lengkap set TankTrain ini sebanyak 13 unit dengan varian gerbong memiliki nomor/road number yang berbeda dan memproduksi juga gerbong yang tanpa road number.

Perlu diperhatikan kalau akan membeli produk ini pastikan juga membeli 2 gerbong yang merupakan unit end car yang nantinya diposisikan pada ujung2 rangkaian.

t49 t50 t51t52

TankTrain unit, Truck Trailer Coca Cola warna merah skala HO 1:87, Switcher Diesel MP15AC merupakan unit yang MbT rekomendasikan untuk dijadikan item koleksi, hal ini karena produk Athearn tersebut memilik kualitas yang baik dan sangat unik.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.